Kata kunci: pengawasan keuangan

Top PDF Kata kunci: pengawasan keuangan:

Abstrak. Kata Kunci: Pengetahuan anggaran, akuntabilitas, pengawasan keuangan daerah. Abstract

Abstrak. Kata Kunci: Pengetahuan anggaran, akuntabilitas, pengawasan keuangan daerah. Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengetahuan anggota legislatif daerah tentang anggaran terhadap pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), selain itu juga untuk menguji apakah variabel akuntabilitas dapat memoderasi pengaruh pengetahuan anggota legislatif daerah tentang anggaran terhadap pengawasan APBD. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan teknik non probability sampling di dalam pengumpulan data. Data diperoleh dengan melakukan survey terhadap 26 orang Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sukabumi. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan analisis persamaan regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Pengetahuan Anggota Legislatif Daerah Tentang Anggaran terhadap Pengawasan APBD. Namun untuk hipotesis kedua ditolak karena hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas tidak memperkuat pengaruh pengetahuan anggota legislatif daerah tentang anggaran terhadap pengawasan anggaran pendapatan dan belanja daerah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Nabori Aditya 1. Kata Kunci: pengawasan, pembangunan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

Nabori Aditya 1. Kata Kunci: pengawasan, pembangunan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merupakan Lembaga Desa penyeimbang penyelenggaraan Pemerintah Desa melakukan dua tahap pengawasan pembangunan yaitu pengawasan secara langsung dan pengawasan secara tidak langsung. Pengawasan tidak langsung dilakukan dengan pengecekan pada saat selesainya laporan pertanggung jawaban pemerintah Desa. Pada saat pemerintah Desa Respen Tubu selesai mengerjakan laporan pertanggung jawaban keuangan yang kemudian secara bersama – sama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga pengawasan pemerintahan maka Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akan membandingkan hasil pengawasan secara langsung pada saat pelaksanaan pembangunan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Oleh : Selvia Mamahit 2. Kata Kunci : Peranan, BPD, Fungsi Pengawasan, ADD.

Oleh : Selvia Mamahit 2. Kata Kunci : Peranan, BPD, Fungsi Pengawasan, ADD.

Implementasi otonomi bagi desa akan menjadi kekuatan bagi pemerintah desa untuk mengurus, mengatur dan menyelenggarakan rumah tangganya sendiri, sekaligus bertambah pula beban tanggung jawab dan kewajiban desa, namun demikian penyelenggaraan pemerintahan tersebut tetap harus dipertanggungjawabkan. Sistem pengelolaan dana desa yang dikelola oleh pemerintah desa termasuk didalamnya mekanisme penghimpunan dan pertanggungjawaban merujuk pada Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Di dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pendanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah termasuk didalamnya pemerintah desa menganut prinsip money follows function yang berarti bahwa pendanaan mengikuti fungsi pemerintahan yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab masing-masing tingkat pemerintahan. Dengan kondisi tersebut maka transfer dana menjadi penting untuk menjaga/menjamin tercapainya standar pelayanan publik minimum. Konsekuensi dari pernyataan tersebut adalah desentralisasi kewenangan harus disertai dengan desentralisasi fiskal. Realisasi pelaksanaan desentralisasi fiskal di daerah mengakibatkan adanya dana perimbangan keuangan antara kabupaten dan desa yang lebih dikenal sebutan Alokasi Dana Desa (ADD).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kata Kunci: Kinerja Keuangan dan Rasio Profitabilitas.

Kata Kunci: Kinerja Keuangan dan Rasio Profitabilitas.

