• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Deskriptif Variabel Penelitian a. Deskripsi Hasil Belajar Ekonomi (Y)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Tempat Penelitian

1. Analisis Deskriptif Variabel Penelitian a. Deskripsi Hasil Belajar Ekonomi (Y)

Data mengenai hasil belajar diperoleh dari nilai mid semester IPS

Terpadu siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 5 Sawahlunto pada

semester genap. Setelah melakukan penelitian terhadap 61 orang siswa

mengenai hasil belajar IPS Terpadu dan dilakukan pengolahan data

dengan menggunakan program SPSS, maka dapat dideskripsikan variabel

hasil belajar IPS Terpadu (Y). Hasil pengolahan tersebut dapat dilihat

pada tabel 8.

Tabel 8: Distribusi frekuensi Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) Kelas VII dan VIII di SMPN 5 Sawahlunto

No. Kelas Interval Frekuensi

Fi Fk % 1 58-63 2 2 3.27 2 64-69 12 14 19.67 3 70-75 13 27 21.31 4 76-81 11 38 18.03 5 82-87 18 56 29.50 6 88-93 4 60 6.55 7 94-99 1 61 1.63 Jumlah 61 100 Mean 76,98 Median 78 Minimum 58 Maksimum 95 Standar deviasi 8,219 Mode 68

Sumber: Pengolahan Data Primer 2012

Hasil perhitungan statistik nilai mid semester siswa kelas VII dan

VIII IPS Terpadu di SMP Negeri 5 Sawahlunto yang diperoleh pada

semester pertama didapat mean (rata-rata) sebesar 76,98. Median nilai

siswa berada pada nilai 78. Hasil belajar yang paling banyak terdapat pada

rentangan 82-87(18 orang) yaitu 29.50%. Hasil belajar tertinggi berada

pada rentang 94-99(1 orang) yaitu sebanyak 1,63%, dan hasil belajar

siswa terendah adalah rentangan 58-63(2 orang) yaitu sebesar 3,27 %,

sedangkan standar deviasi 8,219. Secara keseluruhan hasil belajar IPS

Sawahlunto dapat digolongkan ke dalam kategori baik, karena berada

pada rentangan nilai 61-80 (Riduwan, 2006:87). Jadi hasil belajar siswa

secara rata-rata adalah 76,98, ini berarti hasil belajar siswa dikatakan

sedang karena telah berada di atas KKM mata pelajaran yaitu 70.

b. Deskripsi Variabel Minat Belajar (X1)

Table 9: Perbandingan Tingkat Ketercapaian Masing-Masing Indikator variabel minat belajar

No Indikator Tingkat

ketercapaian (%)

Keterangan

1 Perhatian 87,09 Sangat Baik

2 Kemauan 50,51 Cukup

3 Rasa senang 73,00 Baik

4 Keinginan 68,45 Baik

Rata-rata variable 69,76 Baik

Sumber : pengolahan data primer,2012

Berdasarkan tabel 9 terlihat bahwa minat belajar siswa pada

mata pelajaran IPS Terpadu memiliki rata-rata variabel secara keseluruhan

69,76% maka dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa pada mata

pelajaran IPS terpadu kelas VII dan VIII di SMP Negeri 5 Sawahlunto

berada pada kategori baik (positif) karena berada pada rentang skor

61%-80% (Riduwan, 2006:87). Dapat dilihat pada tabel perbandingan tingkat

ketercapaian masing-masing indikator variabel minat belajar bahwa

indikator 2 dan 4 memiliki nilai yang rendah dari pada indikator yang

lainnya, hal ini mengindikasikan bahwa kemauan dan keinginan dalam

belajar yang dimiliki siswa perlu ditingkatkan serta guru juga harus lebih

Variabel minat belajar IPS Terpadu dengan menggunakan data

angket penelitian yang terdiri dari 28 item pernyataan yang diberikan

kepada siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 5 Sawahlunto. Variabel

minat belajar ips terpadu terdiri dari indikator 1) perhatian, 2) kemauan, 3)

rasa senang, dan 4) keinginan. Tabel distribusi frekuensi minat belajar IPS

Terpadu sebagai berikut:

