Top PDF NASKAH PUBLIKASI Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

NASKAH PUBLIKASI  Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

NASKAH PUBLIKASI Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

Kepala sekolah mengadakan pelaksanaan supervise ini adalah untuk mengukur kualitas SDM yang ada di SMP N 3 Sudimoro. Supaya kinerja guru dan karyawan terpantau dengan baik, kepala sekolah memiliki beberapa cara dalam proses pengukurannya. Artinya, bahwa dalam rangka mengukur kualitas SDM para guru melalui pengamatan kinerja guru. Dalam hal ini kepala sekolah melihat bagaimana kinerja guru, seberapa besar kompetensi yang sudah dikuasai oleh guru seperti 1). Bagaimana kemampuan guru dalam menguasai bahan/materi pelajaran, 2). Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola program pembelajaran, 3). Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola kelas, 4). Bagaimana kemampuan guru dalam menggunakan media dan sumber belajar, 5). Bagaimana kemampuan guru dalam menguasai landasan pendidikan, 6). Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola interaksi pembelajaran, 7). Bagaimana kemampuan guru dalam menilai prestasi belajar siswa, 8). Bagaimana kemampuan guru dalam mengenal fungsi dan layanan bimbingan dan penyuluhan, 9). Bagaimana kemampuan guru dalam mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah 10). Bagaimana kemampuan guru dalam memahami dan menafsirkan hasil penelitian guna keperluan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENTINGNYA SUPERVISI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI QUALITY  Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

PENTINGNYA SUPERVISI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI QUALITY Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

Dasuki Faludhy. Q.100.110.221. Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan. Tesis. Program Pascasarjana. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2013.

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

PENDAHULUAN Pentingnya Supervisi Kepala Sekolah Sebagai Quality Control Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sudimoro Pacitan.

Jika masalah pembelajaran penekanan pada ranah kognitif saja terus dibiarkan dan berlanjut terus, tanpa dikembangkan pada ranah afektif maupun psikomotor, siswa sebagai generasi penerus bangsa akan sulit bersaing di masa depan. Peserta didik yang diperlukan tidak sekedar yang mampu mengingat/kognitif dan memahami informasi, tetapi juga yang mampu menerapkannya secara kontekstual melalui beragam kompetensi. Di era pembangunan yang berbasis ekonomi dan globalisasi sekarang ini diperlukan pengetahuan dan keanekaragaman keterampilan agar siswa mampu memberdayakan dirinya untuk menemukan, menafsirkan, menilai dan menggunakan informasi serta melahirkan gagasan kreatif untuk menentukan sikap dalam pengambilan keputusan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN, DAN  PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN, DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP PENERAPAN PENILAIAN KELAS GURU-GURU SMP NEGERI DI KA

PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN, DAN PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN, DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP PENERAPAN PENILAIAN KELAS GURU-GURU SMP NEGERI DI KA

Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh yang signifikan persepsi tentang supervisi kepala sekolah, penerapan strategi pembelajaran, dan budaya sekolah terhadap penerapan penilaian kelas. Dengan model regresi, terbukti bahwa variabel bebas dapat dipakai untuk memprediksi variabel terikat, atau dapat dikatakan bahwa hasil analisis regresi menunjukan model sudah tepat. Variabel yang dipilih pada variabel independen yaitu persepsi tentang supervisi kepala sekolah, penerapan strategi pembelajaran, dan budaya sekolah dapat menerangkan variasi variabel penerapan penilaian sebesar 67,7 %, sedangkan sisanya 32,3 % diterangkan oleh variabel lain. Pengujian pengaruh persepsi tentang supervisi kepala sekolah terhadap penerapan penilaian kelas diperoleh nilai t hitung = 12,578 dan p = 0,000. Ternyata nilai p < 0,05, sehingga H o ditolak. Jadi,
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF BAGI   Implementasi Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Pembelajaran Efektif Bagi Guru Di SD Negeri Pabelan 03 Kartasura.

IMPLEMENTASI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF BAGI Implementasi Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Pembelajaran Efektif Bagi Guru Di SD Negeri Pabelan 03 Kartasura.

