Kelurahan Airmadidi Bawah

Top PDF Kelurahan Airmadidi Bawah:

KAJIAN DENSITAS DAN POLA PERGERAKAN DI KECAMATAN AIRMADIDI

KAJIAN DENSITAS DAN POLA PERGERAKAN DI KECAMATAN AIRMADIDI

Abstrak. Kabupaten Minahasa Utara memiliki posisi Geostrategi yang cukup baik, karena terletak di antara Kota Manado dan Kota Bitung sebagai Pusat Kegiatan Nasional. Sebagai pusat pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Airmadidi mengalami perkembangan yang relatif cepat bila dibandingkan dengan daerah - daerah di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi densitas kepadatan dan pola pergerakan di Kecamatan Airmadidi dan menganalisis densitas kepadatan dan pergerakan harian masyarakat di Kecamatan Airmadidi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kelurahan dengan densitas kepadatan tinggi yaitu Kelurahan Tanggari (120 Jiwa/ha) dan Kelurahan Sampiri (114 Jiwa/ha). Kelurahan dengan kepadatan sedang yaitu Kelurahan Sawangan (75 Jiwa/Ha), Kelurahan Airmadidi Atas (51 Jiwa/Ha), Kelurahan Rap – Rap (54 Jiwa/Ha), Kelurahan Sarongsong Satu (65 Jiwa/Ha) dan Kelurahan Sarongsong Dua (74 Jiwa/Ha). Sedangkan Kelurahan dengan kepadatan rendah Kelurahan Airmadidi Bawah (49 Jiwa/Ha) dan Kelurahan Sukur (25 Jiwa/Ha) sedangkan Pola pergerakan harian masyarakat Kecamatan Airmadidi rata - rata yaitu melakukan perjalanan ke tempat kerja. Lokasi tempat kerja rata – rata radius berada pada Kecamatan Airmadidi namun ada juga yang bekerja di Kota Manado dan Kota Bitung. Tidak hanya bekerja namun masyarakat juga ada yang pergi berbelanja. Lokasi tempat berbelanja yaitu di Pasar yang berlokasi di Kelurahan Sarongsong I. Namun ada 1 desa yang memilih berbelanja di Pasar Tondano dikarenakan lokasi desa yang berjarak ± 12 kilometer dari Pasar Sarongsong I yaitu Desa Tanggari. Akses Desa Tanggari ke tempat perbelajan di Pasar Tondano dapat ditempuh dengan kendaraan ± 15 menit.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

LINKAGE KAWASAN PARIWISATA SEJARAH KABUPATEN MINAHASA UTARA | Umanailo | SPASIAL 17300 34882 1 SM

LINKAGE KAWASAN PARIWISATA SEJARAH KABUPATEN MINAHASA UTARA | Umanailo | SPASIAL 17300 34882 1 SM

Desa yang memilikiluas paling besar adalah tanggari yaitu sebesar ± 27,5 km² sedangkan desa yang luas wilayahnya paling kecil adalah desa sorongsong satu yakni hanya seluas ± 0,70km². kecamatan airmadidi ± 150 meter dari atas permukaan laut. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dari BPS kabupaten minahasa utara jumlah tempat wisata di kecamatan airmadidi pada tahun 2014 berjumlah tujuh. Objek tempat wisata yang paling terkenal ada di desa sawangan yaitu waruda. Ada juga taman SBY, Kaki Dian dan Gunung Klabat yang merupakan gunung tertinggi di Sulawesi Utara, di kelurahan airmadidi bawah terkenal dengan objek wisata Tumatenden dan sorongsong satu memiliki juga objek pariwisata Air tuang.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALISIS PERUNTUKAN LAHAN PERMUKIMAN BERDASARKAN KESESUAIAN LAHAN DI KECAMATAN AIRMADIDI