Tabel 10: Distribusi frekuensi Minat Belajar indikator perhatian

Sumber: Pengolahan Data Primer 2012

Tabel 10 menunjukkan indikator 1 yaitu perhatian diperoleh skor

rata-rata sebesar 4,35 dengan TCR 87,09%. Hasil tersebut

mengindikasikan bahwa perhatian yang dimiliki siswa berada dalam

kategori sangat baik karena berada pada rentang 81-100% (Riduwan,

2006:87). Hal ini dapat dilihat dari tabel distribusi frekuensi minat belajar

siswa dimana umumnya siswa memiliki konsentrasi dalam menerima

Indikator No

Item Item pernyataan Rerata

TCR (%)

Kriteria

Perhatian

1 Berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran IPS Terpadu

4,49 89,83 Sangat baik 2 Menyimpulkan ide-ide pokok dalam setiap

materi pelajaran IPs Terpadu

4,26 85,24 Sangat baik 3 Mampu menjawab pertanyaan yang

diberikan oleh guru

4,72 94,42 Sangat baik 4 Memperhatikan guru dalam menerangkan

pelajaran IPS Terpadu

3.92 78.40 Baik

5 Mengemukakan pendapat terkait dengan materi IPS Terpadu yang dipelajari

4.38 87.60 Sangat baik

Rerata indicator 4,35 87,09 Sangat

materi yang diberikan guru, terlihat pada saat jam pelajaran IPS terpadu

berlangsung beberapa siswa saja yang sering keluar masuk kelas tanpa

seizin guru, dan sedikit sekali siswa yang melakukan kegiatan lain seperti

berbicara dengan teman sebangku dan melakukan aktivitas lain yang tidak

berhubungan dengan pelajaran ips terpadu. Diharapkan siswa dapat lebih

meningkatkan perhatian dalam setiap materi pelajaran IPS Terpadu serta

guru juga harus lebih memberikan pemahaman kepada siswa mengenai

manfaat dari belajar mata pelajaran IPS Terpadu.

Tabel 11: Tabel distribusi Frekuensi Minat Belajar Indikator kemauan

Sumber: Pengolahan Data Primer 2012

Tabel 11 menunjukkan indikator 2 yaitu kemauan. Berdasarkan

tabel distribusi frekuensi kemauan yang dimiliki siswa dalam belajar

diperoleh TCR 50,51% dengan skor rata-rata 3,53. Hasil tersebut

Indikator No

Item Item pernyataan Rerata

TCR (%)

Kriteria

Kemauan

6 Menanyakan kepada guru sewaktu

menemukan kesulitan dalam mengerjakan tugas IPS Terpadu

3,52 50,29 Cukup

7 Meskipun tidak dianjurkan oleh guru, tetap memiliki modul

3,38 48,29 Cukup

8 Menanyakan kepada guru terkait materi IPS Terpadu yang belum difahami

1,44 20,57 Sangat kurang 9 Menyelesaikan dengan sungguh-sungguh

tugas IPS Terpadu yang dikerjakan dirumah

4,34 62,00 Baik

10 Mengerjakan tugas IPS Terpadu dengan sungguh-sungguh di sekolah

4,43 63,29 Baik

11 Senang mengerjakan tugas dirumah terkait dengan mata pelajaran IPS Terpadu

4,49 64,14 Baik

12 Meminta bantuan teman apabila tidak mengerjakan tugas IPS Terpadu

3,15 45,00 Cukup

mengindikasikan bahwa siswa memiliki dorongan dan kemauan dalam

belajar yang cukup karena berada para rentang 41%-60% (Riduwan

2006:87). Dari tabel distribusi frekuensi terlihat bahwa terdapat beberapa

orang siswa yang kurang memiliki kemauan dalam pelajaran IPS terpadu,

tidak sungguh-sungguhnya siswa dalam menerima materi IPS terpadu

tersebut mengakibatkan rendahnya minat belajar siswa pada mata

pelajaran IPS terpadu, banyak siswa yang tidak memiliki modul, dan

sedikit siswa yang mau bertanya kepada guru terkait materi yang belum

difahami. Pada tabel 11 terlihat bahwa item 8 memiliki TCR paling rendah

karena kurangnya kemauan siswa untuk bertanya kepada guru terkait

materi IPS Terpadu yang belum difahami. Oleh karena itu, diharapkan

siswa dapat lebih meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri dalam

