Top PDF Contoh Checklist Skala Capaian Perkembangan Anak (4 SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN PAUD)

Contoh Checklist Skala Capaian Perkembangan Anak (4 SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN PAUD)

Contoh Checklist Skala Capaian Perkembangan Anak (4 SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN PAUD)

b 2 MB artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukannya masih harus diingatkan atau dibantu oleh guru; c 3 BSH artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah dapat melakukannya seca[r]

2 Baca lebih lajut

Perilaku Investasi Pada Anak dan Capaian Perkembangan Anak Usia 2-5 Tahun

Perilaku Investasi Pada Anak dan Capaian Perkembangan Anak Usia 2-5 Tahun

Variabel-variabel yang diteliti pada penelitian ini diberi skor penilaian sesuai skala yang digunakan untuk masing-masing variabel. Variabel perilaku investasi anak diukur dengan pertanyaan dimana responden diminta untuk menjawab butir-butir pernyataan perilaku investasi anak (perilaku investasi waktu dan perilaku investasi uang) dengan hasil data ordinal. Skala yang digunakan untuk variabel perilaku investasi orangtua (ayah dan ibu) terhadap anak yaitu skala likert dengan empat pilihan jawaban yaitu, “tidak pernah” yang diberi skor penilaian 1, “kadang - kadang” yang diberi skor penilaian 2, “sering” yang diberi skor penilaian 3, “selalu” yang diberi skor penilaian 4. Variabel capaian perkembangan anak usia prasekolah diukur dengan pengukuran secara langsung dimana responden diminta untuk melakukan perintah sesuai dengan pernyataan dari instrumen penelitian. Apabila responden dapat mempraktekkan atau melakukan dengan benar, maka diberi skor 1 untuk setiap butirnya dan skor 0 untuk setiap butir yang salah. Dalam menentukkan kategori pada variabel perkembangan anak menggunakan cut off yaitu; rendah <60, sedang 60-80, tinggi ≥80 . Pengolahan data dari variabel pada penelitian ini di jelaskan pada tabel 1. Tabel 1 Pengolahan data dari variabel perilaku investasi dan capaian
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

Pengaruh kesejahteraan objektif keluarga dan stimulasi Psikososial terhadap pemenuhan tugas perkembangan anak usia 3-5 tahun di pemukiman marjinal

Pengaruh kesejahteraan objektif keluarga dan stimulasi Psikososial terhadap pemenuhan tugas perkembangan anak usia 3-5 tahun di pemukiman marjinal

Rataan capaian kesejahteraan objektif contoh berdasarkan pemenuhan kebutuhan dasar berada pada kategori sedang. Keberagaman makan setiap hari sebagai item kebutuhan dasar yang paling rendah dipenuhi dapat disebabkan oleh masih rendahnya pengetahuan ibu mengenai pola makan bergizi dan berimbang, rendahnya alokasi pembelian sayur buah karena lebih mementingkan asupan karbohidrat dan protein (nasi dan lauk- pauk) sebagai hidangan utama setiap kali makan. Pemenuhan pendidikan tercatat sebagai item kebutuhan dasar tertinggi yang dipenuhi, hal tersebut karena adanya subsidi berupa penyelenggaraan jaminan sekolah gratis pada tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama berdasarkan program wajib belajar 9 tahun oleh pemerintah. Selain itu, cukup dekat dan mudahnya akses menuju sekolah turut andil dalam ketercapaian angka pemenuhan pendidikan ini. Kesejahteraan objektif berdasarkan pemenuhan kebutuhan dasar yang berada dalam kategori sedang ini memberikan gambaran bahwa keluarga di pemukiman marjinal terbilang sudah dapat memenuhi kebutuhan dasarnya secara umum, namun masih belum dapat memaksimalkan setiap aspek atau dimensi secara merata.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Contoh Laporan Perkembangan Anak Didik

Contoh Laporan Perkembangan Anak Didik

PERKEMBANGAN BAHASA Capaian perkembangan pada semester ini yang sesuai harapan adalah:  Mengenal keaksaraan dengan menuliskan nama dirinya secara lancar, walaupun kadang ia menuliskan[r]

2 Baca lebih lajut

SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN HARIAN ANAK PAUD (gurubantu.tk)

SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN HARIAN ANAK PAUD (gurubantu.tk)

