Maulid Nabi Muhammad SAW

Top PDF Maulid Nabi Muhammad SAW:

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Pertanyaan tentang penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw seperti yang saudara sampaikan pernah ditanyakan dan telah pula dijawab oleh Tim Fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah. Untuk itu, kami sarankan saudara membaca kembali jawaban-jawaban tersebut, yaitu terdapat dalam buku Tanya Jawab Agama terbitan Suara Muhammadiyah Jilid IV, Cetakan Ketiga, halaman 271-274, Majalah Suara Muhammadiyah No. 12 Tahun Ke-90 16-30 Juni 2005 dan juga di Majalah Suara Muhammadiyah No. 1 Tahun Ke-93 1-15 Januari 2008. Namun demikian, berikut ini akan kami sampaikan ringkasan dari dua jawaban yang telah dimuat sebelumnya tersebut.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

2.1. Pengertian Memperingati dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW Bulan Rabiul Awal ini merupakan bulan yang istimewa. Bagaimana tidak istimewa?, pada bulan tersebut manusia terbaik, hamba Allah dan utusan Allah termulia dilahirkan di dunia. Pada 1400 abad yang lalu, tepatnya pada hari Senin 12 Rabiul Awal 576 M, baginda Nabi Muhammad Saw dilahirkan dari pasangan Sayyid Abdullah dan Sayyidah Aminah Radliya Allahu ‘anhuma.

12 Baca lebih lajut

 Contoh Format Proposal Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Contoh Format Proposal Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Tempat : Masjid Besar Al-Mukhlashin Desa Bulurejo – Benjeng – Gresik Maka untuk kelancaran kegiatan tersebut kami mohon bantuan dana untuk kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Demikian surat permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

10 Baca lebih lajut

Surat Undangan Maulid Nabi Muhammad Saw

Surat Undangan Maulid Nabi Muhammad Saw

Dengan mengharapkan ridho Allah SWT. dan restu kaum muslimin dan muslimat kami selaku panitia peringatan Hari Besar Islam (PPHBI) Masjid jami AL-Muhajiriin, akan merayakan Ta’diman watakriman Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.Untuk itu kami selaku panitia hari besar islam mengetuk hati kaum muslimin dan muslimat untuk memberikan do’a restu dan sekaligus memberikan bantuan sebesar Rp. 50.000,- ( Lima Puluh Ribu Rupiah)

13 Baca lebih lajut

Asal Muasal Maulid Nabi Muhammad SAW Ber

Asal Muasal Maulid Nabi Muhammad SAW Ber

dan egalitarian yang dibingkai dalam figura al Quran dan al Hadits. Dengan demikian, 12 Rabiul Awal merupakan tonggak sejarah yang memotivasi masyarakat untuk merayakan maulid Nabi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas kehadiran beliau di tengah-tengah masyarakat dunia. Situasi dan kondisi umat yang semakin terpuruk akibat kontak budaya dan peradaban yang ‘menggila’, juga turut mengundang motivasi masyarakat untuk merayakan kelahiran Nabi sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya oleh Shalahuddin al Ayyubi pada abad ke XII. Kedua: motivasi teologis, aspek teologis ternyata juga memiliki peran yang cukup strategis dalam memotivasi masyarakat merayakan maulid Nabi. Hal ini dapat dilihat dari fatwa-fatwa yang dikemukakan oleh para ulama madzhab Hanafi dan Maliki yang mengemukakan bahwa “diktum hukum yang ditetapkan dengan diktum tradisi sama dengan diktum hukum yang ditetapkan berdasarkan hukum syar’i”. Hal yang senada pernah juga diungkapkan oleh Syarakhsyi yang menyebutkan bahwa “menetapkan hukum dengan tradisi seolah-olah menetapkan hukum dengan nash”. Namun hukum yang ditetapkan berdasarkan tradisi tersebut sejatinya harus memiliki relevansi dan senafas dengan nilai-nilai al Quran dan al Hadits. Ketiga: motivasi filosofis-sosiologis, masyarakat merupakan sebuah sistem yang terdiri dari kumpulan sekian banyak individu kecil maupun besar yang terikat oleh satuan adat, tradisi, hukum dan hidup bersama. Masyarakat akan dapat hidup tegak berdiri jika instrumen dalam masyarakat tersebut dapat berinteraksi dengan harmonis, tanpa adanya ketimpangan-ketimpangan sosial yang dapat menyuburkan benih-benih pertikaian. Dengan demikian, secara filosofis-sosiologis, perayaan maulid Nabi dapat dijadikan sebagai suplemen yang akan menggugah semangat serta sebagai pondasi yang akan memperkokoh bangunan ukhuwah masyarakat yang diwujudkan dalam sebuah kebersamaan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