ANALISIS PERUNTUKAN LAHAN PERMUKIMAN BERDASARKAN KESESUAIAN LAHAN DI KECAMATAN AIRMADIDI

1. Hasil identifikasi kesesuaian lahan permukiman di Kecamatan Airmadidi Diperoleh 3 klasifikasi. yaitu klasifikasi sesuai untuk permukiman memiliki luas 2752 Ha atau 32%, klasifikasi sesuai bersyarat untuk permukiman memiliki luas 3679 Ha atau 43%, dan klasifikasi tidak sesuai untuk permukiman memiliki luas 2162 atau 25%. Kategori kesesuaian lahan unuk kawasan permukiman yang sesuai meliputi Kelurahan Airmadidi Atas, Kelurahan Airmadidi Bawah, Kelurahan Sukur, Kelurahan Rap-Rap, Kelurahan Sarongsong Satu, Kelurahan Sarongsong Dua, Desa Sawangan Dan Desa Tanggari. Kategori kesesuaian lahan yang sesuai besyarat meliputi Kelurahan Airmadidi Atas, Kelurahan Airmadidi Bawah, Kelurahan Sukur, Kelurahan
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan Guru tentang Bullying pada Anak Usia Sekolah di SDN 100670 Hutaimbaru dan SDN 100690 Sipaho Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara

Tingkat Pengetahuan Guru tentang Bullying pada Anak Usia Sekolah di SDN 100670 Hutaimbaru dan SDN 100690 Sipaho Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara

LEMBAR PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN PSP INFORMED CONSENT Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Inisial : ……… Usia : ……… Desa/Kelurahan : ……… Setelah mendapatkan penjelasan men[r]

24 Baca lebih lajut

Pengaruh Nikah Di Bawah Tangan Terhadapa Psikologis Istri Dan Anak (Studi Kasus Di Kelurahan Cinere Depok)

Pengaruh Nikah Di Bawah Tangan Terhadapa Psikologis Istri Dan Anak (Studi Kasus Di Kelurahan Cinere Depok)

Dampak psikologis dari istri (yang melakukan nikah di bawah tangan) dan anak (hasil dari nikah di bawah tangan), kita mengetahui bahwa nikah di bawah tangan adalah pernikahan yang hanya memenuhi rukun dan syarat secara agama tetapi tidak tercatat di lembaga pencatat nikah, dan hasilnya tidak ada bukti pencatatan nikah yang secara resmi diberikan oleh lembaga pencatat nikah, otomatis pernikahan tersebut dianggap tidak resmi oleh pemerintah karena kurangnya syarat administrasi yang harus dipenuhi, hal ini pasti akan merugikan sang perempuan yang dinikahi dan terhadap anak yang dihasilkan dari pernikahan tersebut. Karena akibat hukum dari pernikahan yang tidak dicatat adalah pertama, sebagai seorang istri yang menikah di bawah tangan tidak dapat menuntut suami untuk memberikan nafkah baik kebutuhan secara lahir maupun kebutuhan batin. Kedua, seorang istri tidak dianggap sebagai istri sah karena tidak memiliki bukti otentik berupa buku nikah dan bisa saja suatu waktu suami meninggalkan istri
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN PERKOTAAN BERDASARKAN FUNGSI KAWASAN

PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN PERKOTAAN BERDASARKAN FUNGSI KAWASAN

Perkembangan penggunaan lahan di kecamatan airmadidi terus mengalami peningkatan khususnya di kawasan perkotaan. Hal ini terlihat dari perubahan penggunaan lahan yang signifikan. Penggunaan lahan di kawasan perkotaan tersebut, cenderung mengalami perubahan fungsi kawasan dari ruang hijau pada kawasan hutan lindung dan resapan air, menjadi kawasan terbangun . Dampak yang terjadi akibat ketidaksesuaian penggunaan lahan berdasarkan fungsi kawasan, mengakibatkan daya dukung lahan dan kelestarian lingkungan hidup di masa yang akan datang mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesesuaian penggunaan lahan berdasarkan fungsi kawasan, di kawasan perkotaan kecamatan Airmadidi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis spasial/keruangan. Data yang diperoleh diolah menggunakan bantuan perangkat lunak/software Arcmap 10.3. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan, penggunaan lahan di kawasan perkotaan kecamatan Airmadidi, terbagi atas sembilan jenis penggunaan lahan yaitu permukiman, pemerintahan, pariwisata, perindustrian, hutan, semak/belukar, pertanian campur semak, pertanian lahan kering, dan sawah. Hasil kesesuaian penggunaan lahan eksisting terhadap fungsi kawasan berdasarkan rencana pola ruang kecamatan airmadidi yaitu, sebesar 3775.98 Ha atau 96.80% dari total luas wilayah, dan penggunaan lahan yang tidak sesuai adalah sebesar 124.77 Ha atau 3.20% dari total luas wilayah.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

