Mesin Potong

Top PDF Mesin Potong:

PENGUMUMAN  PL BBM  Belanja BBM Genset dan Mesin Potong Rumput

PENGUMUMAN PL BBM Belanja BBM Genset dan Mesin Potong Rumput

01.PL /ULP/BPL-I/I/2017 Belanja BBM Genset dan Mesin Potong Rumput Bagian Umum Setdakab Lampung Tengah APBD Dengan ini diberitahukan bahwa setelah diadakan penelitian oleh Kelompok Ke[r]

1 Baca lebih lajut

Pengadaan Mesin Potong Rumput dan exos fan untuk mobil toilet

Pengadaan Mesin Potong Rumput dan exos fan untuk mobil toilet

Pejabat Pengadaan Barang / jasa Kegiatan APBD pada Bagian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemeliharaan Lampu Jalan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2014, berdasarkan Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung Nomor : 027/ 18 /TPA/DKPPLJ/2014 tanggal 19 Juni 2014 dan Surat Penetapan Penyedia Barang/Jasa Nomor : 027/ 21 /TPA/DKPPLJ/2014 Tanggal 20 Juni 2014 untuk Paket Pengadaan Mesin Potong Rumput dan Exos Fan Untuk Mobil Toilet adalah :

1 Baca lebih lajut

Sensor Suhu LM35 dan Photo Dioda Sebagai Sistem Kendali Mesin Potong

Sensor Suhu LM35 dan Photo Dioda Sebagai Sistem Kendali Mesin Potong

mati. Pengendali utama sistem adalah Arduino Uno Atmega328, sedangkan tampilan minitornya pada display. Penelitian dilakukan dengan metode uji laboratorium, dari hasil penelitian diperoleh aktifnya mesin gerinda secara otomatis terjadi tatkala sensor Photo Dioda1 terhalang oleh benda yang dipotong ketika suhu mesin <= 70°C, Pemutusan aliran arus oleh relay pada mesin gerinda secara otomatis terjadi tatkala suhu mesin > 70°C dan atau sensor Photo Dioda2 terhalang oleh benda yang dipotong, Perubahan Besaran suhu mesin gerinda terhadap tegangan keluaran pada sensor LM 35 adalah berbanding lurus dan linier
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN PERHITUNGAN WAKTU BAKU DI BAGIAN MACHINERY DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING DI UNIT MACHINERY AND TOOL PT.MEGA ANDALAN KALASAN | Agustian | Jurnal Nosel 8159 17104 1 SM

ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN PERHITUNGAN WAKTU BAKU DI BAGIAN MACHINERY DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING DI UNIT MACHINERY AND TOOL PT.MEGA ANDALAN KALASAN | Agustian | Jurnal Nosel 8159 17104 1 SM

Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan, operator mesin bubut, mesin potong, dan mesin CNC terbukti produktif. Hal ini terbukti dengan waktu produktif yang dicapai operator lebih besar dari waktu menganggur (idle). Tingkat produktivitas operator mesin bubut 83,40%, mesin potong 82,26%, dan mesin CNC 83,80% cukup tinggi dikarenakan nilai produktifnya lebih besar dibanding dengan standar yang ditetapkan dari perusahaan yaitu 75%. Setelah diketahui aktifitas kerja dengan menggunakan metode work sampling pada operator mesin bubut, mesin potong, dan mesin CNC yang dilaksanakan selama penelitian. Data dari hasil pengukuran kerja dengan menggunakan metode work sampling dapat diperoleh waktu normal, waktu baku benda yang dihasilkan operator mesin bubut, operator mesin potong, dan operator mesin CNC. Seperti yang telah dipaparkan pada tabel 1, tabel 2, dan tabel 3, pada tabel tersebut terlihat perbedaan waktu baku dari perusahaan (JOPU) dengan waktu baku yang diperoleh dari perhitungan pengukuran dengan metode work sampling.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Cover Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Cover Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Kelangkaan bahan bakar minyak yang terjadi belakangan ini telah memberikan dampak yang sangat luas di berbagai sektor kehidupan. Fluktuasi suplai dan harga minyak bumi seharusnya membuat kita sadar bahwa jumlah cadangan minyak yang ada di bumi semakin menipis. Karena minyak bumi adalah bahan bakar yang tidak bisa diperbarui, oleh karena itu kita harus mulai memikirkan bahan penggantinya. Biogas adalah salah satu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan pada berbagai mesin, salah satunya adalah mesin bensin pada mesin potong rumput empat langkah berkapasitas 37,7 cc. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui performansi motor bakar dengan bahan bakar LPG dan biogas. Penelitian yang dilakukan berupa pengujian performansi mesin pemotong rumput dengan bahan bakar LPG dan biogas di Universitas Sumatera Utara. Performansi yang diuji pada penelitian ini mencakup pengujian torsi, pengujian karakteristik daya, pengujian karakteristik SFC. Pengujian performansi motor bakar menggunakan rope brake dynamometer. Penelitian dilakukan dengan variasi beban pengereman dan variasi bahan bakar. Pada pengujian ini dilakukan modifikasi pada karburator. Untuk kecepatan dan beban yang sama maka bahan bakar LPG lebih efisien, dimana torsi (T) yang dihasilkan 0,565105 Nm, daya (PB) 0,476 kw, dan bahan bakar spesifik (sfc) 0,62598 gr/kwh pada putaran 8000 beban 0,6 kg, sedangkan bahan bakar biogas torsi (T) yang dihasilkan 0,168928 Nm, daya (PB) 141,5779 kw dan bahan bakar spesifik (sfc) 0,94843 gr/kwh, pada putaran dan beban yang sama.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Abstract Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Abstract Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Kelangkaan bahan bakar minyak yang terjadi belakangan ini telah memberikan dampak yang sangat luas di berbagai sektor kehidupan. Fluktuasi suplai dan harga minyak bumi seharusnya membuat kita sadar bahwa jumlah cadangan minyak yang ada di bumi semakin menipis. Karena minyak bumi adalah bahan bakar yang tidak bisa diperbarui, oleh karena itu kita harus mulai memikirkan bahan penggantinya. Biogas adalah salah satu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan pada berbagai mesin, salah satunya adalah mesin bensin pada mesin potong rumput empat langkah berkapasitas 37,7 cc. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui performansi motor bakar dengan bahan bakar LPG dan biogas. Penelitian yang dilakukan berupa pengujian performansi mesin pemotong rumput dengan bahan bakar LPG dan biogas di Universitas Sumatera Utara. Performansi yang diuji pada penelitian ini mencakup pengujian torsi, pengujian karakteristik daya, pengujian karakteristik SFC. Pengujian performansi motor bakar menggunakan rope brake dynamometer. Penelitian dilakukan dengan variasi beban pengereman dan variasi bahan bakar. Pada pengujian ini dilakukan modifikasi pada karburator. Untuk kecepatan dan beban yang sama maka bahan bakar LPG lebih efisien, dimana torsi (T) yang dihasilkan 0,565105 Nm, daya (PB) 0,476 kw, dan bahan bakar spesifik (sfc) 0,62598 gr/kwh pada putaran 8000 beban 0,6 kg, sedangkan bahan bakar biogas torsi (T) yang dihasilkan 0,168928 Nm, daya (PB) 141,5779 kw dan bahan bakar spesifik (sfc) 0,94843 gr/kwh, pada putaran dan beban yang sama.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan

Hasil cetakan dari tiap-tiap mesin cetak dibawa ke mesin potong dengan menggunakan palet beroda. Mesin cetak ini dapat memotong kertas sampai kapasitas empat rim dalam satu kali pemotongan, namun dikarenakan kesulitan pemindahan hasil potongan ke tempat penumpukan sementara di depan mesin potong maka kapasitasnya dibatasi menjadi dua rim. Mesin potong dilengkapi dengan lubang-lubang angin untuk memudahkan pergeseran kertas. Operator meletakkan tumpukan kertas ke dalam mesin potong dan mengatur posisi kertas agar tidak terjadi kesalahan potong
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

SPEC DAN gbr  SMK N 2 HALUT   Pertanian

SPEC DAN gbr SMK N 2 HALUT Pertanian

URAIAN GAMBAR SPESIFIKASI 3 Mesin Paras MESIN POTONG RUMPUT GENDONG Merk: TANAKA Type: SUM 328SE Mesin: 1.4HP 7500rpm Silinder: 32.8cc Bahan Bakar: Bensin Campur Oli 2tak 25: 1 Kapas[r]

12 Baca lebih lajut

PRESENTASI TENTANG ALAT PENYIANG2003

PRESENTASI TENTANG ALAT PENYIANG2003

Secara tradisional petani melakukan penyiangan tanaman padi disawah dengan cara mencabut dengan tangan dan membenamkannya, walaupun persentase gulma yang tidak tersiangi sedikit, tetapi kelemahanya membutuhkan banyak waktu untuk penyiangan dan dari segi ergonomik tidak nyaman karena penyiangannya dilakukan dengan cara membungkuk. Sedangkan penggunaan alat semi mekanis seperti penggunaan landak kelebihannya penyianganya tidak membungkuk namun persentase gulma yang tidak tersiangi lebih banyak terutama disekitar rumpun padi dan pengoperasianya lebih lambat karena pengoperasianya didorong kemudian ditarik dan didorong lagi. Sedangkan pada alat penyiang dengan penggerak mesin potong rumput ini selain pengoperasianya lebih cepat juga persentase gulma tidak tersiangi lebih sedikit dibandingkan alat semi mekanis seperti landak.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

