Top PDF Subtema 1 Suhu dan Kalor

Subtema 1 Suhu dan Kalor

Subtema 1 Suhu dan Kalor

Alat musik gamelan dibuat dari campuran tembaga dan timah dengan ukuran tertentu. Ukuran dan perbandingan antara kedua logam tersebut dapat menghasilkan suara yang berbeda. Campuran logam itu harus dipanaskan dengan suhu tinggi agar mencair dan mudah dibentuk. Proses ini disebut dengan peleburan. Paduan suara yang dihasilkan oleh alat-alat musik tersebut terdengar harmonis untuk mengiringi lagu-lagu yang dimainkan pada laras slendro atau pelog.

67 Baca lebih lajut

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

3.2.1 Mengamati gambar/foto/video/ teks bacaan tentang interaksi sosial dan hasil-hasil pembangunan di lingkungan masyarakat, serta pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan e[r]

5 Baca lebih lajut

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

4.3 Menyajikan ringkasan teks penjelasan eksplanasi dari media cetak atau elektronik dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif secara lisan, tulis, dan visual 4.3.1 menul[r]

5 Baca lebih lajut

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

Siswa menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap disiplin yang akan dikembangkan dalam pembelajaran.. Siswa dan guru mendiskusikan perkembangan kegiatan literasi yang telah dilaku[r]

5 Baca lebih lajut

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

 • Guru dan siswa dapat berdiskusi mengenai makna dari setiap hak yang ada dalam bacaan Ayo Berdiskusi o Siswa mencoba menuliskan kembali hak-hak anak sebagai pelajar dengan menggunak[r]

6 Baca lebih lajut

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

Dalam kehidupan sehari-hari kamu sering mengukur suhu dengan penglihatan, sentuhan, dan perasaanmu saja sehingga kamu hanya melakukan perkiraan terhadap derajat panas suatu benda. Nah, betulkah indera peraba tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu suatu benda? Dapatkah kamu menentukan dengan tepat perbedaan antara hangat dan dingin dengan menggunakan indera

8 Baca lebih lajut

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

RPP KELAS 5 TEMA 6 SUBTEMA 1 SUHU DAN KALOR

4.3 Menyajikan ringkasan teks penjelasan eksplanasi dari media cetak atau elektronik dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif secara lisan, tulis, dan visual 4.3.1 menul[r]

8 Baca lebih lajut

Optimasi Sebaran Panas Pada Ruang Sterilisasi Jamur Tiram Putih Menggunakan Satu Pipa Konveksi

Optimasi Sebaran Panas Pada Ruang Sterilisasi Jamur Tiram Putih Menggunakan Satu Pipa Konveksi

Jamur tiram putih dibudidayakan dengan membuat media tanam yang sama dengan tempat asal tumbuhnya di alam. Dengan berbagai macam komposisi yang dicampur dengan perbandingan tertentu, akan dihasilkan media tanam yang baik. Media tanam yang telah dikemas dalam wadah atau yang sering disebut dengan baglog, kemudian dilakukan sterilisasi untuk membunuh bakteri, mikrobra dan jamur liar yang ada pada media. Proses sterilisasi media yang kurang baik akan mempengaruhi hasil panen. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mensterilkan media tumbuh (baglog), salah satunya ialah dengan mengukus baglog dalam suatu wadah. Pada pengukusan baglog dengan jumlah yang cukup banyak dapat menggunakan drum dan untuk bahan bakar dapat menggunakan minyak tanah, kayu bakar, LPG dan bahan bakar alternatif lain, seperti tungku sekam atau limbah baglog. 1
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

KD 3.4 Suhu dan Kalor

KD 3.4 Suhu dan Kalor

1. Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik guru menanyakan “mengapa lama kelamaan sendok yang kita panaskan dengan api kita tidak dapat memegang lama karena panas? Guru menayangkan peristiwa konduksi melalui video.

15 Baca lebih lajut

Bab 4 Suhu dan Kalor

Bab 4 Suhu dan Kalor

Masukkan air secukupnya ke dalam alat pemanas I dan minyak kelapa dengan massa yang sama dengan massa air ke dalam alat pemanas II seperti gambar (c) di atas. Ukurlah suhu mula-mula dari air dan minyak kelapa tersebut dan hasilnya masukkan dalam tabel. Hubungkan alat pemanas I dan alat pemanas II dengan sum- ber listrik PLN dan catatlah suhu air dan suhu minyak kelapa setelah 10 menit (sebelum mendidih) dan hasilnya masukkan dalam tabel. Bagaimanakah hubungan antara jenis zat yang dipanaskan dengan banyak kalor yang diserap?

34 Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik Mesin

TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik Mesin

Digunakan untuk produksi pelapis resin epoksi-serat gelas. Ada metoda aliminasi basah (pengeras diletakkan dalam resin cair dan ditambah pengencer atau pembasah, viskositasnya turun), metoda laminasi kering (resin padat dilarutkan dalam pelarut seperti aseton, dan pengeras yang tak bereaksi pada suhu rendah, ditambahkan kemudian, dalam massa serat gelas dijenuhkan dan dikeringkan), dan metode penggulungan filament (serat gelas yang jenuh digulung pada inti dan diawetkan dengan pemanasan).

