perangkat telekomunikasi

Top PDF perangkat telekomunikasi:

RANCANG BANGUN PENDINGIN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO Intan Erlita Dewanti , Jaenal Arifin, Danny Kurnianto

RANCANG BANGUN PENDINGIN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO Intan Erlita Dewanti , Jaenal Arifin, Danny Kurnianto

Beberapa penelitian tesebut masih menggunakan kipas/fan sebagai pendingin dan menggunakan sensor suhu yang stabilitasnya masih kurang serta jarak jangkauan masih kecil. Oleh karena itu digunakan elemen peltier yang lebih ramah lingkungan dan sensor suhu DHT11 yang memiliki stabilitas yang baik serta jarak jangkauannya lebih lebar. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah alat pendingin perangkat telekomunikasi yang ramah lingkungan serta dapat bekerja secara otomatis tanpa menggunakan catuan dari sumber tegangan arus bolak balik. Diharapkan dengan adanya alat ini dapat membantu kinerja perusahaan telekomunikasi agar perangkat telekomunikasi dapat berfungsi tanpa ada gangguan, menghemat penggunaan daya listrik, dan mengurangi dampak pemanasan global.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Penyederhanaan Proses Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi

Penyederhanaan Proses Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi

Perkembangan teknologi perangkat telekomunikasi pesawat telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet sangat cepat dan dinamis, sehingga perlu untuk memberikan percepatan layanan publik bidang sertifikasi alat dan/atau perangkat telekomunikasi.

9 Baca lebih lajut

PEMODELAN DAN SIMULASI MICRORING RESONATOR DENGAN VARIASI KOPLING SEBAGAI SENSOR OPTIK DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI - repository UPI S FIS 0900404 Title

PEMODELAN DAN SIMULASI MICRORING RESONATOR DENGAN VARIASI KOPLING SEBAGAI SENSOR OPTIK DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI - repository UPI S FIS 0900404 Title

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ PEMODELAN DAN SIMULASI MICRORING RESONATOR DENGAN VARIASI KOPLING SEBAGAI SENSOR OPTIK DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI ” ini dan seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika ilmu yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan tersebut, saya siap menanggung resiko yang dijatuhkan kepada saya apabila dikemudian hari ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap karya saya.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Index of /enm/images/dokumen

Index of /enm/images/dokumen

d. memanggil orang untuk didengar dan diperiksa sebagai saksi atau tersangka; e. melakukan pemeriksaan alat dan atau perangkat telekomunikasi yang diduga digunakan atau diduga berkaitan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi; f. menggeledah tempat yang diduga digunakan untuk melakukan tindak pidana di bidang telekomunikasi;

17 Baca lebih lajut

ANALISA IMPLEMENTASI SISTEM PENGAMANAN P

ANALISA IMPLEMENTASI SISTEM PENGAMANAN P

Kelangsungan operasional telekomunikasi sangat ditentukan oleh kualitas perangkat - perangkat yang baik. Untuk kelangsungan operasional, maka perangkatperangkat tersebut harus di lindungi dari gangguan. Perangkat telekomunikasi yang dikelola catu daya untuk pengaman perangkat dari perubahan arus dan tegangan baik dari internal dan external adalah sistem grounding dan arrester. Gangguan perangkat yang bersifat sewaktu - waktu yang sulit diprediksi disebabkan oleh Petir.

10 Baca lebih lajut

UU Nomor 5 Tahun 1964 (UU Nomor 5 Tahun 1964)

UU Nomor 5 Tahun 1964 (UU Nomor 5 Tahun 1964)

(1)Untuk penguasaan, pemasangan, pengusahaan dan penggunaan perangkat telekomunikasi oleh kapal air berbendera asing, yang berada di perairan Indonesia tidak diwajibkan meminta izin seperti dimaksud dalam pasal 11 Undang-undang ini kecuali kalau kapal itu tetap diusahakan di perairan

1 Baca lebih lajut

ProdukHukum Perdagangan

ProdukHukum Perdagangan

Menindaklanjuti informasi tentang data alat dan atau perangkat telekomunikasi yang belum ada ketentuan pesyaratan teknis yang diinformasikan dari Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Nege[r]

3 Baca lebih lajut

UU 36IX1999 telekomunikasi

UU 36IX1999 telekomunikasi

(1) Perangkat telekomunikasi yang digunakan oleh kapal berbendera asing dari dan ke wilayah perairan Indonesia dan atau yang dioperasikan di wilayah perairan Indonesia, tidak diwajibkan memenuhi persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32. (2) Spektrum frekuensi radio dilarang digunakan oleh kapal berbendera asing yang berada di wilayah perairan Indonesia di luar peruntukannya, kecuali:

17 Baca lebih lajut

Peraturan Perundangan TELEKOMUNIKASI Perpu0061963

Peraturan Perundangan TELEKOMUNIKASI Perpu0061963

(1) Dengan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan yang termaktub dalam pasal-pasal 3, 4, 5, 6 dan 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- undang ini setiap penguasaan, pemasangan serta pemakaian pesawat pemancar radio dan pengusahaan perangkat telekomunikasi dilarang tanpa mendapat izin terlebih dahulu dari Menteri Pertama atau Menteri yang ditunjuk olehnya.