This study aims to describe the principal role in the supervision of teacher learning, factors restricting, and solutions to overcome the barrier factors in supervised learning. This research uses qualitative research with a descriptive qualitative approach. Using data collection techniques interviews, observation, and documentation. While the validity of the data using triangulation techniques and sources. The results showed that: (1) the principal SD Negeri Pabelan 03 in carrying out his duties as a supervisor to enhance effective learning is already well underway. Prior to the implementation of the supervision, the principal planning first, then inform teachers, it aims to help teachers in perceived their tasks well. (2) there is an inhibitor factors i.e. time and many teachers that awkward time of supervision was held. (3) a solution to overcome the barrier to supervision factors, among others: (a) the principal rearrange the schedule of supervision. (b) the principal holding of observation learning outside of the classroom.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Instrumen SupAK Guru Junior Siklus 2

Instrumen SupAK Guru Junior Siklus 2

Saran Pembinaan:  Penulis berharap kegiatan Pembelajaran dilanjutkan seperti kegiatan supervisi Calon Kepala Sekolah  Kegiatan Pembelajaran yang masih kurang dilengkapi Garut, 4 Agu[r]

5 Baca lebih lajut

Instrumen SupAK Guru Junior Siklus 1

Instrumen SupAK Guru Junior Siklus 1

Saran Pembinaan:  Penulis berharap kegiatan Pembelajaran dilanjutkan seperti kegiatan supervisi Calon Kepala Sekolah  Kegiatan Pembelajaran yang masih kurang dilengkapi Garut, 27 Ju[r]

5 Baca lebih lajut

 SK Supervisi Kelas SD SMP SMA SMK SK SUPERVISI 2016

SK Supervisi Kelas SD SMP SMA SMK SK SUPERVISI 2016

14. Permendikbud Nomor 20 tahun 2016 tentang Standar Isi 15. Permendikbud Nomor 21 tahun 2016 tentang Standar SKL 16. Permendikbud Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses 17. Permendikbud Nomor 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian 18. Hasil Rapat Guru dan Staf Tata Usaha SMPN 3 Rambang Dangku tanggal 22 Juni 2016.

6 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH TESIS  Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru Di Sekolah Dasar Negeri Watukarung Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH TESIS Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru Di Sekolah Dasar Negeri Watukarung Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

Kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru mendapat tanggapan baik dari guru dan karyawan, hal ini disebabkan karena yang dilakukan kepala sekolah sesuai dengan yang diinginkan oleh bawahan, diantaranya adalah: (a) selalu mendengarkan ide maupun saran dari guru-guru dan karyawannya, (b) menyelesaikan dan mengklasifikasi pada kesalahan pribadi kepala sekolah, kesalahan guru maupun karyawan, (c) menyampaikan gagasan dan penyelaraskannya, (d) ikut memberi masukan dan memecahkan masalah yang dihadapi guru, (e) berbagai tugas secara bersama, (f) memberikan contoh atau teladan, (g) bertindak sesuai dengan kemajuan guru dan karyawan, dan (h) memberikan perhatian, penilaian lebih pada guru yang rajin.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN KINERJA GURU di SMP ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG TAHUN 2015/2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN KINERJA GURU di SMP ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG TAHUN 2015/2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dilakukan evaluasi setiap hari jum’at dan sabtu. Pada pelaksanaannya evaluasi hari jum’at dari sekol ah tidak mematok ukuran jam, jadi dilaksanakan seselesainya. Kalau selesai magrib ya di selesaikan maghrib kalau selesai isya’ ya isya’ diselesaikan. Guru-guru dibekali dengan materi micro teaching pada setiap bidang pelajaran yang diemban. Jadi guru-guru harus praktik mengajar. Karena pada hari jum’at ini full pembinaan. Untuk minggu pertama materinya Yanbu’a dipimpin oleh Ustadzah Ririn, materi yang dievaluasi seperti bagaimana makhorijul huruf para asatidznya ketika mengajar ke anak-anak, bagaimana pengelolaan kelasnya seperti itu. Untuk minggu kedua dan ketiga materinya Bahasa Inggris dipimpin oleh Ustadz Ulil karena harapannya untuk dua tahun lagi kita bisa pakai cambrige jadi pembiasaan di ustadz dan ustadzah disiapkan bersama. Harapannya ada matemathic, English, dan sains. Dan minggu keempat materinya kurikulum dan micro teaching secara keseluruhan. Yang menikuti kegiatan ini
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH SMP N 4 YOGYAKARTA.

SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH SMP N 4 YOGYAKARTA.

proses pembelajaran dengan RPP yang telah disusun guru; 3) Evaluasi, kepala sekolah melakukan evaluasi berdasarkan hasil observasi di kelas. Evaluasi yang dilakukan kepala sekolah berupa sharing dengan mendiskusikan kelemahan dan kekuatan guru ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar; 4) Tindak lanjut, kepala sekolah melakukan pembinaan kepada guru dengan beberapa cara, yaitu dengan menyarankan kepada guru untuk mengikuti kegiatan KKG dan pelatihan-pelatihan; pembinaan dilakukan secara kolektif dalam rapat dewan guru; serta pemberian tugas-tugas tertentu. Supervisi akademik kepala sekolah dilakukan dengan beberapa teknik, yaitu teknik supervisi individual dan teknik supervisi kelompok. Teknik supervisi individual yang dilaksanakan oleh kepala sekolah meliputi kunjungan kelas, menemui guru secara individu, kunjungan antar kelas, dan kunjungan observasi. Sedangkan teknik supervisi kelompok yang dilakukan kepala sekolah meliputi teknik rapat yang dilakukan dua minggu sekali; teknik kunjungan kelas, digunakan kepala sekolah untuk melaksanakan program supervisi akademik; dan teknik tukar pengalaman dengan cara berbagi ilmu. Namun, kepala sekolah tidak melaksanakan supervisi akademik dengan menggunakan teknik orientasi guru baru karena belum ada penerimaan guru baru. Kemudian, ada pula teknik yang diterapkan kepala sekolah hanya kepada beberapa guru saja, seperti: teknik penilaian diri sendiri dan teknik diskusi.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK Pengelolaan Supervisi Akademik di SMP Negeri 4 Pacitan Kabupaten Pacitan.

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK Pengelolaan Supervisi Akademik di SMP Negeri 4 Pacitan Kabupaten Pacitan.

Superviisi akademik merupakan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan. Supervisi akademik perlu diimplementasikan di sekolah, kepala sekolah harus mengelola dengan baik sebagai implementasi Permendiknas No. 13 Tahun 2007. Permasalahannya fakta di lapangan menunjukkan, bahwa banyak kepala sekolah yang enggan melaksanakan supervisi akademik.

18 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN  SUPERVISI KEPALA SEKOLAH(Studi Situs SMP Negeri 2 Suruh Kabupaten Semarang) Pengelolaan Supervisi Kepala Sekolah (Studi Situs SMP Negeri 2 Suruh Kabupaten Semarang).

PENGELOLAAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH(Studi Situs SMP Negeri 2 Suruh Kabupaten Semarang) Pengelolaan Supervisi Kepala Sekolah (Studi Situs SMP Negeri 2 Suruh Kabupaten Semarang).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Setting kelas supervisi bersifat fleksibel, yaitu menyesuaikan setting kelas pembelajaran yang digunakan guru. Setting kelas supervisi kepala sekolah yang dilakukan di dalam kelas adalah dalam bentuk klasikal dan bentuk berkelompok. Setting kelas supervisi yang dilakukan di ruang multimedia dan laboratorium bahasa menyesuaikan tata ruang yang ada. Penentuan setting kelas memperhatikan aspek efektifitas, efisiensi waktu pembelajaran, dan kenyamanan. Dalam setting kelas supervisi, menemapatkan tim supervisor di belakang agar dapat memberikan kenyamanan belajar pada siswa; (2) Media yang digunakan dalam supervisi kepala sekolah antara lain (a) penggunaan surat edaran untuk mensosialisasikan kegiatan supervisi, (b) penyusunan instrumen penilaian supervisi, dan (c) penggunaan handycam dan camera digital. Masing-masing media memiliki fungsi beragam dengan tujuan yang sama yaitu untuk mendukung pelaksanaan supervisi kepala sekolah. Aspek yang diperhatikan dalam penggunaan media supervisi kepala sekolah adalah aspek fungsional dan efektifitas penggunaan media untuk supervise; (3) Kegiatan supervisi diawali dengan aktivitas perencanaan supervisi yang terdiri dari penentuan program dan jadwal supervisi, penyusunan instrumen, dan sosialisasi. Kegiatan supervisi dilaksanakan dengan menggunakan teknik supervisi individual dan sebagian didelegasikan oleh kepala sekolah kepada wakil kepala sekolah urusan kurikulum (urusan pengajaran) serta guru-guru senior yang tergabung dalam tim supervisor dan terdiri dari 4 orang. Kegiatan setelah pelaksanaan supervisi adalah tindak lanjut yang dilakukan dalam bentuk pembinaan, pemantauan instrumen administrasi kegiatan belajar mengajar, dan pemantapan instrumen supervisi.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengelolaan Supervisi Akademik di SMP Negeri 4 Pacitan Kabupaten Pacitan.