Tabel 12: Tabel distribusi Frekuensi Minat Belajar Indikator Rasa Senang

Sumber: Pengolahan Data Primer 2012

Tabel 12 menunjukkan indikator 3 yaitu rasa senang yang dimilki

siswa dalam mengikuti mata pelajaran ips terpadu diperoleh skor rata-rata

3,65 dengan TCR 73.00. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa rasa

senang yang dimiliki siswa berada pada kategori baik karena berada pada

rentang skor 61%-80% (Riduwan, 2006:87). Dari tabel distribusi frekuensi

minat belajar indikator rasa senang, terlihat bahwa untuk perasaan senang

dari dalam diri siswa pada mata pelajaran IPS terpadu tergolong baik,

dalam hal ini mungkin guru mata pelajaran IPS terpadu sudah mulai

memotivasi siswa untuk tertarik pada mata pelajaran IPS terpadu. Maka

diharapkan siswa lebih meningkatkan rasa suka dan senang terhadap mata

pelajaran IPS terpadu agar mampu memperoleh hasil yang lebih optimal.

Indikator No

Item Item pernyataan Rerata

TCR (%)

Kriteria

Rasa senang

13 Senang mengerjakan tugas disekolah terkait dengan mata pelajaran IPS Terpadu

3,10 62,00 Baik

14 Senang mendengar penjelasan guru tentang materi IPS Terpadu

4,05 81,00 Sangat baik 15 Masuk ke dalam kelas sebelum pelajaran

di mulai

3,64 72,80 Baik

16 Mempersiapkan diri untuk menerima pelajaran

3,77 75,40 Baik

17 Duduk dengan rapi didalam kelas sebelum guru IPS Terpadu memasuki kelas

3,69 73,80 Baik

Tabel 13: Tabel distribusi Frekuensi Minat Belajar Indikator Keinginan

Sumber: Pengolahan Data Primer 2012

Tabel 13 menunjukkan indikator keinginan diperoleh skor rata-rata

3,42 dengan TCR 68,45%. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa indikator

keinginan berada pada kategori baik karena berada pada rentang skor

61%-80% (Riduwan,2006:87). Dari tabel distribusi frekuensi terlihat bahwa ada

beberapa orang siswa yang keinginan belajar IPS terpadunya masih begitu

Indikator No

Item Item pernyataan Rerata

TCR (%)

Kriteria

Keinginan

18 Untuk materi ujian mengandalkan catatan dan buku pegangan yang relevan

4,49 89,80 Sangat baik 19 Mencari buku pegangan lain terkait dengan

pelajaran IPS Terpadu sebelum ujian

3,82 76,40 Baik

20 Catatan selalu dilengkapi 3,46 69,20 Baik

21 Berusaha menyelesaikan soal IPS Terpadu yang dianggap sulit

2,95 59,00 Cukup

22 Menanyakan kepada senior yang lebih memahami materi IPS Terpadu

3,80 76,00 Baik

23 Malas untuk mengerjakan soal yang dianggap sulit

1,77 35,40 Kurang

24 Walaupun sakit, berusaha untuk tetap datang ke sekolah

3,77 75,40 Baik

25 Walaupun sakit tetap menanyakan tuaagas IPS Terpadu kepada teman

3,66 73,20 Baik

26 Walaupun sakit tetap menanyakan tugas IPS Terpadu

3,66 73,20 Baik

27 Walaupun sibuk, tetap menyediakan waktu untuk mengulang kembali pelajaran IPS Terpadu di rumah

3,11 62,20 Baik

28 Tidak pernah lupa untuk membahas kembali pelajaran IPS Terpadu di rumah

3,16 63,20 Baik

rendah, terlihat pada item pernyataan nomor 21 dan 23 bahwa siswa jarang

sekali bertanya kepada senior yang lebih memahami materi IPS terpadu dan

untuk alasan sakit siswa tidak memiliki keinginan untuk datang kesekolah dan

mengejar ketinggalannya terhadap materi IPS terpadu. Berarti bahwa

keinginan yang dimiliki siswa untuk belajar masih berada pada kategori baik,

siswa akan memiliki keinginan untuk belajar yang pada awalnya berdasarkan

dari rasa ingin tahu.

c. Deskripsi variabel perilaku belajar (X2)

Tabel 14: Perbandingan Tingkat Ketercapaian Masing-Masing Indikator Variabel Perilaku Belajar

No Indikator Tingkat

ketercapaian (%)

