Top PDF PENDAHULUAN Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

PENDAHULUAN  Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

PENDAHULUAN Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

Memiliki jiwa sosial tinggi dan senang membantu merupakan sebuah ajaran yang universal serta dianjurkan oleh semua agama. Meski demikian, kepekaan untuk melakukan semua itu tidak bisa tumbuh begitu saja pada diri setiap orang karena membutuhkan proses melatih dan mendidik. Memiliki jiwa peduli terhadap umat manusia sangat penting bagi setiap orang karena tidak mampu hidup sendiri di dunia. Faktor lingkungan tentunya sangat berpengaruh dalam proses menumbuhkan jiwa kepedulian sosial. Lingkungan terdekat seperti keluarga, teman-teman, dan lingkungan masyarakat tempat di mana individu tumbuh serta bersosialisasi sangat berpengaruh besar dalam menentukan tingkat kepedulian sosial. Semua nilai-nilai tentang kepedulian sosial didapatkan melalui lingkungan. Kepedulian sosial yang dimaksud bukanlah untuk mencampuri urusan orang lain, tetapi lebih pada membantu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi sesama manusia dengan tujuan kebaikan dan perdamaian. Nilai-nilai yang tertanam itulah nantinya akan menjadi suara hati seseorang untuk selalu membantu dan menjaga sesama umat manusia.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI PERGURUAN SILAT  Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI PERGURUAN SILAT Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

Segala puji dan syukur yang hakiki milik Allah SWT semata, yang senantiasa melimpahkan kasih sayangnya untuk seluruh umat dan alam semesta. Sholawat dan salam teruntuk manusia pilihan Illahi, Muhammad SAW yang dengan perjuangannya telah mengantarkan kita menjadi umat pilihan, yang terakhir untuk seluruh umat manusia demi menuju ridha-Nya. Alhamdulillah, dengan ridho Allah SWT penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “ Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo) ”.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI PERGURUAN SILAT  Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI PERGURUAN SILAT Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

Kendala pelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial di perguruan silat pada siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ranting Purwantoro cabang Ponorogo adalah sebagai berikut: 1) Rendahnya sopan santun para siswa PSHT ranting Purwantoro dikarenakan sifat dasar (kurang baik) yang dimiliki oleh para siswa, 2) Sikap rendahnya toleransi atas perbedaan sehingga terjadi konflik dengan organisasi pencak silat lain disebabkan banyaknya siswa sehingga tidak mampu mengontrol dan mengawasi secara penuh dan karena masalah pribadi walaupun diakui jarang terjadi, 3) Sikap tidak mau mendengarkan orang lain dikarenakan siswa memiliki sifat egois yang masih tinggi, 4) Tidak melaksanakannya sikap mau berbagi dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan secara keseluruhan oleh siswa PSHT ranting Purwantoro dan hanya dilakukan oleh rayon Purwantoro karena kurangnya komunikasi, 5) Kurang ikut sertanya siswa dalam kegiatan masyarakat disebabkan karena ada siswa yang memiliki sifat individual yang masih tinggi.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

DAFTAR PUSTAKA Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

Habibi, Amran. 2009. “ Sejarah Pencak Silat Indonesia (Studi Historis Perkembangan Persaudaraan Setia Hati Terate di Madiun Periode tahun 1922- 2000)”. Skripsi S-1. Yogyakarta: Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. (http://digilib.uin- suka.ac.id/3476/1/BAB%20I,V.pdf). Diakses pada Senin tanggal 1 Juni 2015 Pukul 21:58.

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI  Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Latar Belakang : Kapasitas vital paru merupakan jumlah maksimum yang dapat dikeluarkan dari paru setelah terlebih dahulu mengisi paru secara maksimum dan kemudian mengeluarkan sebanyak-banyaknya (kira-kira 4.600 ml). Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas vital paru adalah dengan olahraga latihan fisik pencak silat. Latihan fisik merupakan aktivitas untuk meningkatkan keterampilan (kemahiran) berolahraga dengan menggunakan berbagai peralatan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan cabang olahraganya. Latihan fisik memerlukan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berdasarkan Departemen Kesehatan tahun 2002, di Indonesia prevalensi kurangnya aktivitas fisik pada penduduk usia lebih dari 10 tahun mencapai angka 48,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara latihan fisik dan kapasitas vital paru pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PEMAKNAAN PERSAUDARAAN (STUDI TENTANG PEMAKNAAN PERSAUDARAAN DALAM PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI UKM UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA) Repository - UNAIR REPOSITORY

