Islam Spanyol

Top PDF Islam Spanyol:

MENGUPAS KEJAYAAN ISLAM SPANYOL DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP EROPA

MENGUPAS KEJAYAAN ISLAM SPANYOL DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP EROPA

Peradaban Islam Spanyol merupakan pusat penyebaran Islam di Eropa di abad pertengahan yang memiliki kontribusi terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan di Eropa . Selama 4 Abad Spanyol berkuasa di Eropa sehingga tidak dipungkiri atmosfir pemikirannya diwarnai oleh pemikiran para cendikiawan Muslim seperti Ibnu Khaldun, Ibnu al-Khatib,Ibnu Thufail (Abu Bacer) Ibnu Hazm, Ibnu Arabi, Ibnu Rusyd (Avverroes) dan masih banyak tokoh lainnya. Dari segi bangunan fisik, Islam Spanyol tidak ada bandingannya dalam sejarah bahkan peninggalannya masih bisa dinikmati sampai sekarang, seperti istana al-Hambra, Rushafat di Barat Laut Cordova, Mesjid Jami’ Cordova, kota al-Zahra, al-Cazar Seville, Menara Giralda dan lainnya. Setelah Islam Spanyol runtuh, beberapa cendekiawan Eropa yang sebelumnya belajar di Universitas Cordova, Seville, Malaga, Granada, Salamanca dan melakukan penejemahan buku-buku di Toledo, menyebarkan pemikirannya di Eropa. Pengaruh Islam Spanyol ditandai dengan berkembangnya gerakan Averoeisme yang menganjurkan kebebasan berfikir di Eropa. Tahun 1231 berdiri Universitas Paris (Universitas pertama) di Eropa yang sebelumnya telah dilakukan penerjemahan buku-buku yang berasal dari Islam Spanyol. Buku-buku Ibnu Rusyd diterbitkan di Venesia mulai thn 1481 M. Berawal dari Avveroeisme ini menimbulkan reformasi abad ke-16 dan akhirnya Rasionalisme di abad ke-17 M.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

View of ISLAM SPANYOL

View of ISLAM SPANYOL

Terdorong oleh keberhasilan Tharif dan kemelut yang terjadi di kerajaan Visighotic yang berkuasa di Spanyol saat itu, Musa bin Nushair pada tahun 711 M mengirim pasukan ke Spanyol sebanyak 7.000 orang di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad. 2 Thariq bin Ziyad lebih banyak dikenal sebagai penakluk Spanyol karena pasukannya lebih besar dan hasilnya lebih nyata. Pasukannya terdiri dari sebagian besar suku Barbar dan sebagian lagi orang Arab yang kemudian menyeberangi selat tepatnya di sebuah gunung yang dikenal dengan nama Gibraltar (Jabal Thariq) yang menjadi tempat pertama kali Thariq dan pasukannya mendarat dan menyiapkan pasukannya dan dengan dikuasainya daerah ini, maka terbukalah pintu secara luas untuk memasuki Spanyol. Dan pada akhirnya Thariq dan pasukannya dapat menaklukkan kota-kota penting seperti Cordova, Granada dan Toledo (Ibu kota kerajaan Ghoth saat itu). 3
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERADABAN ISLAM PADA MASA BANI UMAYAH DI

