• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

E. Analisis Data Hasil Penelitian

1. Hasil Kuesioner

Kuesioner dibuat berbasis online menggunakan produk Google Form. Kuesioner tersebut dapat diakses melalui handphone maupun laptop. Berikut data hasil kuesioner dan pembahasannya:

a) Pertanyaan 1 yaitu bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pembelajaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web pada materi persamaan lingkaran? Berikan alasannya!

Sebanyak 16 responden atau sekitar 50% mengatakan bahwa mereka merasa senang, tertarik, metode sudah efektif dan membuat siswa jadi aktif dalam belajarnya, seru, serta bahagia saat pembelajaran menggunakan LKS berbasis web.

Sebanyak 16 responden atau 50% mengatakan bahwa mereka merasa pembelajaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web tidak efektif, membingungkan, belum terbiasa menggunakan web dan terbiasa menggunakan LKS kertas, sedikit bosan, kurang suka karena butuh guru yang menjelaskan terlebih dahulu, ada yang merasa biasa saja, serta lebih sulit dalam memahami materi.

Dapat disimpulkan bahwa siswa ada yang merasa senang dan ada yang merasa kebingungan dalam memahami materi. Penggunaan LKS berbasis web ini memang baru pertama kali digunakan di kelas XI TPMP SMK N 2 Depok dan LKS ini mengajarkan untuk benar-benar aktif menggali pengetahuan siswa itu sendiri. Siswa sudah terbiasa dengan metode ceramah dan menggunakan LKS biasa (kertas).

b) Apakah LKS model penemuan terbimbing berbasis web dapat menjadi inovasi baru dalam pembelajaran? Berikan alasannya!

Sebanyak 31 responden atau sekitar 97% mengatakan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web ini dapat menjadi inovasi baru dalam pembelajaran dengan berbagai alasan sebagai berikut: karena LKS memudahkan pembelajaran, LKS berbasis web jarang bahkan tidak pernah ada sebelumnya, kalau berbasis web lebih mudah dalam mencari

materi, membuat murid tidak bosen, dapat mengaktifkan siswa, menggunakan LKS berbasis web dapat mengurangi penggunaan kertas dan LKS berbasis web dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman serta teknologi yang terus bergerak maju. Semua itu harus dengan bimbingan dan penjelasan sebelumnya dari guru menurut responden. Sebanyak 1 responden atau sekitar 3% mengatakan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web ini tidak dapat menjadi inovasi baru dalam pembelajaran dengan alasan sebagai berikut: untuk saat ini tidak memungkinkan karena faktanya saja malahan banyak dari sebagian siswa mengalami kesulitan mengerjakan dan kurang jelas materinya.

SMK N 2 Depok memang belum pernah menggunakan LKS yang berbasis web, sehingga siswa bisa mengatakan bahwa LKS tersebut dapat menjadi inovasi baru dalam pembelajaran. Tentunya karena baru pertama kali dalam menggunakannya, siswa merasa kebingungan dan kurang efektif. Tetapi semua itu menjadikan pengalaman untuk belajar dengan inovasi baru tidak hanya mendengarkan penjelasan guru semata (ceramah) ataupun menggunakan LKS biasa (kertas).

c) Apakah LKS model penemuan terbimbing berbasis web dapat membantu kalian dalam memahami materi persamaan lingkaran? Berikan alasannya!

Sebanyak 22 responden atau sekitar 69% mengatakan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web dapat membantu karena pada

dasarnya materi yang diberikan sama saja hanya perbedaan pada media penyampainnya, membantu membuat dan menentukan persamaan lingkaran, tidak perlu menulis menggunakan tangan dan pengerjaannya dibantu oleh geogebra, cukup lengkap dan terperinci, langkahnya jelas dan mudah dimengerti, dalam pengerjaan dibantu geogebra membuat siswa bisa mengetahui konsep kerjanya dan memperjelas dalam mencari persamaan lingkaran, tetapi dengan bimbingan dan arahan guru, sedikit membantu tetapi menurut siswa lebih paham dengan diterangkan secara langsung, lumayan membantu kalau sudah terbiasa, LKS dapat menjelaskan materi yang belum ada dalam buku, sehingga siswa lebih mendapat banyak pengetahuan, serta bisa tetapi contoh soal dan pembahasan secara rinci.

