Pemenuhan Bahan Baku

Top PDF Pemenuhan Bahan Baku:

Analisis Komparasi Pemenuhan Bahan Baku Pada UD Andalas Di Banyuwangi

Analisis Komparasi Pemenuhan Bahan Baku Pada UD Andalas Di Banyuwangi

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat ALLAH SWT, karena atas segala rahmat, hidayah dan karuniaNya yang telah diberikan kepada penulis sehingga mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Komparasi Pemenuhan Bahan Baku Pada UD Andalas Di Banyuwangi”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan program studi Strata Satu (S1) pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember.

19 Baca lebih lajut

ANALISIS KOMPARASI PEMENUHAN BAHAN BAKU PADA UD ANDALAS DI BANYUWANGI

ANALISIS KOMPARASI PEMENUHAN BAHAN BAKU PADA UD ANDALAS DI BANYUWANGI

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat ALLAH SWT, karena atas segala rahmat, hidayah dan karuniaNya yang telah diberikan kepada penulis sehingga mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Komparasi Pemenuhan Bahan Baku Pada UD Andalas Di Banyuwangi”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan program studi Strata Satu (S1) pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember.

19 Baca lebih lajut

ANALISIS KOMPARASI PEMENUHAN BAHAN BAKU PADA UD ANDALAS DI BANYUWANGI

ANALISIS KOMPARASI PEMENUHAN BAHAN BAKU PADA UD ANDALAS DI BANYUWANGI

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat ALLAH SWT, karena atas segala rahmat, hidayah dan karuniaNya yang telah diberikan kepada penulis sehingga mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Komparasi Pemenuhan Bahan Baku Pada UD Andalas Di Banyuwangi”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan program studi Strata Satu (S1) pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember.

19 Baca lebih lajut

EVALUASI SUPPLIER PEMENUHAN BAHAN BAKU DENGAN AHP DAN GOAL PROGRAMMING  EVALUASI SUPPLIER PEMENUHAN BAHAN BAKU DENGAN AHP DAN GOAL PROGRAMMING DI UD. SEJATI PLYWOOD SLEMAN.

EVALUASI SUPPLIER PEMENUHAN BAHAN BAKU DENGAN AHP DAN GOAL PROGRAMMING EVALUASI SUPPLIER PEMENUHAN BAHAN BAKU DENGAN AHP DAN GOAL PROGRAMMING DI UD. SEJATI PLYWOOD SLEMAN.

UD. Sejati Plywood ialah salah satu perusahaan yang berperan dalam industri triplek di Sleman, Yogyakarta. MK dan OPC adalah salah satu jenis material yang dibutuhkan dan merupakan bahan baku utama. Dalam memenuhi kebutuhan MK, UD. Sejati Plywood mempunyai 6 supplier yaitu Lumajang (SL), Secang (SS), Boyolali (SY), Godean (SG), Wonosobo (SW) dan Banjarnegara (SB). Dan untuk bahan baku OPC memiliki 4 Supplier yaitu Lumajang (SG), Klaten (SK), Boyolali (SI) dan Wonosobo (SO). UD. Sejati Plywood belum memiliki sistem pemilihan supplier yang jelas serta sistem pengalokasian pemesanan bahan baku yang tepat dimana selama ini hanya dilakukan secara subjektif. Itulah sebabnya sering mendapatkan komplain dari konsumen mengenai triplek yang mereka dapatkan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN - 13.30.0088 Andresa Shalomita BAB IV

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN - 13.30.0088 Andresa Shalomita BAB IV

Dari tabel 4.1 tersebut dapat diketahui bahwa ketiga responden penelitian menyatakan aspek yang paling penting adalah keadaan umum dengan bobot 0,35. Aspek keadaan umum memiliki nilai rata-rata 3, pada poin ukuran dan kapasitas produksi mendapat nilai 3 yang menunjukkan bahwa pemenuhan bahan baku sangat penting, karena dengan tidak tersedianya bahan baku dari pemasok dapat menghambat proses produksi pada perusahaan Vira Baby, pada poin fasilitas desain juga memiliki nilai 3 yang membuktikan jika poin ini sangat penting karena dengan adanya fasilitas desain pada pemasok, Vira Baby dapat memiliki produk dengan berbagai motif berbeda, kemudian pada poin lokasi geografis juga mendapat nilai 3 yang membutikan kalau lokasi pemasok ini sangat penting karena dapat mempengaruhi lama pengiriman dan biaya pengiriman bahan baku, dengan dekatnya lokasi pemasok dapat mengurangi waktu pengiriman dan biaya pengiriman bahan baku.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/kehutanan

