Top PDF Sifat Fisik dan Sifat Kimia

Sifat Fisik dan Sifat Kimia

Sifat Fisik dan Sifat Kimia

Oksidasi alkohol sekunder Oksidasi alkohol sekunder dengan menggunakan natrium bikromat dan asam sulfat akan menghasilkan suatu keton dan air.. Oksidasi alkohol tersier Oksidasi alkoho[r]

5 Baca lebih lajut

KAJIAN SIFAT FISIK SIFAT KIMIA DAN SIFAT

KAJIAN SIFAT FISIK SIFAT KIMIA DAN SIFAT

HASIL DAN PEMBAHASAN. Kegiatan penambangan pasir telah merubah sifat fisik, kimia, biologi tanah pada lokasi lahan paska penambangan pasir desa Gumulung Tonggoh. Terbukti dari adanya perubahan yang signifikan terhadap nilai bulk density yang meningkat, porositas rendah, pori drainase sangat cepat menurun. Begitu pula dengan sifat kimia tanah, terdapat karakteristik tanah yang dipengaruhi secara nyata oleh adanya kegiatan penambangan pasir yaitu menurunnya KTK, meningkatnya kandungan pospor, menurunnya kandungan kalsium, dan magnesium. Sedangkan untuk sifat biologi tanah, hanya jumlah mikroorganisme tanah sajalah yang dipengaruhi secara nyata oleh kegiatan penambangan pasir. Hal tersebut dianalisa berdasarkan nilai signifikansinya yang ternyata karakteristik sifat tanah tersebut memiliki nilai signifikansi < taraf nyata 0,05. Sedangkan untuk karakteristik sifat tanah khususnya permeabilitas, pH, BO, nitrogen, kalium, natrium, jumlah fungi tanah, bakteri pelarut posfat, dan respirasi tanah juga mengalami perubahan tetapi menurut hasil uji statistik tidak dipengaruhi secara nyata oleh kegiatan penambangan pasir. Perubahan karakter sifat tanah dalam penelitian ini terjadi karena pemadatan tanah akibat penggunaan alat- alat berat selama proses penambangan.
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

File Penunjang Akreditasi Terbaru Versi Lawas RPP KLS XII SEM 1

File Penunjang Akreditasi Terbaru Versi Lawas RPP KLS XII SEM 1

Guru dan siswa membuat simpulan tentang sifat-sifat fisik dan sifat kimia unsur transisi periode keempat. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

42 Baca lebih lajut

Morfologi Sifat Fisik dan Kimia Tanah In

Morfologi Sifat Fisik dan Kimia Tanah In

14 Meskipun penyebaran cukup luas dan potensial, tetapi bukan berarti Inceptisol dalam pemanfaatannya tidak mengalami permasalahan di lapangan. Menurut Abdurachman et al. (2008), umumnya lahan kering memiliki tingkat kesuburan tanah yang rendah, dan kadar bahan organik rendah. Kondisi ini makin diperburuk dengan terbatasnya penggunaan pupuk organik, terutama pada tanaman pangan semusim. Di samping itu, secara alami kadar bahan organik tanah di daerah tropis cepat menurun, mencapai 30-60% dalam waktu 10 tahun (Brown dan Lugo 1990 dalam Suriadikarta et al. 2002). Bahan organik memiliki peran penting dalam memperbaiki sifat kimia (Alwi dan Nazemi, 2000; Widati et al. 2000; Nuraini, 2009), sifat fisik (Ruskandi, 2006; Suriadikarta dan Simanungkalit, 2006), dan biologi tanah (Nuraini, 2009). Meskipun kontribusi unsur hara dari bahan organik tanah relatif rendah, peranannya cukup penting karena selain unsur NPK, bahan organik juga merupakan sumber unsur hara seperti C, Zn, Cu, Mo, Ca, Mg, dan Si (Suriadikarta et al. 2002; Suriadikarta dan Simanungkalit, 2006).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Catatan Dari Bawah Tanah Proses Kemenjad