Sebanyak 11 responden atau sekitar 31% mengatakan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web belum dapat membantu siswa dalam memahami materi persamaan lingkaran karena siswa lebih memilih menyelesaikan tugasnya daripada memahami materinya, hanya 30% membantu siswa memahami materi, sulit menyesuaikan, agak bingung soalnya tidak terbiasa, jawaban yang didapat siswa mengadaptasi dari internet dan buku yang hanya diganti variabelnya saja, sehingga yang dilakukan siswa tidak membuat benar-benar paham akan materi yang diberikan, belum paham 100% karena ada beberapa materi yang masih kurang paham dan siswa juga membutuhkan penjelasan singkat materi

dari guru, perintahnya tidak jelas dan malah bingung, penjelasan terlalu singkat, serta terlalu signifikan di siswanya.

Dapat disimpulkan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web cukup membantu siswa dalam memahami materi persamaan lingkaran karena berbagai alasan.

d) Apa yang kalian dapatkan selama pembelajaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web? Jelaskan!

Sebanyak 30 responden atau sekitar 94% menuliskan apa saja yang didapatkan selama pembelajaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web sebagai berikut: mendapatkan materi tentang persamaan lingkaran, sebuah inovasi terbaru penyampaian sebuah materi, pengalaman baru pembelajaran menggunakan web, materi dan soal latihan tentang persamaan lingkaran, cara menggunakan geogebra, mengetahui aplikasi baru yang lebih efisien, belajar dengan suasana baru, kerjasama dalam kelompok, perkembangan teknologi dapat menjadi penunjang yang baik bagi metode pendidikan, dan belajar mendapatkan rumus.

Sebanyak 2 responden atau sekitar 6% bahwa mereka mendapatkan kepusingan yang luar biasa saat harus menemukan konsep dan menjawab soal-soalnya, bahkan ada yang mengatakan bahwa dia tidak mendapatkan apa-apa selama pembelajaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web.

Dapat disimpulkan bahwa siswa walaupun mengalami kebingungan, tetapi siswa tetap mendapatkan suatu yang berguna yaitu materi, latihan soal, cara menggunakan geogebra, dan pengalaman baru. Untuk materi mereka memperoleh konsep bagaimana mendapatkan rumus persamaan lingkaran, bentuk umum persamaan lingkaran, kedudukan titik, kedudukan garis, dan garis singgung lingkaran. Pengalaman baru tentunya karena penggunaan LKS model penemuan terbimbing yang belum pernah digunakan.

e) Bagaimana tampilan LKS model penemuan terbimbing berbasis web? (warna, jenis huruf, warna huruf, dan menu)

Sebanyak 28 responden atau sekitar 88% mengatakan bahwa tampilan LKS model penemuan terbimbing menarik dan bagus dari segi sudah cukup jelas dan mudah dipahami, warna cukup menarik walaupun jenis dan warna huruf kurang menarik, menu sudah lengkap, tampilan bagus tetapi perlu adanya permainan warna agar siswa lebih tertarik untuk mengerjakannya, tidak membingungkan, warna lebih divariasi lagi, simple tapi okelah, perpaduan warna dan jenis hurufnya match dan susunan menunya rapi serta sederhana, tidak mencolok sehingga dapat dibaca dengan baik menu disusun dengan rapi, perlu ditambah animasi atau video pembelajaran, menarik membuat tidak bosan dan tertarik buat masuk ke webnya, serta colorfull.

Sebanyak 4 responden atau sekitar 12% mengatakan bahwa tampilan LKS model penemuan terbimbing berbasis web biasa saja masih kurang kreatif, warna monoton dan kurang bervariasi. Fontnya monoton dan membuat benar-benar membosankan padahal nama webnya “Happy Learning” lebih baik lagi dibuat semenarik mungkin.

Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa mengatakan bahwa tampilan LKS model penemuan terbimbing berbasis web sudah menarik dan perlu diperbaiki kembali agar lebih maksimal.

f) Apakah kalian menemukan kendala dalam pengoperasian LKS model penemuan terbimbing berbasis web?

Sebanyak 6 responden atau sekitar 19% tidak menemukan kendala dalam pengoperasikan LKS model penemuan terbimbing berbasis web.

Sebanyak 26 responden atau sekitar 81% menemukan kendala dalam pengoperasian LKS model penemuan terbimbing berbasis web sebagai berikut: koneksi internet, belum lancar dalam menggunakan equation sehingga membutuhkan waktu yang lama, kurang paham, pengisian LKS, tidak ada penjelasan materi yang tertera dan ada yang dari buku panduan.

