• Tidak ada hasil yang ditemukan

[PDF] Top 20 ‘Iddah Bagi Wanita Istiḥāḍḥāḥ(Studi Perbandingan Pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i)

Has 10000 "‘Iddah Bagi Wanita Istiḥāḍḥāḥ(Studi Perbandingan Pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i)" found on our website. Below are the top 20 most common "‘Iddah Bagi Wanita Istiḥāḍḥāḥ(Studi Perbandingan Pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i)".

‘Iddah Bagi Wanita Istiḥāḍḥāḥ(Studi Perbandingan Pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i)

‘Iddah Bagi Wanita Istiḥāḍḥāḥ(Studi Perbandingan Pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i)

... Madinah adalah kota yang mempunyai keutamaan di masa sahabat, tabi’in dan orang-orang sesudah mereka. Di Madinah itu banyak ulama yang mengembangkan ilmunya di masa Imam Malik, apa lagi sebelumnya. Di masa ... Lihat dokumen lengkap

76

Studi analisis pendapat Imam Syafi’i tentang saksi wanita dalam kasus masa iddah wanita hamil yang keguguran

Studi analisis pendapat Imam Syafi’i tentang saksi wanita dalam kasus masa iddah wanita hamil yang keguguran

... tentang wanita yang ditinggal mati suaminya dalam keadaan mengandung; Ibnu Mas’ud bertanya: Apakah urusan wanita itu kamu perberat, tidak kamu peringan ...waktu iddah mereka ialah sampai meraka ... Lihat dokumen lengkap

115

Implementasi hukum menikahi wanita dalam masa ‘iddah : studi komparatif pendapat Imam Syafi’i dan Imam Malik

Implementasi hukum menikahi wanita dalam masa ‘iddah : studi komparatif pendapat Imam Syafi’i dan Imam Malik

... pada pendapat Imam Syafi’i dalam Qoul Jadid diatas diterangkan, Diceritakan dari Abdul Majid ibn Juraih bercerita bahwa Imam ‘Atho “ Sesungguhnya laki-laki yang telah mentalak isterinya , maka isteri ... Lihat dokumen lengkap

96

Analisis pendapat Imam Syafi’i tentang iddah bagi istri yang suaminya mafqud

Analisis pendapat Imam Syafi’i tentang iddah bagi istri yang suaminya mafqud

... digunakan Imam Malik dan Syafii seperti telah ...digunakan Imam Syafii yang mengarahkan adanya khiyar yaitu kisah yang diriwayatkan Abd al-Razzaq dengan sanad sampai ... Lihat dokumen lengkap

179

Analisis Maqasid al Syariah terhadap pendapat Imam Malik dan Imam Syafi'i tentang 'iddah wanita yang haid tidak teratur.

Analisis Maqasid al Syariah terhadap pendapat Imam Malik dan Imam Syafi'i tentang 'iddah wanita yang haid tidak teratur.

... pihak wanita. Jika sesuai dengan pendapat Imam Syafi’i maka bagi wanita tersebut setelah cerai dengan suaminya masih harus menunggu dengan jarak yang lama untuk menikah lagi, jika memang jarak ... Lihat dokumen lengkap

87

Studi analisis pendapat Imam Syafi’i dalam qaul qodim tentang iddah wanita yang terlambat haid

Studi analisis pendapat Imam Syafi’i dalam qaul qodim tentang iddah wanita yang terlambat haid

... Artinya: “Nama bagi waktu yang diperhitungkan, yang dalam masa itu perempuan yang ditalak suaminya diwajibkan menunggu guna mengetahui kebersihan rahimnya atau untuk belasungkawa atas suaminya atau untuk ibadah.” Menurut ... Lihat dokumen lengkap

71

Status hukum perkawinan perempuan pada saat suami mafqud : studi komparatif pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i

Status hukum perkawinan perempuan pada saat suami mafqud : studi komparatif pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i

