Top PDF Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Merupakan 8-bit directional port I/O. Setiap pinnya dapat menyediakan internal pullup resistor (dapat diatur per bit). Output buffer Port B dapat memberi arus 20 mA dan dapat mengendalikan display LED secara langsung. Data Direction Register port B (DDRB) harus disetting terlebih dahulu sebelum Port B digunakan. Bit-bit DDRB diisi 0 jika ingin memfungsikan pin-pin port B yang bersesuaian sebagai input, atau diisi 1 jika sebagai output. Pin-pin port B juga memiliki untuk fungsi-fungsi alternative khusus seperti yang dapat dilihat dalam tabel berikut.

50 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Merupakan 8-bit directional port I/O. Setiap pinnya dapat menyediakan internal pullup resistor (dapat diatur per bit). Output buffer Port D dapat memberi arus 20 mA dan dapat mengendalikan display LED secara langsung. Data Direction Register port D (DDRD) harus disetting terlebih dahulu sebelum Port D digunakan. Bit-bit DDRD diisi 0 jika ingin memfungsikan pin-pin port D yang bersesuaian sebagai input, atau diisi 1 jika sebagai output. Selain itu, pin-pin port D juga memiliki untuk fungsifungsi alternatif khusus seperti yang dapat dilihat dalam tabel berikut:

12 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Perancangan Alat Ukur Arus dan Daya Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

PERANCANGANALAT UKUR ARUS DAN DAYA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 TUGASAKHIR DiajukanUntuk Memenuhi Persyaratan Menyelesaikan Tugas akhir Pada Program Studi D-3 Metrologi Dan [r]

12 Baca lebih lajut

Aplikasi Fuzzy Logic Untuk Perancangan Alat Pengaturan Otomatis Intensitas Penerangan Ruangan Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Aplikasi Fuzzy Logic Untuk Perancangan Alat Pengaturan Otomatis Intensitas Penerangan Ruangan Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Kebutuhan pencahayaan setiap ruangan terkadang berbeda. Semuanya tergantung dan disesuaikan dengan kegiatan yang dilakukan. Beberapa penyelidikan mengenai hubungan antara produktivitas dengan pencahayaan telah memperlihatkan,bahwa pencahayaan yang cukup dan diatur sesuai dengan jenis pekerjaan dapat menghasilkan produksi maksimal dan penekanan biaya. Pencahayaan yang baik yaitu pencahayaan yang memungkinkan kita dapat melihat obyek yang dengan jelas. Maka dari itu dibutuhkanlah suatu perangkat pengukur intensitas cahaya,dalam penelitian ini dibuatlah suatu perangkat alat ukur intensitas cahaya menggunakan sensor intensitas cahaya digital TSL2561 untuk menerima cahaya,lalu cahaya yang diterima akan diolah oleh mikrokontroler untuk ditampilkan di LCD. Pengukuran intensitas cahaya di suatu ruangan dapat dilakukan menggunakan alat ini sehingga dapat diketahui pemenuhan standar intensitas cahyaa suatu ruangan. Alat ini memiliki akurasi 92,39%
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Akibat perkembangan teknologi tersebut adalah semakin banyaknya peralatan yang serba android, karena dengan teknologi android, peralatan menjadi semakin mudah untuk digunakan oleh siapa saja (user friendly). Salah satunya adalah untuk suatu alat penyiram tanaman otomatis, digunakan sistem otomatis sehingga waktu penyiraman tersebut dapat diatur melalui android.

3 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Pembuatan alat penyiraman tanaman otomatis menggunakan kendali relay berfungsi mengotomasi penyiraman pada tanaman. Penyiraman didasarkan pada kebetuhan tanaman akan air melalui waktu yang diatur oleh penyiramnya.sehingga penyiraman yang dilakukan akan lebih efisien dan tidak memakan waktu yang cukup banyak, karena berjalan secara otomatis setiap harinya.