Peringatan Maulid Nabi yang diisi dengan pembacaan shalawat kepada Rasul, pengajian umum, ceramah tentang kesadaran terhadap islam, membaca sejarah Nabi, amal saleh, bakti sosial, khitanan massal dan lain-lain itu merupakan ibadah mutlaqah ghairu muqayadah atau ibadah yang mutlaq dan tidak terikat tata caranya dimana perintahnya ada sedangakan pelaksanaannya terserah kita.

7 Baca lebih lajut

Makna Maulid Nabi Muhammad SAW (Study pada Maudu Lompoa di Gowa) - Repositori UIN Alauddin Makassar

Makna Maulid Nabi Muhammad SAW (Study pada Maudu Lompoa di Gowa) - Repositori UIN Alauddin Makassar

9 terlibat langsung di dalam tradisi Maludhu. Pengumpulan data berupa data primer yaitu observasi, indepth interview dan dokmentasi dan data sekunder yaitu studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini bahwa tradisi Mauludhu yang dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Kota Baubau dari dulu hingga saat ini terbagi menjadi tiga tahapan: Pertama: Goraana Oputa, Kedua: Maludhuna Mia Bari dan Ketiga: Maludhuna Hukumu. Dalam setiap tahapan tersebut terungkap pula pesan-pesan simbolik dan makna di balik tradisi Maludhu, kesemuanya berhubungan dengan kewajiban manusia selama di dunia yang selalu berpedoman pada nilai-nilai ilahi, selalu mengingat Nabi Muhammad saw dan setiap perjuangannya, serta menjadikan Nabi Muhammad saw sebagai suri tauladan untuk menjalani kehidupan ini. 14
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

MAULID NABI MUHAMMAD SAW INDONESIA

MAULID NABI MUHAMMAD SAW INDONESIA

Rasulullah (SAW) adalah panutan bagi para sahabatnya. Dia berani bertanggung jawab, sabar dalam menghadapi penderitaan dan kemalangan. Meskipun ia (SAW) diutus oleh Allah, ia juga seorang manusia yang bekerja keras, serta ia selalu makan makanan hasil kerja kerasnya. Ia menganjurkan kita untuk bekerja dan mempertahankan pekerjaan kita dalam perkataan berikut ( “ Berjuanglah untuk mendapatkan segala yang bermanaat bagi kalian dan memohon bantuanlah kepada Allah, dan jangan merasa tak berdaya. Jika sesuatu menimpa kalian, jangan katakan: ‘ Kalau saja aku melakukannya (ini dan itu), maka ini dan itu akan terjadi, ’ 'tetapi katakanlah: ‘ Allah telah menetapkan apa yang Ia kehendaki. ’ Perkataan ‘ kalau saja ’ justru membuka pintu Setan (Sh aitân)).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

contoh proposal maulid nabi muhammad saw

contoh proposal maulid nabi muhammad saw

Maulid Nabi atau Maulud (bahasa Arab: يبنلا دلوم, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KONSTRUKSI IDENTITAS NAHDHATUL ULAMA’ DALAM PERINGATAN MAULID KANZUS SHOLAWAT DI KOTA PEKALONGAN