... menetapkan iddah bagi wanita yang ditinggal mati ...menetapkan iddah bagi wanita yang ditalak, yang mana ia tidak menjadi halal kecuali karena kematian suaminya atau talak, dan itulah: makna ... Lihat dokumen lengkap

110

Status anak laki-laki sebagai wali nikah bagi ibunya : studi perbandingan pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi'i

Status anak laki-laki sebagai wali nikah bagi ibunya : studi perbandingan pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi'i

... Artinya: Telah menceritakan kepada kami, Abdullah al-Hafidz, telah menceritakan kepada kami, Ali bin Hamsyadz al-Adlu, telah menceritakan kepada kami, Ali bin Abdul Aziz, telah menceritakan kepada kami, Muslim bin ... Lihat dokumen lengkap

175

Studi analisis istinbath hukum Imam Malik tentang mut’ah  bagi wanita yang telah ditalak

Studi analisis istinbath hukum Imam Malik tentang mut’ah bagi wanita yang telah ditalak

... Mazhab Syafii bahwa mut‟ah itu wajib diberikan kepada setiap wanita yang diceraikan suami, sama halnya perceraian itu qabla al- dukhūl ataupun ba‟da al-dukhūl, kecuali bagi perempuan yang bercerai ... Lihat dokumen lengkap

181

Kebolehan keluar rumah bagi wanita dalam masa iddah : studi perbandingan pendapat Imam Ibrāhīm al-Bājūrī w. 1276 H dan Imam Taqiyuddīn Al-Ḥiṣnī w. 829 H

Kebolehan keluar rumah bagi wanita dalam masa iddah : studi perbandingan pendapat Imam Ibrāhīm al-Bājūrī w. 1276 H dan Imam Taqiyuddīn Al-Ḥiṣnī w. 829 H

... Artinya: Kata Pengarang: „Illa lihajatin‟ (kecuali ada keperluan), yakni boleh keluar kalau ada keperluan. Keperluan itu macam-macam. Di antaranya adalah apabila perempuan tersebut khawatir dirinya dan hartanya akan ... Lihat dokumen lengkap

87

Ketentuan ‘iddah bagi wanita yang ditalak setelah rujuk dan belum pernah digauli selama rujuknya : studi analisis pendapat Imam al-Māwardī

Ketentuan ‘iddah bagi wanita yang ditalak setelah rujuk dan belum pernah digauli selama rujuknya : studi analisis pendapat Imam al-Māwardī

... raj´i wanita tersebut masih dianggap terikat dalam perkawinan, karena memang bekas suaminya itulah yang paling berhak untuk merujuknya selama masih dalam masa ...maka wanita itu cukup menyempurnakan ... Lihat dokumen lengkap

118

Studi komparasi pendapat Imam Syafi’i dan Imam Malik tentang  hukuman penganiayaan kepada ibu hamil yang mengakibatkan kematian janin

Studi komparasi pendapat Imam Syafi’i dan Imam Malik tentang hukuman penganiayaan kepada ibu hamil yang mengakibatkan kematian janin

... bahwa, Imam Syafi’i dalam menetapkan hukum beliau berlandaskan pada al- Qur’an, as-Sunnah, Ijma’, Qiyas, dan ...maupun wanita, merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa sebagaiman dalam ... Lihat dokumen lengkap

125

Kewenangan Hakamain dalam perkara syiqaq (studi perbandingan pendapat Imam Malik dan Imam Al Syafi’i)

Kewenangan Hakamain dalam perkara syiqaq (studi perbandingan pendapat Imam Malik dan Imam Al Syafi’i)

... tersebut. Pendapat kedua imam tersebut sangat relevan dengan perintah pengangkatan hakam, namun realita yang terjadi dilapangan, tak selamanya hakam yang ditunjuk berjumlah dua orang yang merupakan ... Lihat dokumen lengkap

