BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Penelitian
4.1.1. Analisis Kebutuhan
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab IV ini berisikan tentang uraian tentang penjelasan dari bab sebelumnya. Uraian tersebut tediri dari dua hal yaitu hasil penelitian dan pembahasan.
4.1. Hasil Penelitian
Subab ini menguraikan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti mulai dari analisis kebutuhan, membuat desain produk, pengembangan produk, dan implementasi produk.
4.1.1. Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan adalah tahap pertama yang dilakukan dalam penelitian ini, untuk mengetahui apakah penelitian ini penting untuk dilakukan. Hal lain yang ingin diperoleh dari analisis kebutuhan adalah untuk mengkaji kebutuhan guru dalam menyampaikan materi ajar tentang aturan keselamatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan melalui lagu anak. Melalui langkah ini pula, peneliti mengetahui seberapa penting peran lagu anak dengan topik aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan dalam pembelajaran.
1) Analisis pentingnya menaati aturan keselaatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan.
Pada analisis ini, peneliti menggunakan beberapa jurnal tentang menaati aturan keselamatan di perjalanan dan beberapa jurnal pula tentang menjaga keselamatan di perjalanan untuk dianalisis. Hasilnya sebagai berikut, di Negara Indonesia, angka kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dampak dari tingginya angka kecelakaan di perjalanan mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi negara termasuk merugikan banyak orang yang menjadi korban dari terjadinya hal tersebut. Salah satu penyebab terbesar dari terjadinya kecelakaan di perjalanan adalah ketidak patuhan pengguna jalan terhadap peraturan yang ada. Seperti yang dijelaskan pada (Marye Agung Kusmagi, 2010: 14), bahwa mudah sekali kita melihat pengendara yang menerobos lalu lintas,
47
menggunakan bahu di jalan tol, atau mengemudi tanpa berhati-hati, banyak pengendara yang tidak memiliki etika dalam berkendara. Anak-anak juga sangat penting diperkenalkan cara menjaga keselamaan di perjalanan sejak dini, karena kerap kali anak-anak menjadi korban dari kecelakaan di jalan. Natasya (2015) menjelaskan pertumbuhan rata-rata jumlah korban kecelakaan tertinggi di Indonesia terjadi pada kalangan anak-anak yang berusia 5-15 tahun, yaitu sebesar 38,2%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecelakaan di perjalanan adalah manusia, oleh karenanya kesadaran manusia untuk menjaga keselamatan di perjalanan sangatlah penting. Pada anak-anak hal ini tentunya dapat diajarkan kepada mereka melalui pembelajaran di sekolah.
2) Analisis Pentingnya Lagu Anak dalam Pembelajaran
Seperti pada analisis sebelumnya, analisis kebutuhan pada tahap ini, peneliti juga menggunakan beberapa jurnal penelitian yang berkaitan dengan lagu anak untuk dianalisis. Hasil dari analisi tersebut adalah bahwa lagu dapat digunakan sebagai sarana yang efektif dalam sebuah proses pembelajaran. Bahkan diperoleh sebuah pernyataan bahwa lagu telah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak, penggunaan irama dan melodi membantu aspek pembelajaran ke lingkungan belajar yang lebih menarik. Oleh karenanya, pembelajaran yang dihantarkan melalui lagu akan membuat anak-anak lebih tertarik untuk belajar dan memahami materi yang akan diajarkan. Hasil dari berbagai analisis ini digunakan peneliti dalam membuat instrumen analisis kebutuhan dalam bentuk wawancara kepada guru kelas II SD.
3) Uji Validasi Instrumen Analisis Kebutuhan
Wawancara analisis kebutuhan ini dugunakan untuk menganalisis secara mendalam tentang kebutuhan guru dalam mengajarkan materi aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan. Kemudian menganalisis pentingnya lagu anak dalam pembelajaran dan pengetahuan tentang menaati peraturan serta menjaga keselamatan di perjalanan untuk diajarkan secara serius kepada siswa kelas II SD.