PERADABAN ISLAM PADA MASA BANI UMAYAH DI

Pada periode ini Spanyol diperintah oleh penguasa dengan gelar khalifah, penggunaan gelar khalifah tersebut bermula dari berita yang sampai kepada Abdurrahman III, bahwa Al-Muktadir, Khalifah daulat Bani Abbas di Baghdad meninggal dunia dibunuh oleh pengawalnya sendiri. Menurut penilaiannya, keadaan ini menunjukkan bahwa suasana pemerintahan Abbasiyah sedang berada dalam kemelut. Ia berpendapat bahwa saat ini merupakan saat yang paling tepat untuk memakai gelar khalifah yang telah hilang dari kekuasaan Bani Umayyah selama 150 tahun lebih. Karena itulah, gelar ini dipakai mulai tahun 929 M. Khalifah-khalifah besar yang memerintah pada periode ini ada tiga orang, yaitu Abdurrahman al-Nashir (912-961 M), Hakam II (961-976 M), dan Hisyam II (976-1009 M). Pada periode ini umat Islam Spanyol mencapai puncak kemajuan dan kejayaan menyaingi kejayaan daulat Abbasiyah di Baghdad. Abdurrahman al- Nashir mendirikan universitas Cordova. Perpustakaannya memiliki koleksi ratusan ribu buku. Hakam II juga seorang kolektor buku dan pendiri perpustakaan. Pada masa ini, masyarakat dapat menikmati kesejahteraan dan kemakmuran. Pembangunan kota berlangsung cepat.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

MAKALAH SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (3)

MAKALAH SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (3)

Nama Andalusia berasal dari nama bahasa Arab "Al Andalus", yang merujuk kepada bagian dari jazirah Iberia yang dahulu berada di bawah pemerintahan Muslim. Sejarah Islam Spanyol dapat ditemukan di pintu masuk al-Andalus. Tartessos, ibu kota dari Peradaban Tartessos yang dahulu besar dan berkuasa, terletak di Andalusia, dan dikenal di dalam Alkitab dengan nama Tarsus. Lebih banyak informasi tentang wilayah ini dapat ditemukan dalam entri Hispania Baetica, nama provinsi Romawi yang dahulu terletak di wilayah ini. Budaya Andalusia sangat dipengaruhi oleh pemerintahan Muslim di wilayah itu selama delapan abad, yang berakhir pada 1492 dengan penaklukan kembali atas Granada oleh raja dan ratu Katolik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Sejarah Masuknya Islam di Spanyol

Sejarah Masuknya Islam di Spanyol

Pada periode ini Spanyol dipimpin oleh seorang yang bergelar Amir (Panglima atau Gubernur). Amir pertama adalah Abdurahman I dan diberi gelar Ad-Dhakil (yang masuk ke Spanyol). Dia adlah keturunan Bani Umayyah yang berhasil lolos dari kejaran Bani Abbasiyah ketika berhasil menggulingkan Bani Umayyah di Damaskus. Pada periode ini, umat Islam Spanyol memperoleh kemajuan-kemajuan, baik dalam bidang politik maupun dalam peradaban. Abdurahman I mendirikan masjid Cordova, dan sekolah-sekolah di kota-kota besar Spanyol. Penegakkan hukum Islam dijalankan, pembaharuan dalam bidang militer, kebebasan beragama, pemikiran filsafat berkembang pada periode ini. Akan tetapi, pada pertengahan abad ke-9 muncul kaum fanatik Kristen yang mengganggu stabilitas negara, dan adanya pemberontak dari umat Islam di Toledo pada tahun 852 M, dan perselisihan anatara bangsa Barbar dan bangsa Arab masih berlangsung. 13
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAHAN SPI DAN SPANYOL (1)

BAHAN SPI DAN SPANYOL (1)

Pada periode ini, Spanyol terpecah menjadi lebih dari 30 negara kecil di bawah pemerintahan raja-raja golongan atau Al-Mulukuth-Thawaif, yang berpusat di suatu kota seperti Seville, Cordova, Toledo, dan sebagainya. Yang terbesar diantaranya adalah Abbadiyah di Seville.Pada periode ini umat Islam Spanyol kembali memasuki masa pertikaian intern. Ironisnya, kalau terjadi perang saudara, ada di antara pihak-pihak yang bertikai itu ada yang meminta bantuan kepada raja-raja Kristen. Melihat kelemahan dan kekacauan yang menimpa keadaan politik Islam itu, untuk pertama kalinya orang-orang Kristen pada periode ini mulai mengambil inisiatif penyerangan. Meskipun kehidupan politik tidak stabil, namun kehidupan intelektual terus berkembang pada periode ini. Istana-istana mendorong para sarjana dan sastrawan untuk mendapat perlindungan dari satu istana ke istana lain[16].
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