Catatan Dari Bawah Tanah Proses Kemenjad

Alasan: Sifat kimia dan sifat batuan samping sangat berpengaruh dalam menentukan metode penambangan bawah tanah karena sifat kimia dan sifat fisik akan berhubungan dengan kestabilan dar[r]

50 Baca lebih lajut

KAJIAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH DI DI

KAJIAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH DI DI

Sifat tanah sangat menentukan dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman, baik sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Sifat fisik tanah antara lain tekstur, struktur, konsistensi dan permeabilitas tanah. Sifat kimia tanah antara lain pH tanah dan kandungan unsur hara. Kandungan hara, terdiri dari kandungan nitrogen, fospor, kalium dan bahan organik. Sifat biologi tanah antara lain mikroorganisme pengurai bahan organik di dalam tanah. Perlu adanya analisis sifat tanah guna menunjang produktifitas tanaman dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan kimia tanah pada tanah di Laboratorium alam Pendidikan Biologi. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pengamatan langsung di lapangan dan penentuan lokasi pengambilan sampel tanah. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara pembuatan lubang dengan kedalaman ± 30cm di lapangan, untuk mengetahui sifat fisik dan kimia tanah pada tanah di Laboratorium alam Pendidikan Biologi. Penelitian ini berlangsung selama ± 3 jam tepatnya pada hari Kamis 28 September 2017. Selanjutnya analisis data dan tanah di Laboratorium Biologi untuk mengetahui sifat fisik dan kimia tanah.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Sifat fisik dan kimia unsur utama dan tr

Sifat fisik dan kimia unsur utama dan tr

Dalam satu periode dari kiri (Sc) ke kanan (Zn), keelektronegatifan unsur hampir sama, tidak meningkat maupun menurun secara signifikan. Selain itu, ukuran atom (jari-jari unsur) serta energi ionisasi juga tidak mengalami perubahan signifikan. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa semua unsur transisi periode keempat memiliki sifat kimia dan sifat fisika yang serupa.

19 Baca lebih lajut

Kajian Sifat Fisika dan Kimia Tanah Inceptisol Pada Lahan Karet Telah Menghasilkan Dengan Beberapa Jenis Vegetasi yang Tumbuh di Kebun PTPN III Sarang Giting

Kajian Sifat Fisika dan Kimia Tanah Inceptisol Pada Lahan Karet Telah Menghasilkan Dengan Beberapa Jenis Vegetasi yang Tumbuh di Kebun PTPN III Sarang Giting

Kajian Sifat Fisik, Sifat Kimia dan Sifat Biologi Tanah Paska Tambang Galian C Pada Tiga Penutupan Lahan.. Institut Pertanian Bogor.[r]

3 Baca lebih lajut

SIFAT FISIK TANAH PADA HUTAN PRIMER, AGROFORESTRI DAN KEBUN KAKAO DI SUBDAS WERA SALUOPA DESA LEBONI KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO | Tolaka | Jurnal Warta Rimba 1954 5709 1 PB

SIFAT FISIK TANAH PADA HUTAN PRIMER, AGROFORESTRI DAN KEBUN KAKAO DI SUBDAS WERA SALUOPA DESA LEBONI KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO | Tolaka | Jurnal Warta Rimba 1954 5709 1 PB

Menurut Bogidarmanti et .al, (2006) dalam Sudomo (2007), kerusakan yang dialami pada tanah tempat erosi terjadi yaitu berupa kemunduran sifat-sifat kimia dan fisik tanah, seperti kehilangan unsur hara dan bahan organik, memburuknya sifat-sifat tanah yang tercermin antara lain pada menurunnya kapasitas infiltrasi dan kemampuan tanah menahan air, meningkatnya kepadatan dan ketahanan penetrasi tanah dan berkurangnya kemantapan struktur tanah, sehingga menyebabkan memburuknya pertumbuhan tanaman dan pada akhirnya akan menurunkan produktivitasnya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGAMATAN SIFAT FISIK DAN KIMIA MINYAK

