Pengaruh Capital Adequacy Ratio (X 2 ) terhadap Opini

Top PDF Pengaruh Capital Adequacy Ratio (X 2 ) terhadap Opini:

PENGARUH PROFITABILITAS, CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH PROFITABILITAS, CAPITAL ADEQUACY RATIO

4.2.3. Pengaruh Leverage (X 3 ) terhadap Opini Audit Going-Concern (Y) 53 4.2.2. Pengaruh Profitabilitas (X 1 ), Capital Adequacy Ratio (X 2 ), dan Leverage (X 3 ) secara simultan terhadap Opini Audit Going-Concern (Y) ...................................................................... 55

11 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Leverage yang diukur denganDebt To Asset Ratio (DAR) terhadap Earnings per share [r]

101 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Bank sebagai lembaga keuangan yang bekerja dengan dana masyarakat yang dipercayakan kepadanya, sangat berkepentingan dengan hasil analisis, agar kontrol terhadap optimalisasi sumber dan [r]

10 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Loan Deposit Ratio (LDR) terhadap harga saham pada PT. Bank Negara Indonesia periode 2008-2010.

18 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian serta skepsi saya yang berjudul “Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional Per Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia.” Skripsi ini untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan dalam meraih gelar Sarjana Ekonomi Program Strata Satu (S-1) Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.

34 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

penelitian ini yaitu Statistik Deskriptif, Model Regresi, uji Asumsi Klasik, Uji Kecocokan Model, dan Uji Hipotesis. Hasil analisi menunjukan bahwa secara simultan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Likuiditas dan Efisiensi Oprasional diterima, secara parsial Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap ROA. Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh terhadap ROA. Likuiditas tidak berpengaruh terhadap ROA. Sementara itu Efisiensi Operasional (BOPO) berpengaruh terhadap ROA.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Dan hal ini tidak searah dengan kenaikan total kredit yang diberikan setiap tahunnya, penurunan tersebut dipengaruhi beberapa faktor umumnya seperti adanya kredit macet,[r]

19 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CAR, OER dan FDR terhadap ROA pada BNI Syariah periode 2010-2019, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dengan populasi sasaran laporan triwulan pada PT. Bank BNI Syariah selama 10 tahun. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa, secara simultan semua variabel independen yang terdiri dari CAR, FDR dan OER berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu ROA. Sedangkan secara parsial variabel CAR berpengaruh negatif terhadap ROA, FDR berpengaruh negatif terhadap ROA dan OER berpengaruh negatif terhadap ROA.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Modal merupakan sumber dana pihak pertama, yaitu sejumlah dana yang diinvestasikan oleh pemilik untuk pendirian suatu bank. Jika bank tersebut sudah beroperasi maka modal merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi pengembangan usaha dan menampung risiko kerugian. Agar perbankan dapat berkembang secara sehat dan mampu bersaing dalam perbankan nasional maka permodalan bank harus senantiasa mengikuti aturan yang berlaku secara internasional, yang ditentukan oleh Banking for International Sattlements (BIS), yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 8% (Riyadi:2006).
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

68,06%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa simpangan data pada LDR relatif baik. 3. Return On Asset (ROA) Berdasarkan perolehan data diketahui bahwa nilai rata-rata ROA sebesar 2,55%. Hal ini menunjukkan selama periode penelitian, secara statistik dapat dijelaskan bahwa tingkat perolehan laba bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2011 – 2013 terhadap asetnya termasuk dalam kategori baik, sesuai dengan kriteria peringkat yang ditetapkan Bank Indonesia yaitu lebih besar dari 1,22%. Nilai ROA maksimal 4,90% didapat dari Bank Mestika Dharma Tbk pada tahun 2012 dan Nilai ROA minimum 0,73% didapat dari Bank Capital Indonesia Tbk pada tahun 2011. Sementara untuk keseluruhan data diperoleh standar deviasi sebesar 1,02% menunjukkan simpangan data yang relatif kecil, karena nilai yang lebih kecil daripada mean-nya yaitu sebesar 2,55%. Dengan besarnya simpangan data tersebut, menunjukkan bahwa data variabel ROA relatif baik
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

dihitung dari pembiayaan dibagi dengan dana pihak ketiga, apabila dana dari pihak ketiga yang berhasil dihimpun tinggi maka penyaluran pembiayaan juga tinggi, pembiayaan tinggi dapat menghasilkan laba yang tinggi pula, sehingga akan meningkatkan profi- tabilitas perusahaan. Jika rasio Financing to Deposit Ratio yang dimiliki oleh bank sesuai dengan batas ideal maka laba yang diperoleh bank akan meningkat (Sangia, 2012). Tetapi apabila rasio Financing to Deposit Ratio rendah berarti menunjukan kurangnya efektifitas bank dalam menyalurkan pembiayaan, sehingga likuiditas bank menjadi rendah. Serta apabila Financing to Deposit Ratiomelebihi standar ideal maka akan mempengaruhi likuiditas pada bank ter- sebut dan meningkatkan resiko terjadinya pembiayaan bermasalah.Oleh karena itu rumusan hipotesis pada penelitian ini yaitu:
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Loan (NPL), dan Loan To Depo[r]