Index of /ProdukHukum/kehutanan

Pemantauan rencana pemenuhan bahan baku industri kayu dan produksi izin usaha industri primer hasil hutan kayu n.. Pembinaan penatausahaan hasil hutan o.[r]

35 Baca lebih lajut

Analisis Pemilihan Supplier Gabah dengan Metode Analitycal Network Proces (ANP) (Studi kasus: Gudang Baru Bulog Gunung Gedangan, Mojokerto)

Analisis Pemilihan Supplier Gabah dengan Metode Analitycal Network Proces (ANP) (Studi kasus: Gudang Baru Bulog Gunung Gedangan, Mojokerto)

Pada kriteria fleksibilitas terdiri dari 2 sub-kriteria yaitu kemampuan memenuhi jumlah dan kemampuan memenuhi dalam jangka waktu. Hasil pembobotan, kemampuan memenuhi jumlah (0,5) dan kemampuan memenuhi dalam jangka waktu (0,5). Didapatkan kedua subkriteria sama pentingnya. Karena mitra kerja harus memiliki kriteria ini karena bagaimana mitra kerja mampu atau tidak dalam kegiatan pemenuhan bahan baku. Apabila salah satu komponen diabaikan maka mitra kerja akan dikenai sanksi administratif (punishment). Kedua subkriteria ini mengacu pada kontrak perjanjian yang di lakukan oleh pihak mitra kerja ke perusahaan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/kehutanan

Index of /ProdukHukum/kehutanan

Rencana Pemenuhan Bahan Baku I ndustri (RPBBI ) Primer Hasil Hutan Kayu ditetapkan dengan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.16/ Menhut-I I / 2007. RPBBI adalah rencana yang memuat kebutuhan bahan baku dan pasokan bahan baku yang berasal dari sumber yang sah sesuai kapasitas izin industri primer hasil hutan dan ketersediaan jaminan pasokan bahan baku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang merupakan sistem pengendalian pasokan bahan baku.

12 Baca lebih lajut

Usulan Perencanaan Pengendalian Bahan Baku Serta Penyusunan Kembali Tata Letak Bahan Baku Pada Gudang Percetakan (Studi Kasus di PT Remaja Rosdakarya Padalarang).

Usulan Perencanaan Pengendalian Bahan Baku Serta Penyusunan Kembali Tata Letak Bahan Baku Pada Gudang Percetakan (Studi Kasus di PT Remaja Rosdakarya Padalarang).

Karena jenis barang yang dipesan konsumen sangat bervariasi, dan jumlahnya hampir tidak pernah sama, kecuali untuk buku-buku yang dicetak ulang. Maka perkiraan pemakaian bahan baku dianggap independent. Data yang digunakan adalah data permintaan bulan Januari 2003 – Desember 2005. Langkah-langkahnya adalah pengujian normal, pengujian verifikasi, meramalkan permintaan yang dipilih melalui nilai error MAD yang terkecil. Lalu menghitung biaya total metode P (Periodic) multi item dan metode Q (Quantity). Metode usulan bagi perusahaan adalah metode gabungan P&Q, yaitu berdasarkan biaya total P atau Q yang lebih ekonomis dilihat dari setiap suppliernya, yaitu Rp 55,322,868. Dibandingkan dengan metode perusahaan terjadi penghematan sebesar 32.94%. Untuk menata ulang gudang bahan baku, peneliti menentukan kelompok bahan baku lalu menganalisis hubungan kedekatan antar bahan baku maupun antar kelompok bahan baku dengan menggunakan ARC, worksheet, dan ARD. Menata ulang bahan baku di gudang menghasilkan tata letak usulan yang ditunjukkan pada gambar 8.
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

KONSENTRASI SPASIAL INDUSTRI MANUFAKTUR (1)