Wawancara analisis kebutuhan guru divalidasi terlebih dahulu sebelum digunakan. Uji validitas yang dilakukan adalah validitas konstruk. Tahap validasi bertujuan untuk memperoleh instrumen analisis kebutuhan yang vaid dan layak
48
digunakan. Instrumen analisis kebutuhan dalam bentuk wawancara tersebut divalidasi oleh satu validator. Validator tersebut adalah dosen pembimbing dalam penelitian ini yang juga merupakah ahli psikologi dan pembelajaran permainan anak. Hasil dari validasi instrumen dapat digunakan peneliti untuk memperbaiki ataupun memantapkan instrumen wawancara yang akan digunakan dalam analisis kebutuhan guru. Berikut ini merupakan hasil validasi wawancara analisis kebutuhan untuk guru yang dapat dilihat pada table 4.1.
Tabel 4. 1 Hasil Validasi Wawancara Analisis Kebutuhan untuk Guru oleh Ahli
Validator No. Item Total Rerata
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Dosen 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4
Berdasarkan hasil validasi instrumen wawancara analisis kebutuhan guru oleh ahli atau validator pada table 4.1 di atas, didapatkan rerata 4 yang artinya nilai maksimal. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa instrumen wawancara analisis kebutuhan yang digunakan peneliti sangat layak untuk digunakan. Lembar hasil validasi instrumen wawancara analisis kebutuhan guru oleh ahli dapat dilihat pada lampiran 1.7 halaman 115.
4) Data Analisis Kebutuhan
Instrumen wawancara analisis kebutuhan diberikan kepada dua guru kelas II SD yang berasal atau mengajar di sekolah yang berbeda. Tujuan peneliti mengujikan instrumen wawancara analisis kebutuhan pada dua guru kelas II SD adalah untuk memperdalam hasil analisis yang didapatkan dan memperkuat pentingnya lagu anak pada topik aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan untuk dikembangkan. Peneliti menggunakan wawancara analisis kebutuhan yang pertama pada tanggal 21 November 2019 dengan Ibu Khatarina yang adalah guru kelas II SD Kanisius Pugeran sebagai narasumber. Sedangkan pelaksanaan analisis kebutuhan melalui wawancara kepada guru yang kedua dilaksanakan pada tanggal 22 November 2019 dengan Ibu Kuswandari yang adalah guru kelas II SD Kanisius Kenalan sebagai narasumbernya. Pertanyaan pada instrumen wawancara analisis kebutuhan berjumlah 11 butir yang dikembangkan dari pengalaman guru dalam menggunakan lagu anak, pentingnya
49
pengembangan lagu anak dan pentingnya materi tentang aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan untuk di ajarkan secara serius sejak dini. Berikut ini merupakan hasil wawancara analisis kebutuhan untuk guru dengan narasumber Ibu Khatarina guru kelas II SD Kanisius Pugeran yang dapat dilihat pada table 4.2
Tabel 4. 2 Hasil Wawancara dengan Ibu Khatarina, Guru Kelas II SD Kanisius Pugeran
Topik Pertanyaan No. Item Hasil Wawancara
Pengalaman menggunakan lagu anak dalam pembelajaran
1,2,3, dan 4
Dalam pembelajaran di kelas II SD pernah menggunakan lagu anak namun sangat jarang, biasanya hanya mengambil lagu dari apa yang sudah disediakan di buku tematik. Apabila menggunakan lagu yang lain juga hanya lagu-lagu dari zaman dulu. Respon anak-anak saat diajak bernyanyi dalam sebuah pembelajaran untuk memahami materi cenderung lebih semangat dan ceria untuk memulai pembelajarran dan memahami materi yang akan di ajarkan. Dari pengalaman Ibu Rina diperoleh sebuah perbendingan bahwa anak-anak lebih antusias dengan pembelajaran yang berisikan lagu dibanding yang tidak berisikan lagu. Anak-anak juga mudah menghafal dan memahami materi ajar apabila dibantu pemahamannya melalui lagu. Lagu anak di Indonesia ini menurut Ibu Rina memang tidak banyak tapi bukan berarti terbatas, hanya saja bentuk lagu anak-anak kurang bervariasi sehingga anak-anak lebih suka kepada lagu-lagu orang dewasa yang menurut mereka lebih asik.
Pendapat tentang perlunya
pengembangan lagu anak
5 Guru sangat setuju dengan adanya pengambangan lagu-lagu anak. Anak-anak harus disuntik dengan sebuah hal yang tepat dengan tahap perkembangan mereka. Anak-anak jauh lebih baik apabila mengenal lagu-lagu yang sesuai dengan dunia belajarnya diusia dini sambil menyadarkan bahwa mereka masih anak-anak dan berharap dengan melalui lagu anak, anak-anak dapat beajar banyak hal baik yang sesuai dengan usianya.
