pergaulan teman

Top PDF pergaulan teman:

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS PUNTADEWA KOTA SEMARANG

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS PUNTADEWA KOTA SEMARANG

Terlihat pergaulan teman sebaya pada siswa yang seharusnya mampu meningkatkan hasil belajar kurang memberi pengaruh yang berarti. Ternyata, peneliti menemukan bahwa sebagian siswa belum sepenuhnya melakukan pergaulan teman sebaya yang menjunjung budaya belajar. Hal ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari wawancara dengan Guru FR bahwa pertama, siswa lebih banyak menghabiskan waktu di luar sekolah dengan bermain bersama teman sebaya sehingga tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru. Kedua, siswa yang saling mempengaruhi membuat kegaduhan di dalam kelas dengan memukul- mukul meja dan kursi.Pengaruh negatif lainnya yaitu teman sebaya yang saling mempengaruhi untuk tidak mengerjakan tugas guru dan mencontek pekerjaan teman yang lain.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM  Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas

Alhamdulillahirobbil’alamin…Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat ilmu dan pertolongan pada setiap hembusan nafas ini, sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “Pengaruh Sikap Mandiri dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan S-1 progam studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR  KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI SMA NEGERI I SAMBI BOYOLALI.

KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI SMA NEGERI I SAMBI BOYOLALI.

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat, rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul ”Kontribusi Pergaulan, Teman Sebaya, Pendidikan Orang Tua dan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar di SMA Negeri 1 Sambi Boyolali”. Tesis ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menyelesaikan pendidikan S-2 Magister Manajemen Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA  Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas Muhamma

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas Muhamma

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian ini digunakan dengan alasan peneliti menganalisa masalah pengaruh sikap mandiri dan pergaulan teman sebaya terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa program studi pendidikan akuntansi angkatan 2011 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan karena data penelitian yang diperoleh menggunakan angka-angka dan analisisnya menggunakan statistik. Menurut Sugiyono (2009:12) ”Penelitian Kuantitatif yaitu penelitian yang data penelitiannya berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik”.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA  Pengaruh Dukungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2012.

PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Pengaruh Dukungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2012.

yaitu 4,242 > 2,000 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000 dengan sumbangan efektif sebesar 17,9%. 3) “ Ada pengaruh dukungan keluarga dan pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar mahasiswa ” dapat diterima. Hal ini berdasarkan analisis variansi regresi linier ganda (uji F) diketahui bahwa F hitung > F tabel , yaitu

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP

Setelah melihat hasil jawaban angket, pengolahan dan analisis data, maka penulis menyarankan : (1) Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 18 Pontianak Diharapkan siswa dapat memilih pergaulan yang baik dan memafaatkan waktu dengan melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan yang positif baik disekolah maupun di lingkungannya, selain itu siswa harus memilih pergaulan yang bisa memberikan motivasi belajar yang baik supaya siswa menjadi lebih fokus dalam pendidikannya (2) Siswa Sekolah Mengengah Pertama Negeri 18 Pontianak Diharapkan siswa dapat meningkatkan motivasi belajarnya yang dapat memberi prestasi yang baik di sekolah, dengan cara tekun dalam mengerjakan tugas-tugas dan kewajiban di sekolah dan kuatnya kemauan siswa dalam belajar serta keinginan yang besar dalam mendapatkan reward yang selalu diberikan oleh guru yang bisa membuat siswa termotivasi untuk belajar selain itu, dengan memiliki pergaulan teman sebaya yang positif maka siswa akan memiliki motivasi belajar yang tinggi, sebaliknya jika pergaulan teman sebaya yang negatif maka siswa akan memiliki motivasi yang rendah. (3) Karena terdapat korelasi, hendaknya siswa Sekolah Menengah Pertama 18 Pontianak khususnya orangtua siswa dapat memberikan motivasi belajar kepada anaknya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

PENDAHULUAN Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

Data tentang pergaulan teman sebaya dilihat dari cara siswa bergaul di luar sekolah dan kegiatan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. Berdasarkan wawancara dengan guru kelas X diketahui bahwa pergaulan siswa dengan teman lainnya di luar jam pelajaran mempunyai variasi, dimana banyak siswa yang mempunyai keterbatasan dalam bergaul, artinya siswa hanya bersedia bergaul dengan teman-teman hanya satu kelas, namun banyak pula siswa yang suka bergaul dengan teman lainnya di luar kelas. Hal ini memberikan gambaran bahwa pergaulan teman sebaya siswa Madrasah Aliyah Al-Islam Jamsaren Surakarta, memiliki berbagai variasi, sehingga hal ini kemungkinan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa (wawancara, tanggal 15 November 2011).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR   Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angk