KONSTRUKSI IDENTITAS NAHDHATUL ULAMA’ DALAM PERINGATAN MAULID KANZUS SHOLAWAT DI KOTA PEKALONGAN

setiap tindakan Nabi Muhammad SAW. Peringatan Malid Nabi Muhammad SAW salah satunya dapat dijumpai di Kota Pekalongan. Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Pekalongan yang diselenggarakan oleh Habib Luthfi bin Yahya Ra‟is „Am Jam‟iyah Ahlu Thariqah al Mu‟tabarah an Nahdiyah (ba dan otonom Nahdhatul Ulama‟) sering disebut dengan Maulid Kanzus Sholawat. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diisi dengan tausiyah-tausiyah yang disampaikan oleh para kyai dan habaib khususnya Habib Luthfi bin Yahya berisi tentang anjuran untuk meniru Nabi Muhammad SAW dan cinta kepada tanah air. Puji-pujian (sholawat) kepada Nabi Muhammad SAW serta sholawat cinta Indonesia dikumandangkan dalam setiap pengajian tersebut. Selain itu, jama‟ah Maulid juga mengibarkan
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

Hukum Memeperingati Maulid Nabi saw

Hukum Memeperingati Maulid Nabi saw

Sebagian umat Isalam tentunya mafhum bahwa Nabi Muhammad saw di lahirkan pada tanggal 12 Robi'ul Awwal tahun Gajah. Berpedoman dengan hal itu, umat Islam memperingati maulid Nabi Muhammad saw. Oleh orang jawa, bulan Robi'ul awwal di sebut juga dengan bulan mulud, sedangkan tradisi peringatan maulid di sebut juga dengan Muludan.

5 Baca lebih lajut

Assalamualaikum Wr

Assalamualaikum Wr

Edhelem papanghian saat samangken ka’ dinto bhadhan kaule bedhi nyampe’aghiye tentang peringatan maulid nabi Muhammad SAW, seka’dhimma, Nabi Muhammad SAW lahir teppak eyareh senin robiul awal tahun geje sekak dimmah beberreh kanjheng Nabi dhak bumi kak dinto sanget enantos sareng sadheje mahlo torjugen sadhaja malaikat se ampon anantos karena bekal bedhe seorang pemimpin, se bhakal ge jee kajemberan katentraman ben kajumamberan e muka bumi ka’ dinto beberre kanjeng nabi ka’ dinto kabbhi senneng saengha sakabbinah mahlok bersholawat dhak ka nabi Muhammad malaikat maus sholawat, hewan bersholawat, tumbuhan bersholawat sadhajanah maus sholawat parmilah dhari ka’ dinto para bapak bhan ebu tor tantretan sadhaje ngireng bedhen kaule sadhaja minangka umate nabi Muhammad jek gek pegek asokkor dhak Allah SWT se ampon dhadhi umatha nabi Muhammad SAW, jek gek pegek maus sholawat kaangguy ngamali manfaat epon kanjheng nabi Muhammad SAW.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

BAB 9 DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DI MADINAH - 09. Dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah

BAB 9 DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DI MADINAH - 09. Dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah

Agama Yahudi masuk ke Madinah bersamaan dengan masuknya para imigran dari wilayah utara sekitar abad pertama dan kedua Masehi. Mereka pindah ke Madinah untuk melepaskan diri dari penjajahan bangsa Romawi. Migrasi pertama diikuti oleh gelombang perpindahan yang besar pada tahun 132 – 135 M, tatkala Romawi menindas bangsa Yahudi yang mencoba melakukan pemberontakan. Suku-suku bangsa yang menganut agama Yahudi di antaranya Bani Qainuqa, Bani Nadhir, Bani Gathfan, dan Bani Quraidhah. Dari suku-suku tersebut Bani Quraidhahlah yang masih memperlihatkan kepercayaannya sampai Islam datang. Bahkan banyak di antara mereka yang bersekutu dengan para penguasa Quraisy untuk mengusir dan membunuh Nabi Muhammad SAW serta menggagalkan perjuangan umat Islam.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