Saran
karakteristik lagu yang anak-anak sukai
10 dan 11 Lagu-lagu yang disukai anak-anak memiliki beberapa karakteristik seperti bernuansa keceriaan, pemilihan diksi yang mudah diucapkan dan dimengerti anak, dan kaya akan pengulangan nada. Contoh lagu yang mendukung pembelajaran dan pernah digunakan guru adalah lagu yang berjudul “Membuang Sampah.” Pengalaman menggunakan lagu tentang aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan
6,7, dan 9 Guru belum pernah menggunakan lagu saat mengajarkan materi tentang aturan keselamatan di perjalanan. Guru juga belum pernah menggunakan lagu pada materi ajar tentang menjaga keselamatan di perjalanan. Hal tersebut terjadi karena bebrapa faktor, salah satunya adalah karena keterbatasan lagu-lagu anak. Sangat sedikit lagu anak yang berisikan tengang himbauan atau pengetahuan tentang aturan keselamatan di perjalanan maupun mejaga keselamatan di perjalanan.
Pendapat tentang pentingnya tema
lagu untuk
diajarkan pada anak
8 Pengetahuan tentang pentingnya menaati aturan keselamatan di perjalanan dan cara menjaga keselamatan di perjalanan sangat penting bagi anak-anak usia dini. Walaupun ada anak-anak yang rumahnya dekat dengan sekolah, tapi keselamatan di perjalanan tidak hanya diperlukan saat berangkat ke sekolah atau pulang dari sekolah ke rumah akan tetapi diperlukan pada banyak situasi.
50
Anak-anak yang kurang memahami pentingnya kedua hal tersebut dikhawatirkan akan bertindak tidak tepat saat melakukan kegiatan perjalanan dan akan merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
Wawancara kedua dilakukan peneliti dengan guru kelas II yang ke-2 yaitu Ibu Kuswandari sebagai narasumber dari SD Kanisius Kenalan. Hasil wawancara analisis kebutuhan guru, dengan Ibu Kuswandari dapat dilihat pada tabel 4.3.
Tabel 4. 3 Hasil Wawancara dengan Ibu Kuswandari, Guru Kelas II SD Kanisius Kenalan
Topik Pertanyaan No. Item Hasil Wawancara
Pengalaman menggunakan lagu anak dalam pembelajaran
1,2,3, dan 4
Guru pernah menggunakan lagu anak dalam pembelajaran, dan anak-anak sangat antusias apabila diajak bernyanyi dalam pembelajaran untuk memahami materi lewat lagu dibandingkan tanpa lagu. Menurut guru, lagu-lagu anak di Indonesia saat ini terbatas, berbeda dengan zaman dahulu. Banyak materi ajar yang tidak memiliki lagu yang cocok untuk mendukungpengajaran materinya.
Pendapat tentang perlunya
pengembangan lagu anak
5 Guru lebih senang, karena dengan lagu anak yang semakin banyak dan pembelajaran dihiasi dengan lagu-lagu anak, maka pembelajaran akan lebih menarik dan anak-anak lebih berantusias untuk belajar. Guru juga merasa perihatin dengan keadaan zaman sekarang bahwa lagu dewasa lebih mendominasi dan dikonsumsi oleh anak-anak.
Saran
karakteristik lagu yang anak-anak sukai
10 dan 11 Lagu yang cocok bagi anak-anak memiliki bebrapa karakteristik seperti bahasanya ringan, mudah diucapkan oleh anak, alat music yang digunakan untuk mengiringi lagu beragam, iramanya riang gembira, dan yang penting dapat membuat mereka antusias dalam belajar. Contoh lagu yang baik digunakan sebagai referensi adalah Nyamuk-Nyamuk Nakal.
Pengalaman menggunakan lagu tentang aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan
6,7, dan 9 Guru mengguanakan lagu untuk mengajarkan materi aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan namun lagu yang digunakan tidak begitu cocok. Contoh lagu yang digunakan adalah lagu berjudul “Becak.” Guru berharap ada lagu yang khusus diciptakan untuk topick aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan. Guru merasa sangat kesulitan untuk dapat menemukan lagu yang cocok untuk mengajarkan materi tersebut. Pendapat tentang pentingnya tema lagu untuk diajarkan pada anak
8 Sangat penting bagi anak-anak untuk mengetahui pentingnya menaati aturan keselamatan di perjalanan dan cara menjaga keselaatan di perjalanan.