PEMAKNAAN PERSAUDARAAN (STUDI TENTANG PEMAKNAAN PERSAUDARAAN DALAM PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI UKM UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA) Repository - UNAIR REPOSITORY

Di Persaudaraan Setia Hati Terate sangat kental dengan latar belakang orang-orang ningrat yang mendirikan pencak silat, maka nilai-nilai budaya Jawa terwariskan hingga saat ini kepada siswa atau warga SH Terate seperti halnya ketika berbicara antar anggota diharuskan menggunakan bahasa Jawa krama inggil, begitu juga dengan berjabat tangan dilakukan kepada antar anggota, budaya ini yang kemudian diadopsi dalam hubungan sosial antar anggota SH Terate. Kekuasaan di Persaudaraan Setia Hati Terate di pegang oleh warga atau siswa yang sudah disahkan menjadi warga, kekuasaan dipandang sebagai gejala yang selalu ada dalam proses organisasi atau yang lainnya. Secara umum kekuasaan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi pihak lain, sehingga pihak lain tersebut berperilaku sesuai pihak yang mempengaruhi.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016 diwarnai prestasi membanggakan dari salah satu siswi SD di Kabupaten Demak. Adalah Winda Avrilia Wibowo, siswi kelas 5 SD Negeri Brambang Kecamatan Karangawen Demak, yang baru saja menyabet juara pencak silat SD nomor seni tunggal putri di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selain menjuarai pencak silat di Popda Provinsi, gadis kelahiran 17 April 2005 ini juga memiliki sejumlah prestasi, baik di tingkat kabupaten maupun karesidenan. Pada Popda tingkat Kabupaten Demak tahun 2015 dan 2016, dia menjadi juara pertama pencak silat SD untuk nomor seni tunggal putri dan juga juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD untuk pencak silat di partai seni wiraloka. “Saat itu saya menampilkan beberapa gerakan jurus dengan menggunakan senjata golok dan toya (tongkat),” ujarnya saat ditemui kemarin. Namun demikian, putri sulung dari pasangan Mulyono Edi Prabowo dan Fitrotun ini, tidak lantas puas dengan sejumlah prestasi yang dimiliki. Gadis yang menekuni pencak silat sejak berusia 2 tahun tersebut bercita-cita ingin berlaga di Popnas dan meraih gelar juara. Winda tercatat sebagai anggota perguruan pencak silat Gelora Cabang Demak. Pada tanggal 3 Mei ini Winda mengikuti kejuaraan pencak silat O2SN tingkat karesidenan di Kendal. Berbagai persiapan telah dilakukan, diantaranya latihan teknik dan fisik lima kali sehari. Selain Winda, ada juga rekan Winda, Khoirul Huda, siswa SD Pilangrejo 2, Kecamatan Wonosalam, yang berlaga di kejuaraan tersebut. Prestasi ini merupakan hadiah membanggakan bagi Kabupaten Demak pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini.”
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

D. Peran Ekstrakurikuler Pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam Meningkatkan Akhlak kepada Sesama Manusia di MTs Negeri Gandusari Blitar ................................................................. 211 E. Peran Ekstrakurikuler Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate

3 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

4. Peran ekstrakurikuler pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam meningkatkan akhlak kepada sesama manusia di MTs Negeri Gandusari Blitar dalam PSHT diajarkan lebih menekan kan memayu hayuning bawono (menciptakan ketentraman di dalam masyarakat/sesama manusia), menjujung tinggi Persaudaraan dan tidak membeda-bedakan ras, suku maupun agama dan antar golongan, didalam organisasi PSHT tidak membeda bedakan suku ras, maupun agama karena organisasi PSHT sendiri sadar bahwa semua manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Dan diharuskan untuk saling menghormati dan menghargai antara sesama manusia dengan bukti berjabatan tangan, bila berjumpa dengan warga atau siswa dimana saja. Hormat menghormati sesama warga muda ataupun tua untuk menjaga kesopanan, saling tolong menolong sesama tidak membeda-bedakan demi persaudaraan demi mempererat persaudaraan, adanya sabung antara anggota atau warga, demi mempererat persaudaraan di PSHT tidak boleh dendam lahir batin. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan akhlaq karimah kepada sesama manusia.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

ii PERAN EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE PSHT DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri MTsN Gandusari Blitar] SKRIP[r]

6 Baca lebih lajut

Contoh Program Kerja Pencak Silat | Program Kerja Ekstra

Contoh Program Kerja Pencak Silat | Program Kerja Ekstra

Berkaitan dengan hal tersebut di atas kami dari pengurus Ekstrakurikuler Pencak SilatPersaudaraan Setia Hati Terate” bermaksud untuk menetapkan sasaran serta langkah-langkah dalam mewujudkan kegiatan bidang olah raga bela diri Pencak Silat sebagai wadah penyaluran bakat, hobi dan keterampilan dalam bidang olah raga bela diri Pencak Silat serta melatih mentalitas serta kedisiplinan diri.