13 KI KD Penyelesaian Grafika XI OK

13 KI KD Penyelesaian Grafika XI OK

Menerapkan cara memotong kertas menggunakan mesin potong semi otomatis sesuai standar operasional prosedur SOP 4.10.Melakukan pemotongan kertas menggunakan mesin potong semi otomatis se[r]

3 Baca lebih lajut

Perancangan Sistem Kerja Proses Sortasi Bahan Olah Karet (Bokar) Di Pabrik Crumb Rubber Pt. Rubber Hock Lie Rantau Prapat – Sumatera Utara

Perancangan Sistem Kerja Proses Sortasi Bahan Olah Karet (Bokar) Di Pabrik Crumb Rubber Pt. Rubber Hock Lie Rantau Prapat – Sumatera Utara

Mesin sebagai fasilitas kerja yang digunakan oleh pekerja adalah bagian dari sistem kerja yang perlu diperhatikan dan dipelihara. Mesin yang digunakan dalam proses sortasi bokar adalah mesin potong, konstruksi mesin potong bokar yang digunakan di sini adalah berupa sebuah meja yang dilengkapi dengan pisau yang terbuat dari besi dengan diameter lebih kurang 40 cm (ukuran minimal atau saat sudah seharusnya diganti) sampai dengan 100 cm (ukuran maksimal saat pisau baru di pasang). Pisau ini diletakan berdiri pada bagian tengah meja di mana sebagian pisau muncul di permukaan meja dan sebagiannya berada di bawah permukaan meja. Ukuran meja adalah : panjang 150 cm, lebar 100 cm dan tinggi meja bahagian depan 73 cm dan tinggi bagian belakang 66 cm, kontruksi meja dibuat miring ke belakang agar bahan mudah ditarik pada saat dipotong. Mesin digerakkan dengan sebuah dinamo listrik dengan kecepatan putaran 1500 rpm, di mana kondisi dan pisau saat digunakan atau berhenti selalu dalam kondisi terbuka atau tidak ada penutup sebagai pengaman.
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisa Pengaruh Metode Pendingin Terhadap Keausan Pahat High Speed Steel (Hss) Pada Proses End Milling.

PENDAHULUAN Analisa Pengaruh Metode Pendingin Terhadap Keausan Pahat High Speed Steel (Hss) Pada Proses End Milling.

Karena sangat kompleksnya permasalahan seperti sudut potong, bahan pahat, media pendingin pada proses pengefraisan , maka dalam penelitian ini permasalahan hanya dibatasi pada variasi pendingin yang mempengaruhi keausan pahat pada proses end mill khususnya pada proses metode pendingin. Adapun batasan - batasan masalah tersebut adalah:

5 Baca lebih lajut

Abstrak Jurnal Saintek Vol. 7 No. 1 April 2002, ISSN: 1412-3991

Abstrak Jurnal Saintek Vol. 7 No. 1 April 2002, ISSN: 1412-3991

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kecepatan pemakanan dan kedalaman potong terhadap temperatur pahat. Penelitian ini dilakukan pada mesin bubut jenis MAXIMAT ex EMCO. Benda kerja yang dipotong adalah baja ST 42 dengan diameter awal 39,45 mm. Setiap kali pemotongan pahat bubut dalam keadaan baru/baru diasah dan membutuhkan waktu pemotongan selama 30 detik kemudian langsung diukur temperaturnya. Scatter diagram dan analisis varian digunakan untuk menganalisis data penelitian. Dari penelitian terlihat pengaruh kecepatan pemakanan dan kedalaman potong sangat berarti terhadap temperatur pahat. Pengaruh interaksi kedua variabel terlihat signifikan terhadap temperatur pahat pada analisis varian.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pengadaan BBM Mesin Genset dan Potong Rumput Setdakab Lamteng

Pengadaan BBM Mesin Genset dan Potong Rumput Setdakab Lamteng

ULP KABUPATEN LAMPUNG TENGAH dto POKJA PENGADAAN BARANG IV EMPAT Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Tengah APBD Kabupaten Lampung Tengah Dengan ini diberitahukan bahwa setelah diad[r]

1 Baca lebih lajut

Materi Tambahan Frais CNC UNY

Materi Tambahan Frais CNC UNY

6. Tampilan simulator mesin frais CNC adalah seperti gambar berikut. Simulator ini dapat dijalankan seperti mesin CNC yang sesungguhnya (interaktif), dan semua tombol di panel kontrolnya berfungsi sama dengan mesin yang sesungguhnya. Di sebelah kiri adalah tampilan panel kontrol, dan di sebelah kanan adalah tampilan mesin frais CNC.

