Top PDF DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK

DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK

DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK

 DISIPLIN dan TANGGUNG JAWAB akademik adalah usaha perguruan tinggi untuk memelihara perilaku mahasiswa agar tidak menyimpang dan mendorong mahasiswa untuk berperilaku sesuai dengan n[r]

14 Baca lebih lajut

PK   DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK

PK DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK

 DISIPLIN dan TANGGUNG JAWAB akademik adalah usaha perguruan tinggi untuk memelihara perilaku mahasiswa agar tidak menyimpang dan mendorong mahasiswa untuk berperilaku sesuai dengan [r]

14 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI  KEGIATAN  EKSTRAKURIKULER  Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah

Patroli keamanan sekolah atau yang disingkat PKS adalah suatu organisasi yang ditugaskan untuk menjaga kondusifitas dan keamanan sekolah dengan norma yang berlaku. Patroli keamanan sekolah merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang mendidik anggotanya untuk berdisiplin, berani, dan bertanggung jawab. Secara umum kegiatan ini hanya bertugas sebagai pengatur lalu lintas di sekolah maupun di luar kegiatan belajar. Kegiatan ekstrakurikuler patroli keamanan sekolah adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMK Negeri 2 Sragen. Penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab akan dapat terbentuk dengan baik apabila siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Kenyataannya kegiatan ekstrakurikuler patroli keamanan sekolah banyak yang memandang sebagai kegiatan yang hanya bersenang-senang saja, tidak menarik dan kurang berguna.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB  PADA SISWA SANGGAR TARI SEMARAK CANDRAKIRANA   Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Sanggar Tari Semarak Candrakirana Art Center Tahun 2014.

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PADA SISWA SANGGAR TARI SEMARAK CANDRAKIRANA Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Sanggar Tari Semarak Candrakirana Art Center Tahun 2014.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan yaitu (1) Penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa sanggar tari Semarak Candrakirana Art Center telah diupayakan guru atau pelatih dan diapresiasi oleh anak didiknya. Hal tersebut dilakukan antara lain: memberi contoh kepada siswa supaya datang tepat waktu, mewajibkan siswa menggunakan peralatan sesuai kelas yang diikuti kemudian seusai digunakan harus disimpan dengan baik, dan menuntut siswa agar aktif dalam segala kegiatan. (2) Kendala dalam menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa sanggar tari Semarak Candrakirana Art Center lebih banyak datang dari siswanya, baik dari segi biaya maupun waktu. (3) Solusi dari masing-masing masalah dalam menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa sanggar tari Semarak Candrakirana Art Center dengan memberi motivasi, mewajibkan siswa memahami materi dan menyediakan peralatan yang harus digunakan saat mengikuti kelas dengan catatan kembali dengan keadaan yang masih baik.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB  PADA SISWA SANGGAR TARI SEMARAK CANDRAKIRANA   Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Sanggar Tari Semarak Candrakirana Art Center Tahun 2014.

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PADA SISWA SANGGAR TARI SEMARAK CANDRAKIRANA Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Sanggar Tari Semarak Candrakirana Art Center Tahun 2014.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan yaitu (1) Penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa sanggar tari Semarak Candrakirana Art Center telah diupayakan guru atau pelatih dan diapresiasi oleh anak didiknya. Hal tersebut dilakukan antara lain: memberi contoh kepada siswa supaya datang tepat waktu, mewajibkan siswa menggunakan peralatan sesuai kelas yang diikuti kemudian seusai digunakan harus disimpan dengan baik, dan menuntut siswa agar aktif dalam segala kegiatan. (2) Kendala dalam menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa sanggar tari Semarak Candrakirana Art Center lebih banyak datang dari siswanya, baik dari segi biaya maupun waktu. (3) Solusi dari masing-masing masalah dalam menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa sanggar tari Semarak Candrakirana Art Center dengan memberi motivasi, mewajibkan siswa memahami materi dan menyediakan peralatan yang harus digunakan saat mengikuti kelas dengan catatan kembali dengan keadaan yang masih baik.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI  KEGIATAN  EKSTRAKURIKULER   Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekola

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekola

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk penanaman karakter disiplin yaitu dengan cara kesadaaran diri sendiri, selalu berusaha tepat waktu, melalui pendekatan spiritual, psikologi, pendekatan hukum, membuat jadwal piket harian dalam setiap kegiatan. Kendala penanaman karakter disiplin yaitu karakter tiap siswa yang berbeda, sebagian besar jarak sekolah dengan rumah sangat jauh, terkadang dalam diri siswa malas, lupa membawa atribut PKS dan transportasi. Bentuk penanaman karakter tanggung jawab yaitu mempunyai rasa kesadaran diri sendiri, memberi motivasi dan dukungan kepada diri sendiri dan anggota PKS, dalam pembagian tugas piket harus ada koordinasi dengan anggotanya dan diberi sanksi apabila ada anggota patroli keamanan sekolah (PKS) yang melanggar peraturan. Kendala penanaman karakter tanggung jawab yaitu banyak tugas dari Bapak/Ibu guru, masalah pertemuan rutin yang tidak semua anggotan konsisten dalam menghadiri pertemuan, anggota PKS banyak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang lain (multi), apabila ada teman tugas tidak masuk disuruh menggantikan.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB (Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra   Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab (Studi Kasus pada Kegiatan Ektrakurikuler Paskibra di SMA Negeri 1 Sragen).

