BAB IV DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
C. Analisis Data
5. Analisis wawancara
Dari tabel 4.13 di atas diketahui bahwa dari 24 siswa di kelas kontrol ada 17 siswa atau sebanyak 70,83 % siswa sangat berminat mengikuti pelajaran dan ada 7 siswa atau sebanyak 29,17 % siswa yang berminat mengikuti pelajaran. Tidak ada siswa yang kurang berminat dan tidak berminat mengikuti pelajaran. Ini menunjukan bahwa siswa sangat berminat mengikuti pelajaran fisika menggunakan metode eksperimen terbimbing.
5. Analisis wawancara
Wawancara dilakukan setelah proses pembelajaran berlangsung. Wawancara ini dilakukan agar peneliti mengetahui perasaan siswa selama mengikuti pelajaran menggunakan metode eksprimen terbimbing dan kesulitan kesulitan yang dialami siswa selama proses pembelajaran. Wawancara dilakukan pada delapan orang siswa dari kelas eksperimen. Keenam siswa yang diwawancarai terdiri dari 3 orang siswa yang hasil postesnya rendah sedangkan hasil kuisionernya sangat berminat, 2 orang siswa yang hasil postesnya rendah sedangkan hasil kuisionernya berminat,
2 orang siswa yang nilai postesnya tinggi sedangkan hasil kuisionernya sangat berminat, dan 1 orang siswa yang nilai postesnya tinggi sedangkan hasil kuisionernya berminat . Transkip hasil wawancara disajikan sebagai berikut.
a. Siswa I dengan kode siswa A14
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali
Peneliti : Bagaimana perasaamu selama belajar fisika menggunakan metode eksperimen terbimbing?
Siswa : Asyik Bu, karena nggak bosanin.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak selama pelajaran? Siswa : Mengalami Ibu. Bingung
Peneliti : Apa yang membuat bingung?
Siswa : Cara melihat angka, baca alat ukurnya. Peneliti : Apakah ada kesulitan lain?
Siswa : Tidak ada Ibu.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
Siswa : Nggak ada. Kan bekelompok jadi diskusi sama teman. Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri
dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Diberitahu ibu.
Peneliti : Mengalami masalah alat saat praktikum atau nggak? Siswa : Susah membaca alat ukur.
b. Siswa II dengan kode siswa A16
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Mengalami kesulitan nggak selama pelajaran?
Siswa : Kesulitan sih, dulu pernah belajar tentang alat ukur tapi belum pernah eksperimen atau coba.
Peneliti : Apa ada kesulitan lain? Siswa : Nggak.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
data-data.
Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Lebih suka eksperimen sih, tapi juga suka dijelaskan jadi setengah-setengah. Suka eksperimen tapi kalau kita nggak tahu kita tanya terus ibu yang menjelaskan.
Peneliti : Penjelasan yang diberikan ibu saat pelajaran paham atau nggak?
Siswa : Paham.
Peneliti : Senang nggak pelajaran dengan menggunakan eksperimen? Siswa : Senang.
Peneliti : Kenapa?
Siswa : Karena kita keluar kelas, kalau di kelaskan sudah bosan banget. Terus ganti guru.
c. Siswa III dengan kode siswa A6
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Suka nggak belajar menggunakan eksperimen? Siswa : Suka, karena tidak bosan.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak selama pelajaran? Siswa : Lumayan.
Peneliti : Apa?
Siswa : Belum belajar sudah dikasih tes.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat melakukan eksperimen bersama teman-teman?
Siswa : Ada. Soalnya hanya 2 orang saja yang bekerja.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
Siswa : Mengalami. Susah saat tentang hukum II newton.
Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Lebih suka eksperimen. Tapi lebih paham dengan ceramah. Karena dijelasin sama guru jadi tidak bingung.
Peneliti : Mengalami masalah alat saat praktikum atau nggak? Siswa : Tidak.
d. Siswa IV dengan kode siswa A15
eksprimen terbimbing selama di SMA ini? Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Gimana pembelajarannya?