MAKALAH PERADABAN ISLAM DI SPANYOL.docx (1)

MAKALAH PERADABAN ISLAM DI SPANYOL.docx (1)

Spanyol adalah sebuah negara yang pernah ditaklukkan oleh Islam untuk mengembangkan agama Islam di negeri tersebut. Ketika Islam masuk ke negeri Spanyol, negeri ini banyak mengalami perkembangan peradaban yang pesat baik dari kebudayaan maupun pendidikan Islam,Spanyol mengalami perkembangan pesat dalam kebudayaan dan pendidikan Islam yang dimulai dengan mempelajari ilmu agama dan sastra, kemudian meningkat dengan mempelajari ilmu-ilmu akal.Karena dalam waktu relatif singkat Cardova dapat menyaingi Baghdad dalam bidang ilmu pengetahuan dan kesusastraan.Karena itu kehadiran Islam di Spanyol banyak menarik perhatian para sejarawan.Secara politis, Islam di Andalusia telah memberi rasa aman bagi kaum yang selama ini menjadi kelompok terpinggirkan seperti orang Yahudi dan rakyat kebanyakan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ISLAM DI ANDALUSIA DAN SPANYOL

ISLAM DI ANDALUSIA DAN SPANYOL

Setelah menjadi bagian dari wilayah Islam, Spanyol diperintah oleh wali-wali Gubernur yang diangkat langsung oleh pemerintahan pusat Bani Umayyah I di Damaskus, sebagai bentuk pengakuan keberhasilan mereka. Pada periode awal, secara umum pertumbuhan penduduk di wilayah ini rupanya masih diwarnai oleh berbagai gangguan dari luar (raja-raja Kristen) dan konflik-konflik kecil di dalam akibat munculnya berbagai kepentingan dari masing-masing wali gubernurnya. Konflik-konflik kelompok ini tampaknya berhubungan erat dengan efek dari kebijakan awal pemerintahan Amawiyah I Damaskus mengatur kependudukan baru umat Islam dalam menempati wilayah baru di Spanyol ini. Saat proses migrasi, terutama antara abad ke 8 sampai awal abad ke 9 M, aktivitas multietnis dan golongan dari penduduk Islam yang berasal dari masing-masing Jazirah Arab dan Afrika Utara, terus dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan khusus yang bisa menertibkan dan menyatukannya. Mereka hidup dalam koloni- koloni kelompok imigran asal daerah masing-masing. Seperti halnya para imigran dari Syiria, Yaman, Mesir, Maroko dan sebagainya, yang untuk selanjutnya mereka memilih dan menempati lokasi-lokasi baru di wilayah ini pun, berjalan sesuai dengan kondisi dan tradisi kelompoknya masing-masing asal mereka.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN ISLAM DI SPANYOL PADA MASA KEKUASAAN BANI UMAYAH II DALAM BIDANG ARSITEKTUR (756-1031 M).

PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN ISLAM DI SPANYOL PADA MASA KEKUASAAN BANI UMAYAH II DALAM BIDANG ARSITEKTUR (756-1031 M).