Perkembangan Dunia bisnis yang sangat pesat akan membuat perusahaan melakukan usaha-usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidup yang beraneka ragam. Seiring dengan pulihnya keadaan dari masa krisis yang berkepanjangan diseluruh kawasan Asia khususnya Indonesia, pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perkembangan suatu perusahaan salah satuya adalah pihak manajemen yang harus dapat menyusun rencana perusahaan yang lebih baik dari periode-periode sebelumnya dengan memperbaiki sistem pengawasan dan menentukan kebijakan kebijakan yang lebih tepat. Hal yang
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Jesly Marlinton 1. Kata Kunci : pengawasan, pengelolaan, alokasi dana desa (ADD)

Jesly Marlinton 1. Kata Kunci : pengawasan, pengelolaan, alokasi dana desa (ADD)

pertanggungjawaban dari Pemerintah Desa kepada masyarakat sudah cukup baik karena Alokasi Dana Desa yang dikelola berdasarkan mandat dalam perencanaan awal dimana realisasinya harus sesuai dengan yang sudah disepakati. Dalam penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan yang ada. pelaporan pertanggungjawaban dari pihak kantor desa sudah sepenuhnya menjalankan sesuai dengan hukum, administrasi dan teknis dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa tidak pernah menyalahgunakan kekuasaan dengan menggunakan dana tersebut. Akuntabilitas atau bentuk pertanggungjawaban adalah sebuah bentuk keharusan yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Desa yang menjadi pelaku administrasi pembangunan sekaligus pengelola keuangan terhadap masyarakat yang menerima manfaat atau kelompok sasaran. Dengan demikian, setiap pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Berdasarkan prinsip ini, Pemerintah dan Aparat Desa harus mempertanggungjawabkan dan malaporkan setiap pelaksanaan kegiatan secara tertib kepada masyarakat maupun kepada jajaran pemerintah di atasnya sesuai dengan perundang-undangan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas dan Rasio Rentabilitas

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas dan Rasio Rentabilitas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pada Koperasi Wanita “Amirah Mandiri” Kabupaten Situbondo tahun 2011-2015 melalui analisa rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Metode analisa yang digunakan adalah rasio keuangan. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan Tahun 2011-2015, dapat diambil kesimpulan current ratio tergolong sehat dimana rata-rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 1.650,54%. Secara quick ratio tergolong sehat, dimana rata-rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 1.649,49%. Total Asset to Debt Ratio tergolong sehat, dengan ditunjukkan rata-rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 6,33%. Total Equity to Debt Ratio tergolong sehat, dengan rata- rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 6,81%. Operating income tergolong sehat, sedangkan rata-rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 45,08%. Return on asset ratio tergolong kurang sehat pada tahun 2011 dan 2013, sehat pada tahun 2012, tahun 2014 dan 2015 cukup sehat. Tahun 2011-2015 menunjukkan angka rasio sebesar 5,05%, 10,49%, 5,34%, 8,09% dan 8,99%. Sedangkan rata-rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 7,59%. Return on equity ratio tergolong tidak sehat pada tahun 2011, 2013 dan 2014, kurang sehat pada tahun 2012 dan 2015. Tahun 2011- 2015 menunjukkan angka rasio sebesar 5,52%, 11,54%, 5,56%, 8,48% dan 9,41%. Sedangkan rata-rata rasio selama 5 tahun terakhir sebesar 8,12%.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Kata Kunci: Abu Yusuf, Ekonomi, Keuangan Publik, Indonesia. Corresponding Author:

Kata Kunci: Abu Yusuf, Ekonomi, Keuangan Publik, Indonesia. Corresponding Author:

Jenis penelitian ini menggunakan kajian pustaka (Library Research) yang dilakukan dengan berdasarkan karya tulis untuk mencari data dan menggunakan metode kajian deskriptif analitis atau kualitatif yang berfokus pada pengamatan yang mendalam. Hasil dari penelitian ini adalah Kontribusi Abu Yusuf dalam bidang ekonomi sangat besar, diantara pemikirannya antara lain: konsep keuangan publik yang meliputi tata kelola pendapatan negara dan pendistribusiannya serta mekanisme pasar (supply-demand). Abu Yusuf juga memandang negara yang didalamnya diwakili penguasa wajib memberikan kesejahteraan kepada segenap rakyatnya. Untuk mendukung itu, Abu Yusuf memberikan rekomendasi kebijakan antara lain: memperbaiki sistem perpajakan menjadi lebih transparan dan adil, mengklasifikasikan berbagai sumber yang bisa menjadi pendapatan negara (keuangan publik) serta menyerahkan pembentukan harga barang di pasar lewat mekanisme permintaan dan penawaran secara utuh. Di Indonesia sendiri, pemerintah menerapkan kebijakan keuangan publik yang serupa dengan di era Abu Yusuf. Misalnya Bea cukai yang serupa dengan ‘Usyr di era Abu Yusuf dengan landasan hukum UU No. 1O tahun 1995 yang kemudian mengalami revisi menjadi UU No. 17 tahun 2006. Didalam prinsip penarikan pajak, Indonesia menggunakan self assesment, Sistem ini yang dulu ditentang oleh Abu Yusuf karena menimbulkan kedzaliman dan ketidakadilan. Sealin itu, pemerintah Indonesia juga mengembangkan berbagai proyek yang tujuannya untuk kemaslahatan bersama yaitu dengan mendirikan berbagai BUMN untuk menunjang pembangunan nasional berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kata kunci : kualitas laporan keuangan, manajemen laba, kualitas audit

Kata kunci : kualitas laporan keuangan, manajemen laba, kualitas audit

Adapun karaktersitik yaitu: Pertama yaitu Andal, ketika laporan keuanngan disajikan secara jujur, terbebas dari kesalahan material dan infomasi menyesatkan bagi pemakai laporan keuangan sebagai pertimbangan pengambilan keputusan. Kedua, yaitu relevan, ketika laporan keuangan dapat digunakan untuk mengevaluasi, mengoreksi dan mengegaskan hasil peristiwa yang sedang maupun telah terjadi. Ketiga, ialah dapat dibandingkan, yaitu ketika pemakai dapat mengidentifikasi, memprediksi trend (kecenderungan) kinerja dan posisi keuangan perusahaan baik antar periode maupun antar perusahaan yang sejenis melalui laporan keuangan. Karakteristik yang keempat (dapat dipahami) akan terpenuhi apabila informasi yang tercantum mudah dipahami dan dibaca oleh pemakai laporan keuangan yang dalam hal ini telah memiliki pengetahuan memadai.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Kata kunci: Pembelajaran dialogis, Manajemen Keuangan Syariah, Kritis-Islami

Kata kunci: Pembelajaran dialogis, Manajemen Keuangan Syariah, Kritis-Islami

Setelah satu semester terjadi dialog kritis dalam koridor nilai idealis Islam, hasil pembelajaran terekam pada tugas akhir mahasiswa yang berupai esai. Mahasiswa dapat membuat definisi “baru” apa yang disebut dengan MKS pada akhir semester. Jika Manajemen Keuangan konvensional berkutat pada “ maintaining and creating wealth ” (Keown et al 2010), maka MKS tidak berhenti di situ, namun masuk pula pada kewajiban setiap muslim untuk berbagi. Yang diharapkan bukanlah memiliki mindset kapitalis, namun memiliki mindset Islami yang selalu melakukan perubahan menuju kebaikan. Cerminan hasil pembelajaran tampak pada kutipan tugas berikut ini:
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kata Kunci Permasalahan

Kata Kunci Permasalahan

Belum mengisi No SK TugasTambahan : Perbaiki No sk pada aplikasi Dapodik Tidak Terdaftar di Dapodik Jam Linier Kurang DAFTAR PERMASALAHAN PENYEBAB DATA TIDAK VALID BESERTA DENGAN PENYE[r]

2 Baca lebih lajut

Kata kunci: pendampingan, desain kemasan, sertifikasi halal, laporan keuangan, pemasaran online

Kata kunci: pendampingan, desain kemasan, sertifikasi halal, laporan keuangan, pemasaran online

Pendampingan kelompok UPPKS Kasih Ibu di Kampung KB Kelurahan Limau Sundai Binjai Barat Binjaidapat meningkatkan penjualan dengan pengurusan standarisasi halal, penyerahan steling ke kelompok UPPKS, dan pendampingan pembuatan pemasaran secara online serta pendampingan manajemen keuangan. Pendampingan ini juga berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok UPPKS Kasih Ibu di masa yang akan datang.