PENDAHULUAN Pengelolaan Supervisi Akademik di SMP Negeri 4 Pacitan Kabupaten Pacitan.

“Selama ini supervisi yang dilakukan kepala sekolah lebih bersifat formalitas untuk menggugurkan tugasnya, yaitu hanya dengan wawancara atau sekedar mengumpulkan administrasi dan observasi cukup diserahkan pada guru senior. ... Mungkin juga kepala sekolah merasa kasihan terhadap guru yang mudah depresi bila diobservasi sehingga supervisi cukup administrasi pembelajaran yang dinilai (p.73).” Ketiga, Anton Timur, M.Pd. Guru SMPN 11 Kota Pasuruan, dengan lantang ia mengatakan bahwa kepala sekolah tidak sungguh-sungguh dalam melakukan supervisi. Kepala sekolah waktunya banyak tersita untuk urusan administrasi, kepala sekolah enggan melakukan kegiatan yang menjadi tujuaan supervisi. Keempat, Panji, S.Pd. M.Pd. Guru SMPN 1 Giri Kabupaten Banyuwangi, mejelaskan bahwa kepala sekolah jika menghadapi tugas dan fungsinya sebagai penyelia (supervisor) tidak mau / enggan melaksanakan dan selalu banyak alasan. Kemudian panji menyebutkan beberapa penyebab mengapa kepala sekolah enggan melakukan supervisi.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH  Pengelolaan Supervisi Akademik Pengawas Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Ngadirejan Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH Pengelolaan Supervisi Akademik Pengawas Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Ngadirejan Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

yang berisi aspek-aspek yang disupervisi; (2) Melaksanakan kegiatan supervisi meliputi; memberitahukan dahulu jika hendak berkujung kepada kepala sekolah, membawah SPD, melakukan penilaian atau pengecekan terhadap persiapan atau perangkat mengajar guru yakni Rencana Persiapan Pembelajaran (RPP), program tahunan, program semester, silabus, daftar hadir, daftar nilai baik secara kelompok atau individu kemudian diberikan catatan atau penilaian pada buku supervisi terhadap administrasi KBM guru yang bersangkutan dan juga melakukan monitoring UAS dan UAN; dan (3) Melaksanakan penilaian dan tindak lanjut. Dalam proses ini pengawas memberikan catatan atau penilaian pada yang telah tercatat di dalam buku supervisi dan memberikan kepada kepala sekolah untuk menyelesaikan dengan cara atau metodenya sendiri atau juga diselesaikan sendiri oleh pengawas.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Supervisi Akademik, Kepemimpinan Transformasional dengan Kinerja Kepala Sekolah SMP di Kabupaten Purworejo T2 942010010 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Supervisi Akademik, Kepemimpinan Transformasional dengan Kinerja Kepala Sekolah SMP di Kabupaten Purworejo T2 942010010 BAB V

1. Bagi guru , temuan penelitian ini ada hubungan yang positif dan signifikan antara supervisi akademik kepala sekolah dengan kinerja kepala sekolah SMP di Kabupaten Purworejo. Karena itu guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar harus menyusun bahan ajar secara runtut, logis, kontekstual dan mutakhir, memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran, sehingga pada saat disupervisi kinerjanya maksimal. Maka perlu adanya peningkatan supervisi akademik kepala sekolah. Mengingat pada analisis diskriptif masih terdapat kategori sedang ke bawah sebesar 23,92%, untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah supervisi akademik perlu ditingkatkan dengan cara membimbing guru baik secara individual maupun kelompok dalam memotivasi dan / atau memelihara keterlibatan siswa dalam rangka peningkatkan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI  KALIKUNING II PACITAN  Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Negeri Kalikuning II Pacitan.

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI KALIKUNING II PACITAN Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Negeri Kalikuning II Pacitan.