Puncak kemajuan dan kejayaan Bani Umayah II sendiri terjadi ketika Abdurrahman III (912-961 M) berkuasa, bila pendahulunya memakai gelar Amir maka Abdurrahman III memakai gelar Khalifah, yang sama kedudukannya dengan Khalifah Bani Abbasiyah. Beliau mendapat julukan Al-Nashir (yang berjaya). Pada masa pemerintahan Abdurrahman III, umat Islam Spanyol dapat menyaingi kejayaan Bani Abbasiyah di Bagdad. Spanyol saat itu menjadi pusat kebudayaan dan peradaban Islam bersama Konstantinopel di Turki dan Baghdad di Irak (Soebardi, 1961: 44). Kemajuan Dalam bidang pembangunan fisik (arsitektur) sendiri ditandai dengan dibangunnya mesjid agung di Kordova (788 M) pada masa pemerintahan Abdurrahman I (756-788 M), mesjid tersebut populer dengan nama „La Mezquita’ . Selain itu, diperkenalkannya sistem irigasi pada masyarakat Spanyol, yang sebelumnya tidak diketahui masyarakat Spanyol. Dua kota utama di Spanyol yang masyhur dan menjadi pusat peradaban Islam adalah Kordova, Sevilla, serta Toledo (Yatim, 1993: 104).
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Peradaban Islam di Spanyol Eropa Suatu

Peradaban Islam di Spanyol Eropa Suatu

Pada periode ini, Spanyol terpecah menjadi lebih dari tiga puluh negara kecil di bawah pemerintahan raja-raja golongan atau Al-Mulukuth Thawaif, yang berpusat di suatu kota seperti Seville, Cordova, Toledo, dan sebagainya. Yang terbesar diantaranya adalah Abbadiyah di Seville. Pada periode ini umat Islam Spanyol kembali memasuki masa pertikaian intern. Ironisnya, kalau terjadi perang saudara, ada diantara pihak-pihak yang bertikai itu yang meminta bantuan kepada raja-raja Kristen. Melihat kelemahan dan kekacauan yang menimpa keadaan politik Islam itu, untuk pertama kalinya orang-orang Kristen pada periode ini mulai mengambil inisiatif penyerangan. Meskipun kehidupan politik tidak stabil, namun kehidupan intelektual terus berkembang pada periode ini. Istana-istana mendorong para sarjana dan sastrawan untuk mendapatkan perlindungan dari satu istana ke istana lain.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Sejarah Perkembangan Islam Di Eropa

Sejarah Perkembangan Islam Di Eropa

pemerintahan umat Islam di beberapa pulau, di antaranya: Prancis Selatan, Sicilia, dan Italia Selatan. Kekhalifahan Islam di Spanyol berakhir pada tahun 1492, setelah penguasa Kristen memaksa khalifah terakhir dari dinasti Bani Umayyah II, Abu Abdillah untuk menyerah. Setelah itu, umat Islam Spanyol dihadapkan pada tiga pilihan, yaitu: masuk Kristen, keluar dari Spanyol, atau dibunuh. Mereka banyak yang meninggalkan Spanyol dan pindah ke Benua Afrika, bahkan ada juga yang ke Benua Amerika. Demikian pula pada abad XI, bangsa Norman di Sicilia dan Italia Selatan telah menaklukkan pemerintahan Islam di Mediterania, wilayah-wilayah Prancis Selatan, Sicilia, dan Italia Selatan. 2. Adanya penyebaran tentara Mongol pada abad ke-13. Di antara penguasa Mongol, yakni Dinasti Khan beragama Islam, kekuasaannya berpusat di Sungai Volga sebelah utara Laut Kaspia dan Laut Tengah, ia meninggalkan penduduk Muslim di sekitar Sungai Volga hingga Kaukasus dan Krimea, yang terdiri dari orang-orang Tartar. Kemudian mereka menyebar ke berbagai wilayah kekaisaran Rusia, dan membangun koloni di berbagai tempat. Mereka menjadi penduduk Finlandia, wilayah Polandia, dan Ukraina. 3. Periode
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Kemajuan Peradaban Islam di Spanyol pada Masa Muluk Al-Thawaif - Repositori UIN Alauddin Makassar

Kemajuan Peradaban Islam di Spanyol pada Masa Muluk Al-Thawaif - Repositori UIN Alauddin Makassar