PENGAMATAN SIFAT FISIK DAN KIMIA MINYAK

Pada hsil percobaan untuk kadar air pengamatan sifat kimia pada minyak wijen dan minyak KFC diperoleh nilai kadar air masing-masing 2,12% dan 1,98%. Nilai kadar air menjadi acuan dalam penggunaan minyak. Untuk minyak wijen dengan kadar air 2,12% merupakan kadar air yang tinggi sehingga kurang baik apabila dilakukan pemanasan dengan suhu yang tinggi begitupala dengan minyak KFC dengan nilai kadar air 1,98% yang tinggi ini menunjukkan bahwa minyak sudah mulai mengikat air di udara akibat seringnya dilakukan proses pemanasan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Handajani, dkk., (2010) dimana Semakin tinggi kadar air dalam minyak maka kualitas minyak semakin rendah karena air merupakan salah satu katalisator reaksi hidrolisis minyak yang menghasilkan asam lemak bebas. Nilai kadar air maksimum dari minyak goreng adalah 0,1% b/b untuk mutu I dan 0,3% b/b untuk mutu II.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

TAP.COM -   KARAKTERISASI SIFAT FISIK DAN KIMIA TEPUNG ... - JURNAL UNS 4204 7634 1 SM

TAP.COM - KARAKTERISASI SIFAT FISIK DAN KIMIA TEPUNG ... - JURNAL UNS 4204 7634 1 SM

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh kombinasi perlakuan terhadap sifat kimia, fisik, dan fungsional pada tepung kacang merah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan taraf faktor tanpa perlakuan pendahuluan dengan kulit (F1), perendaman 24 jam dengan kulit (F2), perebusan 90 menit dengan kulit (F3), tanpa perlakuan pendahuluan tanpa kulit (F4), perendaman 24 jam tanpa kulit (F5), dan perebusan 90 menit tanpa kulit (F6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan dapat mempengaruhi sifat kimia, fisik, dan fungsional pada tepung kacang merah secara signifikan (p<0,05). Dilihat dari sifat kimia, perendaman 24 jam dan perebusan 90 menit baik dengan kulit maupun tanpa kulit meningkatkan kadar air, namun dapat menurunkan kadar abu, protein, lemak, dan asam fitat dibandingkan dengan tepung tanpa perlakuan pendahuluan, sedangkan pengupasan kulit dengan berbagai perlakuan pendahuluan meningkatkan kadar asam fitat, namun menurunkan kadar air dan lemak pada tepung kacang merah. Dilihat dari sifat fisik, tepung kacang merah pada perendaman 24 jam dan perebusan 90 menit baik dengan kulit maupun tanpa kulit meningkatkan densitas kamba, densitas padat, dan kelarutan, namun menurunkan kecerahan, derajat putih, dan waktu basah, sedangkan pengupasan meningkatkan kecerahan, derajat putih, dan waktu basah, namun menurunkan densitas kamba dan padat dengan berbagai perlakuan pendahuluan. Perebusan 90 menit tanpa kulit menurunkan serat pangan tidak larut, serat pangan larut, dan total serat pangan tepung kacang merah.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Sifat Fisik Dan Komposisi Kimia Buah Aibon.

Sifat Fisik Dan Komposisi Kimia Buah Aibon.

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat fisik dan komposisi kimia buah aibon pada tingkat kematangan yaitu muda, matang, dan lewat matang (tua). Sifat fisik ditentukan melalui pengamatan morfologi buah yaitu panjang, diameter, berat, bentuk, dan tekstur, sedangkan analisis komposisi kimia meliputi kadar air, lemak, protein, abu, pati, total gula, dan serat kasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buah aibon berbentuk bulat memanjang lurus tumpul dengan permukaan tidak rata dan bergelombang, dengan ukuran panjang 12,2- 35,9 cm; diameter 2,0-3,0; berat 30,30-61,10 g dan ketebalan kulit 0,6- 1,3 mm. Daging buah aibon mudah mengalami pencoklatan enzimatis setelah pengupasan. Waktu panen yang tepat untuk buah aibon adalah pada tingkat buah matang optimal. Kandungan air, protein dan total gula buah aibon cenderung menurun dengan semakin tuanya umur panen, sedangkan karbohidrat (pati dan serat) semakin meningkat. Buah aibon pada tingkat kematangan optimal mengandung abu 1,07%, protein 4,67%, lemak 0,61%, dan karbohidrat 93,66%, serta kadar pati, total gula dan serat kasar masing-masing 54,88%; 8,89%; dan 4,7% (bk).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Karakter Airtanah Berdasarkan Sifat Fisik Sebagai Dasar Pendugaan Intrusi Airlaut Daerah Glagah Dan Sekitarnya.

