Top PDF Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Senam lantai

Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Senam lantai

Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Senam lantai

Senam lantai merupakan salah satu bagian dari senam artistik. Senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga yang mengandalkan aktivitas seluruh anggota badan. Oleh karena itu, senam lantai juga disebut sebagai olahraga dasar. Senam lantai mengacu pada gerak dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap anggota tubuh, yaitu dari kemampuan komponen motorik atau gerak, seperti kekuatan, kecepatan, keseimbangan, kelentukan, kelincahan, dan ketepatan. Beberapa contoh gerakan dasar senam lantai adalah meroda dan guling lenting. Dalam bab ini kamu akan mempelajari keduanya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Materi Matematika Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 2 Fungsi

Materi Matematika Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 2 Fungsi

Misalkan himpunan P = {Rani, Dian, Isnie, Dila} dan Q = {Basket, Bulu Tangkis, Atletik, Senam, Tenis Meja}. Kata “menyukai” adalalah relasi yang menghubungkan himpunan P dan himpunan Q. Maka relasi tersebut dapat disajikan dalam bentuk berikut ini.

24 Baca lebih lajut

Materi Penjaskes Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 4 Atletik

Materi Penjaskes Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 4 Atletik

Selanjutnya, gerakan diakhiri dengan mendarat menggunakan kedua kaki secara baik dan terkontrol.Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang pelompat jauh gaya menggantung yaitu pen[r]

10 Baca lebih lajut

Materi Penjaskes Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 5 Pencak Silat

Materi Penjaskes Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 5 Pencak Silat

Gambar 5.7 Sikap pasang tiga Sumber: Dokumentasi penerbit, 2008 Info Olahraga Sebagai ilmu bela diri khas bangsa Indonesia, pencak silat memiliki ciri umum dan ciri khusus sebagai be[r]

10 Baca lebih lajut

Materi IPA Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 10 Gaya

Materi IPA Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 10 Gaya

Besaran gaya selain ditentukan oleh besar kecilnya kuantitas juga arah gaya. Misalnya ada dua gaya masing-masing F 1 = 50 N ke kanan dan F 2 = 50 N ke kiri, maka F 1 ≠ F 2 karena arah F 1 berbeda dengan arah F 2 , sehingga akibat yang ditimbulkan akan berbeda.

14 Baca lebih lajut

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Peristiwa

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Peristiwa

Pada aspek keterampilan berbicara ini, kamu akan belajar melaporkan isi buku. Setelah pembelajaran ini diharapkan kamu dapat memilih buku bacaan yang disukai di perpustakaan. Setelah itu, kamu dapat mencatat isi buku yang dibaca meliputi judul, pengarang, jumlah halaman, dan daftar isi buku. Kegiatan selanjutnya, kamu diharapkan dapat melaporkan isi buku secara lisan di depan kelas.

18 Baca lebih lajut

Materi IPA Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 16 Bunyi

Materi IPA Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 16 Bunyi

Cepat rambat bunyi di udara diselidiki oleh Mool dan Van Beek. Ilmuwan berkebangsaan Belanda. Dalam percobaannya, mereka menggunakan sumber bunyi meriam yang ditempatkan pada puncak-puncak gunung yang terpisah pada jarak 17 km. Dari hasil percobaannya ternyata cepat rambat bunyi di udara dipengaruhi 2 faktor, yaitu:

18 Baca lebih lajut

Materi IPS Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 15 Perpajakan

Materi IPS Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 15 Perpajakan

Pernahkah kalian mengamati karcis parkir yang kalian terima? Pada gambar di atas juga terlihat beberapa mobil sedang parker, entu mereka juga membayar uang parkir. Uang parkir termasuk salah satu jenis pajak yang kita bayarkan kepada pemerintah. Selain itu, pemilik gedung dalam gambar di atas juga diwajibkan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahun. Apa sebetulnya pajak itu? Mengapa kita perlu membayar pajak? Pada bab ini kalian akan belajar tentang perpajarkan dan di akhir materi kalian diharapkan bisa mendeskripsikan fungsi pajak dalam perekonomian nasional.