Pluralisme etnik, agama, dan budaya, di pihak lain ternyata menimbulkan potensi konflik dan perpecahan manakala tidak ada ideologi pemersatu. Ketika kekuasaan Islam masih sangat efektif, pluralisme tidak menimbulkan permasalahan berarti, tetapi kekuatan Islam sendiri mengalami kelemahan, maka pluralisme di Spanyol berpotensi konflik. Fakta menunjukan sistem aristokrasi Arab tidak sepenuhnya bisa diterima oleh kelompok muwalladun (para muallaf dari penduduk Spanyol), yang mereka masih dianggap warga Negara kelas dua setelah orang-orang Arab. Semenjak kematian Abdurrahman III, suku-suku non Arab seperti Barbar, Sevilla dan lain-lainnya saling berebut pengaruh dan bertujuan untuk mendirikan Negara kesukuan yang merdeka. Jadi fanatisme kesukuan yang tidak dapat dipersatukan dengan suatu ideologi menjadikan pemeritahan Islam Spanyol terpecah- pecah.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

SEJARAH KOLONISASI SPANYOL DI AFRIKA DAN

SEJARAH KOLONISASI SPANYOL DI AFRIKA DAN

Berdasarkan perjanjian Tordesillas, Portugal mempunyai hak untuk menguasai seluruh wilayah Afrika, akan tetapi Spanyol juga memproleh daerah koloni di benua Afrika. Bagi Spanyol daerah koloni yang paling berarti terletak di wilayah Maroko, karena di wilayah tersebut terpadat jumlah penduduknya, yaitu sekitar 1 juta orang. Wilayah yang sangat kecil tersebut hanya digunakan sebagai pangkalan militer untuk menjaga kestabilan negeri induk, selain itu wilayah koloni tersebut juga digunakan sebagai basis rute perdagangan antara Eropa dengan koloni Spanyol lainnya di benua Afrika dan Amerika.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Makalah PERKEMBANGAN ISLAM DI NEGARA ERO

Makalah PERKEMBANGAN ISLAM DI NEGARA ERO

Perbedaan pandangan politik itu menyebabkan seringnya terjadi perang saudara. Hal ini ada hubungannya dengan perbedaan etnis, terutama antara Barbar asal Afrika Utara dan Arab. Di dalam etnis Arab sendiri terdapat dua golongan yang terus menerus bersaing yaitu suku Qaisy (Arab Utara) dan Arab Yamani (Arab Selatan). Perbedaan etnis ini seringkali menimbulkan konflik politik, terutama ketika tidak ada figur yang tangguh. Itulah sebabnya di Spanyol pada saat itu tidak ada gubernur yang mampu mempertahankan kekuasaannya untuk jangka waktu yang agak lama. Periode ini berakhir dengan datangnya Abdurrahman ad-Dakhil ke Spanyol pada tahun 138 H/755 M.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Sudi Islam di Timur Tengah Studi Islam d

Sudi Islam di Timur Tengah Studi Islam d

sangat menekankan pendekatan normatif dan ideologis terhadap Islam. Kajian Islam di Timur Tengah bertitik tolak dari penerimaan terhadap Islam sebagai agama wahyu yang bersifat transenden. Islam tidaklah dijadikan semata-mata sebagai obyek studi ilmiah yang secara leluasa ditundukkan pada prinsip-prinsip yang berlaku di dunia keilmuwan, tetapi diletakkan secara terhormat sesuai dengan kedudukannya sebagai doktrin yang kebenarannya diyakini tanpa keraguan. Dengan demikian, sikap ilmiah yang terbentuk adalah komitmen dan penghargaan. Usaha-usaha studi ilmiah ditujukan untuk memperluas pemahaman, memperdalam keyakinan dan menarik maslahatnya bagi kepentingan umat. Orentasi studi di Timur lebih menekankan pada aspek doktrin disertai dengan pendekatan yang cenderung normatif. Keterkaitan pada usaha untuk memelihara kesinambungan tradisi dan menjamin stabilitas serta keseragaman bentuk pemahaman, sampai batas-batas tertentu, menimbulkan kecenderungan untuk menekankan upaya penghafalan daripada mengembangkan kritisisme. Meskipun kecenderungan ini tidak dominan, namun pengaruh kebangkitan fundamentalisme di Timur Tengah telah mempengaruhi orientasi pendidikannya yang lebih normatif (Zada, 2009).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