Dapat disimpulkan bahwa sebenarnya siswa tidak mengalami kendala terlalu berarti dalam pengoperasian LKS model penemuan terbimbing berbasis web. Mereka menemukan kendala pada saat mengerjakan LKS tersebut, bukan dari websitenya itu sendiri. Dan ada yang menuliskan

bahwa terkadang kurang sesuai dengan contoh di buku paket itu sebenarnya sama dalam hal isi dari LKSnya, hanya saja yang ada dibuku paket itu menggunakan langkah-langkah yang terlalu rumit, jarang digunakan, tanpa ada langkah-langkah bisa menemukan rumus tersebut, dan buku paket itu memang jarang digunakan oleh guru-guru di SMK N 2 Depok karena banyak kesalahan konsep, penulisan, dan perhitungan.

g) Apakah kalian mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata atau perintah dalam LKS model penemuan terbimbing berbasis web? Coba jelaskan!

Sebanyak 13 responden atau sekitar 41% tidak mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata atau perintah dalam LKS model penemuan terbimbing berbasis web.

Sebanyak 19 responden atau sekitar 49% mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata atau perintah dalam LKS model penemuan terbimbing berbasis web. Berikut letak kesulitan siswa adalah: ada beberapa perintah yang kurang jelas, tetapi banyak yang mudah dipahami, beberapa perintah dalam LKS membingungkan, belum mengerti materinya, pernah salah mengartikan perintah, kurang teliti, kalimat yang digunakan pada LKS sangat membingungkan, belum pernah menggunakan web dan tanpa penjelasan dulu, saat perintah untuk membuatnya digeogebra, perintahnya lebih baik dijelaskan langsung, kata-kata sulit dipahami cenderung berputar-putar pada konsep yang

sama, kata-kata mudah dipahami tetapi merealisasikannya bingung, dan tidak terbiasa dengan web.

Dapat disimpulkan bahwa sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi siswa dalam mengartikan kata-kata, kalimat, dan perintah dalam LKS tersebut. Sebelum LKS tersebut diujikan di kelas tersebut, LKS sudah dikonsultasikan kepada Ibu Rum. Dan kalimat-kalimat dalam LKS sudah dibuat sederhana sehingga siswa mudah memahami, namun kenyataannya siswa banyak juga yang kurang memahami arti dari kata, kalimat ataupun perintah yang ada. Sangat sulit membuat kalimat- kalimat dalam LKS yang membuat siswa lebih mudah memahami materi.

h) Bagaimana pemahaman kalian untuk materi persamaan lingkaran dengan menggunakan model penemuan terbimbing berbasis web?

Sebanyak 15 responden atau sekitar 47% mengatakan bahwa sudah cukup memahami materi persamaan lingkaran dengan menggunakan model penemuan terbimbing berbasis web.

Sebanyak 15 responden atau sekitar 47% mengatakan bahwa belum cukup memahami materi persamaan lingkaran dengan menggunakan model penemuan terbimbing berbasis web.

Sebanyak 2 responden atau sekitar 6% mengatakan bahwa tidak memahami materi persamaan lingkaran dengan menggunakan model penemuan terbimbing berbasis web.

Dapat disimpulkan bahwa siswa ada yang sudah cukup, belum, dan bahkan ada yang tidak memahami akan materi persamaan lingkaran. Tentunya banyak faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman siswa akan materi persamaan lingkaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web.

i) Apakah langkah-langkah dalam menemukan konsep materi persamaan lingkaran sudah tepat? Berikan alasannya!

Sebanyak 32 responden atau sekitar 100% mengatakan bahwa langkah- langkah dalam menemukan konsep materi persamaan lingkaran sudah tepat. Dalam menemukan konsep materi perlahan-lahan tidak langsung menjurus pada hal-hal rumit, langkah-langkah tersebut sangat membantu para siswa yang belum paham apapun dengan soal sehingga dapat dengan mudah memahaminya, sesuai urutannya, memang sudah lengkap, sesuai dengan buku paket, tahapannya disusun dengan baik, dijelaskan secara rinci dari awal sampai akhir, setelah mencari beberapa referensi ada banyak persamaan dengan dengan langkah-langkah di LKS web, dan waktu mengerjakan LKS juga bisa mengikuti serta mendapatkan jawaban dengan tepat. Itu semua adalah alasan siswa dalam mengutarakan pendapatnya apakah langkah-langkah menemukan suatu konsep materi persamaan lingkaran sudah tepat.