0 Baca lebih lajut

S FIS 0900404 Table of content

S FIS 0900404 Table of content

Muhammad Zakaria, 2016 PEMODELAN DAN SIMULASI MICRORING RESONATOR DENGAN VARIASI KOPLING SEBAGAI SENSOR OPTIK DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI Universitas Pendidikan Indonesia | reposit[r]

4 Baca lebih lajut

S FIS 0900404 Chapter3

S FIS 0900404 Chapter3

Muhammad Zakaria, 2016 PEMODELAN DAN SIMULASI MICRORING RESONATOR DENGAN VARIASI KOPLING SEBAGAI SENSOR OPTIK DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI Universitas Pendidikan Indonesia | reposit[r]

5 Baca lebih lajut

S FIS 0900404 Bibliography

S FIS 0900404 Bibliography

Muhammad Zakaria, 2016 PEMODELAN DAN SIMULASI MICRORING RESONATOR DENGAN VARIASI KOPLING SEBAGAI SENSOR OPTIK DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI Universitas Pendidikan Indonesia | reposit[r]

2 Baca lebih lajut

S FIS 0900404 Abstract

S FIS 0900404 Abstract

Untuk memperluas dan menghasilkan kualitas sensor yang baik dari Microring Resonator salah satu objek yang dapat divariasikan ialah kopling dalam devais Microring Resonator. Variasi kopling yang gunakan 0.25, 0.3, 0.5, 0.7. untuk luas sensing dapat dilihat pada FSR (Free Spectral Range) dan kualitas sensor dapat dilihat pada FWHM (full width half maksimum) sebagai parameter sensor dan perangkat telekomunikasi. FSR tidak dipengaruhi oleh kopling hanya dipengaruhi oleh jari-jari dan panjang gelombang. Dengan panjang gelombang yang digunakan 1300 dan 1350. FSR terbesar didapat pada nilai 1350. Kualitas sensor yang kita lihat pada FWHM. FWHM terbesar didapat pada 1350 (panjang gelombang) dan 0.7 lebar koplingnya.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Media Informasi dan Komunikasi waty

Media Informasi dan Komunikasi waty

Telepon genggam (disingkat telgam) seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

 Buku Industri Telekomunikasi Libre 1

Buku Industri Telekomunikasi Libre 1

Perubahan tipe value chain pada dasarnya untuk mengurangi “Degree of Asimetry ” atau ketergantungan pada salah satu perusahaan. Selain itu, hal ini dapat mengurangi biaya produksi [12]. Berdasarkan kategori value-chain [4], tipe pasar perangkat telekomunikasi di Indonesia dapat dikategorikan tipe Relational dimana masih dominannya hubungan “Lead Firm” dan “ Supplier ”, sebagai contoh hubungan antara Manufaktur dan Brand Owner (Supplier). Untuk mengurangi “Degree of Asimetry” dan untuk mengurangi biaya pembuatan handset, pemerintah dapat mendorong berubahnya value-chain di Indonesia dari tipe Relational ke Modular [12]. Perubahan ini bertujuan untuk menciptakan “ Economic of Scale ” perusahaan. Peningkatan skala ekonomis produk yang dihasilkan pada prinsipnya untuk memaksimalkan margin perusahaan dengan cara menyediakan pasar bagi masing-masing rantai supply. Akibat dari peningkatan skala ekonomis tersebut dapat dapat miningkatkan kemandirian industri dalam negeri. Jika melihat dari tipe pasar perangkat telekomunikasi di Indonesia, dapat dikategorikan sebagai value-chain yang bersifat Hierarcy. Hal ini dikarenakan dalam satu industri menguasai semua lini dari Hulu ke Hilir (vertically integrated) misalnya vendor perangkat telekomunikasi menguasai dari sisi Radio Infrastructure Network, Billing System, Network Planning sampai dengan Managed Services. Untuk mengurangi “Degree of Asimetry” dalam rangka menekan ketergantungan terhadap vendor dapat dilakukan dengan mendorong value-chain di Indonesia dari tipe Hierarcy ke Captive dengan cara menarik industri berbasis R&D ke Indonesia.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 2 Tahun 2014 - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 2 Tahun 2014 - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

b. bahwa sesuai dengan ketentuan dalam 71 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, setiap alat dan perangkat telekomunikasi yang dibuat, dirakit, dimasukkan untuk diperdagangkan dan/atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memenuhi persyaratan teknis;

9 Baca lebih lajut

11e799104a0fa848b7f8313234383039

11e799104a0fa848b7f8313234383039

(3) Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Asisten Penguji Perangkat Telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan apabila PNS yang pada saat ditetapkan Peraturan Menteri ini, telah dan masih melaksanakan tugas di bidang persiapan pengujian perangkat telekomunikasi/kalibrasi alat ukur berdasarkan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian. (4) Angka kredit kumulatif untuk penyesuaian/inpassing

43 Baca lebih lajut

20150821041913 PM Kominfo No 15 Th 2015

20150821041913 PM Kominfo No 15 Th 2015

b. bahwa substansi yang terdapat dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 3 tahun 2001 tentang Persyaratan Teknis Alat dan Perangkat Telekomunikasi sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini sehingga perlu diganti;

7 Baca lebih lajut

Tugas Makalah Kelompok Tentang Perkemban (1)

Tugas Makalah Kelompok Tentang Perkemban (1)

Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...