BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Penelitian
4.1.3. Pengembangan Produk Lagu Anak
Pengebangan produk merupakan langkah perwujud nyataan dari desain produk yang telah dibuat. Desain produk menjadi acuan pada tahap ini. Pada tahap ini pula, masing-masing lagu anak yang dikembangkan dalam penelitian ini diuji kualitas dan kelayakannya untuk kemudian diimplementasikan kepada subjek yaitu siswa kelas II SD.
4.1.3.1. Mencipta Lagu
Lagkah pertama dalam tahap pengembangan produk lagu anak dalam penelitian ini adalah mencipta lagu. Mencipta lagu merupakan bagian paling inti dari pengembangan lagu anak dalam penelitian ini. Berikut merupakan lagkah-langkah yang menjadi proses peneliti untuk menciptakan dua produk lagu anak tentang aturan keselamatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan. 1) Menentukan Nada Dasar
Langkah pertama adalah menentukan nada dasar yang akan digunakan pada lagu. Dengan menentukan nada dasar, maka notasi yang menjadi melodi dalam lagu dapat disusun atau dikembangkan. Pemilihan nada dasar pada lagu juga harus dipertimbangkan dengan tepat, agar sesuai dengan ketercapaian anak dalam suatu nada. Dalam hal ini, peneliti menggunakan bantuan sebuah software aplikasi dari smartphone yang bernama “Piano.” Tampilan software application tersebut disajikan pada gambar 4.1 berikut ini.
58
Gambar 4. 1 Software Piano For Smartphone
Setelah melalui proses tersebut, akhirnya peneliti menentukan nada dasar yang akan digunakan dalam kedua lagu anak yang dikembangkan dalam penelitian ini. Nada dasar yang dipilih adalah Do= D Mayor. Alasan dari pemelihan nada dasar D Mayor pada kedua lagu adalah karena, yang pertama nada dasar D Mayor sangat familiar dan mudah untuk dimainkan dalam sebuah alat musik dan yang kedua karena D Mayor merupakan nada aman bagi anak-anak untuk dapat mencapainya, sehingga mengaransemen notasi pada lagu akan lebih mudah.
2) Menentukan Birama Lagu Anak
Macam-macam atau jenis birama pada lagu sudah dijelaskan pada 15. Birama pada lagu banyak jenisnya dari mulai 2/4, 4/4, 3/8, dan 6/8. Pada tahap ini, peneliti sebagai pencipta lagu anak yang dikembangkan memilih dua birama yang berbeda pada kedua lagu anak. Lagu anak yang pertama yaitu tentang aturan keselamatan di perjalanan menggunakan birama 4/4, sedangkan pada lagu kedua tentang menjaga keselamatan di perjalanan menggunakan birama 2/4. Pada dasarnya birama 2/4 dan 4/4 adalah satu rumpun yang kemudian dibedakan untuk penyusunan bentuk lagu yang berbeda. Keduanya disesuaikan dengan ketukan, pengemasan, dan warna lagu. Tujuan pemilihan kedua birama tersebut adalah karena lagu ini diperuntukan bagi siswa kelas II SD, dan yang akan mengajarkannya adalah guru kelas yang tidak semuanya memiliki potensi yang baik dalam bermusikal, oleh karenanya dipilihlah birama yang sederhana dan mudah dalam cara menyanyikannya.
59
3) Menentukan Tempo Lagu Anak
Tempo pada lagu anak sangat berpengaruh pada suasana lagu. Pada dasarnya tempo pada sebuah lagu dibagi menjadi beberapa jenis yaitu, Cepat ( allegro) , sedang (andante), Lambat ( Largo). Ketiga jenis tempo tersebut memiliki peran masing-masing dalam suasana lagu seperti suasana ceria ataupun sedih. Tempo yang ditentukan peneliti pada kedua lagu anak yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah sama yaitu menggunakan tempo cepat (allegro). Tujuan pemilihan tempo cepat pada lagu anak adalah untuk memberikan suasana ceria pada lagu. Untuk mengatur kecepatan tempo dalam menyanyikan lagu anak, peneliti memilih kecepatan tempo lagu sebesar (M.M 120). Dalam hal ini peneliti menggunakan bantuan software application pada smartphone yang bernama Metronome Beats yang berguna untuk mencari dan menentukan tempo pada sebuah lagu. Tampilan software application tersebut disajikan pada gambar 4.2 berikut ini.
