• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN TEORITIS A.Deskripsi Teoritis

AKIBAT PERGAULAN BEBAS

Karakter Pemain

Nia : Gadis cantik dan baik namun berubah menjadi anak nakal dan menjadi pecandu narkoba ketika ayahnya meninggal dunia.

Bunda : Ibu dari Nia

Chika : Teman baik Nia

Shasa dam Merry: Seorang pecandu dan pengedar narkoba

Michele : Seorang gembong Narkoba

Rentenir dan Bodyguard

3 Polisi

SCENE 1

Nia, mempunyai keluarga yang bahagia. Ayahnya adalah orang yang tampan dan ibunya sangat cantik, dan Nia juga sangat cantik, ayah dan ibunya sangat menyayanginya. Nia juga sangat mencintai mereka. Namun tiba-tiba, semuanya berubah. Ayahnya tiba-tiba meninggal karna jatuh dari pohon kelapa.

(di rumah duka )

Bunda & Nia : huhuhuhu (menangis)

Nia : kok ayah perginya cepet banget ya bun? Nia sayang ayah, Nia ga mau ayah

pergi… nanti ga ada yang ngasih Nia jajan…Huhuhuhu

Bunda : ini semua salah bunda, sayang… bunda yang nyuruh ayah kamu

chika : sabar ya ni… di balik ini semua pasti ada hikmahnya

( tiba-tiba datanglah seorang rentenir dengan bodyguardnya ) Rentenir : woooy buka pintu (sambil menggedor pintu rumah) (Nia dan bunda keluar)

Nia : heiiii,, siapa lo?? Mau apa lo kesini?

Bunda : ada apa sih Ni ?eeh Bu Tenir mau apa kemari??

Rentenir : gw kemari mau nagih hutang. Suami lo minjem uang dan ampe sekarang belum dikembaliin.

Bunda : emang hutangnya suami saya berapa siih?? Kok maksa banget mintanya??

Rentenir : seratus sebelas ribu seratus sebelas rupiah. Ditambah bunga 11% , uang konsumsi dan udah nunggak 11bulan maka total seluruhnya nyampe 10 juta! Gimana? Bisa bayar ga?? Kalo ga ini rumah gue rampas!

Bunda : Sabar Bu!!!! Berapa Bu??? 10 juta?? Maap saya belum ada uang, suami saya juga baru saja meninggal.

Bunda : bisa nyicil ga Bu?? Saya ga punya uang.

Rentenir : ooooooo…. Tidak bissssaaaaaa!!!! Bayar bulan besok atau lu jadi

gelandangan!!

( rentenir dan bodyguardnya pergi. Nia dan ibunya kembali menagis)

Bunda : gimana ini nak? Ayah kamu baru aja pergi dan sekarang rumah kita mau

pergi juga…. Ini semua gara-gara bunda nyuruh ayah kamu manjat pohon… huhuhuh,,,

ooohhh bodohnya dirikuuuu!!!!

Nia : hiks hiks hiks hiks ( Nia dan bunda berpelukan) SCENE 2

Sepeninggal ayahnya, Nia dan ibunya bekerja keras untuk membayar semua hutang-hutang ayahnya. Ibunya berubah menjadi makhluk ganas yang pernah Nia kenal. Dia berteriak setiap hari. Marah-marah setiap hari. Menyuruh bekerja setiap hari.

Bund : Niiiaaaaaaa…..

Bund : sapu rumah dong Nia : iya bunnn Bund : gosok wc dong Nia :iya buuunnn

Bund : masak sayur dongggg Nia : capek buuuunnn Bund : (heran) kok gitu??

Nia : Nia capek disuruh-suruh Bund : lho??

Nia : (membanting sapu) bunda, Nia capek. CAPEK. Bunda cerewet. Bunda nyebelin. Nia BENCI bunda. (pergi dan meningglkan bunda)

Bund : kok kamu jadi berubah gitu sih nak???

Nia membanting pintu dan segera melangkahkan kaki menjauh dari rumah. Yang di dipikiranku saat itu hanyalah Nia benci ibunya dan Nia tidak akan pernah mau kembali lagi kerumah itu.

Tidak terasa ternyata Nia sudah sampai di rumah temanku Nia : asssalamualaikum,,,,

Chika : walaikum salammm… lho Ni?? Kok lo ada di sini??

Nia : gw kabur dari rumah Chika : hah?

Nia : gw kabur Chika : apa?

Nia : GW KABURRR,, CHIKA… UDAH LAMA GA KETEMU LO JADi

BUDEK YA??

Chika : duhh,,, jangan teriak2 dong. Gw tau lo kabur. Tp, knp? Nia : di rumah gw ada monster dan gw melarikan diri Chika : ya udah lo duduk dulu deh, gw bikin minum dulu SCENE 4

Sasha dan mery udah lama berjalan. Dua cewek cantik ini tampak kelelahan. Hari ini mereka sedang mencari mangsa untuk ‘ditularkan’ candu berbahaya : NARKOBA. Cantik2 gitu ternyata merekaadalah pengedar narkoba. Mereka

Sasha : duh,, gila,,, cape banget Mery : iya, nih..