Keterangan 1 Perilaku dalam mengikuti

pelajaran 64,57 Baik

2 Perilaku dalam mengerjakan

tugas 69,88 Baik

3 Perilaku dalam menghadapi

ujian 64,90 Baik

Rata-rata variable 66,45 Baik

Sumber : pengolahan data primer,2012

Berdasarkan tabel 14 perilaku belajar siswa pada mata pelajaran

IPS terpadu memiliki rata-rata variabel secara keseluruhan 66,45% maka

dapat disimpulkan bahwa perilaku belajar siswa pada mata pelajaran IPS

terpadu kelas VII dan VIII di SMP Negeri 5 Sawahlunto berada pada

kategori baik (positif) karena berada pada rentang skor 61%-80%

(Riduwan, 2006:87). Dapat dilihat pada tabel 14 bahwa tidak ada satupun

dari hasil tingkat ketercapaian responden dapat dilihat bahwa nilai yang

diperoleh siswa berada pada kategori baik karena berada pada rentangan

61-80%.

Variabel perilaku belajar siswa yang diteliti memiliki 3 indikator

yang terdiri dari perilaku dalam mengikuti pelajaran, perilaku dalam

mengerjakan tugas, perilaku menghadapi ujian. Pernyataan dari perilaku

belajar siswa terdiri dari 29 item pernyataan. Dari analisis data dapat

dikemukakan deskripsi variabel perilaku belajar yang disajikan dalam

tabel dibawah ini:

Tabel 15: Tabel distribusi Frekuensi Perilaku Belajar Indikator Perilaku Dalam Mengikuti Pelajaran

Sumber : pengolahan data primer,2012

Indikator No

Item Item pernyataan Rerata TCR

(%) kriteria Perilaku dalam mengikuti pelajaran

1 Berpakaian rapi setiap belajar IPS Terpadu 3.51 70.20 Baik 2 Mempelajari setiap materi IPS Terpadu yang

akan dipelajari 4.51 90.20

Sangat baik 3 Menyiapkan alat-alat tulis sebelum guru IPS

Terpadu masuk kelas 2.74 54.80

Cukup

4 Menegmukakan pendapat setiap guru IPS

Terpadu menjelaskan materi pelajaran 4.66 93.20

Sangat baik 5 Menjawab setiap pertanyaan yang diberikan

guru IPS Terpadu di kelas 3.49 69.80

Baik

6 Melengkapi catatan IPS Terpadu 2.11 42.20 Cukup

7

Menyelesaikan latihan yang diberikan oleh guru

IPS terpadu 2.36 47.20

Cukup

8

Mencatat materi IPS Terpadu tanpa harus

dianjurkan terlebih dahulu oleh guru 2.98 59.60

Cukup

9

Menyalin catatan teman setelah jam pelajaran

IPS Terpadu berakhir 2.70 54.00

Cukup

Untuk indikator perilaku dalam mengikuti pelajaran oleh siswa

dengan skor rata-rata 3.23 dengan Tingkat Capaian Responden sebesar

64,57%. Yang menunjukkan bahwa perilaku siswa dalam mengikuti

pelajaran termasuk pada kategori baik karena berada pada rentangan

61-80% (Riduwan, 2006:89). Dari indikator perilaku siswa dalam mengikuti

pelajaran, terlihat beberapa siswa yang masih bertingkah laku yang

melanggar peraturan sekolah, seperti yang terlihat pada item pernyataan

nomor 3,6, 7, 8, dan 9. Dimana dari masing-masing item pernyataan

tersebut beberapa orang siswa tidak siap dalam menerima pelajaran IPS

terpadu, dapat dilihat dari kurangnya persiapan siswa dari segi alat tulis,

kurang melengkapi catatan, tidak menyelesaikan latihan yang diberikan

oleh guru IPS terpadu, mencatat materi apabila disuruh oleh guru, dan

menyalin catatan teman setelah jam pelajaran berakhir.