Gambar 4. 2 Metronome Beats
4) Menentukan Melodi Pada Lagu Anak
Proses menentukan melodi pada lagu anak dalam penelitian ini memiliki artian yaitu, menyusun notasi dengan tempo dan birama yang sudah ditentukan menjadi sebuah melodi lagu yang indah, ceria, dan cocok untuk anak. Dalam hal ini, peneliti menggunakan bantuan alat musik untuk menentukan dan menemukan notasi-notasi yang indah dalam kedua lagu yang dikembangkan. Alat musik tersebut adalah “Keyboard Yamaha PSR 500”. Tampilan alat musik tersebut disajikan pada gambar 4.3 berikut ini.
60
Gambar 4. 3 Keyboard Yamaha PSR 500
Dengan bantuan alat musik ini, peneliti sebagai pencipta kedua lagu anak tentang aturan keselamatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan memperoleh notasi-notasi yang menjadi alunan melodi yang indah. Melodi lagu dituliskan dalam notasi angka. Alasan pemilihan notasi angka dan bukan notasi balok pada penelitian ini adalah agar guru kelas II SD sebagai sosok pelatih lagu di kelas nantinya dapat dipermudah, karena notasi angka lebih familiar dibandingkan dengan notasi balok. Partitur (tulisan musik) yang berisikan notasi melodi dari masing-masing lagu disajikan pada gambar 4.4 dan 4.7 berikut ini.
61
Gambar 4. 4 Partitur Notasi Angka Lagu Tentang Aturan Keselamatan di Perjalanan
Gambar 4.4 partitur notasi angka yang digunakan pada lagu pertama yaitu tentang aturan keselamatan di perjalanan menurut peneliti sebagai pencipta lagu adalah tepat, karena melodi yang digunakan ceria tapi tetap dengan cara menyanyikan yang sederhana. Ada beberapa hal yang harus dijelaskan pada gambar partitur 4.4 yaitu tentang cara menyanyikan lagu dan tanda yang dimaksud dalam partitur tersebut. Hal tersebut dijelaskan dalam gambar 4.5 berikut ini.
62
Gambar 4. 5 Maksud Tanda Pada Partitur Lagu
Bagian yang diberi tanda persegi panjang hitam pada gambar 4.5 memiliki maksud bahwa arti tanda I dan II yang bertumpukan atas bawah adalah syair bait pertama dan syair bait kedua dinyanyikan dengan penggunaan notasi yang sama.
Gambar 4. 6 Maksud Tanda Pada Partitur Lagu
Bagian yang diberi tanda persegi panjang hitam pada gambar partitur di atas memilih maksud bahwa setelah menyanyikan bait pertama pada lagu, langsung menuju ke bagian reff (pengulangan) pada lagu.
Setelah menyusun notasi sebagai melodi pada lagu anak yang pertama, peneliti juga menyusun notasi pada lagu kedua tentang menjaga keselamatan di perjalanan dengan desain dan pengembangan produk lagu anak yang sudah ditentukan. Partitur notasi angka pada lagu tentang menjaga keselamatan di perjalanan disajikan pada gambar 4.7 berikut ini.
63
Gambar 4. 7 Partitur Notasi Angka Lagu Tentang Menjaga Keselamatan di Perjalanan
Gambar 4.7 menunjukan partitur notasi angka pada lagu kedua yaitu, tentang menjaga keselamaan di perjalanan. Peneliti sebagai pencipta lagu anak tentang menjaga keselamatan di perjalanan menyusun partitur notasi angka pada lagu ini dengan tepat dengan medasarkan pada desain dan pengembangan produk. Menurut peneliti, partitur pada gambar 4.7 tersebut dapat memberikan suasana ceria pada lagu dan menambah nuansa keindahan melodi yang menjadi daya tarik bagi pendengarnya, terlebih anak-anak khsusunya kelas II SD.
5) Menentukan Syair dengan Notasi
Penentuan syair pada lagu anak dalah proses atau langkah yang paling penuh dengan pertimbangan. Hal-hal yang dipertimbangkan dalam pembuatan syair lagu anak adalah pemilihan diksi yang tepat, mudah diucapkan anak,
64
dipahami maksudnya oleh anak, dan yang terpenting mengandung materi yang ada pada Tema 8 Subtema 3 dan 4, tentang aturan keselamatan di perjalanan pada lagu pertama dan menjaga keselamatan di perjalanan pada lagu yang ke dua. Berikut ini syair pada lagu pertama tentang aturan keselamatan di perjalanan.