14 Baca lebih lajut

Materi Seni Budaya Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 10 Tapestri

Materi Seni Budaya Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 10 Tapestri

Kata Tapestri diambil dari bahasa Perancis Tapiesserie yang berarti penutup lantai atau bahasa Latin Tapestrum, sejenis sulaman yang memiliki banyak teknik. Karya tenunan Tapestri dapat digunakan sebagai benda seni maupun benda yang memiliki fungsi pakai. Se bagai benda seni tapestri dapat dilihat berupa hiasan dinding dan sebagai benda pakai tapestri dapat berupa korden, permadani atau karpet, dan keset. Tapestri sendiri adalah sebuah teknik membuat karya tekstil dengan cara menenun be nang-benang, serta-serat, dan bahan lain seperti kayu, logam, dan rotan dalam satu komposisi benda yang memiliki fungsi seni dan pakai.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Materi PKn Kelas 2 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Kedisiplinan

Materi PKn Kelas 2 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Kedisiplinan

jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah ini 1 siapa yang harus melaksanakan kedisiplinan 2 sebutkan tiga contoh disiplin di lingkungan masyarakat 3 mengapa hidup disiplin harus dibiasa[r]

14 Baca lebih lajut

Materi Matematika Kelas 2 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Bangun Datar

Materi Matematika Kelas 2 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Bangun Datar

Bangun datar yang telah kamu kenal yaitu lingkaran, persegi, persegi panjang, segitiga, jajargenjang, layang-layang, trapesium, dan belah ketupat.. Semua bangun datar itu mempunyai sisi.[r]

27 Baca lebih lajut

Materi Seni Budaya Kelas 12 SMA Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Teater 2

Materi Seni Budaya Kelas 12 SMA Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Teater 2

pengarang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa pentas oleh para seniman penggarap maka itulah pertunjukan teater. Istilah lain untuk proses penterjemahan bahasa ungkap yang dipanggungkan adalah transformasi. Bahasa kata-kata dalam teks naskah yang awalnya hanya simbol-simbol verbal, kemudian diperkaya dengan simbol-simbol audio dan visual. Seorang penggarap teater akan selalu mencari padanan sarana simbol yang digunakan dalam teks naskah ke dalam versi pertunjukan. Misalnya, kata “tidak” dalam teks naskah apakah kemudian langsung diucapkan oleh pemain? Atau hanya cukup dengan bahasa tubuh dengan cara menggelengkan kepala. Dapat juga kata “tidak” divisualkan dengan gerakan tangan yang seolah-olah menolak atau mungkin dapat menggunakan seluruh media ungkap, baik visual maupun verbal serta audio agar betul-betul lengkap. Perlu diperhatikan bahwa dalam penggunaan media ungkap, efektivitas dan kesesuaiannya dengan karakter tokoh cerita yang dimainkan. Karakter tokoh yang lincah, berani dan tegas senantiasa menyertakan bahasa tubuh ketika dia sedang berbicara. Berbeda dengan seseorang yang dingin, pendiam, atau pemalu. Dia akan sulit berkomunikasi dengan orang lain. Akibatnya gagasannya atau hasratnya, atau keinghinginannya sulit untuk dipahami oleh orang lain. Kedua karakter tersebut di atas dapat hadir dalam satu cerita dan bagaimanana cara menampilkannya. Bukan hal gampang untuk menerjemahkan bahasa teks (sastra drama) ke dalam bahasa pertunjukan. Ada banyak pengetahuan dan pengalaman yang harus dimiliki oleh seorang penggarap drama. Jika garapan drama tidak disertai dengan pengetahuan dan pengalaman, maka produk drama yang dipertunjukan akan berkesan miskin pengalaman dan pengetahuan. Sebaliknya jika penggarapnya adalah orang yang memiliki banyak pengetahuan serta pengalaman maka pertunjukan akan berkesan kaya dan bagus. Seseorang yang memiliki banyak pengetahuan tidak akan kehabisan ide untuk manafsirkan hal-hal yang ada dalam sastra drama untuk kebutuhan pertunjukan. Seseorang
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Materi SBK Kelas 2 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Bermain Musik

Materi SBK Kelas 2 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Bermain Musik

Kamu perlu Mangkuk plastik atau kaleng bekas, karet gelang, lembaran plastik, 2 pensil atau sepasang sumpit, lembaran plastik, 2 pensil atau sepasang sumpit, kertas warna atau cat, gun[r]