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angk

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar.2) pengaruh kelengkapan fasilitas belajar terhadap atau motivasi belajar.3) pengaruh pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan penarikan kesimpulan melalui analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan akuntansi angkatan 2012 berjumlah 154 mahasiswa sampel diambil sebanyak adalah 105 mahasiswa dengan simple random sampling. Data yang diperlukan diperoleh melalui angket dan dokumentasi. Angket sebelumnya diuji cobakan dan diuji validitas serta diuji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan sumbangan relative dan efektif. Hasil analisis regresi memperoleh persamaan garis regresi: Y = 8,962 + 0, 580 X 1 + 0, 219 X 2 . Persamaan menunjukkan bahwa motivasi belajar
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA  Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

nilai probabilitas signifikansi < 0,05, yaitu 0,000,berarti Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap indek prestasi. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,216 yang menunjukkan bahwa kolaborasi variabel Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar berpengaruh sebesar 21,60%, sedangkan sisanya 78,40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR   Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angk

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angk

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar. 2) Untuk mengetahui pengaruh kelengkapan fasilitas belajar terhadap atau motivasi belajar. 3) Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar.

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA  Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

nilai probabilitas signifikansi < 0,05, yaitu 0,000,berarti Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap indek prestasi. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,216 yang menunjukkan bahwa kolaborasi variabel Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar berpengaruh sebesar 21,60%, sedangkan sisanya 78,40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

17 Baca lebih lajut

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA  Pengaruh Lingkungan Keluargan dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada siswa Kelas X Program Keahlian Akuntansi Sekolah Mene

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA Pengaruh Lingkungan Keluargan dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada siswa Kelas X Program Keahlian Akuntansi Sekolah Mene

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa kelas X program keahlian akuntansi SMK Negeri 1 Banyudono; 2) Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar kelas X program keahlian akuntansi SMK Negeri 1 Banyudono; 3) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar pada siswa kelas X program keahlian akuntansi SMK Negeri 1 Banyudono.

16 Baca lebih lajut

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR  Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat sebagai sumbangan literatur pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya pada Program Manajemen Psikologi Pendidikan dan dapat digunakan sebagai acuan bagi peneliti berikutnya. Manfaat penelitian bagi Sekolah, hasil penelitian ini nantinya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi Kepala sekolah Madrasah Aliyah Al-Islam Jamsaren Surakarta dalam rangka mengambil keputusan terkait dengan prestasi belajar siswa. Bagi guru, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan guru dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penananam lingkungan keluarga, dan pergaulan teman sebaya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR  Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa “Terdapat hubungan yang positif antara lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya dengan prestasi belajar” tidak terbukti kebenarannya. (2) Variabel lingkungan keluarga tidak mempunyai hubungan yang positif dengan prestasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Al-Islam Jamsaren Surakarta yang ditunjukkan dengan besarnya nilai t hitung (1,463) dengan nilai signifikan sebesar 0,147 > 0,05. Hal ini

21 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNTAN PONTIANAK

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNTAN PONTIANAK

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) Pergaulan teman sebaya dikalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Untan dikatakan cukup yaitu sebesar 58,01%. Pergaulan teman sebaya ini diukur melalui 4 indikator yaitu: gaya hidup bersama teman sebaya, intensitas bertemu dengan teman sebaya, adanya persaingan dengan teman sebaya, dan penyesuaian diri dengan lingkungan teman sebaya. (2) Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Untan cukup berperilaku konsumtif yaitu sebesar 60,07%. Perilaku konsumtif ini diukur melalui 4 indikator yaitu: membeli produk karena pengaruh teman, membeli produk karena ingin tampak berbeda, menggunakan produk mahal agar lebih percaya diri, dan membeli produk karena ikut-ikutan teman. (3) Terdapat pengaruh signifikan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pendidikan ekonomi FKIP Untan. Karena nilai t hitung > t tabel (18,958 > 2,02439) dengan taraf signifikan 5% sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Besarnya pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pendidikan ekonomi FKIP Untan Pontianak sebesar 90,4% seperti yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,904.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

i HUBUNGAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SISWA KELAS XI IPS DI SMA N 1 SEMIN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Pergaulan Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Remaja pada Siswa Kelas XI IPS di SMA N 1 Semin Gun

i HUBUNGAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SISWA KELAS XI IPS DI SMA N 1 SEMIN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Pergaulan Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Remaja pada Siswa Kelas XI IPS di SMA N 1 Semin Gun