Syair Lagu Anak Tentang “Aturan Keselamatan di Perjalanan” Saat ku mematuhi, aturan perjalanan
Ku akan, selamat, sampai tujuan
Saat busku berjalan, ku duduk dengan tenang Waktuku bersepeda, berhati-hati di jalan
Reff
Aku taat, aku selamat Ini aku, si anak hebat Aku taat, aku selamat Itu akan, selalu ku ingat
Naik sepeda motor, bersama dengan ayah Ku pakai, helmku, sedari rumah
Tujuh ditambah tujuh, hasilnya empat belas Ayo – ayo semua, taat berlalu lintas (back to reff)
Syair lagu anak yang pertama tentang aturan keselamatan di perjalanan di atas mempertimbangkan beberapa hal, ternasuk dalam diksi atau pemilihan kata-katanya. Kata-kata yang digunakan sebagai syair lagu adalah kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Syair lagu tentang aturan keselamatan di perjalanan tersebut juga berisikan tentang motivasi dan ajakan bagi anak-anak untuk mengetahui pentingnya menaati aturan keselamatan di perjalanan. Syair lagu yang disusun dengan akhiran rima a-a-a-a seperti bentuk puisi juga bertujuan untuk menambah keindahan pada lagu.
Selain syair lagu pertama, peneliti juga menciptakan sayair pada lagu yang kedua tentang menjaga keselamatan di perjalanan. Penyusunan syair lagu kedua
65
ini juga mengacu pada beberapa hal yang tentunya bertujuan agar lagu anak yang diciptakan memiliki kualitas yang baik dan tepat diberikan kepada anak-anak khususnya siswa kelas II SD. Hal-hal tersebut seperti diksi atau pemilihan kata-kata yang tepat, kata-kata-kata-kata dalam syair lagu sederhana mudah di ucapkan dan dipahami oleh anak, memiliki rima a-a-a-a untuk menambah keindahan lagu, dan yang paling penting mengandung motivasi untuk senantiasa menjaga keselamatan di perjalanan. Syair lagu anak yang kedua adalah sebagai berikut.
Syair Lagu Anak Tentang “Menjaga Keselamatan di Perjalanan” Aku selalu siap, menjaga diriku
Saat melakukan, kegiatan perjalanan Memahami denah agar tak tersesat Barang bawaanku, ku jaga selalu
Reff
Satu dua tiga, brem-brem Empat lima enam, brem-brem
Lima dikurang tiga, sama dengan dua Ayo saling menjaga
Aku selalu siap, menjaga diriku Cermat dan teliti
Saat gunakan, alat trasnportasi (back to reff)
6) Penggabungan Partitur Notasi Angka dengan Syair Lagu Anak
Penggabungan antara partitur notasi angka dengan syair pada lagu anak yang dikembangkan peneliti merupakan wujud awal dari kedua lagu anak tentang aturan keselamatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan yang masing-masing sudah dapat dinyanyikan. Melodi lagu dan syair adalah dua hal yang saling berdampingan, untuk dapat menciptakan sebuah lagu yang indah dan berkualitas. Partitur lengkap antara notasi dan syair lagu anak yang pertama
66
tentang aturan keselamatan di perjalanan, dapat dilihat pada gambar 4. 8 berikut ini.
Gambar 4. 8 Partitur Lagu Anak Tentang “Aturan Keselamatan di Perjalanan”
Partitur notasi angka pada lagu pertama tentang aturan keselamatan di perjalanan pada gambar 4.8 sudah sesuai dengan syair yang telah dibuat. Hal itu berarti bahwa, lagu anak tentang aturan keselamatan di perjalanan sudah dapat dinyanyikan dengan baik dan benar sesuai dengan partitur pada lagu.
Lagu anak yang kedua yaitu tentang menjaga keselamatan di perjalanan juga digabungkan dan disesuaikan antara partitur notasi angka dengansyair yang
67
telah diciptakan oleh peneliti. Partitur notasi angka beserta syair lagu kedua tentang menjaga keselamatan di perjalanan dapat dilihat pada gambar 4.9 berikut ini.
Gambar 4. 9 Partitur Lagu Anak Tentang “Menjaga Keselamatan di Perjalanan”
Sama halnya dengan lagu pertama, gambar partitur 4.8 menunjukan bahwa notasi angka dan syair yang dibuat oleh peneliti cocok dan sesuai. Itu pula berarti bahwa, lagu anak tentang menjaga keselamatan di perjalanan sudah bisa dinyanyikan dengan baik dan benar.