Karakter Airtanah Berdasarkan Sifat Fisik Sebagai Dasar Pendugaan Intrusi Airlaut Daerah Glagah Dan Sekitarnya.

Pengamatan aspek geologi dan hidrologi dilakukan di lapangan. Pengamatan geologi dilakukan untuk melihat persebaran batuan di permukaan. Untuk menunjang data stratigrafi bawah permukaan, rekonstruksi penampang stratigrafi dilakukan menggunakan data bor. Pengamatan hidrologi mencangkup pengamatan Muka Airtanah dan sifat fisik airtanah (Ph, EC, TDS, Suhu Air, Suhu Udara). Pengukuran tinggi muka air dan debit sungai dilakukan

23 Baca lebih lajut

KAJIAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH HUBUN

KAJIAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH HUBUN

1. Realisasi produksi tandan per pokok tahun tanam 1980 yang diperoleh saat ini merupakan hasil interaksi berbagai faktor produksi di masa lalu dan masa kini, upaya untuk mengaktualisasikan potensi produksi seyogianya dapat dilakukan meliputi perbaikan sifat fisik dan kimia tanah antara lain dengan penanaman tanaman baru dengan model lobang besar, perbaikan manajemen pemupukan dan dengan cara pemanfaatan limbah PKS (land application) berupa tankos dan limbah cair. Penanaman dengan model lobang besar mengakibatkan kondisi sifat fisik tanah disekitar akar tanaman lebih baik, perakaran menjadi lebih berkembang, sedangkan land application mengakibatkan ketersediaan air tanah tetap terjaga terutama di musim kemarau dan kandungan bahan organik tanah akan meningkat.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

Sifat Fisik dan Komponen Kimia Bunga Mel

Sifat Fisik dan Komponen Kimia Bunga Mel

Bunga melati J. officinale (melati Gambir) di- panen langsung dari sentra produksi bunga di Purbalingga (Jawa Tengah) dengan tingkat ketuaan bunga M-1, M-2, dan mekar penuh. Setelah dipa- nen, kemudian bunga diamati karakter fisik dan kimianya. Karakter fisik yang diamati meliputi panjang tabung, diameter tabung, panjang bunga, diameter kuntum bunga, dan berat kuntum bunga. Pengukuran diameter dan panjang kuntum bunga menggunakan kaliper dan pengukuran berat bunga menggunakan timbangan elektrik. Analisis kimia dilakukan terhadap minyak yang dihasilkan meng- gunakan alat Gas Chromatografi merk Hitachi 263- 50 dengan kolom jejal (packed column) 1/8 inci panjang 2 m. Suhu kolom diatur pada angka 80- 180 o C dengan kecepatan kenaikan suhu 5 o C per menit. Suhu injektor 230 o C dan suhu detektor
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Penentuan Nilai Reaktivity Residu (RR) O2 Untuk Pengendalian Kualitas Anoda Di PT Inalum Kuala Tanjung

Penentuan Nilai Reaktivity Residu (RR) O2 Untuk Pengendalian Kualitas Anoda Di PT Inalum Kuala Tanjung

Aluminium dan aloinya telah digunakan dalam berbagai hal. Banyak di antaranya memanfaatkan kerapatan aluminium yang rendah (2,702 g cm -3 pada kondisi kamar), suatu keunggulan dibandingkan besi atau baja jika diinginkan materi yang lebih ringan–seperti untuk industri transportasi, yang menggunakan aluminium untuk kendaraan mulai dari mobil samapi satelit. Konduktivitas listrik aluminium yang tinggi dan kerapatannya yang rendah membuatnya sangat berguna untuk digunakan dalam kabel transmisi listrik. Untuk penggunaannya dalam bangunan dan gedung, ketahanannya terhadap korosi merupakan sifat yang penting, seperti halnya kenyataan bahwa materi ini menjadi lebih kuat pada suhu di bawah nol. (Baja dan besi adakalanya menjadi rapuh pada kondisi tersebut.) Produk rumah tangga yang mengandung aluminium antara lain foil, kaleng minuman ringan, dan perabot dapur. (Oxtoby.,G.,N., 2003)
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