6 Baca lebih lajut

Kata kunci: citizen suit

Kata kunci: citizen suit

Sekalipun berakhir dengan mediasi, terdapat beberapa poin penting patut dicermati dalam perkara ini, khususnya terkait dengan petitum yang diminta penggugat dan disepakati oleh tergugat. Dalam perjanjian perdamaian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk melakukan hal-hal sebagai berikut: (1) Membuat, menyusun dan menetapkan Peraturan Gubernur tentang penetapan peruntungan Sungai (Kali) Surabaya dan pedoman penghitungan daya tampung beban pencemaran air Sungai (Kali) Surabaya dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak ditetapkannya akta perdamaian; (2) Menyusun penetapan DTBPA Sungai (Kali) Surabaya secara bertahap, dimulai dari menyusun daftar masukan sumber beban pencemar tertentu (point sources) dan sumber tak tentu (non-point sources) melalui proses konsultasi dengan masyarakat, PERUM Jasa Tirta I Malang dan pihak industri dengan menyediakan neraca air; pengumpulan data primer dan pemodelan penghitungan DTBPA; sosialisasi terhadap hasil penghitungan DTBPA; serta penetapan perhitungan DTBPA; (3) menetapkan Peraturan Gubernur tentang Penetapan DTBPA Kali Surabaya, yang dalam proses penyusunannya melibatkan penggugat, selambat-lambatnya 24 (dua puluh empat) bulan (1 Januari 2013); (4) Pemasangan iklan layanan masyarakat untuk menjaga Kali Surabaya; dan (5) Melakukan pengawasan secara aktif di sepanjang Kali Surabaya sebagai salah satu upaya konkrit pengendalian pencemaran dengan melibatkan partisipasi
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

KISI 2014 DAN KATA KUNCI

KISI 2014 DAN KATA KUNCI

Lajureaksi  Diberikan data tentan g laju reaksi, peserta didik dapat menentukan laju reaksinya  Mendeskripsikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinetika suatu reaksi dan kesetim[r]

9 Baca lebih lajut

Kata kunci : loyalitas konsumen

Kata kunci : loyalitas konsumen

kemajuan tehnologi yang hamper seragam tidak bisa diharapkan meningkatkan daya sainguntuk penjualan produk. Dengan demikian salah satu faktor kunci daya saing yang masih dapat ditingkatkan adalah loyalitas konsumen. Atribut produk yang melekat sangat mempengaruhi loyalitas konsumen, dimana secara langsung konsumen memberikan penilaian terhadap produk yang dibelinya. Apakah atribut produk tersebut sesuai dengan harapan konsumen atau tidak, hal ini yang akan mempengaruhi loyalitas konsumen. PERUMUSAN MASALAH

10 Baca lebih lajut

Kata kunci : kepuasan penghuni

Kata kunci : kepuasan penghuni

Dewasa ini setiap perusahaan terus mengembangkan layanan kepada konsumennya. Hal ini dikarenakan dengan pelayanan yang baik akan menimbulkan rasa simpati kepada konsumen yang pada gilirannya konsumen akan loyal atau setia kepada perusahaan pemberi layanan yang baik. Bila hal ini terus dilakukan maka perusahaan akan memperoleh keuntungan dengan memiliki pelanggan tetap yang akhirnya akan mendatangkan uang bagi perusahaan. Dalam perusahaan pengembangpun pelayanan yang baik merupakan kunci keberhasilan untuk menarik konsumen. Dengan demikian pelayanan merupakan kunci keberhasilan setiap usaha yang ada.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Kata kunci : Keputusan Pembelian

