Top PDF LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN (1)

LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN (1)

LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN (1)

Berkemah merupakan salah satu cara guru untuk mendatangkan siswa secara langsung ke lingkungan dengan tujuan agar siswa mengenal lingkungan sekitarnya lebih dekat lagi. Perkemahan banyak mengandung nilai edukatif antara lain memupuk rasa tanggung jawab, jiwa gotong royong, perasaan social dan juga keakraban dengan alam. 13

13 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1  Kontribusi Media Pembelajaran Dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 1 Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendi

KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 Kontribusi Media Pembelajaran Dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 1 Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendi

Dalam penelitian ini penulis menyadari penelitian yang dilaksanakan ini memiliki keterbatasan. Keterbatasan tersebut antara lain : (1) Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan angket dalam pengambilan jawaban dari sampel/responden, sehingga penulis tidak mengawasi secara langsung atas pengisian jawaban tersebut. (2) Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa terbatas pada variabel kontribusi media pembelajaran dan lingkungan belajar. (3) Lingkup penelitian terbatas pada satu tempat saja yaitu di Universitas Muhammadiyah Surakarta terutama mahasiswa angkatan 2014 yang mengambil mata kuliah dasar akuntansi keuangan 1 dan waktu yang digunakan dalam penelitian terbatas.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Martha Ayu Kartikawulan M3309026

Martha Ayu Kartikawulan M3309026

Dengan rahmat Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih, penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir yang berjudul “ PENGEMBANGAN E- LEARNING SMP NEGERI 1 SUKOHARJO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE ” dengan lancar. Shalawat dan salam semoga senantiasa Allah limpahkan kepada Rasulullah Muhammad yang telah memberikan dan menyampaikan kepada kita semua ajarannya yang terbukti kebenarannya.

71 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN GAME EDUKASI VISUAL NOVEL BERBASIS PEMBANGUNAN KARAKTER PADA MATERI PELESTARIAN LINGKUNGAN

PENGEMBANGAN GAME EDUKASI VISUAL NOVEL BERBASIS PEMBANGUNAN KARAKTER PADA MATERI PELESTARIAN LINGKUNGAN

Rata-rata ketuntasan klasikal yang diperoleh kedua kelas uji coba skala luas menggambarkan ketuntasan yang maksimal dari masing-masing kelas tersebut. Peneliti menggunakan KKM ≥ 80 untuk uji coba lapangan penggunaan multimedia game visual novel ini. Sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah untuk mata pelajaran biologi sebesar ≥75. Peneliti meningkatkan nilai KKM agar mengetahui bahwa pembelajaran menggunakan multimedia game yang dikembangkan benar-benar memiliki pengaruh yang lebih. Hasil belajar setiap siswa tercatat pada nilai akhir (NA). Nilai akhir berasal dari rata-rata nilai evaluasi dan nilai tugas dengan perbandingan 2 banding 1. Nilai evaluasi merupakan nilai yang diperoleh dari hasil ulangan yang dilakukan pada akhir pertemuan. Sedangkan nilai tugas diperoleh dari nilai skor pada game dan LDS (Lembar Diskusi Siswa). Penilaian dilakukan secara komprehensif, setiap anggota dalam kelompok mendapatkan nilai yang sama untuk LDS, dan nilai game, sedangkan nilai individu diperoleh dari nilai evaluasi.
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR  DASAR  AKUNTANSI KEUANGAN 1  Kontribusi Media Pembelajaran Dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 1 Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pen

KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 Kontribusi Media Pembelajaran Dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 1 Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pen

Lampiran 4 Uji Validitas Try Out Variabel Media Pembelajaran Lampiran 5 Hasil Reliabilitas Try Out Variabel Media Pembelajaran Lampiran 6 Hasil Try Out Variabel Lingkungan Belajar Mahasiswa Lampiran 7 Uji Validitas Variabel Lingkungan Belajar Mahasiswa Lampiran 8 Uji Reliabilitas Variabel Lingkungan Belajar

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Pengelolaan Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan Di SMA Negeri I Ceper.