TAP.COM -   KARAKTERISTIK SIFAT FISIK DAN KIMIA UBI KAYU (MANIHOT ... 68 242 1 PB

TAP.COM - KARAKTERISTIK SIFAT FISIK DAN KIMIA UBI KAYU (MANIHOT ... 68 242 1 PB

Ubi kayu ditanam secara komersial hampir di seluruh wilayah Lampung, akan tetapi selama ini belum pernah didata secara kuantitas tentang perbedaan sifat fisikokimia dari berbagai lokasi tanam. Menurut Wargiono et al. (1990) tingkat produksi, sifat fisik dan kimia ubi kayu akan bervariasi menurut tingkat kesuburan yang ditinjau dari lokasi penanaman ubi kayu. Untuk itu, perlu dilakukan kajian tentang apakah perbedaan lokasi penanaman dan umur panen mempunyai pengaruh terhadap sifat fisik dan kimia ubi kayu.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Sifat Fisik dan Kimia Daging Domba

Sifat Fisik dan Kimia Daging Domba

DeMan (1997) menyatakan bahwa warna merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas daging. Soeparno (2005) menyatakan warna daging dipengaruhi oleh pakan, spesies, bangsa, umur, jenis kelamin, stres (aktivitas dan tipe otot), pH serta oksigen dan faktor utama yang menentukan warna daging adalah konsentrasi pigmen daging mioglobin, tipe molekul dan status kimia mioglobin. Bertambahnya umur ternak akan diikuti peningkatan konsentrasi mioglobin. Lawrie (2003) menambahkan bahwa bentuk kimia yang paling penting pada daging yang belum dimasak adalah oksimioglobin yang menggambarkan pigmen warna merah pada daging.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ESCULENTA) TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK

ESCULENTA) TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK

Dari hasil penelitian, formulasi terbaik dari brownies cookies subtitusi tepung gembili adalah formulasi F2 dengan komposisi 70% tepung terigu dan 30% tepung gembili. Karakteristik kimia formulasi terbaik brownies cookies subtitusi tepung gembili (F2) memiliki kadar air sebesar 5,82%, kadar abu sebesar 1,50%, kadar lemak sebesar 22,29%, kadar protein sebesar 6,30%, kadar karbohidrat sebesar 64,10% dan kadar serat kasar sebesar 1,80%. Karakteristik fisik formulasi terbaik brownies cookies subtitusi tepung gembili (F2) memiliki nilai kekerasan (hardness) sebesar 18,99 N. Formulasi terbaik brownies cookies subtitusi tepung gembili (F2) memiliki karakteristik sensoris berupa aroma, tekstur dan rasa yang disukai oleh panelis, serta warna yang dapat diterima oleh panelis. Secara keseluruhan (overall), brownies cookies subtitusi tepung gembili (F2) disukai oleh panelis.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

MAKALAH SIFAT FISIK BAHAN laporan pratikum pertanian 1

MAKALAH SIFAT FISIK BAHAN laporan pratikum pertanian 1

Karakteristik mudu buah dikelompokkan menjadi dua yaitu mutu eksternal terdiri atas warna, ukuran, bentuk, cacat fisik, tekstur dan flacor. Mutu eksternal dipengaruhi oleh faktro iklim seperti angin, curah hujan, kelembaban, cahaya, suhu, elevansi dan sifat atau kondisi tanah. Sedangkan mutu eksternal terdri atas tekstur, flavor, kandungan zat gizi, toksikan, dan jasad remik, dipengaruhi oleh faktor non iklim seperti varietas, batang bawah, tingkat ketuaan saat petik, kandungan mineral, penyemprotan zat kimia, irigasi, serangan hama dan penyakit, jarak tanam, serta pengaman panen dan pasca panen (Syaifullah, 1996).
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...