10 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Berdasarkan kategori fungsionalnya, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik mengenai populasi atau mengenai bidang bidang tertentu. Penelitian ini berusaha menggambarkan situasi atau kejadian. Data yang dikumpulkan semata-mata bersifat deskriptif sehingga tidak bermaksud menguji hipotesis, membuat prediksi, maupun mempelajari implikasi. 3 Dalam hal ini penelitian dilakukan untuk menggambarkan secara sistemik mengenai pelaksanaan pendidikan kepribadian dan pembinaan mental spiritual yang dilakukakn pergurun pencak silat PSHT cab. Kudus..
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Sedangkan kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi, dan temperamen seseorang. Sikap, perasaan, ekspresi, dan temperamen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika dihadapkan pada situasi tertentu. Setiap orang mempunyai kecenderungan berperilaku yang baku, atau berpola dan konsisten, sehingga menjadi ciri khas pribadinya. Pendidikan kepribadian adalah proses pengubahan sikap dan tatalaku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia dan membentuk karakter atau ciri khas yang unik didalam tingkah laku secara lahiriah maupun sikap batinnya, sebagai bentuk terhadap penyesuaian dengan lingkungannya melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses perbuatan dan cara mendidik, sehingga akan terbentuk pribadi yang integratif yaitu pribadi yang menyadari dan menaruh perhatian pada jati diri atau konsep diri atau identitas diri. Konsep diri adalah suatu pemahaman mengenai siapa dirinya dan seperti apa dirinya sehingga mereka akan berusaha memahami dan mendefinisikan nilai-nilai (kebaikan, keburukan, keindahan, kebenaran, kearifan dan lain-lain) yang diyakininya. 6
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Sebagaimana diungkapkan di atas akan pentingnya peserta didik dalam proses pelatihan, maka dalam lembaga beladiri pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), seorang siswa yang akan mendapat pembinaan dan pelatihan mereka harus dapat mengkondisikan dirinya dengan baik agar dalam proses pembinaan terjadi hubungan yang harmonis antara pelatih dan siswa, hubungan harmonis ini harus selalu dijaga agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik. Dalam pengertian umum, peserta didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang, atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pelatihan. Sedangkan dalam arti sempit peserta didik adalah pribadi yang belum dewasa yang tanggung jawabnya diserahkan kepada pelatih. Hal senada dikatakan oleh Muhammad Eko bahwa anak didik adalah pihak yang dididik, pihak yang diberi anjuran-anjuran, norma-norma dan berbagai macam pengetahuan dan ketrampilan, pihak yang dibentuk dan pihak yang dihumanisasikan Karena itulah peserta didik memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pola Komunikasi Organisasi Untuk Meningkatkan Solidaritas Dalam Menghadapi Konflik Internal (Studi Analisis Jaringan Pada Organisasi Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Ranting Takeran, Magetan)

Pola Komunikasi Organisasi Untuk Meningkatkan Solidaritas Dalam Menghadapi Konflik Internal (Studi Analisis Jaringan Pada Organisasi Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Ranting Takeran, Magetan)

Pencak silat merupakan salah satu kekayaan seni beladiri di Indonesia. Perguruanperguruan silat di bentuk dengan tujuan masing masing sesuai dengan visi dan misi setiap organisasi. Namun secara garis besar tujuannya utamanya adalah untuk belajar mengenai ilmu bela diri. Munculnya berbagai organisasi perguruan silat memiliki dampak positi serta negatif. Segi positifnya menunjukkan bahwa budaya Indonesia (Pencak Silat) sudah mulai dicintai oleh bangsanya sendiri terlebih ketika banyak warga asing yang juga tertarik untuk mempelajari budaya Pencak Silat.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

SOLIDARITAS SOSIAL KOMUNITAS PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) (Studi Kasus Desa Rejosari Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun)

SOLIDARITAS SOSIAL KOMUNITAS PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) (Studi Kasus Desa Rejosari Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun)

