Top PDF Pengaruh Posisi Penyemprotan Bahan Bakar Gas Lpg Pada Intake ManifoldTerhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder (Honda Supra X)

Pengaruh Posisi Penyemprotan Bahan Bakar Gas Lpg Pada Intake ManifoldTerhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder (Honda Supra X)

Pengaruh Posisi Penyemprotan Bahan Bakar Gas Lpg Pada Intake ManifoldTerhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder (Honda Supra X)

Pemakaian bahan bakar gas untuk motor bensin dapat dilakukan dengan menambahkan peralatan yang disebut dengan conversion kit. Namun penggunaannya masih terbatas karena adanya kendala terhadap performa dari motor, yaitu terlalu tingginya putaran pada kondisi idle dan rendahnya akselerasi jika dibandingkan dengan motor yang menggunakan bahan bakar bensin. Salah satu penyebab dari tingginya putaran idle adalah terlalu sedikitnya bahan bakar gas yang masuk ke intake manifold dan specific gravity dari bahan bakar gas (0.562 kg/m3) lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar bensin, hal ini berakibat kondisi idle dimana katup gas hanya terbuka sedikit, udara yang masuk bersama-sama dengan bahan bakar gas tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Salah satu cara untuk memecahkan permasalahannya adalah dengan memberikan suplai bahan bakar gas melalui sistim injeksi yang dikontrol secara elektronik baik pada kondisi idle maupun pada saat akselesari (Kristanto dkk, 2001). Penggantian bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas untuk kendaraan bermotor ternyata mengakibatkan penurunan daya motor yang dihasilkan. Dengan menambahkan peralatan tambahan berupa blower dan injeksi bahan bakar gas, maka tekanan dan kepadatan campuran bahan bakar gas dan udara yang masuk ke dalam ruang bakar bisa lebih tinggi dan daya yang dihasilkan motor bakar lebih meningkat dan bisa menyamai bahkan melebihi daya motor dari motor bakar pada waktu menggunakan bensin (Tirtoatmodjo, dkk,1999).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Posisi Penyemprotan Bahan Bakar Gas Lpg Pada Intake Manifold Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder (Honda Supra X)

Pengaruh Posisi Penyemprotan Bahan Bakar Gas Lpg Pada Intake Manifold Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder (Honda Supra X)

Pemakaian bahan bakar gas untuk motor bensin dapat dilakukan dengan menambahkan peralatan yang disebut dengan conversion kit. Namun penggunaannya masih terbatas karena adanya kendala terhadap performa dari motor, yaitu terlalu tingginya putaran pada kondisi idle dan rendahnya akselerasi jika dibandingkan dengan motor yang menggunakan bahan bakar bensin. Salah satu penyebab dari tingginya putaran idle adalah terlalu sedikitnya bahan bakar gas yang masuk ke intake manifold dan specific gravity dari bahan bakar gas (0.562 kg/m3) lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar bensin, hal ini berakibat kondisi idle dimana katup gas hanya terbuka sedikit, udara yang masuk bersama-sama dengan bahan bakar gas tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Salah satu cara untuk memecahkan permasalahannya adalah dengan memberikan suplai bahan bakar gas melalui sistim injeksi yang dikontrol secara elektronik baik pada kondisi idle maupun pada saat akselesari (Kristanto dkk, 2001). Penggantian bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas untuk kendaraan bermotor ternyata mengakibatkan penurunan daya motor yang dihasilkan. Dengan menambahkan peralatan tambahan berupa blower dan injeksi bahan bakar gas, maka tekanan dan kepadatan campuran bahan bakar gas dan udara yang masuk ke dalam ruang bakar bisa lebih tinggi dan daya yang dihasilkan motor bakar lebih meningkat dan bisa menyamai bahkan melebihi daya motor dari motor bakar pada waktu menggunakan bensin (Tirtoatmodjo, dkk,1999).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Ignition Timing Dengan Bahan Bakar Lpg Terhadap Unjuk Kerja Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder

Pengaruh Ignition Timing Dengan Bahan Bakar Lpg Terhadap Unjuk Kerja Mesin Bensin Empat Langkah Satu Silinder