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB (Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab (Studi Kasus pada Kegiatan Ektrakurikuler Paskibra di SMA Negeri 1 Sragen).

Selain itu juga ditemukan anggota yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler paskibra di SMA Negeri 1 Sragen memiliki karakter tanggung jawab. Siswa melaksanakan pemanasan sebelum latihan tanpa disuruh seperti lari dan push up secara bersama-sama dengan tertib, siswa melaksanakan latihan tanpa paksaan dari siapapun, siswa selalu jujur dalam melaksanakan pemanasan, latihan PBB, dan latihan Tata Upacara Bendera (TUB). Hal ini sejalan dengan pendapat Daryanto dan Darmiatun (2013:142), bahwa indikator tanggung jawab yaitu membuat laporan setiap kegiatan yang dilakukan dalam bentuk lisan maupun tertulis, melakukan tugas tanpa disuruh, menunjukkan prakarsa untuk mengatasi masalh dalam lingkup terdekat, menghindari kecurangan dalam pelaksanaan tugas.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB(Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra  Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab (Studi Kasus pada Kegiatan Ektrakurikuler Paskibra di SMA Negeri 1 Sragen).

PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB(Studi Kasus pada Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab (Studi Kasus pada Kegiatan Ektrakurikuler Paskibra di SMA Negeri 1 Sragen).

enelitian ini menunjukkan: 1) karakter disip giatan ekstrakurikuler paskibra yaitu dengan te mpai selesai setiap hari jum’at, selalu memaka tributnya, anggota selalu hadir mengikuti latihan r ota selalu mengikuti intruksi baris berbaris secar jawab yang ditanamkan pada kegiatan ekstr cara anggota selalu melaksanakan pemanasan tan p, mengikuti latihan tanpa paksaan dari siapapun, emanasan, latihan PBB, dan Tata Upacara Bende penanaman karakter disiplin dan tanggung jaw engikuti pramuka dahulu maka untuk memul ak tepat waktu karena siswa kurang cepat per untuk mengatasi hambatan yaitu dengan memp emberi masukan kepada pelatih pramuka agar se nggota paskibra agar mempercepat persiapan ke r paskibra. Hal tersebut dalam penanaman karakt erta solusi mengatasi hambatan sudah dilaksanak an lancar oleh semua anggota paskibra SMA
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI METODE POINT SKORSING  Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Melalui Metode Point Skorsing (studi kasus di SMK Negeri 8 Surakarta).

PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI METODE POINT SKORSING Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Melalui Metode Point Skorsing (studi kasus di SMK Negeri 8 Surakarta).

Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT atas nikmat, rahmat serta hidayahnya. Shalawat serta salam senantiasa kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW. Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan skripsi dengan judul: “Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab melalui metode Point Skorsing (studi kasus di SMK Negeri 8 Surakarta)”.

16 Baca lebih lajut

PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMAHAMAN DASADARMA DALAM  KEGIATAN  Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab melalui Pemahaman Dasadarma dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka pada Siswa SMA Negeri 3 Wonogiri Tahun 2013.

PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMAHAMAN DASADARMA DALAM KEGIATAN Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab melalui Pemahaman Dasadarma dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka pada Siswa SMA Negeri 3 Wonogiri Tahun 2013.

b. Kondisi dilapangan karakter disiplin melalui pemehaman Dasadarma dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada siswa SMA Negeri 3 Wonogiri yaitu para siswa telah tertanam didirinya karakter disiplin. Hal tersebut ditunjukan dengan siswa mampu melaksanakan tugasnya sendiri dengan baik tanpa harus ada kesalahan atau pelanggaran, tanggap dan cepat ketika mendengan aba-aba dari pimpinan, selalu mentaati peraturan atau tata tertib pada setiap mengikuti kegiatan kepramukaan, tidak terlambat ketika upacara atau kegiatan telah dimulai. Peningkatan sikap tersebut juga didorong faktor yang mempengeruhinya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMAHAMAN DASADARMA DALAM  KEGIATAN  Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab melalui Pemahaman Dasadarma dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka pada Siswa SMA Negeri 3 Wonogiri Tahun 2013.

PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMAHAMAN DASADARMA DALAM KEGIATAN Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab melalui Pemahaman Dasadarma dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka pada Siswa SMA Negeri 3 Wonogiri Tahun 2013.

ang ingin mengikuti kegiatan kestrakurikuler ap lingkungan yang disiplin, dan penghambat anya formalitas saja, pengeruh rma dalam kegiatan ekstrakurikuler i tahun 2013 yaitu terdiri pendorong yaitu m nat dari siswa yang ingin mengikuti kegiatan kestrakurikuler pramuka, sarana dan prasarana yang mendukung dari sekolah. Sedangkan faktor

16 Baca lebih lajut

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA HOTEL Ros In YOGYAKARTA.

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA HOTEL Ros In YOGYAKARTA.

dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Menurut Bangun (2012:4), salah satu sumber daya organisasi yang memiliki peran penting dalam mencapi tujuannya adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu, maka perlu adanya perhatian khusus agar kinerja karyawan dapat maksimal. Kinerja karyawan yang menurun tentu akan sangat mempengaruhi stabilitas perusahaan. Dimana karyawan dengan kinerja yang buruk, semangat kerja yang kurang akan membuat target perusahaan menjadi tidak tercapai sehingga perusahaan akan sulit untuk bersaing dengan perusahaan lain dan pada akhirnya dapat juga mengalami kebangkrutan jika tidak segera diberikan solusi yang tepat untuk menghadapi masalah kinerja tersebut.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI METODE POINT SKORSING   Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Melalui Metode Point Skorsing (studi kasus di SMK Negeri 8 Surakarta).

PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI METODE POINT SKORSING Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Melalui Metode Point Skorsing (studi kasus di SMK Negeri 8 Surakarta).

Wawancara tekait dengan penelitian ini peneliti menggunakan wawancara terstruktur. Wawancara terstruktur berpatokan dengan pedoman wawancara yang sistematis. Hal ini peneliti mengajukan pertanyaan yang tidak terikat oleh waktu dan tempat. Wawancara yang dilakukan untuk memperoleh data lanjut mengenai penanaman pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui metode point skorsing di SMK Negeri 8 Surakarta dengan Kepala Sekolah, Guru Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling dan Siswa.

14 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI  Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Tata Tertib Sekolah (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016).

NASKAH PUBLIKASI Penanaman Pendidikan Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Tata Tertib Sekolah (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016).

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk penanaman pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui tata tertib sekolah selama ini terbukti cukup baik, adanya sosialisasi mengenai tata tertib sekolah dengan cara menempel tata tertib sekolah pada ruang-ruang kelas dan semua komponen mematuhi aturan tersebut. Faktor penghambat penanaman pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui tata tertib sekolah yaitu dari penanaman karakter disiplin Jarak rumah yang jauh dan juga bermasalahnya kendaraan, ada siswa yang lupa atau hilang atributnya, adanya siswa yang kurang pahaman tentang tata tertib sekolah, adanya siswa yang tidak menyukai guru mapel, ada terjadi hilangnya buku catatan untuk pengembalian alat dan bahan. Dari penanaman pendidikan karakter tanggung jawab yaitu adanya sikap siswa yang masih malas, dan siswa seringkali sengaja datang terlambat pada saat giliran piket, adanya siswa yang kurang tertarik dengan kegiatan tersebut, adanya siswa tidak tahu mengajukan pemecahan masalah yang dihadapi pada siapa. Faktor pendorong penanaman pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui tata tertib sekolah adalah penegakkan sanksi yang terdapat dalam tata tertib sekolah, pantauan dari pihak sekolah serta adanya sarana koperasi sekolah, pemberian hadiah bagi yang tidak pernah melanggar. Keinginan orang tua siswa dalam penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab melalui tata tertib sekolah diantaranya harus ada pantauan dari pihak sekolah, ditegakkannya sanksi agar siswa yang melanggar jera dan adanya sosialisasi tentang tata tertib sekolah kepada siswa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Kata kunci: gap, pendidikan, dunia kerja, SDM Pendahuluan - MENGURANGI GAP PERGURUAN TINGGI DENGAN DUNIA KERJA: UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA

Kata kunci: gap, pendidikan, dunia kerja, SDM Pendahuluan - MENGURANGI GAP PERGURUAN TINGGI DENGAN DUNIA KERJA: UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA

Dalam hal tanggung jawab profesi, tugas dosen adalah: (1) Tanggung jawab untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dalam disiplin akademiknya, dengan membaca lektur yang baru atau berupa jurnal, dan mengikuti kegiatan ilmiah berupa diskusi atau seminar, mengenai bidang studinya; (2) Selalu berusaha meningkatkan keefektifan mengajar, mencari cara-cara baru dalam menyampaikan materi kuliah, memotivasi mahasiswa dan memperbaiki metode evaluasi prestasi mahasiswa; (3) Bertanggung jawab untuk ikut serta mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang studinya melalui penelitian, analisis, dan penulisan secara kreatif serta menyajikan makalah pada kesempatan diskusi atau seminar; (4) Bertanggung jawab untuk membantu kolega dosen dan membantu lembaga dalam kegiatan pengembangan kurikulum, kegiatan ilmiah jurusan, Fakultas dan Universitas serta berpartisipasi di dalamnya, serta kegiatan kepanitiaan yang diselenggarakan oleh Jurusan, Fakultas dan sebagainya; (5) Bertanggung jawab untuk melindungi dan meningkatkan gengsi akademik dan profesi dosen antara lain dengan membantu merekrut dosen baru yang berkualitas, memberikan rekomendasi yang objektif dalam kenaikan jabatan akademik kolega dosen lain, merekomendasi dosen yang nyata-nyata tidak memiliki kemampuan akademik, tidak memiliki integritas pribadi, berkelakuan buruk dan sebagainya; (6) Bertanggung jawab untuk memberikan contoh menghormati hak orang lain untuk berbeda pendapat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I BOBY FIRMA OKTAVIA PGSD'14

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I BOBY FIRMA OKTAVIA PGSD'14

Disiplin merupakan suatu sikap dan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab terhadap kehidupan tanpa paksaan dengan disertai keyakinan dalam melakukan sesuatu hal yang benar bagi dirinya maupun lingkungannya. Sikap disiplin pun perlu ditanamkan dalam diri siswa karena disiplin merupakan suatu sikap dan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab terhadap kehidupan tanpa paksaan dengan disertai keyakinan dalam melakukan sesuatu hal yang benar bagi dirinya maupun lingkungannya. Adanya sikap disiplin yang ditanamkan secara terus menerus akan menumbuhkan kesadaran pada diri siswa dalam melakukan serta menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Dokumen

Dokumen

dituangkan dalam Dokumen Akademik perguruan tinggi serta pengesahan Dokumen Akademik harus dilakukan oleh Senat Akademik sehingga isinya menjadi tanggung jawab bersama dan seluruh sivitas akademika wajib melaksanakan aturan dalam Dokumen Akademik tersebut.Dari aturan tersebut diharapkan akan terbentuk sistem untuk menumbuhkan budaya mutu sehingga seluruh komponen sivitas akademika akan dengan kesadaran berupaya untuk menyelenggarakan kegiatan akademik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ketika setiap sivitas akademika telah menereapkan budaya mutu maka penjaminan mutu internal bukan lagi sebagai hal yang memberatkan. Strategi untuk pengembangan budaya mutu ini dapat dimulai dengan
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

METODE PEMBELAJARAN GURU FIQIH DALAM PEMBENTUKAN NILAI-NILAI TANGGUNG JAWAB SISWA DI MTsN KARANGREJO TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

METODE PEMBELAJARAN GURU FIQIH DALAM PEMBENTUKAN NILAI-NILAI TANGGUNG JAWAB SISWA DI MTsN KARANGREJO TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

a. Dalam menerapkan metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru Fiqih yaitu menghasilkan siswa memiliki nilai tanggung jawab dan disiplin, baik bagi dirinya sendiri maupun nilai tanggung jawab bagi orang lain. Seperti belajar kelompok diskusi, menumbuhkan sifat kekerabatan dan kerja sama dalam sebuah team.

7 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DI SD NEGERI 1 BANTUL.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DI SD NEGERI 1 BANTUL.

Pengkondisian meliputi ketersediaan sarana dan prasarana sekolah dalam implementasi pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab. Sekolah menyediakan toilet yang bersih dan mencukupi, menggunakan finger print untuk presensi guru, memfasilitasi siswa dengan kantin sehat dan mushola, memiliki alat kebersihan kelas yang lengkap, wastafel dan tempat sampah yang memadai, memasang CCTV di setiap ruangan dan lingkungan sekolah. Fasilitas sekolah yang kurang mendukung yaitu mushola yang tergolong masih kecil. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Agus Wibowo (2012: 90) bahwa untuk mendukung keterlaksanaan pendidikan karakter maka sekolah harus dikondisikan sebagai pendukung kegiatan itu.
Baca lebih lanjut

223 Baca lebih lajut

DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB

DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB

MENGAPA PERLU DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM KEGIATAN SOSIAL Kegiatan:  Mencari contoh kasus apabila disiplin dan tanggung jawab dalam kegiatan sosial dilaksanakan dan tidak dila[r]

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...