Kabupaten Madiun merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan luas wilayah 1.010,86 . Kabupaten Madiun berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro disebelah utara, Nganjuk di sebelah timur, Ponorogo di sebelah selatan, serta Kota Madiun, Kabupaten Magetan dan Ngawi di sebelah barat. Bagian utara wilayah Madiun berupa perbukitan, yakni bagian dari rangkaian Pegunungan Kendeng, bagian tengah merupakan dataran tinggi dan bergelombang, dan bagian tenggara berupa pegunungan, bagian dari kompleks Gunung Wilis-Gunung Liman. Kabupaten Madiun terkenal dengan produk unggulannya yaitu brem Madiun dan makanan khasnya pecel Madiun dan sambal pecel Madiun. Kabupaten Madiun terdiri atas 15 kecamatan yang terbagi dalam 198 desa dan 8 kelurahan, dalam percakapan sehari-hari penduduk Kabupaten Madiun menggunakan Bahasa Jawa dengan dialek Madiun. Kota Madiun merupakan pelestari budaya tradisional, yang salah satunya berada di Desa Rejosari.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Mas Sunarji tetap konsisten dalam melaksanakan pelatihan meskipun dengan segelintir siswa, puncaknya pada tahun 1997 dan 1998 dua warga PSHT yang mengikuti POPDA Jateng menyabet juara dua dan juara tiga 9 , dari situlah PSHT Kudus mulai terdengar gaungnya dipenjuru Kudus dimana mulai banyak siswa yang mengikuti pelatihan silat PSHT, setelah itu pengembangan terus dilakukan hingga terbentuk ranting dan komisariat. Sekarang PSHT cabang Kudus memiliki 9 Ranting dan 2 Komisariat jumlah warga jika dihitung mulai tahun 1986 sampai sekarang yaitu sekitar 1000 siswa. Ketua umum PSHT mempunyai periode lima tahun dan sampai sekarang mas Sunarji masih terpilih sebagai ketua Uumum PSHT cabang Kudus karena jasa beliau sebagai pendiri dan dianggap tokoh paling tua di PSHT cabang Kudus. 10 Dari ribuan warga tersebut banyak atlit yang memperoleh penghargaan dikelasnya masing- masing dan mempunyai keahlian yang berbeda- beda. Berikut nama- nama ranting di KudusYaitu 11 :
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI  Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Penelitian ini menggunakan penelitian observasional (non-experiment) analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta bulan Januari 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa pencak silat dan yang tidak ikut pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Besar sampel penelitian ini sebanyak 42 responden. Kriteria
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN SILAT (Studi Fenomenologi Mengenai Konflik Antar Oknum Perguruan Silat di Kabupaten Madiun) | Firmansyah | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8303 17394 1 SM

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN SILAT (Studi Fenomenologi Mengenai Konflik Antar Oknum Perguruan Silat di Kabupaten Madiun) | Firmansyah | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8303 17394 1 SM

Di dalam kehidupan sehari-hari, manusia adalah mahluk sosial atau sering disebut sebagai Zoonpolitikon yang didalam menjalankan aktivitasnya membutuhkan sinergisitas antara manusia yang satu dengan manusia yanglainnya. Upaya- upaya itu semata-mata untuk menuju pada suatuperadaban yang sering kali disebut sebagai kehidupan masyarakat yang madani. Namun demikian tidak juga hal ini kemudianmengesampingkan dan membantah permasalahan yang lahir dari lingkungan. Setiap manusia tentunya tidak selalu dapat hidup dengan aman dan tentram apabila didalam kehidupannya selalu dipenuhi dengan konflik. Konflik merupakan masalah sosial yang hanya dapat dipecahkan dengan perilaku konkret, yang sesuai atau tidaknya diukur dari aspek-aspek sosial dan ekspektasi lingkungan (Soerjono Soekanto, 2005: 395).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dari mukhadimah Persaudaraan Setia Hati Terate tersebut bertujuan untuk mendidik dan menjadikan manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dari mukhadimah ini tergambar jelas, bahwa PSHT mengutamakan dalam meningkatkan akhlak bagi siswa/warganya. Setelah dibawa kepermenungan hakikat manusia yang sesungguhnya, bahwa hakikat hidup ini berkembang menurut kodrat iramanya masing-masing menuju kesempurnaan; demikian kehidupan manusia sebagai makhluk Allah Tuhan Semesta Alam, yang terutama hendak menuju ke keabadian kembali kepada Causa Prima (Allah SWT). Setia Hati sadar meyakini akan hakiki hayati itu dan akan mengajak serta warganya menyikap tabir / tirai selubung hati nurani dimana ―SANG MUTIARA HIDUP‖ bertahta.
Baca lebih lanjut

90 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...