Contoh perilaku anak pada tingkat kemampuan berdoa sebelum belajar : a 1 BB : Bila anak berdoa sebelum belajar baik lafal doa maupun sikapnya masih harus mendapatkan bimbingan dan atau [r]

2 Baca lebih lajut

Checklist Indikator Perkembangan Anak Usia 0-1 tahun (Diknas)

Checklist Indikator Perkembangan Anak Usia 0-1 tahun (Diknas)

Dapat memahami isyarat dan perkataan orang lain secara sederhana INDIKATOR CHECKLIST 1 Bereaksi terhadap isyarat orang lain secara sederhana Contoh: kedipan mata, geleng kepala, angguk[r]

6 Baca lebih lajut

Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar Kelas 7 Saeful Karim Ida Nurul Fauziah Wahyu Sopandi 2009

Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar Kelas 7 Saeful Karim Ida Nurul Fauziah Wahyu Sopandi 2009

Banyak reaksi kimia menghasilkan zat baru yang tidak berwujud gas pada suhu kamar, melainkan berupa endapan (perhatikan Gambar 5.12). Sebagai contoh, jika kita meniupkan napas ke dalam air kapur, air kapur yang tadinya jernih akan menjadi keruh. Kekeruhan ini terjadi karena terbentuknya zat baru berupa endapan putih. Endapan putih ini merupakan hasil reaksi antara zat yang ada dalam udara hasil pernapasan kita dan air kapur. Contoh lain adalah jika kita meneteskan larutan perak nitrat ke dalam air ledeng, air ledeng akan tampak keruh. Kekeruhan ini terbentuk karena adanya reaksi antara larutan perak nitrat dan partikel yang ada dalam air ledeng, kemudian membentuk zat baru berbentuk endapan dalam air ledeng. Endapan yang ada dalam kedua contoh di atas merupakan zat baru yang terbentuk akibat pencampuran dua macam zat. Jadi, kedua peristiwa tersebut termasuk reaksi kimia. Melalui dua contoh tersebut kita bisa mengatakan bahwa timbulnya endapan dapat menjadi petunjuk telah terjadi reaksi kimia.
Baca lebih lanjut

316 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR DEPARTEMEN

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR DEPARTEMEN

Revitalisasi adalah suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya sehingga revitalisasi berarti menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital Sedangkan kata vital mempunyai arti sangat penting atau sangat diperlukan sekali untuk kehidupan dan sebagainya. Peran pendidikan bagi keberlangsungan hidup manusia yaitu sebagai sarana mewariskan budaya manusia itu sendiri persoalan mengenai kebutuhan manusia sebenar nya patut diperhatikan oleh berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan. Dekadensi moralitas anak bangsa merupakan salah satu persoalan yang dihadapi oleh bangsa kita dewasa kini nilai-nilai yang sesuai dengan kebudayaan masyarakat Indonesia sendiri Kini mengalami transisi yang memprihatinkan Oleh karena itu kita perlu menerapkan pendidikan karakter ke semua Lini praktisi pendidikan di Indonesia.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERAN ORANGTUA MENDAMPINGI ANAK MENONTON TAYANGAN TELEVISI TERHADAP CAPAIAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKQ UMAIRA KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN.

HUBUNGAN PERAN ORANGTUA MENDAMPINGI ANAK MENONTON TAYANGAN TELEVISI TERHADAP CAPAIAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKQ UMAIRA KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran orangtua mendampingi anak menonton tayangan televisi dengan capaian perkembangan emosional anak usia 5-6 tahun di TKQ Umaira Kecamatan Medan Perjuangan. Penelitian ini dilakukan di TKQ Umaira Medan Perjuangan dengan sampel penelitian 75 orang anak menggunakan angket serta observasi langsung disekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, dengan pendekatan yang digunakan deskriptif kuantitatif, analisis data bersifat kuantitatif untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan, variabel bebas adalah peran orangtua mendampingi anak menonton tayangan televisi sedangkan variabel terikat adalah capaian perkembangan emosional anak yang telah diuji validitas dan reliabiltas dari setiap angket yang telah disebarkan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Perkembangan Anak PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1)

Perkembangan Anak PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1)

Selanjutnya akan terjadi proses automatisasi atau effesiensi, yaitu proses gerakan terjadi secara otomatis. Contohnya ketika anak sedang berjalan, secara otomatis kaki kiri dan kaki kanan akan bergantian menjalankan tugasnya. Anak sudah tidak perlu memikirkan gerakan-gerakan selanjutnya. Di samping proses- proses yang ada, akan terbentuk juga suatu kebiasaan atau refleks. Misalnya secara langsung anak akan menginjak rem saat mau menabrak sesuatu, atau anak akan secara refleks akan menoleh ketika ada yang memanggil namanya.