PENDAHULUAN Pengelolaan Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan Di SMA Negeri I Ceper.

kemampuan siswa Indonesia dalam bidang IPA berada pada urutan ke 38 dari 40 negara. Begitu juga untuk Indeks Pembangunan untuk di Indonesia menurun dari peringkat 65 pada 2010 ke peringkat 69 pada 2011. Berdasarkan data dalam Education For All (EFA) Global Monitoring Report (2011). The Hidden Crisis, Armed Conflict and Education yang dikeluarkan UNESCO, Indeks Pembangunan Pendidikan Indonesia pada 2008 adalah 0,934 (rangking 69 dari 127 negara). Posisi ini jauh tertinggal dari Brunei Darussalam (peringkat 34) dan Jepang (rangking 1 dunia). Adapun Malaysia berada di
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

A. Tujuan Pembelajaran: - RPP SMP Kelas 7

A. Tujuan Pembelajaran: - RPP SMP Kelas 7

Kompetensi Dasar : 7.1 Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) saangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat yang melibatkan tindak tutur: meminta dan memberi jasa, meminta dan memberi barang serta meminta dan memberi fakta.

70 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1  KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROG

KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROG

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1)Kontribusi media pembelajaran terhadap prestasi belajar DAK 1 Mahasiswa Progdi Akuntansi semester IV tahun 2010/2011. 2)Kontribusi lingkungan belajar terhadap prestasi belajar DAK 1 mahasiswa Progdi Akuntansi semester IV tahun 2010/2011. 3)Kontribusi media pembelajaran dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar DAK 1 Mahasiswa Progdi Akuntansi semester IV tahun 2010/2011

15 Baca lebih lajut

Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran - Repository Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran - Repository Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Menurut briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyanpaikan isi/materi pembelajaraan seperti : Buku,film,video dan sebagainya kemudian menurut national education association (1969) mengungkapkan bahawa media pembelajaran adalah saraana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar termasuk teknologi perangkat keras. Pengetian media pembelajaran adalah alat pengajar untuk membantu menyampaikan materi pelajaran dalam proses belajar mengajar sehingga memudahkan pencapainan tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan. 1 Dalam teori representasi dijelaskan bahwa dengan
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perancangan Media CBI (Computer Based Instruction) pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris T1 702011027 BAB II

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perancangan Media CBI (Computer Based Instruction) pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris T1 702011027 BAB II

Secara umum faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran terbagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal, kedua faktor ini sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran dalam lingkungan sekolah. Slameto, mengemukakan bahwa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran diantaranya adalah 1) Faktor intern meliputi faktor jasmani (faktor kesehatan dan kesehatan tubuh), faktor fisiologis (intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, dan kesiapan), dan faktor kelelahan. Kemudian faktor ekstern meliputi faktor keluarga, faktor sekolah (metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan peserta didik, disiplin peserta didik, keadaan gedung, tugas rumah, dan faktor kegiatan masyarakat [6]. Faktor-faktor tersebut dapat menjadi penghambat bahkan mempengaruhi kegiatan mengajar baik itu guru maupun siswa, salah satu faktor seperti yang telah dipaparkan di atas yaitu faktor alat yang digunakan. Alat yang digunakan oleh guru dalam mengajar atau yang biasa disebut dengan media pembelajaran merupakan suatu usaha untuk mempertinggi mutu pembelajaran agar siswa dapat mudah memahami apa yang diajarkan. Adanya media pembelajaran akan memperlancar komunikasi antara guru dan siswa, karena tanpa komunikasi yang baik proses belajar mengajar tidak akan berjalan dengan efektif.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

T IPS 1302786 Chapter5

T IPS 1302786 Chapter5

3. Sekalipun subjek penelitian ini adalah kelas VIII, tetapi alternatif sumber belajar IPS dengan menggunakan pendekataan sastra khususnya puisi relevan untuk diterapkan di kelas manapun pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. Pada jenjang Sekolah Menengah Atas ataupun Sekolah Dasar. Dua hal terpenting yang harus dilihat oleh guru IPS adalah (1) pemilihan puisi, agar penyampaian makna dapat dengan mudah dipahami dan (2) pembelajaran mengenai lingkungan dengan media atau sumber apapun dapat diterapkan dengan skenario pembelajaran di luar lingkungan kelas sehingga peserta didik dapat berinteraksi dengan lingkungan fisik ataupun non fisik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

KEEFEKTIFAN MEDIA LINGKUNGAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 IMOGIRI.