Pada waktu pengapian 17˚ nilai SFCe yang dihasilkan paling rendah dan yang paling tinggi pada waktu pengapian 21˚. Hal ini dikarenakan waktu pengapian 17˚ sebelum TMA menghasilkan pembakaran yang lebih optimal sehingga tingkat konsumsi bahan bakar terhadap daya yang dihasilkan lebih baik. Berbeda dengan waktu pengapian 21˚ sebelum TMA terjadi detonasi. Detonasi ini disebabkan oleh pembakaran terlalu dini yang mengakibatkan puncak ledakan terjadi sebelum torak mencapai 15˚ setelah TMA. Hal tersebut terjadi akibat hambatan pada torak saat menuju TMA sehingga sisa daya dari hasil pembakaran hanya sedikit yang bisa diteruskan pada saat langkah usaha sehingga daya yg diteruskan oleh torak lebih kecil dari semestinya, maka dari itu mesin membutuhkan suplai bahan bakar yang lebih banyak untuk mencapai putaran konstan yang diinginkan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Variasi Putaran Mesin, Komposisi Campuran Bioetanol dan Tipe Vacuum Tube terhadap Komsumsi Bahan Bakar dan Komposisi Gas Buang pada Motor Bakar Bensin Empat Langkah Satu Silinder

Pengaruh Variasi Putaran Mesin, Komposisi Campuran Bioetanol dan Tipe Vacuum Tube terhadap Komsumsi Bahan Bakar dan Komposisi Gas Buang pada Motor Bakar Bensin Empat Langkah Satu Silinder

Experimental study on the installation of a vacuum tube in intake manifold has been done by observation at the effect of variations engine rotation and composition of bioethanol mixture with regard to fuel consumption and exhaust gas composition. This study used fuel E20, E30 and E40, the type of vacuum tube 4Y2 and Posh. Tests carried out on variations of the engine rotation 3000, 3500, 4000, 4500 and 5000 rpm. As result fuel consumption tends to increase as increasing engine rotation, it is more efficient with increasing ethanol in the fuel mixture and use a vacuum tube, the most efficient happened on fuel E40 with the installation of a vacuum tube type Posh in engine rotation 3000 rpm with consumption 0,21 L/hour. CO exhaust gas tends to decrease with increasing engine rotation, the ethanol in the fuel mixture with the installation of a vacuum tube, the lowest occurred on fuel E40 with installation a vacuum tube type Posh in engine rotation 5000 rpm with emission 0,06 %. CO2 tends to increase with increasing engine rotation, the ethanol in the fuel mixture and the installation of a vacuum tube, the highest on fuel E40 with a vacuum tube type Posh in engine rotation 5000 rpm with emission 13,60 %. HC tends to decrease with increasing engine rotation, the ethanol in the fuel mixture and the installation of a vacuum tube, the lowest occurred on fuel E40 with a vacuum tube type Posh in engine rotation 5000 rpm with emission 90 ppm.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

STUDI PERBANDINGAN UNJUK KERJA MESIN BENSIN EMPAT LANGKAH SATU SILINDER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR BENSIN DAN GAS LPG

STUDI PERBANDINGAN UNJUK KERJA MESIN BENSIN EMPAT LANGKAH SATU SILINDER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR BENSIN DAN GAS LPG

Bahan bakar merupakan salah satu kebutuhan utama di dunia perindustrian. Tetapi bahan bakar juga merupakan suatu masalah penting yang dihadapi perindustrian, terutama bahan bakar minyak seperti bensin dan solar. Kenaikan harga bahan bakar minyak memunculkan kesadaran bahwa selama ini dunia masih sangat tergantung pada sumber energi yang tidak dapat diperbaharui.Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki persamasalahan krisis energi.Cadangan energisemakin hari semakin menyusut. Hal ini juga diperparah dengan pemborosan dalam penggunaan energi tersebut. Penduduk yang semakin meningkat juga menyebabkan ketersediaan akan energi semakin berkurang karena konsumsi energi per kapita akan meningkat.
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR STUDY PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM  Study Pengaruh Campuran Bahan Bakar Premium Dan Ethanol Terhadap Unjuk Kerja Mesin Motor Bensin Empat Langkah.

TUGAS AKHIR STUDY PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM Study Pengaruh Campuran Bahan Bakar Premium Dan Ethanol Terhadap Unjuk Kerja Mesin Motor Bensin Empat Langkah.