05 Pengumuman Pelelangan Umum Dikpora Minut   SMP N 1 Dimembe

05 Pengumuman Pelelangan Umum Dikpora Minut SMP N 1 Dimembe

PEMERINTAH KABUPATEN MINAHASA UTARA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA PANITIA PENGADAAN BARANG DAN JASA Kompleks Kantor Bupati Minahasa Utara - Airmadidi PENGUMUMAN PELELANGAN [r]

1 Baca lebih lajut

02 Pengumuman Pelelangan Umum Dikpora Minut   SMP Katolik Kema

02 Pengumuman Pelelangan Umum Dikpora Minut SMP Katolik Kema

PEMERINTAH KABUPATEN MINAHASA UTARA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA PANITIA PENGADAAN BARANG DAN JASA Kompleks Kantor Bupati Minahasa Utara - Airmadidi PENGUMUMAN PELELANGAN [r]

1 Baca lebih lajut

Kebijakan Pemerintah Kota Padang Panjang Dalam Menjaga Stabilitas Ketersediaan Pangan Tahun 2015

Kebijakan Pemerintah Kota Padang Panjang Dalam Menjaga Stabilitas Ketersediaan Pangan Tahun 2015

Kemudian berdasarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 istilah kota praja diganti menjadi kotamadya dan berdasarkan peraturan menteri nomor 44 tahun 1980 dan peraturan pemerintah nomor 16 tahun 1982 tentang susunan dan tata kerja pemerintahan kelurahan, maka resort diganti menjadi kecamatan dan jorong diganti menjadi kelurahan dan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 13 tahun 1982 Kota Padangpanjang dibagi atas dua kecamatan yakni Kecamatan Padang Panjang Barat dan Kecamatan Padang Panjang Timur, dengan secara keseluruhan 16 kelurahan.

20 Baca lebih lajut

HUBUNGAN FREKUENSI KESAKITAN DENGAN STATUS GIZI  ANAK BAWAH DUA TAHUN DI KELURAHAN KESTALAN   Hubungan Frekuensi Kesakitan Dengan Status Gizi Anak Bawah Dua Tahun Di Kelurahan Kestalan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

HUBUNGAN FREKUENSI KESAKITAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BAWAH DUA TAHUN DI KELURAHAN KESTALAN Hubungan Frekuensi Kesakitan Dengan Status Gizi Anak Bawah Dua Tahun Di Kelurahan Kestalan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

Hasil : Sebagian besar anak bawah dua tahun pernah mengalami sakit selama satu bulan terakhir yaitu sebesar (64.1%). Sebagiyan besar baduta mengalami sakit dengan lama hari 1 – 7 hari yaitu (48,7%). Sebagiyan besar status gizi anak bawah dua tahun yang menjadi responden dalam kategori normal yaitu (87,2%). Tidak ada hubungan frekuensi kesakitan dengan status gizi anak bawah dua tahun di Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta (0,68 > 0,05).