1 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Pembuatan alat penyiraman tanaman otomatis menggunakan kendali relay berfungsi mengotomasi penyiraman pada tanaman. Penyiraman didasarkan pada kebetuhan tanaman akan air melalui waktu yang diatur oleh penyiramnya.sehingga penyiraman yang dilakukan akan lebih efisien dan tidak memakan waktu yang cukup banyak, karena berjalan secara otomatis setiap harinya.

8 Baca lebih lajut

Perancangan Prototype Traffic Light Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Perancangan Prototype Traffic Light Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

2. mode fotokonduktivitas : disini, fotodioda diaplikasikan sebagai tegangan revers (tegangan balik) dari sebuah dioda (yaitu tegangan pada arah tersebut pada dioda tidak akan menhantarkan tanpa terkena cahaya) dan pengukuran menghasilkan arus foto. ( hal ini juga bagus untuk mengaplikasikan tegangan mendekati nol). Ketergantungan arus foto pada kekuatan cahaya dapat sangat linier .

73 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Pengukuran Debit Air Menggunakan Water Flow Sensor G1/2 Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Perancangan Alat Pengukuran Debit Air Menggunakan Water Flow Sensor G1/2 Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

LCD (Liquid Crystal Display) adalah suatu jenis media tampil yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan diberbagai bidang misalnya alal–alat elektronik seperti televisi, kalkulator, ataupun layar komputer. Pada bab ini aplikasi LCD yang dugunakan ialah LCD dot matrik dengan jumlah karakter 2 x 16. LCD sangat berfungsi sebagai penampil yang nantinya akan digunakan untuk menampilkan status kerja alat. Adapun fitur yang disajikan dalam LCD ini adalah :

55 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kecepatan Arus Air Menggunakan Sensor Proximity Berbasis Mikrokontroler ATMega 16A

Alat Ukur Kecepatan Arus Air Menggunakan Sensor Proximity Berbasis Mikrokontroler ATMega 16A

Alat pengukur kecepatan arus air secarakeseluruhan terdiri dari 3 (tiga) bagian utama yaitu bagian masukan berupa sensor kecepatan air, bagian pemrosesan berupa rangkaian minimum Mikrokontroler ATMega16A dan bagian keluaran berupa rangkaian LCD. Bagian masukan berupa sensor kecepatan air yang menggunakan sensor photodioda dan terdapat sebuah piringan pemantul yang terhubung dengan baling-baling.sensor ini, berfungsi untuk mendeteksi jumlah putaran persatuan waktu. Bagian pemrosesan yang berupa rangkaian minimum mikrokontroler ATMega16A yang berperan sebagai pencacah dan pengolah data arus dari sensor photodioda tersebut.Bagian keluaran berupa layar LCD dengan baris 2 (dua) dan 16 (enambelas) kolom yang berperan menampilkan secara langsung hasil pengukuran. Adapun diagram block yang dapat dibuat dari alat ukur kecepatan arus adalah :
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Mikrokontroler merupakan suatu IC yang di dalamnya berisi CPU, ROM, RAM, dan I/O. Dengan adanya CPU tersebut maka mikrokontroler dapat melakukan proses berfikir berdasarkan program yang telah diberikan kepadanya. Mikrokontroler banyak terdapat pada peralatan elektronik yang serba otomatis, mesin fax, dan peralatan elektronik lainnya.Mikrokontroler menerapkan arsitektur Harvard, dalam arsitektur ini penjemputan instruksi dapat dilaksanakan secara bersamaan dengan pemindahan data. Tetapi dalam kebanyakan mesin dengan arsitektur Harvard juga memori tersebut dihubungkan ke bus bersama sehingga paralelismenya sangat berkurang. Secara umum, mikrokontroler mengandung tujuh komponen : Prosesor (CPU), ROM, RAM, bandar (port) I/O, Rangkaian Interupsi, Timer, dan Bus yang dihubungkan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT UKUR COS φ METER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT UKUR COS φ METER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328