KONSENTRASI SPASIAL INDUSTRI MANUFAKTUR (1)

 Lokasi industry dekat dengan pasar dengan Indeks Material (IM) < 1 berarti berat bahan mentah bertambah setelah dipabrikan maka biaya transportasi bahan mentah Apabila dianalisa memang teori tersebut sangat tepat digunakan untuk menentukan suatu lokasi industri yang ingin mendapatkan keuntungan optimal. Teori Weber sendiri juga masih relevan digunakan di Indonesia karena teori tersebut dirasa sangat pas untuk diterapkan dalam menentukan suatu lokasi industri. Isi Pokok Teori Weber adalah memilih lokasi industri yangh biayanya paling minimal (prinsip least cost location) dan untuk mendapatkan enam prakondisi tersebut perlu diasumsikan :
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Bentuk Hollow Punch Terhadap Keselindrisan Produk Hasil Bambu“.

PENDAHULUAN Pengaruh Bentuk Hollow Punch Terhadap Keselindrisan Produk Hasil Bambu“.

Saat ini telah banyak industri kecil yang menggunakan bahan baku bambu sebagai bahan baku dari pembuatan produk mereka. Industri kecil yang menggunakan bahan baku bambu adalah industri yang bergerak di bidang kerajinan, seperti industri pembuatan kursi ( mebel ), peralatan rumah tangga, sumpit, tusuk sate, sangkar burung, dan lain-lain.

4 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN AIR TANAH UNTUK KEPERLUAN AIR BAKU INDUSTRI DI WILAYAH KOTA SEMARANG BAWAH - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PEMANFAATAN AIR TANAH UNTUK KEPERLUAN AIR BAKU INDUSTRI DI WILAYAH KOTA SEMARANG BAWAH - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Bagian ini memuat tentang dasar–dasar teori yang mendukung yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan dan bahan acuan dalam pembuatan tugas akhir ini, serta berisi tentang uraian tentang mekanisme kerja dan tata cara pelaksanaan tugas akhir dari awal sampai akhir.

3 Baca lebih lajut

Analisis Estimasi Biaya Bahan Baku Hanna UTS

Analisis Estimasi Biaya Bahan Baku Hanna UTS

Pada tanggal 20 Maret 2008 PT Ungaran Garmen membeli 2 macam bahan baku yang terdiri dari 4.000 unit bahan baku X dengan harga per unit Rp 30.000, berat per unit bahan baku X adalah 1 Kg dan 8.000 bahan penolong Y dengan harga per unit Rp 15.000, berat per unit bahan baku Y adalah 1,5 Kg.Syarat pembayaran termin 5/10,n/30. Biaya angkut pembelian pembayaran termin 5/10,n/30. Biaya angkut pembelian dibayar tunai sebesar Rp 500.000

33 Baca lebih lajut

Usulan Pengendalian Persediaan dan Penambahan Kapasitas Gudang Bahan Baku Agar Pemenuhan Pesanan Konsumen Tepat Waktu (Studi Kasus Di CV "X" Bandung).

Usulan Pengendalian Persediaan dan Penambahan Kapasitas Gudang Bahan Baku Agar Pemenuhan Pesanan Konsumen Tepat Waktu (Studi Kasus Di CV "X" Bandung).

Menjadi hal yang biasa bagi setiap perusahaan manufaktur untuk memesan bahan baku yang akan melewati proses produksi beberapa waktu sebelumnya yang tujuannya untuk menghindari keterlambatan penyelesaian proses produksi atau memenuhi janji pemenuhan pesanan kepada konsumen tepat waktu. Setiap perusahaan juga pasti telah mengetahui waktu penyelesaian untuk setiap proses produksi yang dilakukan di perusahaannya sehingga dapat memberikan janji penyelesaian kepada konsumen yang memesan. Akan menjadi masalah bila terjadi keterlambatan kedatangan pesanan bahan baku benang yang telah dipesan karena akan menyebabkan menganggurnya sumber daya seperti mesin dan tenaga kerja yang akan sangat merugikan perusahaan yang pada gilirannya dapat merugikan konsumen karena pemesanannya terlambat dipenuhi.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