KEEFEKTIFAN MEDIA LINGKUNGAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 IMOGIRI.

Media lingkungan dapat dimanfaatkan oleh berbagai bidang studi seperti bahasa, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, olah raga, kesenian, dan lain-lain (Sudjana dan Rivai, 1990:209). Terkait dengan penggunaan media lingkungan pada pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada pembelajaran sastra, Endraswara (2005:50) menyatakan bahwa pengajaran sastra tidak harus terpaku di kelas, misalnya bisa dilakukan di alam terbuka. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa media lingkungan dapat digunakan dalam pembelajaran menulis puisi. Sudjana dan Rivai (1990:208) juga menyebutkan beberapa keuntungan media lingkungan, antara lain kegiatan belajar akan menjadi lebih menarik dan hakekat belajar akan lebih bermakna karena siswa dihadapkan pada situasi yang bersifat alami.
Baca lebih lanjut

162 Baca lebih lajut

SAT 5 Peran lingkungan dan alamsekitar sebagi media pemebalajaran

SAT 5 Peran lingkungan dan alamsekitar sebagi media pemebalajaran

Menjelasakan taman, tanah liat, air dan pasir sebagai media untuk membantu proses belajar Judul Modul : Lingkungan dan alam sekitar sebagai media pembelajaran Pokok Bahasan : 1.. Peran[r]

1 Baca lebih lajut

Media Pembelajaran | Karya Tulis Ilmiah Media Pembelajaran

Media Pembelajaran | Karya Tulis Ilmiah Media Pembelajaran

1) Harus ada kejelasan tentang maksud dan tujuan pemilihan media tersebut. Tujuan ini sendiri beraneka ragam, apakah untuk keperluan rekreasi/hiburan, informasi umum, instruksional dan sebagainya. Atau bahkan yang lebih spesifik, misalnya belajar kelompok, belajar individu untuk mencapai sasaran tertentu seperti anak balita, orang dewasa, masyarakat desa, tuna netra dan sebagainya. Dapat pula tujuan tersebut akan menyangkut pembedaan warna, suara atau anak seperti misalnya proses kimia (farmasi), pelajaran pembedahan (kedokteran), Aspek tujuan media yang telah diuraikan sebelumnya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X

Pendapat Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Azhar Arsyad, (2007: 3) mengatakan bahwa :“ media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap .” Adapun pendapat Briggs yang dikutip oleh Sri Anitah(2009:1) mengatakan bahwa :” media pembelajaran hakekatnya adalah peralatan fisik untuk membawakan atau menyempurnakan isi pembelajaran. Termasuk di dalamnya, buku, vidiotape, slide suara, suara guru, tape recorder, modul atau salah satu komponen dari suatu sistem p enyampaian.”
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MERAWAT LINGKUNGAN.

MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MERAWAT LINGKUNGAN.

Ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang dan mengalami kemajuan, sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan cara berpikir manusia. Bangsa Indonesia merupakan salah satu Negara yang sedang berkembang. Saat ini Indonesia menempati peringkat ke 4 dengan jumlah populasi penduduk terbanyak didunia setelah Cina, India, dan Amerika dengan jumlah penduduk saat ini sekitar 240 juta jiwa.[1] Dengan jumlah penduduk yang begitu banyak serta tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi maka akan bertambah juga kegiatan pembangunan dalam berbagai bidang yang telah dan akan terus menimbulkan efek negative maupun positif terhadap lingkungan, yaitu berupa pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang pada akhirnya akan berakibat pada penurunan kualitas atau degradasi lingkungan. Kegiatan pembangunan terjadi pada berbagai sector seperti industri, pertanian, perkebunan, pariwisata, perumahan, dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI LINGKUNGAN PROFESI GURU.