Oleh sebab itu diharapkan kepada siswa untuk lebih meningkatkan

perilaku baik dalam mengikuti proses belajar mengajar, karena untuk

memperoleh hasil yang baik siswa tidak hanya mengandalkan kemampuan

berfikir siswa saja tetapi perilaku juga dapat meningkatkan hasil belajar

Tabel 16: Tabel distribusi Frekuensi Perilaku Belajar Indikator Perilaku Dalam Mengerjakan Tugas

Indikator No

Item Item pernyataan Rerata

TCR

(%) Kriteria

10 Tidak membuat keributan saat guru

menerangkan pelajaran IPS Terpadu 3.67 73.40 Baik

11 Senang mengerjakan tugas IPS Terpadu

yang diberikan guru 2.61 52.20 Cukup

12 Suka keluar masuk kelas karena bosan

belajar IPS Terpadu 4.39 87.80

Sangat baik Perilaku dalam mengerja kan tugas

13 Memahami buku yang berkaitan dengan

tugas yang diberikan guru 3.41 68.20 Baik

14 Mengerjakan tugas IPS Terpadu dengan

teliti 3.13 62.60 Baik

15 Mengerjakan tugas IPS Terpadu dengan

rapi 3.77 75.40 Baik

16 Menyimpulkan materi IPS Terpadu setelah

dijelaskan oleh guru 3.89 77.80 Baik

17 Membuat tugas IPS Terpadu di sekolah 3.41 68.20 Baik 18 Senang berdiskusi dalam menyelesaikan

tugas IPS Terpadu, karena dapat bertukar fikiran

3.74 74.80 Baik

19 Dengan adanya diskusi kelompok belajar tugas IPS Terpadu dengan mudah

diselesaiakan

2.92 58.40 Cukup

Rerata indicator 3.49 69.88 Baik

Sumber : pengolahan data primer,2012

Tabel 16 dengan indikator Perilaku belajar siswa dalam

mengerjakan tugas dengan skor rata 3,49 dengan TCR sebesar 69,88.

Menunjukkan bahwa perilaku siswa dalam mengerjakan tugas adalah baik,

diman memiliki rentangan 61-80% (Ridwan 2006:89). Dari tabel tabulasi

frekuensi perilaku belajar indikator perilaku dalam mengerjakan tugas

terlihat bahwa hanya beberapa siswa yang benar-benar mengerjakan tugas,

item 11 dan 19, yang mana siswa senang mengerjakan tugas yang

diberikan oleh guru dan berdiskusi dengan kelompok belajar IPS terpadu

agar tugas IPS terpadu dapat diselesaikan dengan mudah. Yang berarti

bahwa perilaku siswa dalam mengerjakan tugas berada pada kategori baik.

Tabel 17: Distribusi Frekuensi Perilaku Belajar Indikator Perilaku Dalam Mengikuti Ujian

Indikator No

Item Item pernyataan

Rerat a TCR (%) Kriteria Perilaku menghad api ujian 20

Membaca materi sebelum ujian dimulai 4.34 86.80 Sangat baik

21 Memahami materi sebelum ujian dimulai 2.98 59.60 Cukup

22 Berkonsentrasi dam mempersiapkan diri sebelum

ujian IPS Terpadu 2.95 59.00 Cukup

23 Mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan

sebelum ujian dimulai 2.89 57.80 Cukup

24 Ketika ujian berlangsung tidak pernah melihat

catatan kecil 3.49 69.80 Baik

25 Sebisa mungkin teliti dalam mengerjakan

soal-soal ujian IPS Terpadu 4.16 83.20

Sangat baik 26 Ketika ujian IPS Terpadu berlangsung ada teman

yang suka melihat catatan kecil 2.97 59.40 Cukup

27 Menyelesaikan soal ujian sendiri 3.00 60.00 Cukup

28 Berusaha untuk tidak bertanya kepada teman

ketika menemui kesulitan dalam ujian 2.97 59.40 Cukup 29 Berusaha untuk menjawab soal-soal ujian tanpa

melihat jawaban dari teman 2.70 54.00 Cukup

Rerata

indicator 3.24 64.90 Baik

Sumber : pengolahan data primer,2012

Tabel 17 dengan indikator Perilaku belajar siswa dalam mengikuti

ujian dengan skor rata 3,24 dengan TCR sebesar 64,90. Menunjukkan

bahwa perilaku siswa dalam mengikuti ujian adalah baik, dimana

frekuensi perilaku belajar indikator perilaku mengikuti ujian, banyak

siswa yang kurang memahani materi sebelum ujian, kurang berkosentrasi

dalam mempersiapkan diri sebelum ujian dan siswa kurang teliti dalam

mengerjakan soal-soal IPS terpadu, hal ini dapat dilihat dari item

pernyataan nomor 21,22,23,26,28 dan item nomor 29. Yang berarti bahwa

perilaku siswa dalam mengikuti ujian berada pada kategori baik.

Dokumen terkait