Top PDF Pengembangan Media Pembelajaran Tembang Macapat Berbasis Video Interaktif

Pengembangan Media Pembelajaran Tembang Macapat Berbasis Video Interaktif

Pengembangan Media Pembelajaran Tembang Macapat Berbasis Video Interaktif

budaya Nusantara. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa upaya pelestarian Tembang Macapat menghadapi kendala minimnya media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan ketrampilan penyajian dan pemahaman makna yang terkandung dalam Tembang Macapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Tembang Macapat berformat video interaktif dengan menggunakan metode Research and Development. Hasil dari penelitian pada tahap awal adalah prototipe video interaktif yang akan diuji pada penelitian tahap berikutnya.Penelitian diawali dengan studi pendahuluan berupa kegiatan pengumpulan data-data proses pembelajaran Tembang Macapat di Sekolah Dasar tanpa menggunakan media pembelajaran video interaktif, dalam hal ini diambil sampel lima sekolah dasar di wilayah Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Berdasarkan rata-rata nilai macapat kelas IV yang sampel penelitian, diperoleh rata-rata 75,35. Nilai rata-rata paling banyak berada pada kisaran nilai 70 – 79 yaitu sebanyak 4 sekolah dengan predikat cukup. Kisaran selanjutnya adalah 80 – 89 yaitu sebanyak 1 sekolah dengan predikat baik. Sedangkan pada kisaran 60 – 69 dan 90 – 99 tidak ada sekolah yang mendapat predikat kurang dan amat baik. Dengan demikian perlu adanya media pembelajaran yang tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pembelajaran Tembang Macapat. Abstract. Learning Macapat song in elementary school is one of the efforts to preserve the cultural heritage of the nation. Evidence from the field suggests that conservation efforts Song Macapat facing obstacles the lack of media that can be used to improve presentation skills and understanding of the meaning contained in the song Macapat. This research aims to develop learning media Macapat song format interactive video using the Research and Development. Results of the study at an early stage is the prototype of an interactive video that will be tested at the research stage berikutnya.Penelitian preceded by a preliminary study in the form of data collection activities Song Macapat learning process in primary school without the use of interactive video learning media, in this case the sample was taken five schools Laweyan base in the District of Surakarta. Based on the average value of macapat class IV study sample, obtained an average of 75.35. The average value most in the range of grades 70-79 as many as 4 schools with sufficient predicate. The next range is 80-89 as many as 1 school with a good rating. While the range of 60-69 and 90-99 there are no schools that received the title less and very good. Thus the need for appropriate learning media to get maximum results in learning Macapat song. Kata kunci : Tembang Macapat, Research and Development, media pembelajaran.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMBANG MACAPAT BERBASIS VIDEO INTERAKTIF | Matsuri | 7267 16224 1 PB

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMBANG MACAPAT BERBASIS VIDEO INTERAKTIF | Matsuri | 7267 16224 1 PB

Abstract. Learning Macapat song in elementary school is one of the efforts to preserve the cultural heritage of the nation. Evidence from the field suggests that conservation efforts Song Macapat facing obstacles the lack of media that can be used to improve presentation skills and understanding of the meaning contained in the song Macapat. This research aims to develop learning media Macapat song format interactive video using the Research and Development. Results of the study at an early stage is the prototype of an interactive video that will be tested at the research stage berikutnya.Penelitian preceded by a preliminary study in the form of data collection activities Song Macapat learning process in primary school without the use of interactive video learning media, in this case the sample was taken five schools Laweyan base in the District of Surakarta. Based on the average value of macapat class IV study sample, obtained an average of 75.35. The average value most in the range of grades 70-79 as many as 4 schools with sufficient predicate. The next range is 80-89 as many as 1 school with a good rating. While the range of 60-69 and 90-99 there are no schools that received the title less and very good. Thus the need for appropriate learning media to get maximum results in learning Macapat song.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Multimedia Pembelajaran Mandiri Tembang Macapat Maskumambang, Gambuh, dan Mijil.