Siswa tidak ada yang mengatakan bahwa langkah-langkah dalam menemukan konsep materi persamaan lingkaran belum tepat.

Dapat disimpulkan bahwa semua responden mengatakan bahwa langkah- langkah dalam menemukan konsep materi persamaan lingkaran sudah tepat dengan berbagai alasan. Namun, walaupun langkah-langkah dalam menemukan konsep sudah tepat, belum tentu siswa langsung dapat memahami maksud langkah-langkah yang ada.

j) Apakah kalian antusias dalam belajar menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web? Berikan alasannya!

Sebanyak 15 responden atau sekitar 47% mengatakan bahwa mereka antusias dalam belajar menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web karena menjadi sesuatu hal yang baru dalam matematika, menyenangkan, bosen juga dengan penjelasan, mengurangi penat dalam matematika, mengasah pengetahuan dan keterampilan seperti penggunaan geogebra, lebih menarik, dan perlu dikembangkan lebih lanjut.

Sebanyak 17 responden atau sekitar 53% mengatakan bahwa mereka kurang antusias dalam belajar menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web karena mereka lebih enak LKS yang biasa (kertas), susah memahaminya, masih sulit menyesuaikan, malas memasukkan rumus-rumus yang memakan waktu banyak, lebih rumit karena harus memahami langkah demi langkah, kalau tidak dijelaskan terlebih dahulu siswa bingung dan akhirnya membosankan, lebih suka guru menjelaskan di papan tulis, mungkin belum terbiasa, peralatan yang

dibutuhkan lebih banyak, dan merasa kurang efektif karena tidak semua siswa dapat mempraktekannya serta pemahaman satu kelompok bisa berbeda.

Dapat disimpulkan bahwa memang belajar menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web di SMK N 2 Depok ini ada yang merasa antusias dan ada juga yang merasa kurang antusias. Mungkin siswa merasa antusias dan kurang antusias karena baru pertama kali itu pembelajaran menggunakan LKS model penemuan terbimbing berbasis web dan tanpa ada penjelasan terlebih dahulu tentang materi persamaan lingkaran oleh guru.

k) Apakah LKS model penemuan terbimbing berbasis web membuat kalian termotivasi untuk semangat belajar persamaan lingkaran? Berikan alasannya!

Sebanyak 21 responden atau sekitar 66% mengatakan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web membuat siswa termotivasi untuk semangat belajar persamaan lingkaran karena semakin giat memperbaiki kesalahan yang dilakukan dan lebih teliti lagi, model pembelajaran ini belum pernah dilakukan, kalau pakai geogebra pastilah termotivasi, mudah, praktis, juga bisa mengeksplor kemampuan dalam ber-IT, menggambar lingkaran kita dapat menggunakan aplikasi geogebra yang memudahkan dalam menggambar, caranya mudah dimengerti, lebih mudah mencari materi, pembelajaran sangat menyenangkan.

Sebanyak 11 responden atau sekitar 34% mengatakan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web tidak membuat siswa termotivasi untuk semangat belajar persamaan lingkaran karena materinya terlalu rumit, biasa saja, membingungkan, pengerjaannya malah menjadi rumit, lebih suka dengan metode yang biasa digunakan di kelas yaitu dijelaskan lalu latihan soal, penulisan rumusnya harus satu per satu, sudah bingung duluan, sudah termotivasi, dan kurang memberi perasaan ingin tahu. Dapat disimpulkan bahwa LKS model penemuan terbimbing berbasis web membuat siswa termotivasi untuk semangat belajar tentang persamaan lingkaran walaupun siswa merasa kebingungan dalam pengerjaannya.

l) Saran kalian agar LKS model penemuan terbimbing berbasis web tersebut dapat lebih berkualitas lagi.

Berikut saran dari sebanyak 32 responden, diantaranya:

(1) Mungkin disediakan kunci jawaban agar mendapatkan jawaban yang pasti.

(2) Sertakan kuis-kuis agar lebih menarik.

(3) Sebaiknya ditambahkan lagi langkah-langkah yang memudahkan membantu mengerjakan.

(4) Sebaiknya langkah-langkah yang diberikan lebih jelas lagi.

(5) Dari segi penampilan dibuat lebih menarik agar para siswa lebih tertarik mengerjakannya. Dari segi materi mohon ditambah dengan

materi matematika lainnya, tidak cuma tentang lingkaran agar lebih berguna dan banyak peminatnya.