Berdasarkan hasil wawancara dengan kedua guru kelas II dari SD yang berbeda tersebut, dapat disimpulkan bahwa lagu anak perlu untuk dikembangkan dan dilestarikan. Terlebih lagu anak dengan topik aturan keselamatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan. Mengingat bahwa
51 Guru 1
Guru pernah menggunakan lagu dalam pembelajaran ,akan tetapi sangat jarang karena lagu anak semakin sedikit bahkan tertekan oleh lagu-lagu dewasa. Padahal saat pembelajaran, anak-anak
lebih antusias apabila
menggunakan lagu dibanding tidak. Guru sangat setuju apabila lagu-lagu anak dikembangkan, terlebih pada topik aturan
keselamatan dan menjaga
keselamatan di perjalanan. Karena kedua materi atau topic tersebut sangat penting dipahami oleh anak-anak.
Guru 2
Guru sangat membutuhkan lagu-lagu anak dalam pembelajarannya. Karena saat lagu anak digunakan dalam pembelajaran, anak-anak lebih semangat dan antusias dalam memahami materi ajar. Akan tetapi guru mengalami kesulitan untuk menemukan lagu-lagu anak yang sesuai dengan materi ajar. Mengingat lagu anak juga semakin kalah oleh ketenaran lagu-lagu dewasa, dan itu sangat membuat guru measa perihatin. Guru menakankan bahwa pengembangan lagu anak dengan muatan materi aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan sangat baik. Karena anak-anak sebaiknya paham akan hal-hal tersebut.
Guru pernah menggunakan lagu dalam pembelajaran, pembelajaran yang dibantu oleh lagu akan mendorong anak lebih antusias dalam belajar memahi
materi yang akan di ajarkan, tapi lagu-lagu anak sekarang ini semakin pudar pada dunia anak. Penting adanya apabila lagu dengan topik aturan keselamatan
dan menjaga keselamatan di perjalanan dikembangkan.
pengetahuan tentang pentingnya menaati aturan keselamatan di perjalanan dan cara menjaga keselamatan di perjalanan sangat penting bagi anak-anak di usia dasar. Lagu-lagu anak yang tepat untuk kedua topik tersebut sangat sulit untuk ditemukan, padahal anak-anak lebih senang dan antusias apabila guru menggunakan lagu anak dalam pembelajaran di kelas. Hal tersebut dapat dilihat dari jawaban kedua narasumber yang ditampilkan pada bagan 4.1.
Bagan 4. 1 Triangulasi Sumber Data Wawancara
Berdasarkan bagan 4.1 di atas, dapat diketahui bahwa guru sangat membutuhkan lagu dalam pembelajaran untuk merangsang semangat dan atusiasme anak-anak dalam memulai pelajaran dan memahami materi ajar. Guru juga menegaskan bahwa lagu dengan topik aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di
52
perjalananan sangat baik untuk dikembangkan. Sebagai pendidik para guru menegaskan bahwa penting bagi anak-anak usia dini terkhusus kelas II SD untuk mengetahui pentingnya menaati aturan keselamatan di perjalanan dan cara menjaga keselamatan di perjalanan. Menurut mereka dengan bantuan lagu, kedua materi tersebut dapat dipahami anak dengan lebih mudah dan terlebih anak-anak dapat lebih semangat dan antusias dalam memahami materi tersebut.
Pada tahap pertama ini, peneliti telah memperoleh data analisis kebutuhan mengenai pengembangan lagu anak dengan topik aturan keselamatan dan menjaga keselamatan di perjalanan untuk siswa kelas II SD. Peneliti juga memperoleh informasi dan masukan tentang karakteristik lagu anak yang tepat bagi siswa kelas II SD. Data analisis kehutuhan tersebut digunakan oleh peneliti untuk membuat desain produk berupa dua lagu anak dengan lagu anak pertama bertopikan aturan keselamatan di perjalanan dan lagu yang kedua tentang menjaga keselamatan di perjalanan.