Multimedia Pembelajaran Mandiri Tembang Macapat Maskumambang, Gambuh, dan Mijil.

permasalahan inilah seki diadakan penelitian yang tentang pentingnya kebudayaan Indonesia sec dan pengenalan macap khusus untuk para gene dengan sajian lebih m inovatif agar mampu me para generasi muda g mengenali dan memaham macapat secara lebih dalam Dari beberapa jenis pengetahuan tentang macapat, media pe interaktif merupakan sala yang akan penulis guna mengenalkan tembang kepada generasi muda. beberapa elemen multim teks tentang sejarah macapat, audio video tent masing-masing tembang serta game sebagai pemahaman tentang menjadi konten ya dimasukkan dalam pembelajaran interaktif membantu mengenalkan k tembang macapat kepad muda dan masyarakat seca
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Perancangan Aplikasi Pembelajaran Seni Budaya Tembang Macapat  Berbasis Android

Perancangan Aplikasi Pembelajaran Seni Budaya Tembang Macapat Berbasis Android

Untuk mempermudah proses pembelajaran dan meningkatkan pemahaman maka diperlukan suatu media untuk memudahkan proses pembelajaran dan pemahaman. Oleh karena itu maka akan dirancang sebuah Aplikasi Pembelajaran Seni Budaya Tembang Macapat dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar di SMPN 1 Maospati sehingga memudahkan para pengajar ataupun siswa dalam proses penyampaian hingga pemahaman materi tembang macapat. Dalam pembuatan aplikasi ini saya menggunakan Aplikasi Adobe Makromedia Flash CS6. Pengembangan aplikasi tersebut menggunakan model waterfall, Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan aplikasi lalu menuju ke tahap analisis, desain, script, testing atau verification, dan maintenance. Diharapkan nantinya akan mempermudah dalam proses penyampaian materi dan pemahaman siswa yang berdampak langsung dengan meningkatnya prestasi belajar Seni Budaya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA CHEMVID TUTORIAL BERBASIS VIDEO INTERAKTIF PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X SMA

PENGEMBANGAN MEDIA CHEMVID TUTORIAL BERBASIS VIDEO INTERAKTIF PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X SMA

beberapa prinsip pendesaianan pembelajaran multimedia [8]. Penggunaan format video sehingga siswa dapat belajar dari kata-kata atau narasi serta gambar sesuai dengan prinsip Multimedia dan prinsip Modalitas. Narasi yang disajikan pada masing-masing video juga diatur agar sesuai dengan adegan yang disajikan. Hal ini mengikuti prinsip Kontinguitas Temporal [8]. Selain itu, dalam video pembelajaran juga didesain sedemikian rupa agar kata-kata, gambar, dan suara yang tidak berhubungan dengan materi dihilangkan dari seluruh adegan sehingga video menjadi lebih sederhana. Hal ini merupakan salah satu cara untuk membuat video pembelajaran yang efektif [9].
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

MUTIMEDIA PEMBELAJARAN TEMBANG MACAPAT LARAS PELOG.

MUTIMEDIA PEMBELAJARAN TEMBANG MACAPAT LARAS PELOG.

Perkembangan teknologi dijaman ini mengalami perkembangan yang amat pesat,sehingga perkembangan teknologi itu mempengaruhi berbagai macam hal, terutama dibagian media,entah itu media iklan,informasi,maupun pembelajaran. Akan tetapi seiring berjalannya perkembangan teknologi yang kian maju budaya asli dari daerah semakin terlupakan oleh masyarakat. Dalam hal ini salah satu budaya jawa yaitu tembang macapat yang mulai dilupakan oleh masyarakat,bahkan para penerus muda yang harusnya melestarikan untuk generasi seterusnya mulia kehilangan minat untuk mempelajari tembang macapat. Dilihat dari keadaan ini perlu adanya media pembelajaran dalam bentuk yang baru agar masyarakat lebih tertarik untuk mempelajari budaya tembang macapat ini. Oleh karena itu penulis membuat aplikasi media pembelajaran tembang macapat berbasis multimedia. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan metode pengembangan aplikasi multimedia (Luther) yang meliputi konsep, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, distribusi. Dengan dibuatnya aplikasi ini masyarakat dapat lebih tertarik untuk mempelajari tembang macapat yang ditampilkan ke dalam bentuk yang berbeda dan lebih menarik,ditambah lagi dengan adanya suara asli dari penembang masyarakat dapat mengetahui cara menembang yang benar sesuai dengan tangga nada tembang jawa.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Lectora Inspire sebagai Media Pembelajaran Guru

Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Lectora Inspire sebagai Media Pembelajaran Guru

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu meningkatkan peran guru di SMA IT Nururrahman Depok dalam mengembangkan inovasi media pembelajaran. Inovasi media pembelajaran berupa media pembelajaran lectora. Salah satu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai media belajar yang efektif dan efisien dalam pembelajaran fisika yaitu dengan membuat media pembelajaran interaktif berbasis lectora inspire. Dengan menggunakan program lectora inspire materi pembelajaran dikemas secara praktis dan menarik, karena berisi materi, contoh soal dan pembahasannya, animasi, video pembelajaran, dan soal evaluasi interaktif. Pelaksanaan kegiatan ini dalam tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan yaitu menyiapkan bahan presentasi media pembelajaran lectora, modul pelatihan, serta sarana dan prasarana dalam menunjang pelatihan. Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 19-21 Juli 2018. Tahap evaluasi yaitu memberikan evaluasi terhadap hasil produk peserta pelatihan dalam bentuk aplikasi media pembelajaran lectora. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah dengan pelatihan dan pendampingan serta diskusi. Hasil produk pelatihan ini dalam bentuk aplikasi media pembelajaran lectora yang dapat digunakan guru dalam menunjang kegiatan pembelajaran di kelas.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video Tutorial Di Sekolah Menengah Kejuruan

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video Tutorial Di Sekolah Menengah Kejuruan

Tahap selanjutnya adalah tahap pengembangan. Pada tahap ini dilakukan pembuatan video tutorial pembelajaran tentang cara pengoperasian software adobe audition yang menggabungkan materi-materi pendukung berdasarkan perangkat pembelajaran yang diterapkan oleh sekolah. Setelah itu melakukan uji alpha atau validasi produk media interaktif kepada ahli media pembelajaran dan ahli materi. Setelah produk mengalami revisi pada tahap validasi, produk kemudian diujikan kepada 3 orang siswa kelas XII kompetensi keahlian multimedia pada mata pelajaran teknik pengolahan audio. Tahap pengujian selanjutnya yaitu uji beta dengan memberikan produk media interaktif kepada 11 orang siswa kelas XII kompetensi keahlian multimedia pada mata pelajaran teknik pengolahan audio dan 1 orang guru mata pelajaran teknik pengolahan audio untuk diuji coba pada proses pembelajaran. Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap media pembelajaran video tutorial yang dikembangkan dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengembangan Media Pembelajaran Video Tutorial Interaktif menggunakan Aplikasi Camtasia Studio dan Macromedia Flash

Pengembangan Media Pembelajaran Video Tutorial Interaktif menggunakan Aplikasi Camtasia Studio dan Macromedia Flash

Penelitian ini merupakan penelitian R&D (research and development) yaitu model pembelajaran berbasis video CD tutorial interaktif pada mata kuliah bahasa pemrograman visual yang lebih bersifat lihat, dengan dan praktikan. Maksudnya, merupakan pengembangan dari model bahan ajar dalam bentuk lain, yang sifatnya melengkapi bahan ajar yang sudah ada. Aplikasi ini menyajikan materi secara interaktif disertai animasi, audio, video dan dilengkapi dengan evaluasi berupa latihan- latihan soal menggunakan aplikasi camtasia studio dan macromedia flash. Hasil yang akan dicapai dari pembuatan media pembelajaran ini adalah bahwa mahasiswa dapat memahami matakuliah Bahasa pemrograman visual serta mengetahui kualitas dari video CD tutorial interaktif tersebut berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi dan pembelajaran. Hasil penilaian kelayakan media pembelajaran video tutorial untuk matakuliah bahasa pemrograman visual adalah: (1) persentase skor penilaian dari ahli materi sebesar 81,25%; (2) persentase skor penilaian dari ahli media sebesar 84,5%; (3) persentase skor tanggapan dari mahasiswa sebesar 84,83%. Berdasarkan hasil penilaian dan tanggapan yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video tutorial pada matakuliah bahasa pemrograman visual delphi ini layak untuk digunakan dan dikembangkan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA KONSEP KELISTRIKAN BERBASIS VIDEO LIVE

