• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Buku Kimia pada Materi Laju Reaksi yang Ada di Sekolah

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA INOVATIF BERBASIS MULTIMEDIA

F. Analisis Buku Kimia pada Materi Laju Reaksi yang Ada di Sekolah

Berdasarkan hasil observasi terhadap buku kimia yang beredar dan digunakan di sekolah terdapat banyak pengarang buku kimia untuk SMA Kelas XI Semester 1 yang digunakan sebagai referensi dalam pembelajaran. Adapun buku kimia pada materi laju reaksi yang digunakan untuk dianalisis dapat dilihat pada Tabel 3

Tabel 3 Daftar buku-buku kimia yang dipergunakan untuk SMA Kelas XI Semester 1 pada materi laju reaksi yang dijadikan rujukan dalam

usulan urutan materi pada bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia

Buku yang dianalisis dikhususkan pada materi laju reaksi. Dari lima buku yang dianalisis terdapat perbedaan-perbedaan dalam hal kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi desain buku maupun penggunaan bahasa.

Setiap buku menjelaskan materi laju reaksi dengan kelengkapan isi dan urutan materi yang berbeda-beda. Dalam hal kelusan materi dapat dilihat dari banyak sedikitnya

penjelasan setiap sub pokok materi pada masing-masing buku juga berbeda-beda. Pada kedalaman maateri juga terdapat perbedaan pada masing-masing buku, dimana terdapat sub pokok materi yang dijelaskan secara detail dan ada juga yang dijelaskan secara singkat, bahkan tidak dijelaskan sama sekali. Penampilan dari masing-masing buku ataupun desain buku juga memiliki perbedaan baik dari segi gambar, warna, maupun bahasa penulisan. Terdapat buku yang menarik pada sub pokok materi tertentu tetap pada sub pokok materi lain kurang menarik dan sebaliknya. Demikian juga dalam hal penggunaan bahasa disetiap buku terdapat perbedaan, ada buku menggunakan bahasa yang menarik untuk pembacanya.

Deskripsi masing-masing buku berdasarkan sub pokok materi dan jumlah halaman dapat dilihat pada Tabel 4

Tabel 4 Deskripsi buku-buku kimia yang dipergunakan siswa pada materi laju reaksi yang dijadikan rujukan dalam usulan urutan

materi pada bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia

No Kode Buku

Jumlah

Halaman Sub Pokok Materi Laju Reaksi

1. A 26 - Pengertian laju reaksi

- Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi - Persamaan laju reaksi dan orde

reaksi

- Penerapan laju reaksi

2. B 21 - Ungkapan laju reaksi

- Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi - Persamaan laju reaksi dan orde

reaksi

- Laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari

3. C 36 - Kemolaran - Laju reaksi - Faktor-faktor yang

mempengaruhi laju reaksi - Teori tumbukan

- Penerapan konsep laju reaksi

4. D 28 - Laju dan orde reaksi

- Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi - Teori tumbukan

- Penerapan laju reaksi

5. E 34 - Konsep laju reaksi

- Teori tumbukan dan energi aktivasi

- Pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi

- Pengaruh suhu terhadap laju reaksi

- Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi

- Pengaruh katalis terhadap laju reaksi

Berdasarkan Tabel 4 telah dijabarkan bahwa jumlah halaman masing-masing sub pokok materi pada setiap buku berbeda yang berarti bahwa cara buku untuk menjelaskan materi laju reaksi berbeda-beda. Setiap buku memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia pada materi laju reaksi. Dari perbedaaan-perbedaan urutan materi ajar yang terdapat pada buku yang dianalisis, maka akan disusun usulan bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia. Adapun bahan ajar yang

disusun sesuai dengan silabus kurikulum 2013 yang berbasis saintifik dengan berdasarkan kompetensi inti dan kompetensi dasar.

Adapun usulan materi laju reaksi pada bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia yang dikembangkan disajikan pada Tabel 5

Tabel 5 Usulan materi laju reaksi untuk bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Materi Usulan

3. Memahami, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,

prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. Mengolah, menalar, dan

menyaji dalam ranah untuk menjelaskan reaksi kimia

3.7. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan menentukan orde reaksi berdasarkan data hasil percobaan.

4.6. Menyajikan hasil pemahaman terhadap teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan reaksi kimia.

4.7. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi.

keilmuan. reaksi

1. Kehidupan sehari-hari

2. Industri

Berdasarkan susunan materi usulan pada Tabel 5 dilakukan analisis terhadap kelima buku kimia yang telah dipilih oleh peneliti. Analisis kelayakan isi terhadap kelima buku kimia tersebut disesuaikan dengan instrumen dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dengan komponen penilaian, yaitu kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, kesesuaian desain dan bahasa. Data yang diperoleh berupa daftar check list, dimana peneliti memberikan tanda ceck list (√) pada kolom yang sesuai.

