• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV METODE PENELITIAN

4.2. Metode Pengolahan dan Analisis Data

4.3.2. Analisis Risiko pada Kegiatan Usaha Diversifikas

Pelaku bisnis mempunyai banyak alternatif dalam melakukan investasi. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan dalam menginvestasikan dananya dengan melakukan kombinasi dari beberapa kegiatan usaha atau aset. Kombinasi dari beberapa kegiatan usaha atau aset dinamakan dengan diversifikasi. Kegiatan usaha diversifikasi juga tidak terlepas dari risiko usaha. Diversifikasi adalah salah satu upaya untuk meminimalisasi risiko yang ada. Risiko yang dihadapi disebut dengan risiko portofolio. Komoditi yang dianalisis dalam kegiatan diversifikasi adalah kombinasi dua, tiga, dan empat komoditi.

Fraction portofolio atau bobot komoditi yang diperoleh pada masing-

masing komoditi ditentukan dari perbandingan luas lahan komoditi dengan total luas lahan yang diusahakan pada kegiatan portofolio tersebut. Total bobot dari beberapa kegiatan portofolio berjumlah satu. Cara menghitung bobot portofolio pada kombinasi dua komoditi adalah:

W2(i) = W2(j) =

Dimana: W2(i) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi i W2(j) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi j

i = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas j = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas Cara menghitung bobot portofolio pada kombinasi tiga komoditi adalah: W3(i) =

W3(k) =

Dimana: W3(i) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi i W3(j) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi j W3(k) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi k

i = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas j = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas k = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas

Cara menghitung bobot portofolio pada kombinasi empat komoditi adalah: W4(i) =

W4(j) = W4(k) = W4(l) =

Dimana: W4(i) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi i W4(j) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi j W4(k) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi k W4(l) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi l

i = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas j = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas k = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas l = Komoditi tanaman hias vinca/ gloxinia/ petunia/ pentas

Setelah fraction portofolio pada tiap komoditi diperoleh, dilakukan perhitungan expected return portofolio tiap kombinasi komoditi. Cara menghitung

expected return portofolio kombinasi dua komoditi adalah:

E(Rp)2 = [E(Ri) x W2(i)] + [E(Rj) x W2(j)]

Dimana: E(Rp)2 = Expected Return Portofolio kombinasi dua komoditi E(Ri) = Expected Return komoditi i

E(Rj) = Expected Return komoditi j W2(i) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi i W2(j) = Bobot portofolio kombinasi dua komoditi j

Cara menghitung expected return portofolio kombinasi tiga komoditi adalah: E(Rp)3 = [E(Ri) x W3(i)] + [E(Rj) x W3(j)] + [E(Rk) x W3(k)]

Dimana: E(Rp)3 = Expected Return Portofolio kombinasi tiga komoditi E(Ri) = Expected Return komoditi i

E(Rj) = Expected Return komoditi j

W3(i) = Bobot portofolio kombinasi tiga komoditi i W3(j) = Bobot portofolio kombinasi tiga komoditi j

W3(k) = Bobot portofolio kombinasi tiga komoditi k

Cara menghitung expected return portofolio kombinasi empat komoditi adalah: E(Rp)4 = [E(Ri) x W4(i)] + [E(Rj) x W4(j)] + [E(Rk) x W4(k)] + [E(Rl) x W4(l)] Dimana: E(Rp)4 = Expected Return Portofolio kombinasi tiga komoditi E(Ri) = Expected Return komoditi i

E(Rj) = Expected Return komoditi j E(Rk) = Expected Return komoditi k E(Rl) = Expected Return komoditi l

W4(i) = Bobot portofolio kombinasi empat komoditi i W4(j) = Bobot portofolio kombinasi empat komoditi j W4(k) = Bobot portofolio kombinasi empat komoditi k W4(l) = Bobot portofolio kombinasi empat komoditi l

Selanjutnya dilakukan perhitungan variance untuk mengukur risiko portofolionya yang merupakan gabungan dari beberapa kegiatan usaha atau aset. Jika investasi digunakan untuk dua aset maka variance gabungan dapat dituliskan sebagai berikut (Elton dan Gruber 1995):

σ

p2

= k

2

σ

i2

+(1− k)

2

σ

j2

+ 2k (1− k) σ

ij

Dimana :

σ

p2 = Variance portofolio untuk investasi aset i dan j

σ

ij = Covariance antara investasi aset i dan j

k = Fraction portofolio pada investasi aset i

(1-k) = Fraction portofolio pada investasi aset j

Jika

σ

ij= ρij

σ

i

σ

j dimana ρij merupakan koefisien korelasi antara investasi aset i dan j maka persamaan variance portofolio dari dua aset dapat dituliskan menjadi sebagai berikut:

σ

p2 = k2

σ

i2 +(1-k)2

σ

j2 + 2 ρ i j k (1-k)

σ

i

σ

j

Nilai variance portofolio (

σ

ij2) menunjukkan ukuran risiko portofolio yang dihadapi dalam menjalankan kombinasi dari beberapa kegiatan usaha atau diversifikasi. Nilai variance portofolio sangat ditentukan korelasi diantara aset i dan j. Nilai koefisien korelasi investasi aset i dan j (ρi j) mempunyai nilai maksimum positif satu (+1) dan minimum negatif satu (-1). Beberapa kemungkinan korelasi diantara dua aset diantaranya sebagai berikut:

1. Nilai koefisien korelasi positif satu (+1) mempunyai arti bahwa kombinasi dari dua aset i dan j selalu bergerak bersama-sama.