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA KONSEP KELISTRIKAN BERBASIS VIDEO LIVE

merespon balik kepada pengguna tersebut. Program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang diinginkan oleh pembelajar. Sehingga pada waktu seorang selesai menjalankan sebuah program dia akan merasa telah belajar sesuatu. Dengan demikian fungsi multimedia interaktif menyajikan bentuk multimedia yang bersifat interaktif dan menarik. Multimedia diartikan sebagai lebih dari satu media. Arti multimedia yang umumnya dikenal dewasa ini adalah berbagai macam kombinasi grafis, teks, suara, video, dan animasi. Penggabungan ini merupakan suatu kesatuan yang secara bersama-sama menampilkan informasi, pesan, atau isi pelajaran. Konsep penggabungan ini dengan sendirinya memerlukan beberapa jenis peralatan perangkat keras yang masing-masing tetap menjalankan fungsi utamanya sebagaimana biasanya, dan komputer merupakan pengendali seluruh peralatan itu. Multimedia bertujuan untuk menyajikan informasi dalam bentuk yang menyenangkan, menarik, mudah dimengerti, dan jelas. Multimedia berbasis komputer ini sangat menjanjikan untuk penggunannya dalam bidang pendidikan.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Tik Dengan Pendekatan Saintifik

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Tik Dengan Pendekatan Saintifik

Desain tampilan media pembe- lajaran interaktif tersebut telah sesuai dengan definisi media pembelajaran in- teraktif menurut Nandi (2006: 7), yaitu media pembelajaran yang berbasis komputer yang dapat menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri dari teks, grafis, foto, video, ani- masi, musik, narasi, dan interaktivitas yang diprogram berdasarkan teori pem- belajaran. Selain itu, media pembelajar- an ini termasuk ke dalam salah satu klasifikasi yang disusun oleh Darmawan (2012: 37), yaitu media pembelajaran dengan bantuan kompu- ter atau dengan nama lain computer
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Interaktif Pada Mata Pelajaran

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Interaktif Pada Mata Pelajaran

Berdasarkan gambar di atas berikut ini penjelasan tahapan model waterfall menurut Prassman (2015) diantaranya; (1) Communication: komunikasi kepada pengguna. langkah ini merupakan langkah penting karena menyangkut pengumpulan informasi tentang kebutuhan pengguna. Dalam penelitian dan pengembangan ini informasi kebutuhan pengguna diperoleh melalui wawancara, diskusi dan survei langsung dengan pengguna yaitu siswa kelas XI jurusan Multimedia di SMK Negeri 1 Kopang. Informasi yang didapatkan kemudian dianalisis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan siswa; (2) Planning: menetapkan rencana untuk pengerjaan software sesuai dengan data yang diperoleh berdasarkan keinginan pengguna; (3) Modeling: proses ini menerjemahkan syarat ke sebuah perancangan software yang dapat diperkirakan sebelum membuat coding. Proses ini berfokus pada rencangan struktur data, arsitektur software, representasi interface, dan detail (algoritma) procedural; (3)
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PEMAHAMAN KONSEP SISWA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PEMAHAMAN KONSEP SISWA

Pada kenyataannya di era modern ini pembelajaran di beberapa sekolah menunjukkan bahwa siswa belum dapat sepenuhnya memahami konsep karena metode yang digunakan guru masih cenderung monoton dan berpacu pada buku. Sedangkan di beberapa sekolah mempunyai laboratorium komputer yang memiliki proyektor dalam pemanfaatan untuk mata pelajaran belum dilakukan, karena bahan ajar yang dapat dijalankan dengan proyektor belum tersedia. Oleh karena itu perlu adanya media pembelajaran berbasis multimedia interaktif yang mampu menyajikan bentuk yang menarik dari materi itu sendiri, seperti perluasan materi, video, serta gambar yang jelas dengan menggunakan animasi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN NEMBANG MACAPAT