68
7) Menentukan Judul Lagu
Pada langkah ini, peneliti sebagai pencipta lagu memikirkan dengan matang tentang judul apa yang akan dipilih untuk masing-masing lagu, mengingat judul adalah aspek penting pada lagu anak. Lewat judul anak-anak dapat mengingat sebuah lagu, dengan judul pula anak-anak mengingat apa isi yang terkandung dalam lagu. Peneliti memilih judul pada masing-masing lagu dengan bentuk yang unik dan memotivasi pembaca maupun pendengarnya. Dalam tahap ini, judul disempurnakan dengan penulisan nama pencipta atau pengarang lagu anak yang dikembangkan. Nama pencipta kedua lagu anak yang dikembangkan tentang aturan keselamatan di perjalanan dan menjaga keselamatan di perjalanan tersebut adalah peneliti sendiri yaitu, “Vinsencius Bayu Prayogo.”
Berikut ini adalah judul dari masing-masing lagu anak yang dikembangkan.
Tabel 4. 6 Partitur Lagu Anak Tentang “Menjaga Keselamatan di Perjalanan”
Lagu Topik Judul Lagu
Pertama Aturan keselamatan di perjalanan Aku Taat Aku Selamat
Kedua Menjaga keselamatan di perjalanan Aku Siap Menjaga Diriku
Setelah judul sudah ditentukan beginilah gambar kedua partitur lengkap lagu anak yang dikembangkan.
69
70
Gambar 4. 11 Partitur Lagu “Aku Siap Menjaga Diriku”
8) Membuat Instrumen Musik Pengiring Lagu Anak
Setelah lagu yang dikembangkan sudah sempurna, tahap selanjutnya adalah membuat instrumen pengiring lagu. Instrumen pengiring lagu akan digunakan untuk mengiringi vokal si penyanyi agar suasana ceria lebih terasa dan lagu semakin indah saat diperdengarkan. Pada tahap ini, peneliti mengaransemen instrumen menggunakan beats style yang terdapat pada alat musik Keyboard Yamaha PSR 500 dan ditambahkan aramsemen nada secara manual. Jenis musik yang dipilih adalah “Polka,” setelah produk yang dikembangkan sudah divalidasi oleh ahli, maka peneliti akan membuat anansemen musik pengiring yang lebih professional yang disusun di studio musik.
71
9) Recording Vocal Secara Sederhana
Setelah instrumen musik pengiring dari kedua lagu anak sudah selesai, langkah selanjutnya adalah merekam vokal yang diiringi oleh instrumen musik yang telah dibuat sebelumnya. Pada tahap ini yang menyanyikan lagu adalah peneliti sendiri, alat perekamnya juga menggunakan software recording pada smartphone, setelah produk lagu masing-masing sudah divalidasi oleh ahli maka yang menjadi penyanyi dalam lagu adalah anak-anak dan recording vocal dilakukan secara profesional di studio music recording. Hal ini dikarenakan keterbatasan dana peneliti, mengingat pengolahan lagu secara profesional di studio musik membutuhkan dana yang besar. Gambar dari software recording yang digunakan peneliti pada tahap ini dapat dilihat pada gambar 4. 12 berikut ini.
Gambar 4. 12 Software Recording pada Smartphone
4.1.3.2. Validasi Produk Lagu Anak Oleh Ahli
Lagu anak yang dikembangkan dengan judul “Aku Taat Aku Selamat,” dan “Aku Siap Menjaga Diriku” Masing- masing divalidasi oleh tiga ahli. Yang pertama adalah ahli musik sebagai validator utama pada kedua lagu anak yang dikembangkan ini. Validator yang kedua adalah Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma, dan validator ketiga adalah guru kelas II SD Kanisius Pugeran Yogyakarta. Validasi dilakukan pada tanggal yang berbeda kepada setiap validator. Validasi dengan ahli musik dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2019, validasi dengan guru kelas II SD pada tanggal 17 Desember
72
2019, dan yang terakhir validasi dengan dosen ahli pada tanggal 19 Desember 2019.
Validasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner uji kelayakan produk lagu anak yang dikembangkan. Angket tersebut terdiri dari lima aspek penilaian yaitu judul, suasana, penggunaan gaya bahasa, isi, dan karakteristik lagu anak. Jawaban pada kuesioner menggunakan skala penilaian 1 sampai 4 dengan kriteria sebagai berikut.