2. Ketika sinyal kotak dari ke 2 keluaran komparator masuk ke gerbang XOR, kedua sinyal tersebut akan masuk ke rangkaian gerbang logika XOR. Sesuai dengan table kebenaran gerbang XOR, dimana keluaranakan bernilai HIGH apabila nilai kedua inputnya berbeda, maka sinyal keluaran dari gerbang XOR akan bernilai HIGH apabila sinyal di kedua inputnya memiliki nilai yang berbeda. Saat sinyal keluaran XOR bernilai HIGH ini lah yang meunujukkan perbedaan Phasa antara arus dan tegangan. Dengan mengukur periode waktu HIGHnya, dapat diketahui berapa derajat perbedaan phasa antara arus dan tegangannya. 3. Sinyal keluaran dari ke 2 komparator juga akan masuk ke IC D Flip Flop.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Sistem Seteksi Perbedaan Fasa Tegangan Dan Arus Digital Berbasis Mikrokontroler   Atmega 8535

Sistem Seteksi Perbedaan Fasa Tegangan Dan Arus Digital Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Alat ukur Faktor daya yang sering digunakan sekarang masih menggunakan sistem analog yang agak rumit dalam hal pembacaan nilai keluarannya, itu dikarenakan penampilnya menggunakan jarum yang menunjuk pada skala tertentu.Selain itu, dari sisi ekonomi harga Wattmeter analog juga masih sangat mahal.Hal inilah yang mendorong penulis untuk merancang dan membuat “SISTEM DETEKSI PERBEDAAN FASA TEGANAN DAN ARUS DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535”.Diharapkan dengan dibuatnya alat ini dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Pendeteksi kadar kelembaban tanah telah berhasil dilakukan menggunakan sensor elektroda empat titik berdasarkan meetode konfigurasi Wenner. Pengukuran dilakukan dengan mencampurkan tanah kompos dan air dan kemudian, diinjeksi arus listrik kedalam tanah antara dua elektroda terluar. Sebagai hasil dari injeksi, dihasilkan beda potensial antara dua elektroda yang lainnya yang berada di tengah. Perbedaan dalam nilai tegangan dipengaruhi oleh volume air. Dalam penelitian ini, variasi volume air berturut-turut adalah 100, 200, 300, 400 dan 500 mL dalam 1000 gr tanah kompos. Hasilnya menunjukkan bahwa tegangan output sensor adalah 957.94, 553.10, 423.99, 329.71, 272.93 mV untuk volume air masing-masing 100, 200, 300, 400 dan 500 mL. Dari data diperoleh nilai konduktivitas adalah 0.048, 0.083, 0.109, 0.14, 0.169 untuk volume air masing- masing 100, 200, 300, 400 dan 500 mL. Berarti bahwa kenaikan konduktivitas dipengaruhi oleh kenaikan volume air. Hasil yang lain menggunakan metode Gravimetri menunjukkan bahwa persentase kadar kelembaban tanah adalah 13, 20, 32, 38, 47 % untuk volume air masing-masing 100, 200, 300, 400 dan 500 mL. Ini berarti bahwa kenaikan persentase kadar kelembaban tanah adalah sebanding dengan kenaikan volume air. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kenaikan nilai konduktivitas mengindikasikan kenaikan dalam persentase kadar kelembaban tanah. Oleh karena itu, metode konfigurasi Wenner dapat digunakan untuk mendeteksi kadar kelembaban tanah dengan bebrapa keunggulan seperti mudah, cepat, praktis dan ekonomis.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENYEMPURNAAN ALAT UKUR KECEPATAN REAKSI BERBASIS DELPHI DAN MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535.