Ketika Nabi Muhammad saw. menginjak dewasa, yaitu usia 25 tahun, beliau kembali berdagang ke negeri Syam. Namun dalam perjalanan kali nin Nabi tidak ditemani lagi oleh pamannya, nabi ditemani oleh seorang pembantu yang bernama Maisarah. Maisarah ialah seorang laki-laki kepaercayaan khadijah yang sangat berpengalaman dalam berdagang.

Baca lebih lajut

Sejarah Nabi Muhammad SAW

Sejarah Nabi Muhammad SAW

Banyak sekali contoh penganiayaan dan penyiksaan kaum Quraisy, Tiap hari nabi menghadapi penganiayaan baru. Misalnya, suatu hari Uqbah bin Abi Mu’ith melihat Nabi bertawaf, lalu menyiksanya. Ia menjerat leher Nabi dengan serbannya dan menyeret beliau ke luar masjid. Beberapa orang datang membebaskan Nabi karena takut kepada Bani Hasyim. Dan masih banyak lagi. Nabi menyadari dan prihatin terhadap kondisi kaum Muslim. Kendati beliau mendapat dukungan dan lindungan Bani Hasyim, kebanyakan pengikutnya budak wanita dan – pria serta beberapa orang tak terlindung. Para pemimpin Quraisy menganiaya orang-orang ini terus-menerus , para pemimpin terkemuka berbagai suku menyiksa anggota suku mereka sendiri yang memeluk Islam. Maka ketika para sahabatnya meminta nasihatnya menyangkut hijrah, Nabi menjawab, “Ke Etiopia akan lebih mantap. Penguasanya kuat dan adil, dan tak ada orang yang ditindas di sana. Tanah negeri itu baik dan bersih, dan Anda boleh tinggal di sana sampai Allah menolong Anda.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Biografi Nabi Muhammad SAW

Biografi Nabi Muhammad SAW

meremehkan kaum Arab.Ketika surat beliau sampai ke tangan raja Iran dan melihat nama beliau disebutkan di atas namanya, ia marah seraya memerintahkan para suruhannya untuk pergi ke Madinah dan membawa Muhammad ke hadapannya. Ya! Para raja itu berpikir bahwa bangsa Arab adalah sebuah bangsa yang tidak akan menunjukkan reaksi apa pun di hadapan pasukan kecil seperti bala tentara Habasyah. Bahkan, mereka akan lari tunggang-langgang meninggalkan Makkah dan kehidupan mereka, serta berlindung ke gunung-gunung. Mereka tidak dapat memahami bahwa bangsa Arab telah memiliki seorang pemimpin Ilahi dan mereka bukanlah bangsa Arab yang dulu lagi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

Dari kitab Taurat dan Injil yang dipelajarinya, pendeta Bahira dapat mengetahui ciri-ciri kenabian yang ada pada diri Nabi Muahmmad SAW yang masih kecil itu. Mka dengan serta- merta, pendeta Bahira memberitahukan hal itu kepad Abu THalib seraya berkata : “Wahai saudaraku, sesungguhnya anakmu ini adalah manusia pilihan Allah, calon pemimpin umat manusia di dunia ini. Maka jagalah id baik-baik. Bawalah ia kembali, sebab aku khawatir ia diganggu oleh orang-orang Yahudi di negeri Syam. Bahkan, jika sekiranya kaum Yahudi itu mengetahui bahwa ia adalah calon Rasul Allah, maka tentulah ia akan membunuhnya.” Maka pulanhlah Abu Thalib ke Makkah bersama Nabi Muhammad SAW sebelum mereka sampai ke negeri Syam.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BUKU PEDOMAN Maulid Nabi Muhammad 1439H