Siswa : Enak. Peneliti : Kenapa?
Siswa : Soalnya kita nggak pernah ke lab jarang keluar kelas. Jadi kalau keluar kelas rasanya enak aja. Belajarnya juga enak. Peneliti : Mengalami kesulitan nggak?
Siswa : Mengalami sih. Peneliti : Apa?
Siswa : Rumus. Ngapalin aja sih, mengertinya aja.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
Siswa : Nggak soalnya kerja sama teman-teman.
Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Lebih suka eksperimen sih,
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak tentang alat eksperimen. Siswa : Nggak.
e. Siswa V dengan kode siswa A3
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Mengalami kesulitan nggak selama pelajaran? Siswa : Kadang-kadang.
Peneliti : Apa yang buat sulit?
Siswa : Memahami pelajaran. Kalau pake eksperimen lumayan paham.
Peneliti : Senang nggak ikut pelajaran? Siswa : Senang.
Peneliti : Apa yang membuat senang mengikuti pelajaran? Siswa : Soalnya bisa praktek, tidak hanya dijelaskan.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
Siswa : Nggak ada.
Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Enak di lab. Karena bisa praktek. Lebih paham diberitahu. Peneliti : Mengapa lebih paham jika diberitahu oleh guru?
Siswa : Karena kita tidak perlu cari tahu sendiri, jadi gk ragu-ragu dengan jawaban
Peneliti : Mengalami masalah alat saat praktikum atau nggak? Siswa : Tidak.
f. Siswa VI dengan kode siswa A19
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Mengalami kesulitan nggak selama pelajaran? Siswa : Ada.
Peneliti : Apa yang buat sulit?
Siswa : Menentuin rumus dari data.
Peneliti : Bagaimana perasaan selama ikut pelajaran? Siswa : Senang.
Peneliti : Kenapa?
Siswa : Kan kalau sama kk kan, eksperimen jadi nggak materi terus, bacaan terus. Ada prakteknya.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
Siswa : Mengalami kesulitan. Susah membuat kesimpulan dari data yang diperoleh.
Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Lebih paham yang dikasih tahu. Kalau dari kita sendiri kan masih ragu. Lebih baik dikasih tahu.
Peneliti : Mengalami masalah alat saat praktikum atau nggak? Siswa : Tidak.
g. Siswa VII dengan kode siswa A5
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Bagaimana perasaan selama ikut pelajaran? Siswa : Senang.
Peneliti : Kenapa?
Siswa : Soalnya, biasanya fisika diajarkan di kelas menggunakan LCD, sekarangkan pake eksperimen jadi lebih asyik saja. Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari
data-data yang diperoleh?
Siswa : Mengalami kesulitan. Susah membuat kesimpulan dari data yang diperoleh.
dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Lebih mudah memahami pake eksperimen.
Peneliti : Mengalami masalah alat saat praktikum atau nggak? Siswa : Tidak.
h. Siswa VIII dengan kode A18
Peneliti : Apakah sudah pernah belajar fisika menggunakan metode eksprimen terbimbing selama di SMA ini?
Siswa : Belum pernah. Ini adalah yang pertama kali Peneliti : Bagaimana perasaan selama ikut pelajaran?
Siswa : Asyik, soalnya nggak bosanin, apalagi pake eksperimen selain cepat paham juga dapat berinteraksi dengan teman-teman.
Peneliti : Mengalami kesulitan nggak saat membuat kesimpulan dari data-data yang diperoleh?
Siswa : Mengalami kesulitan. Susah menuangkan dalam kalimat dari data-data yang diperoleh.
Peneliti : Dibandingkan eksperimen atau kalian mencari tahu sendiri dengan ceramah atau kalian diberitahu mana yang kamu lebih paham?
Siswa : Lebih menggunakan eksperimen.
Peneliti : Mengalami masalah alat saat praktikum atau nggak? Siswa : Tidak.