16 Baca lebih lajut

PELAYANAN PROGRAM BERAS MISKIN DI KELURAHAN MALENI KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA | Zainal | Katalogis 6782 22585 1 PB

PELAYANAN PROGRAM BERAS MISKIN DI KELURAHAN MALENI KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA | Zainal | Katalogis 6782 22585 1 PB

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan program Beras Miskin (RASKIN) di Kelurahan Maleni Kec. Banawa Kab. Donggala. Sedangkan manfaat penelitian 1) Dari segi keilmuan : Bahwa hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi peneliti dan civitas akademika yang berkepentingan dalam pembangunan ilmu pengetahuan sesuai dengan disiplin ilmu administrasi negara dan khususnya tentang Pelayanan Publik. 2) Segi terapan: hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi balik maupun sebagai masukan kepada pemerintah Kelurahan Maleni atau Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala dalam membuat suatu kebijakan dalam pelaksanaan Program Beras Miskin (Raskin)
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (PENANAM HIDROPONIK MENGGUNAKAN MEDIA TANAM) BAGI MASYARAKAT SOSROWIJAYAN YOGYAKARTA

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (PENANAM HIDROPONIK MENGGUNAKAN MEDIA TANAM) BAGI MASYARAKAT SOSROWIJAYAN YOGYAKARTA

Hal ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Sengkey, dkk (2017) mengenai “Persepsi Masyarakat Terhadap Hidroponik di Kelurahan Teling Bawah, Kota Manado” dimana masyarakat sangat setuju dengan adanya teknik pertanian dengan menggunakan Hidroponik, masyarakat berpendapat bahwa hidroponik sangat bermanfaat karena dengan hidroponik masyarakat dapat mengkonsumsi buah dan sayur yang sehat tanpa menggunakan produk-produk kimia, tidak perlu bersusah payah mencari lahan untuk bercocok tanam,dapat memanfaatkan barang-barang bekas di rumah, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berhidroponik, dan tidak menggunakan tanah seperti pertanian konvensional sehingga pelaku hidroponik tidak perlu bersentuhan dengan cacing, menganggap hidroponik sangat bermanfaat dan membawa dampak yang sangat baik bagi masyarakat.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Kantor Ketahanan Pangan matrik renstra

Kantor Ketahanan Pangan matrik renstra

01 17 Kantor Ketahanan Pangan 4 kelurahan 2 kelurahan 399.050 2 kelurahan 441.675,5 2 kelurahan 475.151,4 2 kelurahan 510.787,8 2 kelurahan 549.096,8 10 kelurahan 2.375.762 1.365.7[r]

1 Baca lebih lajut

PERILAKU PEMBERIAN ASI OLEH IBU DENGAN USIA DI BAWAH 20 TAHUN DI KELURAHAN SIDOTOPO, SURABAYA Repository - UNAIR REPOSITORY

PERILAKU PEMBERIAN ASI OLEH IBU DENGAN USIA DI BAWAH 20 TAHUN DI KELURAHAN SIDOTOPO, SURABAYA Repository - UNAIR REPOSITORY

Dalam skripsi ini dijabarkan tentang identifikasi faktor-faktor yang berperan dalam perilaku pemberian ASI oleh ibu dengan usia di bawah 20 tahun di Kelurahan Sidotopo, Surabaya berdasarkan teori Snehendu B. Kar Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa niat subyek penelitian cenderung rendah dengan rendahnya pula dukungan sosial walau cenderung positif. Akses informasi subyek tergolong terlambat karena baru diperoleh pasca persalinan. Otonomi subyek juga tergolong rendah karena cenderung menerima anjuran untuk memberikan susu formula mapun MP-ASI dini. Sedangkan situasi yang dihadapi subyek penelitian beragam, namun sebenarnya dapat diatasi jika subyek memiliki pengetahuan yang adekuat mengenai ASI.
Baca lebih lanjut

162 Baca lebih lajut

Pengumuman PIL Dikpora Minahasa Utara

Pengumuman PIL Dikpora Minahasa Utara

2010 Kompleks Kantor Bupati Minahasa Utara - Airmadidi PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG Nomor : 02/PPBJ.PIL-DIKPORA/PENG/ 2010 Tanggal : 13 Oktober 2010 Dinas Pendidikan, Pemuda dan[r]

1 Baca lebih lajut

Formulir surat keterangan

Formulir surat keterangan

Yang bertanda tangan di bawah ini Kepala Kelurahan/Desa ………, menerangkan dengan sesungguhnya bahwa: Nama : Tempat, tanggal lahir : NIK : Alamat sesuai KTP : Pekerjaan : Adalah ben[r]