POLA PENDIDIKAN ISLAM DI ANDALUSIA

POLA PENDIDIKAN ISLAM DI ANDALUSIA

Sebagaimana yang ditulis dalam sejarah peradaban pendidikan Islam, dengan semakin meluasnya wilayah kekuasan Islam, telah ikut memperkaya dan memotivasi umat untuk mendirikan lembaga pendidikan seperti kuttab dan masjid. Begitu pula di andalusia terdapat banyak kuttab-kuttab yang menyebar sampai kepinggiran kota. Pada lembaga ini, para siswa mempelajari berbagai macam disiplin ilmu pengetahuan, seperti fikih, bahasa dan sastra, dan kesenian. Kuttab termasuk lembaga pendidikan terendah yang sudah tertata dengan rapih di saat itu, sehingga Kuttab-kuttab itu mempunyai banyak tenaga pendidik dan siswa-siswanya. Pada lembaga ini siswa-siswanya mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan di antaranya adalah :
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Sejarah Sosial dan Intelektual Masyaraka

Sejarah Sosial dan Intelektual Masyaraka

bahkan konflik itu terjadi di antara para sahabat, dan berlanjut dari satu generasi ke generasi Muslim kemudian. Persoalan menjadi pangkal perselisihan umat adalah suksesi kepemimpinan, sejak pembaiatan Ab ū Bakr sebagai khalifah pertama di Tsaq ī fah Ban ū Sa‘ ī dah, dan berekor panjang bahkan hingga sepanjang masa mewarnai politik Islam dan berimbas kepada aspek doktrin iman dalam Islam dengan muncul sekte-sekte dalam Islam yang kerap kali saling mendakwa kafir terhadap sekte di luar kelompoknya. Gambaran sejarah konflik itu memenuhi kitab-kitab tarikh Islam klasik, seolah-olah para sejarawan Muslim adalah para juru lapor, para pewarta berita- berita dari medan perang. Sering terjadi, seperti yang dikeluhkan Ibn Khald ū n, para sejarawan, para penafsir al-Qur’ ā n, dan perawi terkenal menerima berita-berita disampaikan kepada mereka tanpa melihat kebenaran itu dan tidak membandingkannya dengan laporan lain yang serupa. Mereka tidak mengukur laporan itu berdasarkan pertimbangan akal, ilmu dan wawasan sejarah sehingga mereka tersesat dari kebenaran, dan hilang dalam padang pasir perkiraan dan kesalahan-kesalahan yang tidak dapat dipertahankan. Untuk rujukan sejarah perang yang dimulai pada masa kenabian dapat dilihat pada Kit ā b al-Magh ā z ī karya al-W ā qid ī . Untuk rujukan awal terjadi perselisihan umat dan generasi selanjutnya yang berpangkal dari persoalan suksesi kepemimpinan (imamah atau khilafah) lih. O. Hashem, Saqifah Suksesi Sepeninggal Rasulullah saw.: Awal Perselisihan Umat (Depok: YAPI, 1989.) Ibn Jar ī r al- Ṭ abar ī dalam T ā r ī kh al-Rusul wa al- Muluk juga membahas persoalan ini. Konflik politik yang besar yang disebut oleh para sejarawan Muslim sebagai fitnah al-kubr ā adalah ujian paling dahsyat bagi kaum Muslimin, yang melebihi ujian kemurtadan orang-orang Arab pasca wafat Rasulullah, dan ini ditulis oleh penulis sejarah nabi (s ī rah nabawiyyah) Ibn Hisy ā m dan Ibn Is ḥā q. Lih. Ibn Is ḥā q (ta ḥ q ī q dan syar ḥ Ibn Hisy ā m), Al-S ī rah al-Nabawiyyah (Maktabah Misyk ā t al-Isl ā miyyah, t.t.). Lih. juga s ī rah Ibn Hisy ā m, Biography of the Prophet, terj. Abdus Salam M. Harun (Kairo: Alfalah Foundation and Pubhlication, 2000.) Kajian alternatif untuk sejarah Islam yang diwarnai konflik dapat merujuk kepada Rasul Ja‘farian, History of the Caliphs: From the Death of the Messenger(s) to the Decline of the Umayyad Dynasty 11-132 H., Politica: History of Islam (Qum: Ansariyan Publication, 2003.)
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Sejarah Peradaban Islam di Andalusia Spa (1)