Intisari: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pergaulan teman sebaya dengan perilaku seksual remaja pada siswa kelas XI IPS di SMA N 1 Semin Gunungkidul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survei yang bersifat Deskriptif Korelatif dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 responden yang diambil secara Cluster Random Sampling. Metode analisa yang digunakan adalah Chi Square. Hasil uji Chi square menunjukkan sebagian besar responden memiliki pergaulan teman sebaya yang positif sebanyak 24 siswa (77,4%) dan sebagian besar responden memiliki perilaku seksual yang baik sebanyak 22 siswa (71%) dengan nilai Chi Square ( = 0,001; < 0,05)
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA BIMBINGAN SOSIAL DENGAN PERGAULAN KELOMPOK TEMAN SEBAYA PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMAK

HUBUNGAN ANTARA BIMBINGAN SOSIAL DENGAN PERGAULAN KELOMPOK TEMAN SEBAYA PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMAK

juga dilakukan oleh kelompok teman sebayanya. Menurut Chen & dkk (dalam Ormrod, 2008:111) mengemukakan bahwa, “teman sebaya lainnya mendorong hal yang berlawanan seperti agresi, aktivitas kriminal, dan perilaku antisosial lainnya”. Tekanan dalam pergaulan teman sebaya yang bersifat positif diharapkan mampu membawa perubahan yang positif pula pada peserta didik, termasuk dalam pergaulan kelompok teman sebaya. Menurut berndt & dkk (Ormrod, 2008:111) mengemukakan bahwa, “banyak teman sebaya mendorong kualitas-kualitas yang baik seperti kejujuran, keadilan, kerjasama, dan kehidupan yang bersih dari obat-obatan terlarang dan alkohol”.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD  PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 3 NUSUKAN - SURAKARTA.

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 3 NUSUKAN - SURAKARTA.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adakah pengaruh Pergaulan Teman Sebaya, Penyesuaian Diri terhadap Ketrampilan Bersosialisasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SD Muhammadiyah 3 Nusukan-Surakarta tahun ajaran 2010-2011 yang berjumlah 37 siswa. Untuk mengumpulkan data dari siswa, peneliti menggunakan metodeangket kuesioner skala rating. Kemudian data yang diperoleh diuji dengan menggunakan Uji Instrumen Data (Validitas dan Reliabilitas). Setelah data yang mewakili variabel penelitian dinyatakan valid dan reliabel, kemudian untuk memperoleh nilai yang mendukung tujuan penelitian ini dilakukan Uji Prasyarat Analisis (Uji Normalitas, Uji Linearitas dan Uji Multikolinearitas) dan Analisis Data (Uji Regresi Linear Berganda serta dilakukan Uji Hipotesis yaitu Uji t dan Uji F).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

HUBUNGAN INTENSITAS PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SE-GUGUS 3 KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN.

HUBUNGAN INTENSITAS PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SE-GUGUS 3 KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN.

Anak didalam masyarakat akan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Salah satu lingkungan sosial anak adalah teman sebaya. Menurut Santrock (2007: 205) teman sebaya adalah orang dengan tingkat umur dan kedewasaan yang kira-kira sama. Teman sebaya berdasarkan pendapat Lusi Nuryanti (2008: 68) yaitu sekelompok individu yang terdiri dari anak-anak yang sama ras, asal etnis, dan status sosial ekonominya. Anak-anak tersebut biasanya berusia sama dan berjenis kelamin sama. Sedangkan Havighurst mengatakan bahwa teman sebaya merupakan suatu kumpulan manusia yang mempunyai usia sama yang merasa dan bertindak bersama-sama (Drajat Stiawan, 2005: 18). Dapat disimpulkan bahwa teman sebaya adalah sekelompok anak yang mempunyai usia, kematangan, minat, dan tempat tinggal yang sama.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

3. BERGAUL YANG EFEKTIF arumi

3. BERGAUL YANG EFEKTIF arumi

factor, termasuk oleh masyarakat, teman sebaya dan juga media massa. Kita yang berada di masa remaja ini juga belajar meninggakan sesuatu yang bersifat kekanak- kanakan dan pada saat yang bersamaan kita mempelajari perubahan pola perilaku dan sikap baru orang dewasa. Selain itu, kita yang remaja ini juga dihadapkan pada tuntutan yang terkadang bertentangan,baik dari orang tua, guru, teman sebaya, maupun masyarakatdi sekitar. Kita bisa menjadi bingung karena masing-masing memberikan tuntutan yang berbeda-beda tergantung pada nilai, norma atau standar yang digunakan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 5738 documents...

Related subjects