Tugas Akhir berjudul “Study Pengaruh Campuran Bahan Bak ar Premium Dan Ethanol Terhadap Unjuk Kerja Mesin Motor Bensin Empat Langkah” dapat diselesaikanatas dukungan dari beberapa pihak. Untuk itu pada kesempatan ini, penulis menyampaikan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada :

16 Baca lebih lajut

View of Studi Perbandingan Daya Mesin Motor Bakar Torak 4 Langkah Tipe KD250AT Menggunakan Bahan Bakar Bensin dan Setelah Dimodifikasi Menjadi Berbahan Bakar Gas (LPG)

View of Studi Perbandingan Daya Mesin Motor Bakar Torak 4 Langkah Tipe KD250AT Menggunakan Bahan Bakar Bensin dan Setelah Dimodifikasi Menjadi Berbahan Bakar Gas (LPG)

Abstrak. Semakin menipisnya cadangan minyak dunia maka kebutuhan akan pengganti bahan bakar minyak pada motor bakar juga semakin meningkat. Satu dari solusi alternatif ialah menggunakan bahan bakar gas (LPG:Liqufied Petroleum Gas). Agar dapat menggunakan bahan bakar LPG, motor berbahan bakar bensin harus dilakukan modifikasi. Bagian utama yang harus dimodifikasi adalah sistim bahan bakarnya. Pada sistim bahan bakar tersebut yang harus diubah adalah diameter saluran bahan bakar (nozzle) dan penempatan serta cara memasukkannya ke dalam silinder. Diameter noozle harus dapat menginjeksikan massa bahan bakar yang sesuai dengan beban mesin. Penempatannya harus bisa menghasilkan pencampuran udara-bahan bakar yang homogen. Rancangan penempatan nozzle diperoleh dengan simulasi numeric denagn sofwere CFD Fluent 6.2. Modifikasi telah dilakukan terhadap mesin 4 langkah 1 silinder KD250AT yang digunakan seagai penggerak suatu mobil off road produksi lokal. Mesin tersebut berbahan bakar bensin, lalu diubah menjadi sistim injeksi LPG. Dari hasil perhitungan teoritis, saat menggunakan LPG, pada putaran mesin 5800 rpm diperoleh daya keluaran sebesar 13,38 hp. Sedangkan pada saat diuji coba dengan dynamometer daya yang dihasilkan pada putaran 5800 sebesar 12,5 hp. Hasil uji coba dengan bahan bakar bensin pada putaran 5800 rpm adalah sebesar14 hp.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Pemasangan Alat Penghemat Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Motor Bensin Empat Langkah.

PENDAHULUAN Pengaruh Pemasangan Alat Penghemat Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Motor Bensin Empat Langkah.

Pemakaian bahan bakar minyak sebagai salah satu sumber energi mengalami peningkatan yang signifikan sejalan dengan pertumbuhan penduduk yang disertai dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang tentunya berdampak pada makin meningkatnya kebutuhan akan sarana transportasi dan aktivitas industri. Minyak bumi merupakan sumber bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui, maka meningkatnya penggunaan bahan bakar ini akan mengakibatkan cadangan minyak bumi terus berkurang dan suatu saat pasti akan habis. Keterbatasan sumber bahan bakar minyak bumi tersebut menjadi alasan utama mengapa kita bersama harus menghematnya.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMASANGAN BOOSTER BAHAN BAKAR PADA SALURAN BAHAN BAKAR SEBELUM POMPA TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BENSIN 4(empat) LANGKAH

PENGARUH PEMASANGAN BOOSTER BAHAN BAKAR PADA SALURAN BAHAN BAKAR SEBELUM POMPA TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BENSIN 4(empat) LANGKAH

PENGARUH PEMASANGAN BOOSTER BAHAN BAKAR PADA SALURAN BAHAN BAKAR SEBELUM POMPA TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BENSIN 4empat LANGKAH Oleh: SIGIT UN TORO 01510196 Mechanical Engineering D[r]

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMANASAN BAHAN BAKAR DENGAN MEDIA RADIATOR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN KANDUNGAN CO GAS BUANG PADA MOTOR BENSIN SKRIPSI

PENGARUH PEMANASAN BAHAN BAKAR DENGAN MEDIA RADIATOR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN KANDUNGAN CO GAS BUANG PADA MOTOR BENSIN SKRIPSI

Latar belakang penelitian ini adalah tingginya pengguna kendaraan bermotor dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Yaitu gas buang yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor yang berbahaya yaitu karbon monoksida (CO). Di samping itu, bahan bakar minyak memiliki keterbatasan jumlah produksi sehingga membuat kenaikan harga bahan bakar minyak.