Data yang diperoleh dari hasil analisis ditabulasikan untuk menentukan persentase kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, kesesuaian desain dan bahasa buku yang dianalisis. Setelah dianalisis, jumlah dari semua daftar check list (√) untuk setiap buku serta total persentase masing-masing komponen dalam bentuk rekapitulasi. Hasil analisis rata-rata kelima buku tersebut berdasarkan semua komponen penilaian yang dilakukan dapat dilihat pada Tabel 6

Tabel 6 Rata-rata kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, desain dan bahasa untuk buku yang di analisis oleh peneliti Komponen

Desain 11 73,33 6 40,00 6 40.00 7 46,6 6

8 53,33

Bahasa 10 66,66 7 46,66 6 40,00 8 53,3

3

7 46,66

Rata-rata 67,99% 41,33% 38,66% 45,33% 46,66%

Berdasarkan tabel 6 dapat dijelaskan sebagai berikut:

Dari hasil analisis buku kimia Kode A menyajikan konsep-konsep cukup sesuai dengan urutan materi yang diusulkan.

Ini terbukti dari nilai yang diperoleh, yaitu 73,33%. Hal ini disebabkan karena pada buku tersebut tidak disajikan beberapa materi, sementara materi tersebut merupakan bagian dari sub pokok materi pada urutan materi yang telah diusulkan. Materi tersebut adalah Membuat larutan, Pengertian laju reaksi, Hubungan laju reaksi dengan koefisien reaksi, Menentukan persamaan laju reaksi, Energi aktivasi, dan Hubungan teori tumbukan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Keluasan materi memperoleh nilai 60,00% dan kedalam materi memperoleh nilai 66,66%. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa materi yang penjelasannya terlalu singkat dan tidak menjelaskan pembagiannya secara tepat dan mendalam. Untuk desain buku diperoleh nilai sebesar 73,33%. Penggunaan bahasa dalam buku sudah baik dan tepat, namun perolehan nilai sebesar 66,66% karena ada materi yang tidak terdapat dalam buku sehingga mempengaruhi skor untuk bahasa. Secara keseluruhan, hasil analisis kelengkapan isi, keluasan materi, kedalam materi, desain dan bahasa buku untuk kode A adalah baik dengan nilai rata-rata 67,99%. Tindakan yang perlu dilakukan adalah melengkapi materi sesuai dengan urutan materi yang diusulkan dan memperluas materi.

Dari hasil analisis buku kimia kode B, masih terdapat konsep-konsep yang belum dijelaskan dari usulan materi yang diberikan. Ini terbukti dari nilai yang diperoleh yaitu sebesar 46,66%. Hal ini disebabkan karena pada buku tersebut tidak disajikan beberapa materi yang telah diusulkan. Materi tersebut adalah Pengertian molaritas, Membuat larutan, Hubungan laju reaksi dengan koefisien reaksi, Menentukan persamaan laju reaksi, Energi aktivasi, dan Hubungan teori tumbukan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Keluasan materi memperoleh nilai 33,33% dan kedalaman materi 40,00%. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa materi yang tidak ada dalam buku dan sebagian materi memiliki penjelasan yang terlalu singkat serta tidak menjelaskan pembagiannya secara tepat dan mendalam. Untuk desain buku, diperoleh nilai sebesar 40,00%. Hal ini dikarenakan gambar-gambar dan grafik sebagai ilustrasi kurang tepat peletakannya dan warna kurang menarik. Presentase hasil analisis penggunaan bahasa memberikan nilai 46,66%. Pada materi laju reaksi, bahasa yang digunakan terlalu terbelit-belit untuk dipahami oleh pembaca yang masih dalam proses belajar materi laju reaksi.

Secara keseluruhan, hasil analisis kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, desain dan bahasa untuk buku kode B adalah sebesar 41,33% yang berarti kurang baik.

Tindakan yang perlu dilakukan adalah melengkapi semua materi pada masing-masing sub pokok materi, memperluas materi dan menjelaskan pembahasan materi secara mendalam serta menata gambar dengan tepat yang dijadikan sebagai ilustrasi dan penggunaan bahasa yang komunikatif untuk memudahkan pembaca dalam memahami penjelasan materi.