11 Baca lebih lajut

5 Skala Pengukuran Variabel

5 Skala Pengukuran Variabel

SKALA PENGUKURAN VARIABEL SKALA PENGUKURAN VARIABEL 1.Skala Nominal Skala untuk hal-hal yang sangat diklasifikasikan Contoh : tua - muda pria - wanita Ada 4 macam skala:... Skala O[r]

6 Baca lebih lajut

Perkembangan Anak PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1)

Perkembangan Anak PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1)

Setiap anak mampu mencapai tahap perkembangan motorik halus yang optimal asal mendapatkan stimulasi tepat setiap fase, anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangkan kemampuan mental dan motorik halusnya. Semakin banyak yang dilihat dan di dengar anak, semakin banyak yang ingin diketahuinya. Jika kurang mendapatkan rangsangan anak akan bosan. Tetapi bukan berarti anda boleh memaksa si kecil. Tekanan persaingan, penghargaan hukuman, atau rasa takut dapat mengganggu usaha yang dilakukan si kecil.

10 Baca lebih lajut

smp7ipa BelajarIPA Saeful

smp7ipa BelajarIPA Saeful

Banyak reaksi kimia yang terjadi tidak disertai oleh timbulnya endapan atau gas, tetapi ditandai oleh timbulnya warna yang baru. Sebagai contoh, jika kita memanaskan padatan terusi (tembaga sulfat berhidrat) yang berwarna biru dalam sebuah tabung reaksi, terusi akan berubah menjadi zat lain yang berwarna putih dan dalam dinding tabung akan terbentuk tetesan cairan, seperti ditunjukkan pada Gambar 5.13. Pada perubahan ini terbentuk dua macam zat baru. Contoh reaksi lain yang ditandai oleh adanya perubahan warna adalah jika kita memanaskan lempeng tembaga yang berwarna merah dengan serbuk belerang yang berwarna kuning. Setelah dipanaskan maka akan terbentuk zat baru yang berwujud padatan berwarna hitam. Pada kedua contoh peristiwa ini terjadi perubahan kimia karena terbentuk zat yang baru. Dengan demikian, adanya perubahan warna dapat menjadi petunjuk telah terjadi perubahan kimia. Untuk lebih memahaminya, lakukanlah kegiatan Ayo coba 5.4 berikut.
Baca lebih lanjut

318 Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1)

PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1) PERKEMBANGAN ANAK (1)

bahwa metode demonstrasi melalui media kardusterbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan motorik halus anak TK.Hal ini terbukti dari hasil penghitungan data mengenai keterampilan pemecahan masalah dan motorik halus anak di mana peningkatan terjadi berkisar dari 3,33% hingga 40%. Dari keempat belas kali perlakuan, dapat disimpulkan bahwa dalam metode demonstrasi yang paling utama yaitu adanya tahapan guru menunjukkan, mengerjakan, dan menjelaskan apa yang dia lakukan. Kemudian setelah itu, anak meniru atau mengulang apa yang telah guru lakukan. Ketika anak meniru kegiatan guru, hal ini menunjukkan bahwa anak telah mengalami proses
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