2. Nilai koefisien korelasi negatif satu (-1) mempunyai arti bahwa kombinasi dari dua aset i dan j selalu bergerak berlawanan arah.

3. Nilai koefisien korelasi sama dengan nol (0) mempunyai arti bahwa kombinasi dari dua aset i dan j tidak ada hubungan satu sama lain.

4. Nilai koefisien korelasi sama dengan 0.5 mempunyai arti bahwa kombinasi dari dua aset i dan j tidak ada hubungan satu sama lain.

Beberapa nilai koefisien korelasi tersebut dapat menunjukkan bagaimana risiko portofolio yang dihadapi dibandingkan dengan risiko masing-masing aset atau spesialisasi.

Jika terdapat tiga aset, yaitu aset A, B dan C maka bobot untuk ketiga aset adalah wa, wb dan wc dengan jumlah ketiga bobot adalah satu (ka+kb+kc = 1). Besarnya expected return gabungan kombinasi tiga komoditas dapat dituliskan sebagai berikut (Diether 2009) :

Ři(p) = kaŘi(a) + kbŘi(b) + kcŘi(c) Dimana :

Ři (p) = Expected return investasi tiga aset yang digabungkan ka = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset A kb = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset B kc = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset C

Ři(a) = Expected return dari investasi asset A

Ři(b) = Expected return dari investasi asset B

Ři(c) = Expected return dari investasi asset C

Nilai variance gabungan ketiga aset dapat dituliskan sebagai berikut :

σi2(p) = ka 2 σi2(a) + kb 2 σi2(b) + kc 2 σi2(c) + 2kakb σij (a,b) + 2kakc σij (a,c) + 2kbkc σij (b,c)

Dimana :

σi2(p) = Variance portofolio untuk investasi tiga asset yang digabungkan σi2(a) =Variance investasi asset A

σi2(b) = Variance investasi asset B σi2(c) = Variance investasi asset C

ka = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset A kb = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset B kc = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset C

σij (a,b) = Covariance antara investasi aset pertama dan kedua, diperolehdengan rumus : ρabσaσb dimana ρab diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σij (a,c) = Covariance antara investasi aset pertama dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρacσaσc dimana ρac diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σij (b,c) = Covariance antara investasi aset kedua dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρbcσbσc dimana ρbc diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σi(a) = Standar Deviation asset A

σi(b) = Standar Deviation asset B

σi(c) = Standar Deviation asset C

Jika investasi untuk empat aset, maka asumsi jumlah bobot untuk keempatinvestasi =1 (ka+kb+kc+kd = 1). Untuk menghitung expected return gabungankeempat investasi dapat dituliskan sebagai berikut (Diether 2009):

Ři(p) = kaŘi(a) + kbŘi(b) + kcŘi(c)+ kdŘi(d) Dimana :

Ři (p) = Expected return investasi tiga aset yang digabungkan ka = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset A kb = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset B kc = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset C kd = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset D

Ři(a) = Expected return dari investasi asset A

Ři(b) = Expected return dari investasi asset B

Ři(c) = Expected return dari investasi asset C

Ři(d) = Expected return dari investasi asset D

Besarnya variance untuk empat aset dapat dituliskan sebagai berikut(mengacu Diether 2009):

σi2(p) = ka 2 σi2(a) + kb 2 σi2(b) + kc 2 σi2(c) + kd 2 σi2(d) + 2kakb σij (a,b) + 2kakc σij (a,c) + 2kbkc σij (b,c) + 2kbkd σij (b,d) + 2kckd σij (c,d) + 2kdkaσij (d,a)

Dimana :

σi2(p) = Variance portofolio untuk investasi tiga asset yang digabungkan

σi2(a) = Variance investasi asset A σi2(b) = Variance investasi asset B σi2(c) = Variance investasi asset C σi2(d) = Variance investasi asset D

ka = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset A kb = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset B kc = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset C kd = Bobot atau fraction portofolio pada investasi asset D

σij (a,b) = Covariance antara investasi aset pertama dan kedua,diperolehdengan rumus : ρabσaσb dimana ρab diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σij (a,c) = Covariance antara investasi aset pertama dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρacσaσc dimana ρab diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak berscma-sama

σij (b,c) = Covariance antara investasi aset kedua dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρbcσbσc dimana ρbc diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σij (b,d) = Covariance antara investasi aset kedua dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρbdσbσd dimana ρbd diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σij (c,d) = Covariance antara investasi aset kedua dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρcdσcσd dimana ρcd diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σij (d,a) = Covariance antara investasi aset kedua dan ketiga, diperoleh dengan rumus : ρdaσdσa dimana ρda diasumsikan nilainya +1,artinya kombinasi ketiga aset bergerak bersama-sama

σi(a) = Standar Deviation asset A

σi(b) = Standar Deviation asset B

σi(c) = Standar Deviation asset C

Dokumen terkait