BUKU PEDOMAN Maulid Nabi Muhammad 1439H

Peringatan Hari Besar Islam merupakan suatu bentuk Rasa Syukur sebagai Insan yang menjadi pengikut Rasulullah SAW, Banyak sekali moment dalam mengimplementasikannya. Berbagai Kegiatan dapat memeriahkan dalam peringatan tersebut. Kegiiatan tersebut dapat berupa suatu kompetensi atau transfer ilmu agama. Tujuannya tetap bernaung pada pengingkatan aspek spiritual pada Insan.

19 Baca lebih lajut

Agama dan Kearifan lokal masyarakat Banjarmasin pengaruhnya terhadap perubahan sosial antara lain: tradisi baayun maulid (diharapkan anak dapat mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW), tradisi basunat (agar antara laki-laki dan perempuan saling menghormati ta

Agama dan Kearifan lokal masyarakat Banjarmasin pengaruhnya terhadap perubahan sosial antara lain: tradisi baayun maulid (diharapkan anak dapat mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW), tradisi basunat (agar antara laki-laki dan perempuan saling menghormati ta

Tradisi Baayun Maulid ini sendiri bagi sejarawan dianggap sebagai penanda penting konversi atau masuk Islamnya orang-orang Dayak Banua Halat. Diawali dengan masuk islamnya Intingan (palui anum), sedangkan kakaknya yang bernama Dayuhan (palui tuha) tetap beragama Kaharingan. Dayuhan kemudian memisahkan diri dengan adiknya, namun sebelumnya mereka sempat membuat kesepakatan. Batas wilayah yang disepakati adalah Banua Halat bagian atas atau pedalaman menjadi wilayah dayuhan dan bagian luar adalah wilayah intingan. Meskipun mereka telah berbeda keyakinan, namun mereka tetap sepakat untuk terus menjaga tali persaudaraan dan saling hormat-menghormati, sehingga jika keturunan dayuhan bertemu dengan keturunan intingan maka mereka akan menyapa dengan ucapan dangsanak. Dalam Bahasa Banjar dangsanak artinya saudara kandung. Badingsanak berarti bersaudara karena itu, apabila kata sapaan ini ditujukan kepada seseorang maka maksudnya orang tersebut dianggap sebagai saudara kandung dari orang yang menyapa (Hapip, 2008: 30)
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Hukum Memperingati Hari Besar Islam: Studi Terhadap Pendapat Ormas Islam di Sumatera Utara - Repository UIN Sumatera Utara

Hukum Memperingati Hari Besar Islam: Studi Terhadap Pendapat Ormas Islam di Sumatera Utara - Repository UIN Sumatera Utara

Perlarangan memperingati hari besar I slam yang dimotori Arifin di mediamassa menurut Dalail karena Arifin menganggap bahwa peringatan tersebut adalah bagian dari ibadah dan ia tidak setuju dengan pendapat ini. Menurutnya memperingati hari besar I slam merupakan salah satu sarana dakwah. Peringatan hari besar I slam dibenarkan sepanjang tidak bertentangan dengan Alquran dan Hadis yang sahih, misalnya pada peringatan maulid Nabi Muhammad saw. ada marhabannya, di mana ketika mengatakan “ ¢alla All±h ‘Al± Mu¥ammad” hadirin berdiri dan menganggap bahwa roh nabi Muhammad hadir. Contoh lain, seperti amalan Nisfu Sya’ban tiga kali surah Y±s³ n dan doa tiga kali untuk panjang umur, rezeki agar dapat taat kepada Allah dan dikuatkan iman. Karena ketiga doa tersebut bisa kita baca setelah selesai salat. Amalan yang benar sesuai hadis seperti puasa Nisfu Sya’ban. 31
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Show all 8768 documents...