(6) Perintahnya lebih mudah dipahami lagi.

(7) Setelah latihan soal, ada pembahasannya lebih bagus. (8) Kasih video tuturial biar lebih jelas. Buat channel youtube. (9) Tidak ada, sudah cukup bagus.

(10) Memasukkan perintah kerja yang lebih jelas agar tidak terjadi kebingungan dan kesalahandphoneahaman.

(11) Penyajian lebih ditingkatkan dan guru atau pembimbing lebih mendampingi dalam menjelaskan.

(12) Cara penyajian perlu dikembangkan dan ditingkatkan lagi. (13) Cara penyajiannya lebih ditingkatkan dan dikembangkan.

(14) Tingkatkan desain web dari segi font dan editing. Terus jangan menggunakan kata-kata yang sulit dipahami. Tuliskan langkah demi langkah yang harus dijalani siswa secara jelas. Saat dikelas, walaupun siswa memang dituntut untuk aktif namun ada baiknya kalau siswa bertanya, dijelaskan secara menyeluruh dan jelas. (15) Penerapan saat siswa diberi tugas mengerjakan dibimbing lebih

lagi. Karena siswa belum terbiasa dengan berbasis web sehingga banyak pertanyaan.

(16) Mengembangkan lagi materi yang ada, ditambah lagi, kan matematika ada banyak materinya. Jangan hanya persamaan lingkaran saja, supaya kita juga tambah pengetahuan.

(17) Dibuat dengan warna yang menarik dan pemahaman kata lebih mudah.

(18) Buat bagaimana mungkin materinya bisa mudah dipahami.

(19) Ditambah animasi, video pembelajaran, atau mungkin games agar siswa tidak cepat bosan.

(20) Semakin ditambah penjelasannya mbak, kalau bisa dengan bahasa yang mudah dimengerti.

(21) Penjelasannya menggunakan kata-kata yang mudah dipahami. (22) Perintahnya harap lebih dijelasin lagi.

(23) Diberi panduan.

(24) Harus lebih pintar dalam memberi materi lebih inovatif seperti diberi soal games biar murid tidak jenuh, lebih menggiatkan belajar edit tampilan web agar menarik.

(25) Menampilkan banyak fitur yang menarik, tampilan dibuat seru dan baru agar tidak bosan.

(26) Lebih diperjelas dan dikemas dalam sesuatu yang lebih ringan dan diberi penjelasan atas rumus yang didapat dan jika ada rumus singkatnya akan lebih baik untuk dicantumkan.

(27) Oke.

(28) Ditambah penjelasan dan diberi bimbingan juga dari guru. (29) Penjelasan materi lebih jelas lagi dan lebih rapi.

(30) LKS sudah baik, diberi gambar-gambar yang menarik juga boleh, tinggal pelaksanaannya dalam membuat kelompok lebih

dipersempit lagi seperti satu kelompok 2 orang saja, agar pemahamannya lebih mudah.

(31) Diberi penjelasan walaupun sedikit. Kalau nggak diberi contoh soal dan pembahasan.

(32) Jika guru ikut menjelaskan.

m)Lain-lain (komentar atau saran yang belum dipaparkan dalam pertanyaan-pertanyaan sebelumnya)

(1) Terima kasih.

(2) Hari yang menyenangkan. (3) Tidak ada.

(4) Sudah bagus.

(5) Mohon setelah kita mengerjakan itu dibahas soalnya. (6) Tambahin video tutorial.

(7) Amazing.

(8) Seperti sudah cukup.

(9) Dalam mempelajari persamaan lingkaran mennggunakan LKS tersebut sebenarnya bagus hanya saja membingungkan dlaam memakai dan rumit. Mungkin pendamping lebih menjelaskan dan memberi contoh terlebih dahulu.

(10) Saran buat model LKS nya lebih disederhanakan dan diberi petunjuk yang jelas.

(12) Sudah semua, sudah capek ngetiknya. Tambahan semangat terus aja dan makasih.

(13) Lebih semangat lagi ya mbak.

(14) Ya rasanya menyenangkan dan ada yang membingungkan. (15) Cukup menyenangkan walaupun cukup menyusahkan.

(16) Saran dan harapannya adalah semoga web ini semakin berkualitas, semua materi matematika ada di sini dan bisa dikenal oleh semua orang.

(17) Makasih mbak buat matematikanya. Semoga lebih maju dari sebelumnya. Thankyou buat beberapa jamnya mbak Lia. Sukses selalu mbak.