Dari hasil analisis buku kima kode C, masih terdapat konsep-konsep yang belum dijelaskan dari usulan materi yang diberikan. Ini terbukti dari nilai yang diperoleh yaitu sebesar 40,00%. Hal ini disebabkan karena pada buku tersebut tidak disajikan beberapa materi, sementara materi tersebut merupakan bagian dari sub pokok materi pada urutan materi yang diusulkan. Materi tersebut adalah Membuat larutan, Hubungan laju reaksi dengan koefisien reaksi, Persamaan laju reaksi, Orde reaksi, Menentukan persamaan laju reaksi, Energi aktivasi, dan Hubungan teori tumbukan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Untuk keluasan materi memperoleh 33,33%, hal ini karena ada materi yang dijelaskan secara singkat, sedangkan untuk kedalaman materi, desain dan bahasa hanya mencapai 40,00% . Hal ini karena ada materi yang tidak terdapat dalam buku sehingga mempengaruhi hasil penilaian. Secara keseluruhan, hasil analisis kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, desain dan bahasa untuk buku kode C adalah kurang baik karena total rata-rata hanya mencapai 38,66%.Tindakan yang perlu dilakukan adalah dengan melengkapi materi sesuai dengan urutan materi ajar yang diusulkan dan memperluas materi pada materi laju reaksi.

Dari hasil analisis buku kimia umum kode D, masih terdapat konsep-konsep yang belum dijelaskan dari usulan materi yang diberikan. Ini terbukti dari nilai yang diperoleh yaitu sebesar 53,33%. Hal ini disebabkan karena pada buku tersebut tidak disajikan beberapa materi sementara materi tersebut merupakan bagian dari sub pokok materi pada urutan materi yang diusulkan. Materi tersebut adalah Pengertian molaritas, Membuat larutan, Hubungan laju reaksi dengan koefisien reaksi, Persamaan laju reaksi, Ordereaksi, menentukan persamaan laju reaksi, Faktor-faktor yang

mempengaruhi laju reaksi (Konsentrasi, Luas Permukan, Suhu, Katalis), Penerapan laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari dan Penerapan laju reaksi dalam industri. Untuk keluasan materi memperoleh nilai 40,00% dan kedalaman materi 33,33%. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa materi yang tidak ada dalam buku dan sebagian materi memiliki penjelasan yang terlalu singkat serta tidak menjelaskan pembagiannya secara tepat dan mendalam.

Untuk desain buku, diperoleh nilai sebesar 46,66%. Hal ini diakibatkan karena gambar-gambar dan grafik sebagai ilustrasi kurang tepat peletakannya dan warna kurang menarik. Persentase hasil analisis penggunaann bahasa memberikan nilai 53,33%. Pada materi laju reaksi, bahasa yang digunakan terlalu terbelit-belit untuk dipahami oleh pembaca. Secara keseluruhan, hasil analisis kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, desain dan bahasa untuk buku kode D adalah kurang baik dengan nilai rata-rata 45,33%. Tindakan yang perlu dilakukan adalah melengkapi semua materi yang belum terdapat pada buku, memperluas materi dan menjelaskan pembahasan materi secara mendalam serta menata gambar dengan tepat yang dijadikan sebagai ilustrasi dan penggunaan bahasa yang komunikatif yang untuk memudahkan pembaca dalam memahami penjelasan materi.

Dari hasil analisis buku kimia kode E, masih terdapat konsep-konsep yang belum dijelaskan dari usulan materi yang diberikan. Ini terbukti dari nilai yang diperoleh yaitu sebesar 46,66%. Hal ini disebabkan karena pada buku tersebut tidak disajikan beberapa materi, sementara materi tersebut merupakan bagian dari sub pokok materi pada urutan materi yang diusulkan. Materi tersebut adalah Pengertian molaritas, Membuat larutan, Hubungan laju reaksi

dengan koefisien reaksi, Persamaan laju reaksi, Menentukan persamaan laju reaksi, dan Hubungan teori tumbukan dengan faktor-Faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Untuk keluasan materi memperoleh 40,00 %, hal ini karena ada materi yang dijelaskan secara singkat, sedangkan untuk kedalaman materi memperoleh 46,66%, desain memperoleh 53,33% dan penggunaan bahasa hanya mencapai 46,66%. Hal tersebut dikarenakan ada materi yang tidak terdapat dalam buku sehingga mempengaruhi skor penilaian. Secara keseluruhan, hasil analisis standar kelengkapan isi, keluasan materi, kedalaman materi, desain dan bahasa untuk buku kode E adalah kurang baik dengan rata-rata sebesar 46,66%.

Tindakan yang perlu dilakukan adalah dengan melengkapi materi sesuai dengan urutan materi ajar yang diusulkan dan memperluas materi.

G. Pengembangan Bahan Ajar Kimia Inovatif Berbasis