99 Baca lebih lajut

PENGARUH VARIASI PUTARAN MESIN DAN POSISI VACUUM TUBE TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA HONDA SUPRA DENGAN KOMPOSISI BAHAN BAKAR BENSIN 80% DAN ETANOL 20%

PENGARUH VARIASI PUTARAN MESIN DAN POSISI VACUUM TUBE TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA HONDA SUPRA DENGAN KOMPOSISI BAHAN BAKAR BENSIN 80% DAN ETANOL 20%

Bahan bakar fosil adalah salah satu sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Selain itu penggunaan bahan bakar fosil juga menghasilkan polusi yang membahayakan bagi kesehatan. Oleh sebab itu diperlukan bahan bakar lain yang lebih ekonomis dan lebih ramah terhadap lingkungan.

1 Baca lebih lajut

KAJIAN PERFORMANSI MESIN GENSET DIESEL SATU SILINDER DENGAN CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN BAHAN BAKAR LPG MELALUI VACUUM REGULATOR SKRIPSI

KAJIAN PERFORMANSI MESIN GENSET DIESEL SATU SILINDER DENGAN CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN BAHAN BAKAR LPG MELALUI VACUUM REGULATOR SKRIPSI

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan dan mendapat gelar Sarjana Teknik di Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. Adapun yang menjadi judul skripsi ini yaitu “ Kajian Performansi Mesin Genset Diesel Satu Silinde r Dengan Campuran Bahan Bakar Solar dan Bahan Bakar LPG Melalui Vacuum Regulator ”

20 Baca lebih lajut

PENGARUH MEDAN MAGNET PADA PIPA SALURAN BAHAN BAKAR BENSIN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MESIN 1800 CC

PENGARUH MEDAN MAGNET PADA PIPA SALURAN BAHAN BAKAR BENSIN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MESIN 1800 CC

Sebagaimana kita ketahui bahwa dengan semakin menipisnya persedian bahan bakar serta mahalnya bahan bakar ahir-ahir ini di Indonesia dan menghadapi masalah lingkungan akibat polusi kendaraan, maka para peneliti terus berusaha mencari sumber-sumber energi alternatif dan solusi untuk menurunkan tingkat polusi emisi gas buang yang ditimbulkan kendaraan disertai dengan peningkatan efesiiensi pembakaran dan konsumsi bahan bakar sehemat mungkin.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh alat penghemat bahan bakar yang berbasis electromagnet terhadap komsumsi bahan bakar bensin. Pengamatan dilakukan dengan menguji kinerja mesin dipasang peralatan penghemat bahan bakar dan tidak dipasang peralatan penghemat bahan bakar pada saluran bahan bakar.Dalam penelitian ini menjadi variabel bebasnya adalah penggunaan Elektromagnet dan variabel terkaitnya adalah komsumsi bahan bakar dan putaran mesin. Penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan elektomagnet memberikan penghematan bahan bakar dibandingkan dengan mesin standar. Disamping itu menghasilkan gas buang yang ramah lingkungan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGUJIAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN EMPAT TAK SATU SILINDER MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN ETANOL

PENGUJIAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN EMPAT TAK SATU SILINDER MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN ETANOL

Etanol dapat dicampur dengan premium agar menurunkan kadar emisi gas buang. Beberapa fungsi penambahan Etanol pada bahan bakar adalah sebagai (a) octane booster, artinya mampu menaikkan angka oktan dengan dampak positif pada efisiensi bahan bakar dan mesin, (b) oxygenating agent, yakni mengandung oksigen sehingga menyempurnakan pembakaran dan meminimalkan pencemaran udara, dan (c) fuel extender, yaitu menghemat bahan bakar fosil [2].