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN NEMBANG MACAPAT

pengaruh terhadap perkembangan afektif sis- wa. Perkembangan afektif siswa ini dapat di- lihat dengan minat dan antusiasme yang me- ningkat jika dibandingkan dengan sebelum di- gunakannya media Video Interaktif dalam pembelajaran nembang Macapat. Selain ber- pengaruh terhadap minat dan antusiasme sis- wa, media Video Interaktif juga berpengaruh terhadap rasa saling pengertian dan simpati siswa. Sebelum pembelajaran menggunakan media Video Interaktif, siswa sering sekali ra- mai di dalam kelas meskipun guru sedang menjelaskan. Namun, ketika proses pem- belajaran sudah menggunakan media Video Interaktif jarang sekali siswa berbicara sendiri ketika pembelajaran sedang berlangsung. Sis- wa sadar jika salah satu di antara mereka ber- bicara ketika media Video Interaktif di- putarkan maka teman yang lain tidak dapat mendengar Video Interaktif dengan jelas. Di sinilah tumbuh rasa pengertian satu sama lain. Tidak hanya itu, media Video Interaktif juga berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai keterampilan nembang Macapat dan juga nilai pemahaman tembang Macapat. Hal ini sejalan dengan pendapat dari Dale dalam Arsyad
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

View of PENDIDIKAN NILAI DALAM TEMBANG MACAPAT DHANDANGGULA

View of PENDIDIKAN NILAI DALAM TEMBANG MACAPAT DHANDANGGULA

Indonesia is an archipelago country full of culture and customs. Culture is very diverse and has the values of a noble and character, one of them is tembang macapat. Tembang macapat is a characteristic of Indonesian culture that has deep philosophical value and beauty. Tembang macapat has various functions as the bearer of speech, means of speech, the presentation of the expression of taste, the conveyor of the puzzle, the media of da’wah, the educational tools and the counseling, etc. Tembang Dhandanggula is one of the tembang macapat which describes the state of human life that has reached the stage of social establishment, welfare and has enjoyed his lifetime. The word dhandang means crow which symbolizes sorrow or sorrow. The word gula means sugar that has a sweet taste as a symbol of happiness or likes. Every family in the Javanese society should be able to surpass the sometimes sweet life of a household like sugar but sometimes also have to take bitter pills as a medicine to make them tougher, responsive and responsive in every circumstance. They can be called value education. Value education is included in affective learning strategies (attitudes). The affective learning strategy is not only aimed at achieving cognitive education, but also the attitudes and skills of a person. Affective ability is something that is difficult to measure because it is related to self-awareness of each person.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Etnomatematika Berbantu Macromedia Flash

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Etnomatematika Berbantu Macromedia Flash

Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika berbantu Macromedia Flash pada materi kubus dan balok SMP kelas VIII merupakan salah satu usaha peneliti untuk memudahkan guru dalam menyampaikan materi kubus dan balok sehingga siswa lebih mudah dalam memahami konsep luas permukaan dan volume kubus dan balok, serta seiring dengan perkembangan zaman yang menuntut untuk memanfaatkan teknologi sehingga dengan adanya media ini dapat memanfaatkan fasilitas yang ada khususnya di SMP Negeri 1 Adiwerna. Tahapan yang dilalui untuk mengembangkan media tersebut dijelaskan sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PengaRuH isLaM teRHadaP PeRkeMbangan budaYa Jawa: tembang Macapat

PengaRuH isLaM teRHadaP PeRkeMbangan budaYa Jawa: tembang Macapat

Mengamati sastra lama khususnya tembang macapat dalam rangka menggali kebudayaan Indonesia merupakan usaha yang erat hubungannya dengan pembangunan bangsa Indonesia seutuhnya. Pembangunan negara yang sifatnya multikompleks memberi tempat kepada bidang mental spiritual. Berbicara mengenai sastra adalah identik berbicara tentang kehidupan. Kita boleh bangga bahwasanya bangsa Indonesia memiliki dokumen-dokumen sastra lama, diantaranya dalam bentuk tembang macapat sebagai salah satu warisan nenek moyang. Namun demikian kita tidak boleh puas dengan cukup berbangga hati saja terhadap peninggalan yang ada. Di samping menjaga kelestariannya, kita seyogyanya juga dapat berbuat sesuatu terhadap peninggalan-peninggalan tersebut sebagai langkah apresiatif atas kreativitas para cerdik cendikiawan dari masa lampau itu dalam memberi makna lagi dalam kehidupan di abad global ini. Termasuk bagian dari langkah apresiatif tersebut dalam artikel ini penulis mengkaji satu tema dengan rumusan masalah: bagaimana pengaruh Islam dalam perkembangan budaya Jawa tembang macapat?. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menjelaskan secara gamblang pengaruh Islam terhadap perkembangan budaya Jawa tembang macapat.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN CERITA PENDEK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN CERITA PENDEK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.