Kata kunci : Keputusan Pembelian

KEMASAN PRODUK DITINJAU DARI BAHAN KEMASAN, BENTUK KEMASAN DAN PELABELAN PADA KEMASAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK MINUMAN MIZONE DI KOTA SEMARANG Th susetyarsi[r]

10 Baca lebih lajut

Kata-kata kunci: Sumber daya sekolah Sumber daya manusia Sumber daya fisik Sumber daya keuangan

Kata-kata kunci: Sumber daya sekolah Sumber daya manusia Sumber daya fisik Sumber daya keuangan

Manajemen keuangan adalah kegiatan sekolah untuk merencanakan, memperoleh, menggunakan, dan mempertanggungjawabkan keuangan sekolah kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Manajemen keuangan perlu dilakukan karena sumber pembiayaan sekolah biasanya terbatas. Karena itu, sekolah harus mampu meyakinkan pihak-pihak yang berkepentingan bahwa program sekolah memerlukan tambahan biaya.

17 Baca lebih lajut

Abstrak. Kata kunci: Etika kepemimpinan, tingkat pemahaman akuntansi, kualitas pelaporan keuangan.

Abstrak. Kata kunci: Etika kepemimpinan, tingkat pemahaman akuntansi, kualitas pelaporan keuangan.

Laporan keuangan perusahaan merupakan hal yang wajib dilakukan bila bergerak dalam dunia usaha. Semua usaha yang ingin dikelola dengan baik, harus memiliki sebuah catatan yang berisi informasi mengenai semua aktivitas keuangan perusahaan yang merupakan salah satu sumber informasi yang penting dan sangat dibutuhkan oleh pihak internal maupun eksternal perusahaan untuk pengambilan suatu keputusan. Menurut PSAK no 1, laporan keuangan mempunyai tujuan untuk memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka (IAI, 2015). Demikian pelaporan keuangan harus dapat menyajikan informasi mengenai sumber daya ekonomi, menyajikan informasi mengenai prestasi dalam satu periode, dan menyediakan informasi yang dapat diketahui oleh perusahaan. Banyak pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan sebuah perusahaan, sehingga laporan keuangan harus memiliki kualitas yang baik agar dapat berfungsi dan bermanfaat bagi pemakai dan pemangku kepentingan.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Kata kunci: Asuransi Kerugian, Surat Edaran, Tarif Premi, Otoritas Jasa Keuangan.

Kata kunci: Asuransi Kerugian, Surat Edaran, Tarif Premi, Otoritas Jasa Keuangan.

Mengenai perasuransian di Indonesia erat kaitannya dengan Otoritas Jasa Keuangan (untuk penulisan selanjutnya disingkat OJK), yaitu lembaga indepeden negara yang mempunyai kewenangan untuk mengawasi, mengatur, memeriksa dan menyidik segala kegiatan serta lalu lintas jasa keuangan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (untuk penulisan selanjutnya disingkat UU OJK) Berdasarkan pasal 1 angka (7) UU OJK, pada saat ini Usaha Perasuransian telah diambil alih secara khusus pengaturannya oleh OJK sebagaimana kewenangannya dalam Undang-undang. Pada tahun 2013 OJK menerbitkan Surat Edaran Nomor SE-06/D.05/2013 (penulisan selanjutnya disingkat Surat Edaran OJK Kendaraan Bermotor) Tentang Penetapan Tarif Premi Serta Ketentuan Biaya Akuisisi Pada Lini Usaha Asuransi Kendaraan Bermotor Dan Harta Benda Serta Jenis Risiko Khusus Meliputi Banjir, Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi Dan Tsunami Tahun 2014. Isi dari Surat Edaran ini memuat dan
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Index Keywords Indeks Kata-kata Kunci

Index Keywords Indeks Kata-kata Kunci

Sand Patch Method Sand Patch Method Indra Jaya Pandia, Adina Sari Lubis, Andy Putra Rambe 2 111. Sengon Sengon Yudhi Arnandha, Iman Satyarno, Ali Awaludin,[r]

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...