13 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Cash Ratio (CR), Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Loan To Asset Ratio (LAR) terhadap profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Sampel penelitian terdiri dari 31 bank umum dengan jumlah pengamatan sebanyak 93 bank dan dipilih dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Cash Ratio (CR) berpengaruh negatif terhadap profitabilitas baik secara simultan maupun parsial. Selain itu, Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Loan To Asset Ratio (LAR) berpengaruh positif terhadap profitabilitas baik secara simultan maupun parsial.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Naik turunnya nilai PPAP bank juga dipengaruhi oleh nilai rasio kredit bermasalah. Rasio non performing loan (NPL) merupakan kredit yang mengalamikesulitandalampenyelesaiankewajiban-kewajibannya,baik bentuk pembayaran kembali pokoknya dan atau pembayaran bunga,denda keterlambatan, serta ongkos bank yang akan menjadi beban debitur. Tingkat kolektabilitas kredit meliputi lancar, dalam perhatian khusus, kurang lancar, diragukan dan macet. Tingkat kolektabilitas kredit pada kategori kredit bermasalah yaitu kredit dengan kolektabilitas selain lancar. Rasio NPL ini memberikan pengaruh besar terhadap nilai PPAP. Hal ini karena besarnya nilai PPAP yang wajib diupayakan bank juga berasal dari ukuran prosentase kolektabilitas kredit. Dengan demikian semakin besar nilai rasio NPL juga akan berdampak terhadap semakin meningkatnya nilai PPAP tersebut dan sebaliknya (Fahmi, 2014).
Baca lebih lanjut

108 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Dengan posisi kecukupan permodalan baik serta kemampuan membiayai kegiatan operasional yang dimiliki suatu bank operasional, hasil pengembalian investasi akan menunjukkan produktivitas dari seluruh dana perusahaan, baik modal pinjaman maupun modal sendiri. Dalam hal ini, ROA digunakan unuk mengatur efektifitas dari keseluruhan operasi perusahaan. Semakin rendah ROA semakin kurang baik dan semakin tinggi ROA semakin baik. Seiring dengan pembiayaan yang semakin meningkat risiko pembiayaan bermasalah juga tidak dapat dihindari. Ratio NPF digunakan untuk mengetahui jumlah pembiayaan bermasalah dalam suatu bank. Semakin besar NPF semakin tinggi pembiayaan bermasalah. 8
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

110%. Berdasarkan peraturan Bank Indonesia nomor 5 tahun 2003, salah satu proksi dari risiko pasar adalah suku bunga, yang diukur dari selisih antar suku bunga pendanaan (funding) dengan suku bunga pinjaman yang diberikan (lending) atau dalam bentuk absolut adalah selisih antara total biaya bunga pendanaan dengan total biaya bunga pinjaman dimana dalam istilah perbankan disebut Net Interest Margin (NIM). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Interest Margin (NIM) terhadap Return On Asset (ROA) dan untuk mengetahui variabel mana yang lebih dominan mempengaruhi pada Return On Asset (ROA) PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Adapun manfaat penelitian ini adalah bagi penulis, hasil penelitian ini memberikan tambahan pengetahuan tentang analisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Net Interest Margin (NIM) terhadap Return On Asset (ROA). METODE PENELITIAN
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO

Kinerja keuangan merupakan gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan5. Da[r]

26 Baca lebih lajut

Syamsurizal : Pengaruh Car (Capital Adequacy Ratio)...

Syamsurizal : Pengaruh Car (Capital Adequacy Ratio)...

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF) dan Biaya Operasional Perpendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi data panel. ROA sebagai variabel dependen, sedangkan CAR, NPF, dan BOPO sebagai variabel independen. Pengolahan data menggunakan EViews 6. Penelitian ini memberikan hasil bahwa secara bersama-sama variabel dependen, yaitu Return On Asset (ROA) dapat dijelaskan oleh variabel independen yang terdiri dari CAR, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai R Square sebesar 89,4296%. Sedangkan sisanya sebesar 10,5704% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel CAR dan NPF secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap ROA, sedangkan variabel BOPO berpengaruh signifikan negatif terhadap ROA.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Pengaruh Capital Adequacy Ratio Non Perf

Pengaruh Capital Adequacy Ratio Non Perf

The purpose of this research is to examine the influence of capital adequacy ratio, non performing loans and loan to deposit ratio to financial performance. The data used in this study is secondary data. Samples were taken by purposive sampling method and sample size obtained was 75 banking sector companies listed in Indonesia Stock Exchange 2010-2012. The analysis technique used is multiple linier regression using SPSS 21.

1 Baca lebih lajut

Pengaruh Capital Adequacy Ratio CAR Liku

Pengaruh Capital Adequacy Ratio CAR Liku

Capital Adequacy Ratio (CAR) dijadikan variabel independen yang mempengaruhi ROA didasarkan atas hubungannya dengan tingkat risiko bank yang bermuara pada profitabilitas bank (ROA). Rasio CAR digunakan untuk mengukur kecukupan modal yang dimiliki bank untuk menunjang aktiva yang mengandung atau menghasilkan risiko, misalnya kredit yang diberikan. Semakin tinggi CAR maka semakin kuat kemampuan bank tersebut untuk menanggung risiko dari setiap kredit atau aktiva produktif yang berisiko. Jika nilai CAR tinggi (sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia sebesar 8%) berarti bahwa bank tersebut mampu membiayai operasi bank, dan keadaan yang menguntungkan tersebut dapat memberikan kontribusi yang cukup besar bagi profitabilitas bank (ROA) yang bersangkutan (Lukman, 2005). Ketentuan pasal 2 Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia Nomor 26/20/KEP/DIR tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank tanggal 29 Mei 1993, modal bagi bank yang beroperasi di Indonesia diatur sebagai berikut (Muhammad, 2000:220) yaitu (1) modal bagi bank yang didirikan dan berkantor pusat di Indonesia terdiri dari modal inti (primary
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...