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI LINGKUNGAN PROFESI GURU.

3. Manfaat Media Dalam Pembelajaran Coba anda bayangkan sejenak, bila saat mengajarkan suatu materi berupa benda yang relativ baru (berasal dari planet lain) bagi siswa atau pada masyarakat umumnya, anda mengajarkannya hanya dengan menggunakan kata- kata saja. Sudakah anda membayangkannya? Kira- kira apa yang terjadi pada benak siswa pada umumnya. Luar basa! Sebab, bila ada empat puluh siswa didalam kelas, maka akan ada empat puluh jenis bentuk benda yang ada dibenak siswa pada umumnya. Luar biasa! Sebab, bila ada empat puluh siswa didalam kelas, maka akan ada empat puluh jenis bentuk benda yang ada dibenak siswa, karena setiap siswa akan
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

HUTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI LINGKUNGAN BAGI DUNIA PENDIDIKAN

HUTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI LINGKUNGAN BAGI DUNIA PENDIDIKAN

Hendaknya instansi – instansi pendidikan mensosialisasikan hutan sebagai media pembelajaran, khususnya geografi lingkungan. Salah satu cara untuk mensosialisasikan hal tersebut adalah mengenalkan peseerta didik akan keindahan dan manfaat hutan bagi kehidupan. Terlebih jika pembelajaran geografi lingkungan, peserta didik diterjunkan langsung melalui observasi lapangan dalam hal ini observasi ke obyek hutan yang ada di wilayah Indonesia. Hal ini memudahkan peseta didik dalam mengenali hutan pada pengaplikasian geografi lingkungan. Sehingga dengan kegiatan observasi langsung ke lapangan, diharapkan peserta didik mampu dan membentuk karakter peserta didik yang memiliki rasa untuk mencintai lingkungan. Hal tersebut sejalan dengan pengaplikasian geografi lingkungan dalam kehidupan sehari - hari.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Media Pembelajaran “Boling” Untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Media Pembelajaran “Boling” Untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Selama ini pendidikan lingkungan hidup telah dilaksanakan. Penyampaian mata ajar pada jenjang pendidikan dasar dan menegah (menengah umum dan kejuruan) tentang masalah kependudukan dan lingkungan hidup secara integratif dituangkan dalam sistem kurikulum tahun 1984 dengan memasukkan masalah- masalah kependudukan dan lingkungan hidup ke dalam hampir semua mata pelajaran. Salah satu kegiatan yang mempelopori pengembangan pendidikan lingkungan hidup di Indonesia dilakukan oleh IKIP Jakarta yaitu dengan menyusun Garis-garis Besar Pendidikan dan Pengajaran (GBPP) bidang lingkungan hidup untuk pendidikan dasar. Pada tahun 1977/1978, GBPP tersebut kemudian diujicobakan pada 15 SD di Jakarta. Selain itu, penyusunan GBPP untuk pendidikan dasar, beberapa perguruan tinggi juga mulai mengembangkan Pusat Studi Lingkungan (PSL) yang salah satu aktivitas utamanya adalah melaksanakan kursus-kursus mengenai Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN (2)

LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN (2)

Membawa kelas atau para siswa keluar kelas dalam rangka kegiatan belajar tidak terbatas waktu. Artinya tidak selalu memakan waktu yang lama, tapi bisa saja dalam satu atau dua jam pelajaran bergantung kepada apa yang akan dipelajari dan bagaimana cara mempelajarinya. Pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran lebih bermakna disebabkan para siswa dihadapkan langsung dengan peristiwa dan keadaan yang sebenarnya secara alami, sehingga lebih nyata, lebih faktual, dan kebenarannya dapat dipertanggung jawabkan.

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...