632164018.doc 155.21KB 2015-10-12 00:18:03

632164018.doc 155.21KB 2015-10-12 00:18:03

Dalam kehidupan sehari-hari, tas merupakan bagian dari gaya hidup. Saat ini tas tidak hanya menjadi alat bantu untuk membawa barang tetapi sudah menjadi bagian dari trend fashion. Berbagai macam jenis tas, mulai dari bentuk, model, warna, harga, hingga jenis bahan yang digunakan dalam pembuatan tas amat bervariasi. Pemilihan bahan ini sangatlah penting, karena bahan adalah hal yang menentukan kualitas dari sebuah tas. Apakah tas itu akan tahan air, kuat, dan keunikan dari bahan itu sendiri dapat menjadikan nilai jual dari tas akan tinggi.

13 Baca lebih lajut

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN - Perancangan Ulang Tataletak Fasilitas Produksi Dengan Menerapkan Algoritma Blocplan Dan Algoritma Corelap Pada PT. Voltama Vista Megah Electric Industry

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN - Perancangan Ulang Tataletak Fasilitas Produksi Dengan Menerapkan Algoritma Blocplan Dan Algoritma Corelap Pada PT. Voltama Vista Megah Electric Industry

Pengolahan plastik jenis thermoplastic moulding dikerjakan untuk menghasilkan Badan Saklar dan tutup saklar. Proses pencetakan plastik berbahan termoplastis sangat berbeda dengan pencetakan plastik thermosetting. Bila bahan thermosetting langsung dicetak dan harus dalam keadaan panas, bahan termoplastik akan dilelehkan terlebih dahulu didalam barel kemudian diinject dan dicetak dalam keadaan dingin. Mesin yang digunakan adalah mesin injection jenis termoplastis.

42 Baca lebih lajut

EKSPERIMEN INDIRECT PASSIVE SOLAR DRYER UNTUK MENGKAJI PEMENUHAN STANDAR KUALITAS SIMPLISIA BAHAN BAKU HERBAL.

EKSPERIMEN INDIRECT PASSIVE SOLAR DRYER UNTUK MENGKAJI PEMENUHAN STANDAR KUALITAS SIMPLISIA BAHAN BAKU HERBAL.

Simplisia adalah bahan alam yang telah dikeringkan dengan temperatur pengeringan tidak lebih dari 60°C, yang digunakan untuk pengobatan dan belum mengalami pengolahan apapun. Pengeringan simplisia secara langsung memiliki banyak kendala seperti, warna simplisia yang pucat, rawan kontaminasi dan lain- lain. Untuk menghindari hal tersebut, dapat digunakan alat pengering berjenis indirect pasive solar dryer untuk mengeringkan simplisia . Namun alat pengering

15 Baca lebih lajut

Makalah Biaya Bahan Baku bahan

Makalah Biaya Bahan Baku bahan

Biaya bahan dapat dibedakan menjadi biaya bahan baku dan biaya bahan penolong. Biaya bahan baku adalah bahan yang identitasnya dapat dilacak pada produk jadi dan yang diproses menjadi produk jadi dengan menggunakan tenaga kerja dan overhead pabrik. Biaya bahan baku merupakan salah satu elemen biaya utama. Bahan penolong adalah bahan yang indentitasnya tidak dapat dilacak pada produk jadi dan nilai relatif tidak material. Biaya bahan penolong merupakan elemen biaya overhead pabrik.

4 Baca lebih lajut

Analisis Capital Budgeting dalam Pengambilan Keputusan Ekspansi (Studi Kasus pada Dadi Jaya Plastik) - Unika Repository

Analisis Capital Budgeting dalam Pengambilan Keputusan Ekspansi (Studi Kasus pada Dadi Jaya Plastik) - Unika Repository

Pada saat membeli bahan baku, bayar biaya kirim bahan baku sebesar Rp 50.000,00 per beli bahan baku, biaya bongkar ke pekerja di pengepul untuk mengangkut dari pengepul ke mobil sebesar Rp 15.000,00 per 1,5 ton, biaya bongkar muat ke pekerja milik saya sebesar Rp 15.000,00 per beli 1,5 ton Pembelian bahan baku dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu.

38 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...