16 Baca lebih lajut

ANALISA PENGARUH SPHEROIDIZING PADA TEMPERATUR PEMANASAN 700 C DENGAN VARIASI HOLDING TIME 8 JAM, 10 JAM , DAN 12 JAM TERHADAP KETANGGUHAN MATERIAL HIGH CARBON STEEL.

ANALISA PENGARUH SPHEROIDIZING PADA TEMPERATUR PEMANASAN 700 C DENGAN VARIASI HOLDING TIME 8 JAM, 10 JAM , DAN 12 JAM TERHADAP KETANGGUHAN MATERIAL HIGH CARBON STEEL.

Seiring dengan adanya perkembangan industri permesinan mendorong setiap industri berusaha meningkatkan kinerja mesin produksi, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Dalam bidang industri permesinan misalnya, sebagian negara berkembang sudah mampu membuat suku cadang ( spare part ) mesin seperti mata bor, pahat mesin bubut, dan juga gergaji. Hal ini dilakukan untuk memudahkan perawatan dan menghemat devisa khususnya untuk biaya pergantian spare part pada mesin- mesin produksi secara berkala. Mengingat pada bagian cutting tool ini sering mengalami gesekan dan tumbukan secara langsung dengan benda kerja, yang menyebabkan pada bagian ini akan mengalami keausan dan mungkin juga patah.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

smk10 TeknikPerkayuan BudiMartono

smk10 TeknikPerkayuan BudiMartono

Jumlah, luas, dan jenis ruang pada suatu pabrik perkayuan tentu disesuaikan dengan jenis dan banyaknya kegiatan kerja yang dilaksanakan. Keperluan ruang bisa ditentukan berdasarkan hal di atas. Untuk memberi gambaran tentang tata letak ruang dari suatu pabrik perkayuan bisa di lihat pada Gambar 1.2. yaitu suatu pabrik perkayuan yang ada di Eropa dengan ruang pendukung berada di bawah tanah dan ruang kerja utama berada di atasnya. Ruang pendukung terdiri dari ruang istirahat, ruang ganti pakaian, toilet, ruang cuci pakaian. Ruang kerja utama terdiri tempat penggergajian kayu, ruang mesin, ruang kerja bangku, ruang pengasahan, ruang finishing, ruang perencanaan, ruang supervisor atau pengawas.
Baca lebih lanjut

257 Baca lebih lajut

Modul Proses Produksi doc 1

Modul Proses Produksi doc 1

Sintered Diamond merupakan hasil proses sintering serbuk intan tiruan dengan bahan pengikat Co (5% - 10%). Hot Hardness sangat tinggi dan tahan terhadap deformasi plastik. Sifat ini ditentukan oleh besar butir intan serta persentase dan komposisi material pengikat. Karena intan pada temperatur tinggi akan berubah menjadi grafit dan mudah terdifusi menjadi atom besi, mata pahat intan tidak digunakan untuk memotong bahan yang mengandung besi (ferrous). Cocok bagi Ultra highprecision dan mirror finishing bagi benda kerja non fero ( Al alloys, Cu alloys, Plastics, rubber). Dalam proses pemesinan umumnya kita menggunakan jenis pahat HSS untuk mesin gurdi dan karbida untuk mesin freis dan bubut (dan dapat juga sebagai sisipan pada jenis pahat lainnya).
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)/ MAGANG III UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LOKASI SMK NEGERI 1 MAGELANG.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)/ MAGANG III UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LOKASI SMK NEGERI 1 MAGELANG.

Pada sekitar tahun 1898, ditemukan jenis baja paduan tinggi dengan unsur paduan Crome (Cr) dan Tungsten/ Wolfram dengan melalui proses penuangan (molten metallurgy) selanjutnya dilakukan pengerolan atau penempaan dibentuk menjadi batang segi empat atau silinder. Pada kondisi masih bahan (raw material), baja tersebut diproses secara pemesinan menjadi berbagai bentuk pahat bubut. Setelah proses perlakukan panas dilaksanakan, kekerasannya akan menjadi cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk kecepatan potong yang tinggi yaitu sampai dengan tiga kali kecepatan potong pahat CTS.
Baca lebih lanjut

265 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...