7 Baca lebih lajut

PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR PADA MESIN EMPAT LANGKAH

PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR PADA MESIN EMPAT LANGKAH

Intensitas loncatan bunga api listrik juga ditentukan oleh jarak antara kedua elektroda. Jarak elektroda yang optimum adalah antara 0,6 – 0,8 mm. Selain itu penentuan tempat/posisi busi didalam ruang bakar juga penting. Agar selalu terdapat campuran bahan bakar dan udara yang mudah terbakar diantara kedua elektroda, tempat yang sangat tepat adalah dekat katup isap. Tetapi jika ditinjau dari kemungkinan terjadinya detonasi, sebaiknya busi ditempatkan pada bagian terpanas yaitu pada katup buang. Sebagai contoh untuk system penyalaan konvensional (penyalaan dengan menggunakan platina), struktur pengapian terdiri dari baterai sebagai sumber energi listrik, kontak penyalaan (platina), kumparan penyalaan (koil), tahanan distributor (yang didalamnya terdapat pemutus arus, kam, rotor), kabel busi tinggi dan rendah, busi. Selain penyalaan secara konvensional, terdapat pula penyalaan system elektronik.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Study Pengaruh Campuran Bahan Bakar Premium Dan Ethanol Terhadap Unjuk Kerja Mesin Motor Bensin Empat Langkah.

PENDAHULUAN Study Pengaruh Campuran Bahan Bakar Premium Dan Ethanol Terhadap Unjuk Kerja Mesin Motor Bensin Empat Langkah.

Permasalahan tentang bahan bakar fosil yang mengemuka pada tahun-tahun ini adalah permasalahan tentang menipisnya jumlah bahan bakar fosil dan pemanasan global. Jumlah kapasitas yang tersedia di perut bumi tentang jumlah bahan bakar fosil sudah menipis. Para ahli dari tahun ketahun berusaha untuk menemukan sumber energi terbarukan yang bukan berasal dari fosil.

6 Baca lebih lajut

PENGARUH VARIASI MAINJET DAN CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM-ETHANOL TERHADAP UNJUK KERJA MESIN BENSIN 4 LANGKAH 4 SILINDER.

PENGARUH VARIASI MAINJET DAN CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM-ETHANOL TERHADAP UNJUK KERJA MESIN BENSIN 4 LANGKAH 4 SILINDER.

Puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat melaksanakan dan menyelesaikan Skripsi “ Pengaruh Variasi Mainjet Dan Campuran Bahan Bakar Premium-Ethanol Terhadap Unjuk Kerja Mesin Bensin 4 Langkah 4 Silinder ” ini dengan baik.

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Medan Elektromagnet terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang pada Motor Bensin

Pengaruh Medan Elektromagnet terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang pada Motor Bensin

tergantung dari kondisi mengemudi, jenis mesin, alat pengendali emisi bahan bakar, suhu operasi dan faktor lain yang semuanya ini membuat pola emisi menjadi rumit. Jenis bahan bakar pencemar yang dikeluarkan oleh mesin dengan bahan bakar bensin maupun bahan bakar solar sebenarnya sama saja, hanya berbeda proporsinya karena perbedaan cara operasi mesin. Secara visual selalu terlihat asap dari knalpot kendaraan bermotor dengan bahan bakar solar, yang umumnya tidak terlihat pada kendaraan bermotor dengan bahan bakar bensin.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Variasi Campuran Bahan Bakar dengan Peralatan Elektromagnet terhadap Emisi Gas Buang pada Motor Bakar Bensin 3 Silinder

Variasi Campuran Bahan Bakar dengan Peralatan Elektromagnet terhadap Emisi Gas Buang pada Motor Bakar Bensin 3 Silinder

Alkohol sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain alcohol; dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. Hal ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut, bukan metanol, atau grup alkohol lainnya. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia farmasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol. Sebenarnya alkohol dalam ilmu kimia memiliki pengertian yang lebih luas lagi.

6 Baca lebih lajut

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI  Pengaruh Pemasangan Alat Penghemat Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Motor Bensin Empat Langkah.

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Pengaruh Pemasangan Alat Penghemat Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Motor Bensin Empat Langkah.

Yang dibuat untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh derajat Sarjana S1 pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta, sejauh saya ketahui bukan merupakan tiruan atau duplikasi dari skripsi yang sudah dipublikasikan dan/atau pernah dipakai untuk mendapatkan gelar kesarjanaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya saya cantumkan sebagaimana mestinya.

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects