Minat dan Hasil Belajar Matematika

Top PDF Minat dan Hasil Belajar Matematika:

Pengaruh Peran Guru Sebagai Demonstrator Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Matematika Siswa MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pengaruh Peran Guru Sebagai Demonstrator Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Matematika Siswa MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan analisis data pada hasil dan pembahasan penelitian taentang pengaruh peran guru sebagai demonstrator terhadap minat belajar matematika siswa MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung dan pengaruh peran guru sebagai demonstrator terhadap hasil belajar matematika siswa MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung, maka peneliti dapat memberikan kesimpulan sebagai berikut:

3 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING

Pendidikan merupakan salah satu pembentuk bangsa yang bermartabat, berbudaya dan cerdas.Pendidikan sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Berdasarkan informasi yang didapat dari guru matematika kelas VII SMP N 3 Semanu mengatakan bahwa minat dan hasil belajar matematika masih rendah terutama kelas VII A.Matematika dapat melatih otak kita untuk terbiasa bekerja dan berpikir dalam menyelesaikan suatu permasalahan.Akan tetapi, pada saat ini siswa tidak terbiasa dengan suatu perjuangan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Mereka terbiasa dengan jawaban singkat tanpa memikirkan bagaimana cara untuk mendapatkan jawaban itu atau pun cara untuk menyelesaikan permasalahan itu.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Problem Based Instruction Pada Materi Garis Dan Sudut Siswa Kelas VIIB Di SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta

Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Problem Based Instruction Pada Materi Garis Dan Sudut Siswa Kelas VIIB Di SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta

Berdasarkan hasil UTS semester ganjil tahun 2016 mata pelajaran matematika kelas VIIB SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan pada materi sebelum dilaksanakan penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 61,95. Dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan di sekolah sebesar 70. Dari hasil UTS tersebut hanya 9 siswa yang mencapai nilai KKM dari jumlah 23 siswa. Pada pelajaran matematika di SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan, diharapkan 80% siswa yang nilainya sudah mencapai KKM sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas VIIB SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan masih rendah. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya inovasi dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir Pada Pada Siswa Kelas IX SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta 20162017

Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir Pada Pada Siswa Kelas IX SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta 20162017

Pada siklus ini, Nilai rata-rata diperoleh siswa pada pra siklus adalah 50,33 meningkat menjadi 55,90 pada siklus I. Peningkatan nilai rata-rata siswa pra siklus ke siklus I sebesar 5,57 poin. Penelitian ini berakhir setelah pelaksanaan siklus II karena telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.Jika minat belajar siswa rendah maka hasil belajar siswa menurun yang mengakibatkan ketidaktuntasan dalam belajar. Sedangkan jika minat belajar siswa tinggi maka hasil belajar siswa meningkat yang mengakibatkan ketuntasan dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMP Taman Dewasa Ibu Pawijayatan Yogyakarta dengan model pembelajaran SPPKB minat dan hasil belajar matematika siswa dapatmeningkat.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENERAPAN PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND  Penerapan Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Untuk Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bangun Datar Segi Empat (PTK Pembelajaran Matematika Bagi Siswa Kelas VII Semester G

PENERAPAN PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND Penerapan Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Untuk Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bangun Datar Segi Empat (PTK Pembelajaran Matematika Bagi Siswa Kelas VII Semester G

Setelah diadakan penelitian ini, kepala sekolah harus selalu melaksanakan pemantauan terhadap proses pembelajaran di kelas. Hal ini dapat digunakan untuk mengetahui situasi pembelajaran di kelas dan masalah-masalah yang muncul dari masing-masing kelas. Strategi pembelajaran student facilitator and explaining dapat dijadikan guru sebagai alternatif pembelajaran di SMP Murni 1 Surakarta, karena strategi pembelajaran ini menarik dan menyenangkan sehingga siswa tidak bosan selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran. Siswa harus bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.Kepada peneliti selanjutnya hendaknya melakukan penelitian pada hal – hal yang belum dicapai secara maksimal dalam meningkatkan minat dan hasil belajar matematika yang diantaranya yaitu antusias siswa dalam mempresentasikan hasil pekerjaan dan antusias siswa dalam mengemukakan ide/gagasan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERAN MINAT DAN INTERAKSI SISWA DENGAN GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

PERAN MINAT DAN INTERAKSI SISWA DENGAN GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

Abstrak . Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh interaksi siswa dan guru dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP DPN 86 Jakarta Selatan. Sampel penelitian sebanyak 70 yang diperoleh melalui metode random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas, yaitu interaksi siswa dan guru dan minat belajar serta satu variabel terikat, yaitu hasil belajar matemtika. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner (variabel interaksi siswa dan guru dan minat belajar) dan teknik tes (variabel hasil belajar). Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik korelasi dan regresi ganda. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data (uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinieritas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi siswa dan guru dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika, dengan koefisien korelasi sebesar 0,877 dan koefisien determinasi 0,768 atau 76,8% interaksi siswa dan guru dan minat belajar secara bersama-sama mempengaruhi hasil belajar matematika. Persamaan regresi yang dihasilkan Ŷ = - 41,565 + 0,659 X 1 + 0,371 X 2 . Hal ini dapat diartikan bahwa semakin baik interaksi siswa dan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

FAKTOR DOMINAN PEMECAHAN MASALAH  DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMK  Kontribusi Gaya Belajar Dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Memecahkan Soal Matematika Dan Dampaknya Pada Hasil Belajar Siswa Kelas Xi SMK Negeri I Banyudono Tahun 2015/2016.

FAKTOR DOMINAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMK Kontribusi Gaya Belajar Dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Memecahkan Soal Matematika Dan Dampaknya Pada Hasil Belajar Siswa Kelas Xi SMK Negeri I Banyudono Tahun 2015/2016.

Jenis penelitian berdasarkan kuantitatif dengan design korelasional (Sutama 2012: 32). Waktu penelitian tahun ajaran 2015/2016. Subjek penelitian siswa SMK Negeri I Banyudono. Teknik pengumpulan data yaitu (1) angket, memberikan seperangkat pernyataan tertulis tentang gaya belajar dan minat baca kepada siswa untuk dijawab, (2) tes untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memecahkan soal matematika, (3) dokumentasi digunakan untuk mengarsipkan data-data penelitian, seperti hasil belajar matematika berupa nilai UAS Semester Gasal.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MINAT BELAJAR DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA  Kontribusi Minat Belajar Dan Adversity Quotient Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Xi Ipa Man 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015.

KONTRIBUSI MINAT BELAJAR DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA Kontribusi Minat Belajar Dan Adversity Quotient Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Xi Ipa Man 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji: (1) minat belajar, (2) adversity quotient, (3) hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desaian penelitian hubungan asosiatif. Populasi penelitian 165 siswa kelas XI IPA MAN 1 Surakarta. Sampel yang diambil adalah siswa kelas XI IA 4 sebanyak 33 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linear ganda dengan taraf
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MINAT BELAJAR, LINGKUNGAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS  Kontribusi Minat Belajar, Lingkungan Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMK Muhammadiyah Delanggu Tahun Ajaran

KONTRIBUSI MINAT BELAJAR, LINGKUNGAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS Kontribusi Minat Belajar, Lingkungan Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMK Muhammadiyah Delanggu Tahun Ajaran

analisis regresi linear ganda dengan uji prasyarat hipotesis meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Berdasarkan analisis data dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi minat, lingkungan, dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Muhammadiyah Delanggu baik secara simultan maupun parsial, dengan koefisien arah regresi sebesar F=15,254, dengan sumbangan efektif sebesar 24,2%. Sumbangan efektif masing-masing prediktor yaitu kontribusi minat belajar 7,7%, kontribusi lingkungan belajar 10,17% dan kontribusi kemandirian belajar 6,37%.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN MATEMATIKA MINAT BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN MATEMATIKA MINAT BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

Uji coba instrumen menggunkan uji validitas dan reliabilitas. Menurut Sugiyono (2011:121) valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. Untuk menguji validitas menggunakan rumus korelasi product moment. Dari hasil perhitungan didapat dari instrumen item angket persepsi siswa terhadap mata pelajaran matematika dari 25 item yang valid ada 22 item, angket minat belajar matematika siswa dari 25 item terdapat 21 item valid, angket kemandirian belajar matematika siswa dari 25 item terdapat 23 item valid, sedangkan tes hasil belajar matematika siswa dari 25 item terdapat 20 item yang valid. Uji reliabilitas instrumen dimana menurut Sugiyono (2011:121), instrumen yang reliabel adalah instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama akan menghasilkan data yang sama. Pegujian reliabel untuk angket persepsi siswa terhadap pelajaran matematika, angket minat belajar dan angket kemandirian belajar menggunakan Alpha Cronbach. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai r 11 untuk angket persepsi siswa
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

EFEKRIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII SMP PIRI SLEMAN

EFEKRIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII SMP PIRI SLEMAN

Berdasarkan hasil observasi di kelas VII SMP PIRI Sleman permasalahan yang terjadi pada pembelajaran matematika adalah kurangnya minat belajar dan rendahnya hasil belajar matematika. Dalam proses pembelajaran matematika, siswa masih berpusat kepada guru. Selain itu dari hasil ulangan harian, ulangan umum dan ulangan-ulangan yang lain yang hasilnya belum memenuhi KKM. Minat belajar siswa dalam pelajaran matematika masih rendah. Hal ini terlihat ketika guru memberikan pertanyaan, siswa kurang merespon pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru. Siswa cenderung diam, serta malu untuk menyampaikan pendapatnya. Di samping itu juga terlihat bahwa siswa kurang aktif di kelas, hal ini terlihat ketika diadakan pembelajaran di kelas banyak siswa yang belum paham tentang materi yang diajarkan tetapi siswa hanya diam, malu, dan takut untuk bertanya kepada guru. Mereka justru cenderung aktif ke dalam hal-hal yang tidak berkaitan dengan proses pembelajaran. Apabila guru sedang menjelaskan materi, masih banyak siswa yang berbicara sendiri.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS RSBI DAN REGULER DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA  Perbandingan Hasil Belajar Matematika Kelas RSBI dan Reguler Ditinjau dari Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester I SMP AL Islam 1 Suraka

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS RSBI DAN REGULER DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA Perbandingan Hasil Belajar Matematika Kelas RSBI dan Reguler Ditinjau dari Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII Semester I SMP AL Islam 1 Suraka

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar siswa kelas RSBI dan Reguler mata pelajaran matematika, (2) perbedaan minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas RSBI dan Reguler mata pelajaran matematika, (3) efek interaksi antara minat belajar dan sistem penyelenggaraaan pendidikan kelas RSBI dan kelas Reguler terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Al Islam 1 Surakartatahun 2011/2012 RSBI sebanyak 1 kelas dan kelas Reguler sebanyak 7 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa kelas VII RSBI dan Reguler. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sistematic random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode angket. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil penelitian pada α = 5 % , diperoleh: (1) ada perbedaan antara sistem penyelenggaraan pendidikan kelas RSBI dan Reguler terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Al-Islam 1 Surakarta, dengan F a = 11.200, (2) ada perbedaan minat belajar siswa terhadap hasil belajar
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MINAT BELAJAR, LINGKUNGAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS  Kontribusi Minat Belajar, Lingkungan Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMK Muhammadiyah Delanggu Tahun Ajaran

KONTRIBUSI MINAT BELAJAR, LINGKUNGAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS Kontribusi Minat Belajar, Lingkungan Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMK Muhammadiyah Delanggu Tahun Ajaran

Segala puja dan puji syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat hidayah sehingga penulis dapat menyelesaiakan tugas akhir ini dalam keadaan sehat tiada halangan yang berarti. Sholawat san salam selalu terucap kepada Nabi Allah nabi Muhammad SAW suri tauladan yang tiada gantinya. Penulis sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “KONTRIBUSI MINAT BELAJAR, LINGKUNGAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU TAHUN AJARAN 2014/2015” dengan lancar dan sesuai harapan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH KECERDASAN LOGIS MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTsN 2 TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015-2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH KECERDASAN LOGIS MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTsN 2 TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015-2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan pada kesimpulan dan hasil temuan peneliti, menunjukkan bahwa ada pengaruh kecerdasan logis matematis dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa MTsN 2 Tulungagung. Demi meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada pelajaran matematika, berikut ini saran dari peneliti:

3 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MINAT, FASILITAS, DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN DAN DAMPAKNYA PADA HASIL  Kontribusi Minat, Fasilitas, dan Lingkungan Belajar terhadap Kemandirian dan Dampaknya pada Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kartas

KONTRIBUSI MINAT, FASILITAS, DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN DAN DAMPAKNYA PADA HASIL Kontribusi Minat, Fasilitas, dan Lingkungan Belajar terhadap Kemandirian dan Dampaknya pada Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kartas

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menguji kontribusi minat, fasilitas, dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar matematika secara tidak langsung melalui kemandirian, (2) Menguji kontribusi minat, fasilitas, dan lingkungan belajar terhadap kemandirian, (3) Menguji kontribusi kemandirian terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Kartasura tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 266 siswa. Sampel penelitain ini sebanyak 160 siswa ditentukan dengan rumus solvin. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan teknik analisis jalur ( path analysis ). Hasil penelitian: (1) Terdapat kontribusi antara variabel minat, fasilitas, dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar matematika secara tidak langsung melalui kemandirian belajar dengan kontribusi sebesar 44,8%, (2) Terdapat kontribusi antara variabel minat, fasilitas, dan lingkungan belajar terhadap kemandirian belajar dengan kontribusi sebesar 44,6%, (3) Terdapat kontribusi antara variabel kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika dengan kontribusi sebesar 31%.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH MINAT BELAJAR DAN KEHADIRAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA  KELAS VIII SMP   Pengaruh Minat Belajar Dan Kehadiran Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Mojosongo.

PENGARUH MINAT BELAJAR DAN KEHADIRAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Pengaruh Minat Belajar Dan Kehadiran Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Mojosongo.

Puji syukur, Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahamat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaiakan penyusunan skripsi dengan judul “ Pengaruh Minat Belajar dan Kehadiran Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Mojosongo ” sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana S-1.

15 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA.

STRATEGI PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA.

hipotesis ketiga yang menyatakan adanya interaksi antara Strategi Pembelajaran dengan Minat Belajar maka perlu dilakukan uji perbedaan rata-rata antara dua proporsi. Gambar 1 menunjukkan pengaruh dan interaksi dari Strategi Pembelajaran dan Minat Belajar terhadap hasil belajar Matematika yang diperoleh siswa, rata rata hasil belajar Matematika yang dibelajarkan dengan Strategi Pembelajaran Guided Discovery lebih tinggi dibandingkan dengan Strategi Direct Instructional, hal ini sesuai dengan yang dinyatakan Slavin (2009) bahwa pembelajaran penemuan juga dapat menghasilkan kesalahan dan membuang buang waktu. Sehingga dikembangkan Guided Discovery Learning, dimana guru memainkan peran yang lebih aktif dengan memberikan petunjuk, menata bagian- bagian suatu kegiatan, atau memberikan garis besar. Sebagai alternatif untuk pengajaran penemuan, guru yang efektif sering menggunakan strategi Guided discovery untuk mengajarkan konsep dan generalisasi. Selama diskoveri terpimpin, guru masih perlu memberikan susunan (structure) dan bimbingan (guidance) untuk memastikan bahwa abtraksi yang sedang dipelajari sudah akurat dan
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Dukungan Minat, Fasilitas, dan Pola Asuh dalam Belajar terhadap Kemandirian serta Dampaknya pada Hasil Belajar Matematika Kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Surakarta.

PENDAHULUAN Dukungan Minat, Fasilitas, dan Pola Asuh dalam Belajar terhadap Kemandirian serta Dampaknya pada Hasil Belajar Matematika Kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Surakarta.

Faktor yang menyebabkan bervariasinya hasil belajar matematika diantaranya adalah minat belajar, fasilitas belajar, dan pola asuh orang tua. Minat belajar dapat diartikan sebagai suatu keinginan dan ketertarikan untuk belajar tanpa adanya paksaan dari siapapun. Apabila seorang siswa sudah memiliki minat dalam belajar maka ia akan belajar dengan maksimal untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Ia tidak akan merasa terbebani untuk belajar karena ia akan belajar atas kemauannya sendiri. Siswa dengan minat belajar yang tinggi akan mendapatkan hasil belajar yang tinggi pula, sehingga adanya minat belajar perlu dimiliki sejak dini.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

DUKUNGAN MINAT, FASILITAS, DAN POLA ASUH DALAM BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN SERTA DAMPAKNYA   Dukungan Minat, Fasilitas, dan Pola Asuh dalam Belajar terhadap Kemandirian serta Dampaknya pada Hasil Belajar Matematika Kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Surakarta

DUKUNGAN MINAT, FASILITAS, DAN POLA ASUH DALAM BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN SERTA DAMPAKNYA Dukungan Minat, Fasilitas, dan Pola Asuh dalam Belajar terhadap Kemandirian serta Dampaknya pada Hasil Belajar Matematika Kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Surakarta

Gambar 1.2 Diagram Hasil Penelitian. Korelasi dan Koefisien Jalur antarvariabel Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar, fasilitas belajar, dan pola asuh orang tua berkontribusi secara simultan terhadap hasil belajar matematika secara tidak langsung melalui kemandirian belajar. Adapun nilai koefisien determinasi R 2 sebesar 0,338. Persentase sumbangan yang diberikan sebesar 33,8%, sisanya sebesar 66,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini. Hal ini didukung oleh penelitian Ekawati,A (2014) yang menyatakan adanya pengaruh motivasi dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika dengan kontribusi sebesar 37,9%.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA RUANG DIMENSI TIGA  REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION SEBAGAI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA RUANG DIMENSI TIGA

PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA RUANG DIMENSI TIGA REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION SEBAGAI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA RUANG DIMENSI TIGA

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah 1) meningkatkan minat belajar siswa dan 2) meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.4 MAN Purwodadi yang berjumlah 43 siswa, sedangkan obyek penelitian ini adalah minat dan hasil belajar siswa. Data dikumpulkan melalui metode observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode alur yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi penyidik. Hasil penelitian: 1) adanya peningkatan minat belajar siswa yang dapat dilihat dari indikator minat belajar siswa yaitu siswa antusias: (a) menjawab pertanyaan dari guru sebelum tindakan 23,26%, putaran I 27,90%, putaran II 41,86%, dan putaran III 60,46%, (b) mengajukan pertanyaan sebelum tindakan 25,58%, putaran I 37,20%, putaran II 53,40%, dan putaran III 72,09%, (c) mengerjakan soal di depan kelas sebelum tindakan 16,27%, putaran I 23,26%, putaran II 41,86%, dan putaran III 62,79%, (2) adanya peningkatan hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari indikatornya yaitu siswa mendapat nilai lebih dari sama dengan 65 sebelum tindakan 48,83%, putaran I 58,13%, putaran II 72,09%, dan putaran III 81,39%. Kesimpulan penelitian ini adalah melalui pendekatan Realistic Mathematics Education dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...