1 Baca lebih lajut

TUKAR MENUKAR TANAH MILIK DENGAN TANAH EKS BENGKOK (STUDI DI KELURAHAN BERINGIN KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG)

TUKAR MENUKAR TANAH MILIK DENGAN TANAH EKS BENGKOK (STUDI DI KELURAHAN BERINGIN KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG)

Data yang diperoleh baik dari studi lapangan maupun studi dokumen, pada dasarnya merupakan data yang dianalisis secara diskriptif kualitatif, yaitu data yang bukan berupa angka, seperti kalimat-kalimat, foto, rekaman suara dan gambar. Maka setelah data terkumpul, kemudian dituangkan dalam bentuk uraian logis dan sistematis, selanjutnya dianalisis (dikelompokkan, digolongkan sesuai dengan karakteristiknya) untuk memperoleh kejelasan penyelesaian masalah dalam penelitian hukum ini. Jadi kualitatif disini mempunyai tujuan untuk memberi gambaran mengenai proses tukar menukar tanah milik dengan tanah eks bengkok di Kelurahan Beringin Kota Semarang.
Baca lebih lanjut

135 Baca lebih lajut

STUDI KELAYAKAN USAHA BINATU DI KOTA AIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA Fanny Soewignyo

STUDI KELAYAKAN USAHA BINATU DI KOTA AIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA Fanny Soewignyo

Kunci Kesuksesan. Lokasi Tempat usaha terletak di Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara yang baru saja berdiri. Di lokasi ini berdiri sebuah Universitas berasrama, berbagai pekantoran pemerintah, sekolah keperawatan Baramuli, perusahaan kelapa Poleko, sehingga sangat cocok untuk membuka usaha jasa binatu yang sangat menjanjikan untuk memperoleh keuntungan. Reputasi. Reputasi jangka panjang dihasilkan dari sikap ramah terhadap pelanggan, dengan menawarkan pelayanan yang professional sehingga pelanggan puas ingin kembali menggunakan jasa ini. Dibantu dengan peralatan canggih konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama hasil cucuian diantar tepat waktu. Lingkungan Menyediakan suasana lingkungan yang kondusif dengna memberikan rasa bersih, bersahabat dan professional.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS KARAKTERISTIK URBAN SPRAWL DI KOTA MANADO

ANALISIS KARAKTERISTIK URBAN SPRAWL DI KOTA MANADO

pola perluasan areal kekotaan Kelurahan Tongkaina berpola pembangunan meloncat (leapfrog) yang perkembangan lahan terbangun terjadi berpencar dan tumbuh di tengah-tengah lahan perkebunan. Berdasarkan kategori daerah pinggiran kota, Kelurahan Tongkaina termasuk dalam kategori potential urban, yang merupakan kawasan dengan ciri utamanya masih rural yaitu berkarakteristik desa tetapi mempunyai peluang besar untuk lambat laun menjadi urban.

10 Baca lebih lajut

LATAR BELAKANG UPAYA SERTA PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKAWINAN DI BAWAH UMUR  Latar Belakang Upaya serta Persepsi Masyarakat terhadap Perkawinan Di Bawah Umur.

LATAR BELAKANG UPAYA SERTA PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKAWINAN DI BAWAH UMUR Latar Belakang Upaya serta Persepsi Masyarakat terhadap Perkawinan Di Bawah Umur.

Tempat penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan sejak persiapan sampai dengan penulisan laporan penelitian secara keseluruhan dilakukan kurang lebih selama empat bulan, yaitu sejak bulan Januari sampai dengan bulan April 2013. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, karena penelitian kualitatif tidak menggunakan pendekatan populasi dan sampel, tetapi istilah yang digunakan adalah setting penelitian (tempat penelitian). Menurut Sukmadinata (2011:60) menjelaskan pengertian penelitian kualitatif ( qualitative research ) adalah suatu penelitian yang ditunjukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...