Skor 4 = Sangat Baik Skor 3 = Baik
Skor 2 = Kurang Baik Skor 1 = Tidak Baik
Proses validasi yang pertama dilakukan di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) oleh ahli musik sebagai validator produk. Hasil penilaian lagu “Aku Taat Aku Selamat” dijabarkan dalam tabel 4.7 berikut ini.
Tabel 4. 7 Hasil Validasi Ahli Musik Terhadap Lagu “Aku Taat Aku Selamat”
No Butir Penilaian Skor Kriteria
1 Memuat judul yang mendeskripsikan isi 4 Sangat Baik
2 Memuat judul yang unik dan menarik 4 Sangat Baik
3 Mencantumkan nama pencipta lagu 4 Sangat Baik
4 Menggugah semangat anak-anak untuk belajar cara menjaga keselamatan di perjalanan
4 Sangat Baik
5 Menggunakan bahasa yang sederhana 4 Sangat Baik
6 Kata-kata dalam lagu mudah dipahami anak 4 Sangat Baik
7 Syair pada lagu mudah dihafal oleh anak 4 Sangat Baik
8 Mengandung tema tentang menjaga keselamatan di perjalanan 4 Sangat Baik 9 Lagu mengandung ajakan untuk menjaga keselamatan di
perjalanan
4 Sangat Baik
10 Mengandung pesan bahwa, menaati aturan keselamatan di perjalanan adalah hal yang sangat penting
4 Sangat Baik
11 Menggunakan tempo cepat (allegro) yaitu (M.M 120) 4 Sangat Baik
12 Menggunakan birama 4/4 4 Sangat Baik
13 Menggunakan alat musik melodis dan ritmis untuk pengiring lagu
4 Sangat Baik
14 Tingkat ambitus pada lagu 4 Sangat Baik
15 Tingkat kemenarikan melodi 4 Sangat Baik
16 Tingkat kemudahan menyanyikan lagu 4 Sangat Baik
17 Tingkat pemilihan diksi 4 Sangat Baik
Jumlah 68
73
Dari hasil validasi produk lagu anak “Aku Taat Aku Slemat” oleh ahli musik pada tabel 4.7 tersebut diperoleh skor rerata maksimal sebesar 4. Hasil tersebut menunjukan bahwa lagu anak yang dikebangkan peneliti dengan judul “Aku Taat Aku Selamat” sudah sangat layak untuk diimplementasikan tanpa revisi. Adapun komentar atau masukan pada validasi oleh ahli musik ini adalah, sebaiknya saat dipublikasi setiap kata pada syair lagu diberikan tanda strip (-) agar memudahkan anak dalam membacanya. Hasil validasi produk lagu anak yang berjudul “Aku Taat Aku Selamat” oleh ahli musik dapat dilihat pada lampiran 2.3 halaman 130.
Selanjutnya adalah hasil validasi produk lagu anak yang dikembangkan peneliti dengan judul “Aku Siap Menjaga diriku” oleh ahli musik. Validasi ini dilakukan pada tanggal yang sama, 16 Desember 2019 di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY). Hasil validasi lagu anak “Aku Siap Menjaga Diriku” dapat dilihat pada tabel 4.8 berikut ini.
Tabel 4. 8 Hasil Validasi Ahli Musik Terhadap Lagu “Aku Siap Menjaga Dirku”
No Butir Penilaian Skor Kriteria
1 Memuat judul yang mendeskripsikan isi 4 Sangat Baik
2 Memuat judul yang unik dan menarik 4 Sangat Baik
3 Mencantumkan nama pencipta lagu 4 Sangat Baik
4 Menggugah semangat anak-anak untuk belajar cara menjaga keselamatan di perjalanan
4 Sangat Baik
5 Menggunakan bahasa yang sederhana 4 Sangat Baik
6 Kata-kata dalam lagu mudah dipahami anak 4 Sangat Baik
7 Syair pada lagu mudah dihafal oleh anak 4 Sangat Baik
8 Mengandung tema tentang menjaga keselamatan di perjalanan 4 Sangat Baik 9 Lagu mengandung ajakan untuk menjaga keselamatan di