PENYEMPURNAAN ALAT UKUR KECEPATAN REAKSI BERBASIS DELPHI DAN MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyempurnakan alat ukur kecepatan respon manusia berbasis mikrokontroller AT Mega 8535. Pengukuran kecepatan respon ini menggunakan komunikasi serial RS-232 antara Mikrokontroler ATMega 8535 dan computer yang diaplikasikan dengan software Borland Delphi 7.0. rangkaian alat pengukur kecepatan gerak reaksi manusia adalah peralatan elektronika yang terdiri dari mikrokontroller AT Mega 8535, rangkaian input-output, rangkaian adaptor, rangkaian komunikasi serial RS-232 serta program DELPHI yang merupakan otak dari alat pengukur kecepatan gerak manusia ini sendiri. Delphi sendiri bertindak sebagai pembuat soal yang terdiri dari 6 soal yang diulang sampai 20 soal secara acak, dan sebagai penghitung waktu.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB II DASAR TEORI 2.1 Pengenalan Tanah - Alat Ukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

BAB II DASAR TEORI 2.1 Pengenalan Tanah - Alat Ukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Tidak seperti sistem komputer yang mampu menangani berbagai macam program aplikasi, mikrokontrler hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja, perbedaan lainnya terletak pada perbandingan RAM dan ROM. Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROM nya besar, artinya program-program penggunba disimpan dalam ruang RAM yang relative besar, sedangkan rutin-rutin antar muka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil, Sedangkan pada mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAM –nya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalm ROM (bias Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara , termasuk register- register yang digunakn pada mikrokontroler yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Rancang Bangun Alat Ukur Sisa Volume Tangki Bbm Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 Dengan Tampilan Android

Kebisingan Industri dan Hearing Conservation Program, Repository USU Eko putro, Agfianto.. Yogyakarta : Penerbit Gava Media.[r]

1 Baca lebih lajut

Perancangan Elevator dan Pembuatan Prototipe Pengendali Otomatis Elevator Berbasis Mikrokontroler ATmega 8535

Perancangan Elevator dan Pembuatan Prototipe Pengendali Otomatis Elevator Berbasis Mikrokontroler ATmega 8535

Port A (PA0-PA7) Port A berfungsi sebagai port Input/Output. Port A juga berfungsi sebagai ADC, jika diperlukan. Pin pada Port dapat diatur untuk memberikan internal pull-up resistors pada tiap bit. Penyangga data (buffer) pada keluaran Port A mempunyai karakteristik gerak simetris dengan kapabilitas high sink maupun source. Ketika pin PA0 – PA7 digunakan sebagai input dan secara eksternal dikonfigurasi pulled-low, pin-pin tersebut menghasilkan arus apabila internal pull-up resistors diaktifkan. Pin pada Port A berada dalam kondisi tri-stated ketika kondisi reset diaktifkan, meskipun clock tidak bekerja.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Pengisi Baterai Lead Acid Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 8535

Perancangan Alat Pengisi Baterai Lead Acid Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 8535

LCD 16x2 adalah Liquid Crystal Display dot matrix yang mampu menampilkan 16x2 karakter atau 16 kolom dan 2 baris. Alat ini membutuhkan daya yang kecil dan dilengkapi panel LCD dengan tingkat kontras yang cukup tinggi serta kontroler LCD CMOS yang telah terpasang dalam modul tersebut. Kontroler ini memiliki ROM/RAM dan display data RAM. Semua fungsi display dikontrol dengan instruksi khusus. Modul LCD ini juga dapat dengan mudah dihubungkan dengan unit mikrokontroler. Secara fisik, LCD 16x2 dapat dilihat dari Gambar 2.4 berikut :
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Alat Ukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Tidak seperti sistem komputer yang mampu menangani berbagai macam program aplikasi, mikrokontrler hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja, perbedaan lainnya terletak pada perbandingan RAM dan ROM. Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROM nya besar, artinya program-program penggunba disimpan dalam ruang RAM yang relative besar, sedangkan rutin-rutin antar muka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil, Sedangkan pada mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAM –nya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalm ROM (bias Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara , termasuk register- register yang digunakn pada mikrokontroler yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...