PERANAN GURU DALAM PENANAMAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK MAZMUR 21 PONTIANAK SELATAN

PERANAN GURU DALAM PENANAMAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK MAZMUR 21 PONTIANAK SELATAN

Bukan hanya itu, sebagai guru taman kanak-kanak harus mempunyai peran, tugas dan tanggung jawab yang besar dalam mendidik dan melatih anak di sekolah. Aqib (2009: 2) mengatakan, “Guru adalah pemimpin utama yang menjadi tulang punggung atau kekuatan yang menjadi andalan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya”. H al tersebut sangatlah penting bagi guru untuk berupaya dalam melatih perkembangan kemandirian anak usia dini.Salah satu contoh pada saat anak membuka dan memakai sepatu guru mengawasi dan mendampingi anak agar anak terbiasa melakukanya sendiri, guru juga mengawasi dan mendampingi anak untuk terampil makan dan minum sendiri.Hampir semua anak sudah bisa dan percaya diri dalam melakukan kegiatan pembelajaranya walaupun masih ada beberapa anak yang masih perlu bimbingan dari guru.Dalam mengerjakan tugasnya anak-anak juga sudah bisa memilih warna dalam mengambar, bertanggung jawab, mau meminta maaf atas kesalahanya dan bisa melakukan kegiatanya sendiri walaupun masih ada yang perlu dibimbing oleh guru. Saat diluar kegiatan pembelajaran anak-anak juga sudah bisa main sendiri dan memilih mainanya sendiri tidak ikut-ikutan temannya, bermain bersama tanpa ditemani orang tuanya walaupun masih ada anak yang belum dapat mengontrol emosinya, namun beberapa anak sudah dapat berempati terhadap temanya seperti menolong temanya yang terjatuh dan berbagi makanan dengan temannya.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Mengenal Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

Mengenal Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

Endang 2007 mengemukakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik anak yang menyebabkan perbedaan individual antara anak yang satu dan yang lainnya di antaranya adalah[r]

1 Baca lebih lajut

Analisis faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada PT. Jaya Kusuma Sarana.

Analisis faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada PT. Jaya Kusuma Sarana.

Perkembangan proyek konstruksi yang pesat di Bali membuat banyaknya jumlah penyedia jasa pada bidang konstruksi, salah satunya kontraktor. Dengan persaingan yang ada, kontraktor harus mampu menunjukan kinerja yang baik. Keberhasilan organisasi dipengaruhi oleh banyak sumber pada perusahaan tersebut, yaitu sumber daya teknologi, uang maupun manusia. Manusia memiliki pengaruh utama untuk mewujudkan tujuan organisasi. PT. Jaya Kusuma Sarana (JKS) merupakan salah satu kontraktor yang telah tersertifikasi oleh ISO 9001 : 2008 dan pada tahun 2013 dilakukan evaluasi ISO 9001, kualitas sumber daya manusia pada PT. JKS Bali masih perlu ditingkatkan berdasarkan indikator sasaran dan target dari tiap divisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor apa saja dan faktor dominan apa yang mempengaruhi kinerja karyawan.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) PREPARATION OF 6 YEARS OLD KID TO ENTER THE BASIC SCHOOL USING FUZZY- TSUKAMOTO METHOD IN NURUL IKHLAS PANINGGAHAN- SOLOK

DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) PREPARATION OF 6 YEARS OLD KID TO ENTER THE BASIC SCHOOL USING FUZZY- TSUKAMOTO METHOD IN NURUL IKHLAS PANINGGAHAN- SOLOK

Dari enam input Fuzzy yaitu nilai agama dan moral, sosial emosional, fisik motorik, kognitif, bahasa dan seni, ada 64 rules dan satu output berupa kesiapan anak masuk SD. Langkah selanjutnya mencari nilai z untuk setiap aturan dengan menggunakan fungsi MIN pada aplikasi fungsi implikasinya. Sebanyak 64 rules yang ada, di antaranya:

13 Baca lebih lajut

4 SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN PAUD

4 SKALA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN PAUD

b 2 MB artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukannya masih harus diingatkan atau dibantu oleh guru; c 3 BSH artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah dapat melakukannya seca[r]

2 Baca lebih lajut

MERANCANG PEMBELAJARAN YANG KOMUNIKATIF UNTUK ANAK DI PAUD KECAMATAN PERCUT SEI TUAN.

MERANCANG PEMBELAJARAN YANG KOMUNIKATIF UNTUK ANAK DI PAUD KECAMATAN PERCUT SEI TUAN.

Kegiatan pengembangan dilakukan dengan tahapan 1) menganalisis capaian perkembangan anak dan merumuskan indikator capaian perkembangan yang dipilih; 2) mengidentifikasi materi yang digunakan sebagai bahan untuk perolehan pengetahuan AUD dan 3) mengidentifikasi aktivitas belajar dan menyusunnya menjadi satu kegiatan belajar yang terurut secara hirarki berdasarkan model dan pendekatan pembelajaran yang ditentukan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan AUD. Berdasarkan tahapan tersebut dapat dihasilkan rancangan kegiatan pembelajaran (RKM dan RKH).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...