Guru sebagai penanggung jaw ab ut ama perlu mendapat kan perhatian yang sunguh-sunguh. Karena disadari bahw a penent uan keberhasilan prakt ek pendidikan sekolah lebih banyak bert um pu pada m anajem en guru. Penelit ian Hart ley (2007) munculnya kepem impinan t elah dit andai bukt i-bukt i yang mendukung, ada sedikit bukt i hubungan kausal langsung antara kepemimpinan dan siaw a. Penelit ian Yogasw ara (2010) m enjelaskan kinerja m engajar guru dipengaruhi juga oleh kepuasan kerja yait u perasaan individu t erhadap pekerjaan yang m emberikan kepuasan batin kepada seseorang sehingga pekerjaan it u disenangi dan digelut i dengan baik. Untuk menget ahui keberhasilan kinerja perlu dilakukan evaluasi at au penilaian kinerja dengan berpedom an pada param et er dan indikat or yang dit et apkan yang diukur secara efekt if dan efisien.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI  KALIKUNING II PACITAN  Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Negeri Kalikuning II Pacitan.

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI KALIKUNING II PACITAN Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Negeri Kalikuning II Pacitan.

Sut risno.Q.100110229. "Public Elem ent ary headmast er Leadership Kalikuning II Pacit an" . Thesis. Graduat e Program Universit as M uhamm adiyah Surakart a 2013. This st udy aimed t o describe the principal's leadership in m anaging human resources , infrast ruct ure , finance St ate Prim ary School Kalikuning II Pacit an . This st udy using qualit ative approach by case st udy design . Dat a collect ion by using in-dept h int erview s , observat ion , docum ent at ion . Int erpret at ion of dat a using a phenom enological perspect ive . The collect ed dat a examined it s validit y by checking t he credibilit y of the dat a t hat will be done t riangulation . Dat a w ere analyzed by perform ing t hese st eps : ( 1 ) dat a reduct ion ( 2 ) the present at ion of dat a ( 3 ) draw ing conclusions . The result s of t his st udy are : ( 1 ) t he headm ast er of Primary School Kalikuning II Pacit an can move around the human resources available for effort s t o improve t he qualit y of learning . ( 2 ) im plem ent s t he m anagem ent of school infrast ruct ure m ust be made in accordance w it h the needs and int erest s of each . ( 3 ) implement school based managem ent , relat ed to the funding of educat ion , in accordance w ith t he int erest s of t he school and the com munit y hall.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KREATIF PUISI MEDIA POHON PINTAR PADA SISWA KELAS VII A SMP N 3 SAWIT  Peningkatan Kemampuan Menulis Kreatif Puisi Media Pohon Pintar Pada Siswa Kelas VII A SMP N 3 Sawit Tahun Ajaran 2011/2012.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KREATIF PUISI MEDIA POHON PINTAR PADA SISWA KELAS VII A SMP N 3 SAWIT Peningkatan Kemampuan Menulis Kreatif Puisi Media Pohon Pintar Pada Siswa Kelas VII A SMP N 3 Sawit Tahun Ajaran 2011/2012.

Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi sementara, pembelajaran bahasa Indonesia (bahasan Sastra) dalam hal ini pembelajaran menulis kreatif puisi kurang mencapai hasil yang maksimal, baik dari segi minat maupun dari segi hasil proses pembelajaran yang diterapkan. Salah satu faktor utama rendahnya kemampuan menulis kreatif puisi ini adalah media yang digunakan dalam pembelajaran menulis kreatif puisi ini menggunakan media gambar. Padahal media gambar menuntut konsentrasi yang terus menerus, membatasi partisipasi siswa,sehingga siswa akan merasa jenuh dan bosan. Setelah itu siswa diberi tugas untuk membuat puisi, minggu berikutnya tugas itu dikumpulkan, dengan metode seperti itu siswa merasa tertekan sehingga siswa sulit dalam menemukan ide, dan akhirnya siswa merasa kesulitan dalam menulis puisi.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM SUPERVISI KLINIS  KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM SUPERVISI KLINIS (Studi Situs SMP Negeri 1 Pedan Klaten).

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM SUPERVISI KLINIS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM SUPERVISI KLINIS (Studi Situs SMP Negeri 1 Pedan Klaten).

Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam supervisi klinis, sedangkan tujuan khusus ingin mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam perencanaan supervisi klinis kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi klinis kepala sekolah, dan kepemimpinan kepala sekolah dalam umpan balik supervisi klinis kepala sekolah.

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...