BAB V IMPLEMENTASI
5.2. Analisa Kondisi Kekinian
Program implementasi Massive Online Open Course(MOOC) ITS merupakan program untuk melakukan implementasi MOOC ITS sebagai media pembelajaran online terbaru yang dikhususkan bagi mahasiswa luar ITS. Program ini diinisasi oleh Direktorat Akademik ITS Seksi Pengembangan Pembelajaran.
5.2.2. Ruang Lingkup Program
Ruang lingkup dalam program implementasi Massive Online Open Course(MOOC) ITS yaitu dimulai dari perencanaan untuk MOOC sampai dengan dilakukannya kegiatan pembelajaran MOOC.
5.2.3. Pembagian Proyek
Dalam pelaksanaan program implementasi MOOC ITS ini telah ditetapkan beberapa proyek guna mendukung implementasi agar dapat berjalan lebih terstruktur. Berikut ini merupakan jenis proyek dan penjelasan dari masing-masing proyek.
1. Proyek Perencanaan MOOC
Proyek perencanaan MOOC merupakan proyek awal dalam program implementasi MOOC ITS. Pada proyek ini akan didefinisikan berbagai kebutuhan awal MOOC, mulai dari kebutuhan biaya, resiko, hingga stakeholder. Pada proyek ini akan ditentukan juga model bisnis yang akan digunakan untuk MOOC ITS nantinya.
2. Proyek Perancangan MOOC
Proyek perancangan MOOC merupakan proyek selanjutnya dalam program implementasi MOOC. Setelah diperoleh
kebutuhan awal untuk MOOC. Pada proyek ini akan dilakukan analisa kebutuhan awal dari sistem MOOC seperti data, infrastruktur dan desain sistem MOOC. Pada proyek perancnagan ini juga akan dilakukan proses pembuatan aplikasi hingga integrasi antar media pada MOOC.
3. Proyek Transisi
Proyek Transisi merupakan proyek peralihan setelah pengembangan MOOC dilakukan dan sebelum MOOC digunakan secara masal. Aktivitas utama pada proyek ini adalah berupa instalasi MOOC ITS hingga pengujian dan penyusunan buku panduan dari MOOC.
4. Proyek Implementasi MOOC
Dalam proyek implementasi, akan dilakukan beberapa aktivitas yaitu dimulai dengan melakukan publikasi dan sosialisasi hingga pelaksanaan kegiatan belajar menggunakan MOOC yang telah dikembangkan dan pemberian dukungan pada saat implementasi.Selain itu juga dilakukan dukungan awal pada saat kegiatan pembelajaran. Setelah dilakukan kegiatan pembelajaran dilanjutnkan dengan evaluasi dari kegiatan pembelajaran tersebut.
5. Proyek Pengawasan
Adapun proyek ini bertujuan untuk mengawasi proses selama proyek lain berlangsung hingga setelah implementasi MOOC. Termasuk didalamnya proses kontrol penjaminan kualitas dan pengkomunikasian status proyek pada stakeholder.
5.2.4. Hubungan antar Proyek
Dari lima proyek tersebut memiliki hubungan antar proyek. Dari hubungan antar proyek ini dapat diketahui urutan pelaksanaan proyek dan lain-lainnya. Berikut ini Gambar 5. 1 merupakan gambaran hubungan masing-masing proyek.
Gambar 5. 1 Hubungan antar proyek
Dari gambar tersebut diketahui bahwa, empat proyek dikerjakan secara berurutan, sedangkan untuk proyek pengawasan dilakukan sepanjang pelaksanaan keempat proyek dijalankan. Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa tidak bisa dilakukan proyek transisi setelah proyek perencaan karena harus melalui proyek perancangan.
5.2.5. Struktur Organisasi Program
Dalam program implementasi MOOC ITS, Manajer proyek, sponsor proyek dan masing-masing bagian memegang peranan penting dalam pelaksanaan proyek. Karena pentingnya peran tersebut, masing-masing peran perlu menyadari tanggung jawabnya masing-masing dalam proyek agar pekerjaan yang dilakukan dalam proyek sesuai dengan ruang lingkup dan sesuai durasi yang ditentukan. Dalam Tabel 5. 4 berikut ini dapat diketahui peran dalam dan tanggung jawab masing-masing peran dalam program implementasi MOOC ITS.
Tabel 5. 4 Pembagian Peran dan Tanggung Jawab
Role(Posisi) Tanggung Jawab
Project Owner Menyediakan konteks bisnis, keahlian, dan bimbingan kepada manajer proyek dan tim; Bertindak sebagai titik eskalasi untuk keputusan dan masalah yang berada di luar kewenangan manajer proyek;
Project Manager Bertanggung jawab menjaga anggaran, jadwal dan ruang lingkup proyek di jalur dan dikomunikasikan kepada semua pemangku kepentingan.
Quality Manajer Mengembangkan Rencana QA dan QC dan melaporkan hasil QA dan QC. Identifikasi, kumpulkan, mengawasi, dan laporkan metrik QA.
Business Analyst
Mengidentifikasi dan kemudian memprioritaskan persyaratan teknis dan fungsional
Memahami proses bisnis yang akan diaktifkan perangkat lunak dan bagaimana perangkat lunak harus beroperasi untuk meningkatkan efisiensi dalam proses itu dan untuk menambah nilai.
Smart Class Bertanggung jawab dalam penyusunan video pembelajaran oleh dosen pengampu mata kuliah
Test Analyst/ Tester
Peran Test Analyst bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan kemudian mendefinisikan tes yang diperlukan, memantau cakupan tes dan mengevaluasi kualitas keseluruhan yang dialami ketika menguji Item Tes Target. Peran ini juga
Role(Posisi) Tanggung Jawab
melibatkan menetapkan Data Uji yang diperlukan dan mengevaluasi hasil pengujian yang dilakukan dalam setiap siklus pengujian
Maketing/ Publication
Berfokus pada pengembangan strategi inbound dan outbound untuk mendapatkan eksposur dan menarik audiens yang dituju oleh produk.
Content Strategy Bertanggung jawab untuk menulis konten menggunakan Bahasa sederhana dan teknik pengoptimalan penelusuran, mengembangkan panduan gaya konten, merencanakan waktu pengeditan, dan membuat model atau panduan konten berkelanjutan untuk situs dan pemangku kepentingannya untuk diikuti.
Information Architecture
Berfokus pada pembuatan struktur organisasi yang efektif dan logis yang membantu mengidentifikasi hubungan antara potongan konten dan memfasilitasi penemuan informasi. Bertanggung jawab untuk merancang sistem navigasi, menghasilkan sitemap, mendefinisikan gambar / aturan repositori file, dan mendefinisikan konvensi penamaan dari sudut pandang organisasi informasi.
Infrastruktur IT Menyusun pilihan infrastruktur, alat dan hardware yang akan digunakan
Software Architect
Menyusun pilihan high level dan mendefinisikan standar pemprograman, alat
Role(Posisi) Tanggung Jawab
dan platform pengembangan perangkat lunak
Meninjau kode program untuk memastikan kualitas desain agar menghindari kerumitan, menganjurkan kejelasan proses
Developer/ Programmer
Pengembang Perangkat Lunak juga bertanggung jawab untuk membuat luaran utama yaitu perangkat lunak dan mengkomunikasikan status proyek perangkat lunak kepada Manajer Proyek Database
Administrator
Memodelkan, mendesain, dan membuat database dan tabel yang digunakan oleh developer.