138

Studi analisis pendapat Imam Al-‘Imrānī tentang nafkah iddah bagi wanita hamil yang ditalak

Studi analisis pendapat Imam Al-‘Imrānī tentang nafkah iddah bagi wanita hamil yang ditalak

... tentang wanita hamil yang ditalak ada dua pendapat, pendapat pertama menyatakan bahwa wanita yang dalam keadaan hamil tidak wajib diberi nafkah di hari pertama, namun pada saat wanita ... Lihat dokumen lengkap

93

Hukum menceraikan istri lewat pesan tertulis : studi perbandingan pendapat Imam Al-Kasani dan Imam Al-Imroni

Hukum menceraikan istri lewat pesan tertulis : studi perbandingan pendapat Imam Al-Kasani dan Imam Al-Imroni

... Sebagaimana penulis singgung dalam bab III (tiga), bahwa baik al-Kasani maupun al-Imroni menyebutkan secara terang metode istinbāṭ-nya yang bersandingan dengan pendapat mereka berdua, apa yang telah mereka tempuh ... Lihat dokumen lengkap

179

Pendapat empat imam mazhab fikih dan hakim pengadilan agama kota palangka Raya tentang penetapan masa iddah wanita yang dicerai

Pendapat empat imam mazhab fikih dan hakim pengadilan agama kota palangka Raya tentang penetapan masa iddah wanita yang dicerai

... Berdasarkan pendapat hakim SN diatas bahwa penetapan masa idah wanita yang diccrai oleh suaminya terhitung sejak adanya ikrar talak yang diucapakan oleh suami didepan [r] ... Lihat dokumen lengkap

20

Pelajaran Berharga dari Sisi Kehidupan Al-Imam Asy-Syafi i Rahimahullah

Pelajaran Berharga dari Sisi Kehidupan Al-Imam Asy-Syafi i Rahimahullah

... Beliau rahimahullah pernah berkata kepada Al-Imam Ahmad rahimahullah -salah satu murid beliau-, “Kamu lebih berilmu tentang hadits yang shahih dibanding aku. Maka apabila engkau mengetahui tentang sebuah hadits ... Lihat dokumen lengkap

8

BAB IV ANALISIS PANDANGAN IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI I TENTANG DASAR HUKUM MENIKAH TANPA WALI

BAB IV ANALISIS PANDANGAN IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI I TENTANG DASAR HUKUM MENIKAH TANPA WALI

... Artinya: ‚ Dari Aisyah Radliyallahu ‘anha bahwa Rasulullah Saw bersabda: ‚perempuan yang nikah tanpa izin walinya, maka nikahnya batil. Jika sang laki-laki telah mencampurinya, maka ia wajib membayar maskawin untuk ... Lihat dokumen lengkap

16

PEMIKIRAN IMAM MALIK TENTANG HAK WARIS BAGI ISTERI YANG TELAH HABIS MASA IDDAH

PEMIKIRAN IMAM MALIK TENTANG HAK WARIS BAGI ISTERI YANG TELAH HABIS MASA IDDAH

... Pertama, Imam Malik mendahulukan perbuatan orang-orang Madinah sebelum qiyas, suatu metode yang tidak dipergunakan fuqaha ...menurut Imam Maliki, termasuk dari bagian sunah mutawatir karena ... Lihat dokumen lengkap

13

Status pernikahan suami yang meli’an istrinya : studi perbandingan pendapat Imam Al-Sarkhosī dan Imam Ibn Qudāmah

Status pernikahan suami yang meli’an istrinya : studi perbandingan pendapat Imam Al-Sarkhosī dan Imam Ibn Qudāmah

... Menurut Imam Al-Sarkhosī, bahwa suami yang meli‟an istrinya, maka status pernikahannya, yaitu berstatus ...perbedaan pendapat tersebut, apakah yang ... Lihat dokumen lengkap

122

Show all 10000 documents...