82 Baca lebih lajut

Menentukan besaran suhu, kalor jenis, kalor, konduktivitas dalam kaitannya dengan pemuaian, penjalaran kalor, dan perubahan fasa

Menentukan besaran suhu, kalor jenis, kalor, konduktivitas dalam kaitannya dengan pemuaian, penjalaran kalor, dan perubahan fasa

43 Penutup • Kita telah mempelajari masalah: • Suhu dan pemuaian • Suhu dan perpindahan kalor • Suhu, kalor dan perubahan fasa • Bahasan selanjutnya adalah hukum-hukum termodinam[r]

44 Baca lebih lajut

PETA KONSEP SUHU KALOR

PETA KONSEP SUHU KALOR

MENYEBABKAN PERUBAHAN KATA KUNCI Anomali air Kalor lebur Membeku Asas Black Kalor uap Mengembun Deposisi Kalorimeter Menguap Kalor Kapasitas kalor Menyublim Kalor beku Koefis[r]

1 Baca lebih lajut

Materi Pelajaran IPA Kelas 7 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 3 Wujud Zat

Materi Pelajaran IPA Kelas 7 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 3 Wujud Zat

Para ahli konstruksi dan arsitek bangunan, jembatan, dan jalan raya harus mengetahui sifat pemuaian dan penyusutan benda padat yang disebabkan oleh perubahan suhu. Jalan raya pada musim kemarau banyak yang rusak dan retak-retak, karena pemuaian baja dan aspalnya. Jembatan dan jalan raya dibuat dari besi baja yang saling disambungkan satu dengan yang lainnya. Selama proses penyambungan, ahli konstruksi harus benar-benar memperhitungkan sifat pemuaian dan penyusutan besi baja karena adanya perubahan suhu, baik di siang hari yang panas maupun di malam hari yang dingin.

38 Baca lebih lajut

Makalah Fisika Suhu dan Kalor

Makalah Fisika Suhu dan Kalor

Pada Q1 es mendapat kalor dan digunakan menaikkan suhu es, setelah suhu sampai pada 0 C kalor yang diterima digunakan untuk melebur (Q2), setelah semua menjadi air barulah terjadi kenaikan suhu air (Q3), setelah suhunya mencapai suhu 100 C maka kalor yang diterima digunakan untuk berubah wujud menjadi uap (Q4), kemudian setelah berubah menjadi uap semua maka akan kembali terjadi kenaikan suhu kembali (Q5)

9 Baca lebih lajut

Pertemuan ke 14 (Suhu dan Kalor)

Pertemuan ke 14 (Suhu dan Kalor)

• Berdasarkan hasil eksperimen besarnya laju kalor radiasi tergantung pada : luas permukaan benda dan suhu mutlak benda seperti dinyatakan dalam Hukum Stefan-Boltzman berikut ini : “En[r]

41 Baca lebih lajut

Makalah Fisika Suhu dan Kalor

Makalah Fisika Suhu dan Kalor

Suhu dan Kalor adalah dua hal yang tidak dapat dipisahka dalam kehidupan kita sehari-hari. Banyak kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dua hal tersebut seperti hal yang paling sederhana saja perbedaan temperatur udara saat siang dan malam hari, penurunan suhu teh panas jika ditambahkan dengan es batu, dan lain sebagainya.

9 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIKUM SUHU DAN KALOR

LAPORAN PRAKTIKUM SUHU DAN KALOR

Temperatur (suhu) kita kenal sebagai ukuran panas atau dinginnya suatu benda. Secara lebih tepat,temperatur merupakan ukuran energi kinetik molekuler internal rata-rata sebuah benda. Bila sebuah benda dipanaskan atau didinginkan, sebagian dari sifat fisisnya berubah. Sebagai contoh, kebanyakan padatan dan cairan memuai bila dipanaskan. Gas bila diijinkan,juga akan memuai bila dipanaskan atau jika volumenya dijaga konstan (Tipler, 1991: 560-561).

16 Baca lebih lajut

Makalah Fisika Suhu dan Kalor

Makalah Fisika Suhu dan Kalor

Alat untuk pengukur suhu disebut Termometer. Termometer pertama kali dibuat oleh Galileo Galilei (1564-1642). Termemoter ini disebut termometer udara. Termometer udara terdiriu dari sebuah bola kaca yang dilengkapi dengan sebatang pipa kaca yang panjang , pipa tersebut dicelupkan kedalam cairan berwarna. Jika bola kaca dipanaskan, udara didalam pipa akan mengembang sehingga udara keluar dari pipa. Namun ketika bola didinginkan udara didalam pipa menyusut sehingga sebagian air naik kedalam pipa. Termometer udara peka terhadap perubahan suhu sehingga udara saat itu segera dapat diketahui.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

RPP dan Suhu dan kalor

RPP dan Suhu dan kalor

Konveksi adalah perpindahan kalor melalui zat cair atau zat gas. Pada proses konduksi molekul-molekul zat tidak berpindah, namun pada proses konveksi molekul-molekul benda yang dipanaskan berpindah dari bagian fluida yang panas ke bagian yang dingin. Ketika fluida dipanaskan, bagian yang dipanaskan bergerak menjauhi sumber panas. Karena gerakan seperti ini tidak mungkin terjadi dalam zat padat, maka dari itu peristiwa konveksi hanya terjadi pada zat

59 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...