Sasha : eh, lo liat deh. arah jam 5

Mery : lah, kan gua ga bawa jam tangan?? Sasha : duuhh,,, di belakang lo, serong kanan Mery : wahhhh,,, bening tuh..

Sasha : kita deketin yuk? Mery : yuuuuuk

( sasha dan mery mendekati Nia) Nia : (kaget) siapa lo?

Mery : jangan takut, kita cuma mau jadi temen lo

Sasha : lo lagi punya masalah kan? Cerita ja, siapa tau kita bisa bantu (Nia pun menceritakan semua masalahnya)

Mery& Sasha : kita tw gimana caranya supaya lo bebas dari semua masalah lo. Ikut kita yuk

SCENE 5

Sasha & mery mengajak Nia kerumah bos mereka. Michele. Diaadalah bandar narkoba nomor 1. Di punya cabang pengedar di seluruh penjuru negeri. Di pun sangat di segani oleh paraanak2 buahnya.

Nia, Sasha & mery sudah sampai di rumah Michele. (Nia, Sasha & mery berjalan masuk)

Michele : ayo duduk. Jd, km lg punya masalah ya? tenang, saya ini orangnya baik dan suka menolong orang lain. Saya tau gmn caranya menghilangkan beban kamu

(Sasha & mery meletakkan minuman untuk Nia)

Michele : minum dulu, setelah minum kamu akan merasa lebih baik.

Nia meminum minuman itu. awalnya dia tidak merasakan apa-apa. minuman itu hanya terasa seperti air biasa. Tapi lama-lama pikirannya merasa lebih tenang? Nia merasa matanya terasa berat. Di mengantuk sekali, matanya semakin berat dan akhirnya menutup. Nia pun tertidur

buat kalian

Sasha : apaan? Boleh aja sih boss,,, tapi kan sekarang ini ga ada yang gratis Michele : aaa,,, gmn sih, sama bos sndri kok minta pamrih? Okedeh, karna kalian itu anak buah gw tercinta,,, gw bakal nraktir kalian selama seminggu klo kalian berhasil Sasha & mery : wiiiii mantaaaaaaaaap

Michele : kalian berdua harus bikin sheila terjerumus makin dalam Sasha & mery : ok siap bos

Hari demi hari berlalu dan Nia makin menjadi-jadi. Nia makin terjerumus dengan narkoba dan pergaulan bebas. Nia bahkan tidak segan-segan mencuri hanya untuk membeli shabu-shabu atau putaw pada Michele. Nia semakin melupakan ibunya. Nia semakin terpuruk oleh keadaan

(datang chika)

chika : ya ampun Ni kok lo sekarang jadi kaya gni sih?? Nia : bukan urusan lo! pergi lo sana!

chika : tapi Ni…

Nia : PERGI Ga! gw ga btuh khutbah dari lo…

chika : lo bkal nyesal Ni…

(Lalu Ketika Nia sedang menikmti putaw polisi datang menggeledah tempat itu.) Polisi : jangan bergerak. Letakkan tangan di atas kepala

Michele : ampuuun paak,,,ampuuunnnn…..

Sasha & mery : jangan penjarain kita pakkkk….

Polisi : diam. Kalau ingin memberi penjelasan di kantor polisi sja

(polisi memborgol tangan Nia dan menggiringnya keluar. Saat berada diluar, dia mendengar orang2 yang lewat sedang membicarakannya)

Orng2 : eh, liat deh,, Nia si anak sholeh sekarang berubah jadi Nia si rusak. Kasian banget sih dia???

Nia : apa lo??? Mau nantang gw? Sini lo klo berani

(tiba-tiba Nia melihat gelandangan di tepi jalan. Gelandangan itu tampak sakit-sakitan. Saat gelandangan itu menoleh kearahnya, betapa terkejutnya Nia ketika mengetahui bahwa orng itu adalah ibunya.)

Nia : Ga. kamu bukan bunda

Bunda : (menangis) inii bunda syng… rumah kita disita karna kita ga bisa bayar

hutang. Kita ga punya rumah lgi sekarang

Nia : (ikut menangis) bund,,, maafin Nia ya…

Bunda : kamu ga salah apa2 sayang… bunda syng kmu…(berpelukan)

(lalu akhirnya Nia dibawa oleh polisi)

Dari kisah ini kita dapat mngambil sebuah hikmah. Janganlah lari dari sebuah masalah. Terjun kedalam narkoba dan pergaulan bebas bukan merupakan sebuah solusi. Narkoba memang menberikan kenyamanan yang tak terhingga, namun semua itu membuat kita lupa dengan kasih sayang orng-orng yang berada di sekeliling kita. Contoh sajaNia, bukan hanya harus masuk panti rehabilitasi, tetapi Nia juga harus kehilangn ibunya. Ini merupakan harga mahal yang harus Nia bayar karena mencoba melawan ibunya dan bermain dengan narkoba serta pergaulan bebas.