(18) Sudah saja cukup, terimakasih. (19) Semoga skripsiya sukses. (20) Berkesan.

(21) Dont give up brooo.

(22) Mbak Pasca kadang menjelaskannya berbelit-belit, mungkin maksudnya agar kami benar-benar paham tapi saya sendiri malah semakin bingung.

(23) Mbak Paska dalam menyampaikan terkadang masih sedikit bingung, tapi maksud yang akan disampikan itu sesuai dengan ada yang dibuku paket.

(24) Terbaik.

(26) Sebenarnya LKS nya sudah cukup bagus, namun penjelasann langsung dari pemateri masih kurang jelas, sehingga membuat kami bingung.

(27) Untuk awal sebelum penggunaan dijelaskan terlebih dahulu bagaimana cara penggunaanya secara lebih rinci agar ketika menggunakan waktu tidak terbuang untuk bertanya.

(28) Sudah cukup. 2. Analisis Hasil Belajar Siswa

a) Data Hasil Pretest

Selama proses pembelajaran, seluruh siswa kelas XI TPMP mengikuti pretest sebanyak 32 siswa. Berikut adalah skor dan kriteria pretest:

Tabel 4. 8 Nilai dan Kriteria Pretest

No

Absen Nilai Kriteria

1 38 sangat kurang baik 2 28 sangat kurang baik 3 38 sangat kurang baik 4 24 sangat kurang baik 5 42 sangat kurang baik 6 34 sangat kurang baik 7 22 sangat kurang baik 8 24 sangat kurang baik 9 18 sangat kurang baik 10 28 sangat kurang baik 11 40 sangat kurang baik 12 34 sangat kurang baik 13 42 sangat kurang baik 14 22 sangat kurang baik 15 16 sangat kurang baik 16 20 sangat kurang baik 17 40 sangat kurang baik 18 24 sangat kurang baik 19 28 sangat kurang baik 20 42 sangat kurang baik

21 26 sangat kurang baik 22 24 sangat kurang baik 23 26 sangat kurang baik 24 12 sangat kurang baik 25 42 sangat kurang baik 26 38 sangat kurang baik 27 36 sangat kurang baik 28 24 sangat kurang baik 29 30 sangat kurang baik 30 34 sangat kurang baik 31 46 sangat kurang baik 32 40 sangat kurang baik

Rata-

rata 30,6875 Sangat kurang baik

Dari tabel di atas didapat kesimpulan bahwa rata-rata pretest sebesar 30,6875. Dengan mengacu tabel 3.7 menunjukkan kriteria pretest matematika “sangat kurang baik”.

b) Data Hasil Posttest

Selama proses pembelajaran, seluruh siswa kelas XI TPMP mengikuti posttest sebanyak 32 siswa. Berikut adalah skor dan kriteria posttest:

Tabel 4. 9 Nilai dan Kriteria Posttest

No

Absen Nilai Kriteria

1 66 Cukup baik 2 74 Baik 3 100 Sangat baik 4 90 Sangat baik 5 94 Sangat baik 6 82 Sangat baik 7 72 Baik

8 48 Sangat kurang baik

9 88 Sangat baik

10 42 Sangat kurang baik

11 94 Sangat baik

12 70 Baik

13 90 Sangat baik

15 72 Baik 16 88 Sangat baik 17 60 Cukup baik 18 54 Kurang baik 19 76 Baik 20 94 Sangat baik 21 84 Sangat Baik 22 74 Baik 23 50 Kurang baik 24 52 Kurang baik 25 66 Cukup baik 26 100 Sangat baik 27 80 Sangat baik 28 90 Sangat baik 29 90 Sangat baik 30 90 Sangat baik 31 72 Baik 32 92 Sangat baik Rata- rata 75,3125 Baik

Dari tabel di atas didapat kesimpulan bahwa rata-rata posttest sebesar 75,3125. Dengan mengacu tabel 3.7 menunjukkan kriteria posttest matematika “Baik”.

Tabel 4. 10 Nilai dan Kriteria dari Pretest serta Posttest

no Nilai pretest kriteria Nilai posttest kriteria Keterangan

1 38 sangat kurang baik 66 Cukup baik meningkat

2 28 sangat kurang baik 74 Baik meningkat

3 38 sangat kurang baik 100 Sangat baik meningkat 4 24 sangat kurang baik 90 Sangat baik meningkat 5 42 sangat kurang baik 94 Sangat baik meningkat

Dokumen terkait