Sejarah Peradaban Islam di Andalusia Spa (1)

Periode ini, Islam hanya berkuasa di daerah Granada, di bawah dinasti Bani Ahmar (1232- 1492). Peradaban kembali mengalami kemajuan seperti di zaman Abdurrahman an-Nasir. Kekuasaan Islam yang merupakan pertahanan terakhir di Spanyol ini berakhir karena perselisihan orang-orang istana dalam perebutan kekuasaan. Abu Abdullah Muhammad merasa tidak senang kepada ayahnya karena menunjuk anaknya yang lain sebagai penggantinya menjadi raja. Dia memberontak dan berusaha merampas kekuasaannya. Dalam pemberontakan itu, ayahnya terbunuh dan digantikan oleh Muhammad ibn Sa’ad. Abu Abdullah kemudian meminta bantuan kepada Ferdenand dan Isabella untuk menjatuhkannya. Dua penguasa Kristen ini dapat mengalahkan penguasa yang sah dan Abu Abdullah naik tahta. Tentu saja, Ferdenand dan Isabella yang mempersatukan kedua kerajaan besar Kristen melalui perkawinan itu tidak cukup puas. Keduanya ingin merebut kekuasaan terakhir umat Islam di Spanyol. Abu Abdullah tidak kuasa menahan serangan-serangan orang Kristen tersebut dan pada akhirnya mengaku kalah. Ia menyerahkan kekuasaan kepada Ferdenand dan Isabella, kemudian hijrah ke Afrika Utara. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Islam di Spanyol tahun 1492 M. Umat Islam setelah itu dihadapkan kepada dua pilihan, masuk Kristen atau pergi meninggalkan Spanyol. Pada tahun 1609 M, boleh dikatakan tidak ada lagi umat Islam didaerah ini. 9
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

mengenal MATA UANG bitcoin (4)

mengenal MATA UANG bitcoin (4)

Brazil Mata uang brazil : Real Brasil Belanda... Spanyol Mata uang spanyol: Euro Australia..[r]

5 Baca lebih lajut

Sejarah Peradaban Islam pada Masa Dinast

Sejarah Peradaban Islam pada Masa Dinast

Undangan Al-Mutamid untuk meminta kembali bantuan Yusuf bin Tasyfin menunjukkan kelemahan politik dan melunturkan kepercayaan rakyat al- Mutamid. Yusuf bin Tasyfin menganggap Al-Mutamid tidak lagi cakap memimpin negara. Yusuf kemudian meminta kepada ulama-ulama Granada untuk mengeluarkan fatwa bahwa pemimpin para pemimpin di Spanyol (Andalusia) termasuk Al-Mutamid tidak lagi cakap memimpin dan telah menyimpang Al- Qur’an. Fatwa ini ternyata mendapat dukungan ulama Timur, termasuk di antaranya adalah Al-Ghazali. Fatwa tersebut dijadikan dasar oleh Yusuf bin Tasyfin menguasai Spanyol dan menaklukkan tentara-tentara Kristen yang masih tersisa. Yusuf bin Tasyfin kemudian menghapuskan raja-raja kecil muslim di Spanyol dan menggabungkannya dalam kekuasaan Dinasti Murabithun di Afrika Utara.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...