11 Baca lebih lajut

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 2 Kepahlawanan

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 2 Kepahlawanan

ŘŘ Š—Š™ȱŽ›‹Š‘ŠœŠȱ—˜—Žœ’ŠȱŽ•ŠœȱȱȦ 77777XJDV 0DQGLULXJDV 0DQGLULXJDV 0DQGLULXJDV 0DQGLULXJDV 0DQGLUL /DWLKDQ & 0HPEDFD GDQ 0HQDQJJDSL ,QIRUPDVL0HPEDFD GDQ 0HQDQJJDSL ,QIRUPDVL0HPEDFD G[r]

16 Baca lebih lajut

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Statistika

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Statistika

Gauss memiliki pengaruh yang luar biasa di berbagai bidang. Seringkali, ia disebut sebagai “Prince of Mathematics ´.HWLNDLDEHUXVLDWDKXQ ia mengoreksi kesalahan di salah satu perhitungan JDMLD\DKQ\D3DGDXVLDWDKXQNHWLNDJXUXQ\D PHPEHULNDQ WXJDV GLNHODV XQWXN PHQMXPODKNDQ semua bilangan bulat dari 1 sampai 100, Gauss segera menuliskan 5.050 sebagai MDZDEDQQ\D 'LD WHODK PHQHPXNDQ EDKZD DQJNDDQJND GDSDW EHUSDVDQJDQ VHEDJDLGDQODLQODLQQ\D%HQWXNSHQMXPODKDQLQLVHODQMXWQ\D GLNHQDOVHEDJDL GHUHWDULWPHWLND*DXVV MXJDPHPEHULNRQWULEXVL\DQJ VDQJDW penting untuk teori bilangan pada bukunya Disquisitiones Arithmeticae. Dalam bidang statistika Gauss menemukan distribusi Gauss.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Materi Matematika Kelas 7 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Himpunan

Materi Matematika Kelas 7 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Himpunan

Pada himpunan R di atas, tidak semua anggota himpunan didaftar di antara dua kurung kurawal tetapi kita bisa menentukan bilangan yang paling besar sebagai anggo-tanya, yaitu 20. Dengan demikian kita bisa membilang banyak anggotanya. Jika kita urutkan anggotanya mulai dari 2, 4, 6, . . dan berakhir pada 20, dan kita membi-lang banyak anggotanya, ternyata ada 10.

66 Baca lebih lajut

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 1 Lingkungan

Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1/2 Lengkap Bab 1 Lingkungan

ŗ ’—”ž—Š— /LQJNXQJDQ 3DGDSHODMDUDQSHUWDPDLQLNDPXGDSDWPHQLQJNDWNDQNHWHUDPSLODQPXSDGD NHJLDWDQ PHQ\LPDN WHUXWDPD NHWHUDPSLODQ GDODP PHQHQWXDQ KDOKDO SHQWLQJ \DQJ GLVLPDN6HODLQLWXNDPXM[r]

16 Baca lebih lajut

Materi PAI Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Al Qur

Materi PAI Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Al Qur

Makn a yan g terkan dun g dalam Surah al-In syirah an tara lain : 1. Allah swt. m en gin gatkan kepad a m an u sia bah wa Dia telah m em berikan n ikm at yan g jum lahn ya tiada terhitun g. H an ya saja keban yakan m an usia tidak m en yadari atau lupa ketika m en dapat n ikm at. Sebalikn ya, kalau m en dapatkan sedikit saja m asalah baru dia m en yadarin ya, bah kan m en geluh .

8 Baca lebih lajut

Materi Penjaskes Kelas 12 Kurikulum 2013 Semester 1/2 Lengkap

Materi Penjaskes Kelas 12 Kurikulum 2013 Semester 1/2 Lengkap

Pada fase ini seseorang yang telah terinfeksi HIV sama sekali tidak menunjukkan gejala apapun. Beberapa kejadian yang bisa dialami seorang pengidap HIV pada fase ini antara lain adalah beberapa gejala lu (pusing, lemas, agak demam, lain lain). Hal ini biasanya terjadi antara 2-4 minggu setelah seseorang terinfeksi HIV. Pada fase periode jendela ini di dalam darah pengidap HIV belum terbentuk antibody HIV sehingga apabila darahnya di tes dengan jenis tes yang cara kerjanya adalah mencari antibodi HIV maka hasil tes akan negatif. Fase periode jendela ini bisa berlangsung selama sekitar 3 bulan sampai 6 bulan dari saat terinfeksi HIV.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...