perjalanan
4 Sangat Baik
10 Mengandung pesan bahwa, menjaga keselamatan di perjalanan adalah hal yang sangat penting.
4 Sangat Baik
11 Menggunakan tempo cepat (allegro) yaitu (M.M 120) 4 Sangat Baik
12 Menggunakan birama 2/4 3 Baik
13 Menggunakan alat musik melodis dan ritmis untuk pengiring lagu
4 Sangat Baik
14 Tingkat ambitus pada lagu 4 Sangat Baik
15 Tingkat kemenarikan melodi 3 Sangat Baik
16 Tingkat kemudahan menyanyikan lagu 4 Sangat Baik
17 Tingkat pemilihan diksi 4 Sangat Baik
Jumlah 66
74
Hasil validasi produk lagu anak “Aku Siap Menjaga diriku” diperoleh rerata nilai 3,88 yang masuk pada kategori sangat baik. Jika dibandingkan dengan lagu pertama yaitu “Aku Taat Aku Selamat” lagu yang kedua memiliki rerata nilai yang lebih rendah. Walaupun begitu kesimpulan yang diperoleh dari lagu anak yang berjudul “Aku Siap Menjaga Diriku” sudah sangat baik dan layak di implementasikan tanpa revisi.
Adapun komentar atau masukan pada hasil validasi produk lagu anak dengan judul “Aku Siap Menjaga Diriku” adalah sebagai berikut.
1) Sukat atau tanda birama yang digunakan dalam lagu sebaiknya tidak menggunakan birama 2/4, karena cara menyanyikan lagu “Aku Siap Menjaga diriku” lebih tepat jika menggunakan birama 4/4.
2) Saat publikasi teks lagu, sebaiknya setiap kata pada syair lagu diberi tanda strip (-) untuk memudahkan si pembaca.
Walaupun kesimpulan yang diperoleh dari validasi masing-masing produk lagu anak adalah bahwa,produk lagu anak sudah layak diimplementasikan tanpa revisi, akan tetapi komentar atau masukan yang diberikan oleh ahli musik sebagai validator lagu anak yang dikembangkan peneliti tetap menjadi menjadi revisi (perbaikan) produk agar lebih baik dan sempurna. Hasil validasi oleh ahli musik terhadap lagu “Aku Siap Menjaga Diriku” dapat dilihat pada lampiran 2.3 halaman 133.
Segala saran maupun masukan ahli akan digunakan peneliti pada tahap revisi (perbaikan) kedua produk lagu anak yang dikembangkan. Setelah memperoleh data validasi produk oleh ahli musik, peneliti langsung melakukan validasi kedua produk lagu anak yaitu “Aku Taat Aku Selamat” dan “Aku Siap Menjaga diriku” kepada guru kelas II SD Kanisius Pugeran Yogyakarta. Validasi produk lagu yang dikembangkan oleh guru kelas II SD ini dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2019, dan bertempat SD Kanisius Pugeran Yogyakarta. Hasil validasi produk lagu anak yang berjudul “Aku Taat Aku Selamat” oleh guru kelas II SD Kanisius Pugeran dipaparkan pada tabel 4.9 berikut ini.
75
Tabel 4. 9 Hasil Validasi Guru Kelas II SD Terhadap Lagu “Aku Taat Aku Selamat”
No Butir Penilaian Skor Kriteria
1 Memuat judul yang mendeskripsikan isi 4 Sangat Baik
2 Memuat judul yang unik dan menarik 4 Sangat Baik
3 Mencantumkan nama pencipta lagu 4 Sangat Baik
4 Menggugah semangat anak-anak untuk belajar cara menjaga keselamatan di perjalanan
4 Sangat Baik
5 Menggunakan bahasa yang sederhana 4 Sangat Baik
6 Kata-kata dalam lagu mudah dipahami anak 4 Sangat Baik
7 Syair pada lagu mudah dihafal oleh anak 3 Sangat Baik
8 Mengandung tema tentang menjaga keselamatan di perjalanan 4 Sangat Baik 9 Lagu mengandung ajakan untuk menjaga keselamatan di
perjalanan
4 Sangat Baik
10 Mengandung pesan bahwa, menaati aturan keselamatan di perjalanan adalah hal yang sangat penting
4 Sangat Baik
11 Menggunakan tempo cepat (allegro) yaitu (M.M 120) 4 Sangat Baik
12 Menggunakan birama 4/4 4 Sangat Baik
13 Menggunakan alat musik melodis dan ritmis untuk pengiring lagu
4 Sangat Baik
14 Tingkat ambitus pada lagu 4 Sangat Baik
15 Tingkat kemenarikan melodi 4 Sangat Baik
16 Tingkat kemudahan menyanyikan lagu 3 Sangat Baik
17 Tingkat pemilihan diksi 4 Sangat Baik
Jumlah 66
Rerata Skor 3,88 Sangat Baik
Hasil penilaian atau validasi lagu anak yang dikembangkan dengan judul