Indonesia terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2013 bukan berdasarkan silabus. Selain aspek dokumen pembelajaran, peneliti juga mengamati proses pembelajaran di kelas dan mewancarai guru bahasa Indonesia. Hasil yang diperoleh bahwa ketiga guru dalam pelaksanaan pembelajaran tidak menggunakan media pembelajaran, lebih menonjolkan metode mengajarnya dalam bentuk ceramah dan diskusi, sehingga pembelajaran terlihat monoton dan kurang menyenangkan. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan dan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Setelah mengetahui kebutuhan guru dan siswa dalam pembelajaran, kegiatan akhir yang dilakukan untuk memperoleh gambaran profil pembelajaran cerita pendek adalah pengisian angket dan tes tertulis bagi siswa. Indikator dalam pengisian angket dan soal tes berdasarkan pengalaman dan pengetahuan siswa tentang pembelajaran cerita pendek. Hasil yang diperoleh bahwa siswa sulit membedakan teks cerpen dengan jenis teks narasi lainnya. Selain itu, siswa sulit menuangkan gagasannya dalam menulis cerpen. Hal ini disebabkan kurangnya penguasaan kosakata dan kebahasaan lainnya yang menunjang dalam penulisan cerpen. Namun, selain terdapat beberapa kelemahan di tiap sekolah, penelitian ini juga menemukan beberapa kelebihan, salah satu di antaranya adalah dalam pelaksanaan pembelajaran guru telah mengimplementasikan pendekatan saintifik khususnya pembelajaran cerpen. Selain itu, siswa terlihat aktif dalam diskusi kelompok.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

TEMBANG MACAPAT KINANTHI DAN SINOM CENGKOK MERDI LAMBANG

TEMBANG MACAPAT KINANTHI DAN SINOM CENGKOK MERDI LAMBANG

Audio CD Kumpulan karya-karya Dosen ISI Surakarta Jurusan Karawitan berjudul “Mahambara” tahun 2012 dalam kumpulan karya Dosen ini di antaranya “Shalawat Rambu” oleh Waluyo berisi Musik bernuansa Islami serta penuh petuah spiritual Lir ilir “Karya Sugimin, Suloyo”karya Darsono, Barang Mir- ing” karya Bambang Sosodoro dengan tema tentang cinta dan goda. Ke empat karya tersebut penuh dengan sajian vokal yang lebih di utamakan lagu enak di dengar dalam lagu memutus kata tidak dimasalahkan hal ini jelas dengan tuntutan sastra winengku lagu hal ini sangatlah bertolak belakang dengan sekar macapat cengkok Merdi Lambang dengan mengutamakan sastranya atau dengan istilah lagu winengku sastra. Sumarsam, dalam bukunya yang berjudul gamelan: interaksu budaya dan perkembangan mu- sical di Jawa (2003). Menjelaskan sejarah awal masuknya serta perkembangan musik Jawa. Sumarsam juga menjelaskan mengenai gendhing sekar, pada sub-sub lagu vokal sebagai lagu pendahulu gendhing. Sumarsam menawarkan gendhing sekar dengan nama gendhing girongan. Secara tegas Sumarsam menyatakan bahwa ada 2 jenis gendhing girongan yang dicipta akibat dari suatu perkembangan mengubah tembang menjadi gendhing; pertama adalah gendhing girongan yang diciptakan berdasarkan lagu
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN KETERAMPILAN MEMBACA INDAH TEMBANG MACAPAT

PENINGKATAN MINAT DAN KETERAMPILAN MEMBACA INDAH TEMBANG MACAPAT

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt. atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENINGKATAN MINAT DAN KETERAMPILAN MEMBACA INDAH TEMBANG MACAPAT MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA

19 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...