l
R R Square
Adjuste d R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin- Watson
1 .383
a
.146 .096 .71322 1.832
a. Predictors: (Constant),DER, PT, PN, LDR, CAR
b. Dependent Variable:ROA
Sumber: Data diolah (2021) Berdasarkan hasil uji autokorelasi dapat dilihat bahwa nilai Durbin-Watson (DW) sebesar 1,832. Untuk jumlah amatan n=90 serta jumlah variabel bebas sebanyak k=5, maka diperoleh nilai du pada penelitiaan ini sebesar 1,7758 dan nilai du sebesar 4-1,7758 = 2,2242. Hasil uji autokorelasi pada penelitian ini berada pada du < dw
< (4-du) atau 1,7758< 1,832< 2,2242, dimana dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi autokorelasi.
Uji Kelayakan Model
Uji kelayakan model dilakukan untuk membuktikan apakah model yang dianalisis memiliki tingkat kelayakan yang tinggi sehingga variabel-variabel yang digunakan mampu untuk
menjelaskan fenomena yang dianalisis (Ferdinan, 2013:142).
Uji Simultan (Uji F)
Uji simultan (Uji F) dilakukan untuk menguji apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model regresi ini mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Adapun kriteria pengambilan keputusan yaitu jika probabilitas ≤ 0,05, maka dapat dikatakan bahwa semua variabel independen dalam model ini mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen (Ghozali, 2016:99). Hasil uji simultan (Uji F) dalam penelitian ini dapat dilihat dalam Tabel 7.
Tabel 7 Hasil Uji Statistik F
ANOVAᵇ Model
Sum of
Squares D f
Mean Square
F Sig
. 1 Regressio
n
7.328 5 1.466 2.881 .019
a
Residual 42.729 84 .509
Total 50.057 89
a. Predictors: (Constant), DER, PT, PN, LDR, CAR, b. Dependent Variable:ROA
Sumber : Data diolah (2021)
Berdasarkan Uji simultan (Uji F) diperoleh nilai F sebesar 2,881 dengan nilai signifikan sebesar 0.019 yang lebih
kecil dari 0,05. Hal ini berarti bahwa secara simultan semua variabel independen yaitu kecukupan modal
(CAR), pertumbuhan nasabah (PN), penyaluran kredit (LDR) , pertumbuhan tabugan (PT) dan leverage (DER) berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen yaitu profitabilitas (ROA).
Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen.
Hasil uji koefisien determinasi (R2) dalam penelitian ini dapat dilihat dalam Tabel 8.
Tabel 8
Hasil Koefisien Determinasi (R2) Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 .383a .146 .096 .71322 1.832
a. Predictors : (Constant), DER, PT, PN,LDR, CAR b. Dependent Variable : ROA
Sumber : Data diolah (2021)
Berdasarkan Uji Koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,096 atau sebesar 0,96%
variabel profitabilitas (ROA) mampu dijelaskan oleh variabel kecukupan modal (CAR), pertumbuhan nasabah (PN), penyaluran kredit (LDR), pertumbuhan tabanan (PT), dan leverage (DER) sedangkan sisanya sebesar 99,04% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel penelitian.
Uji Signifikasi Parameter individual (Uji t)
Uji t pada dasarnya menunjukan seberapa jauh pengaruh satu variabel independent secara individual dalam
menerangkan variasi variabel dependen (Ghozali,2016:98). Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas secara parsial terhadap variabel terikat.
Pengujian ini dilakukan dengan significance level 0,05. Penerimaan atau penolakan hipotesis dilakukan dengan kriteria sebagai berikut : Jika sig t > α 0,05, maka pada variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen dan jika sig t ≤ α 0,05, maka pada variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Hasil uji signifikasi parameter individual (Uji t) dalam penelitian ini dapat dilihat dalam Tabel 9 adalah sebagai berikut :
Tabel 9
Hasil Uji Signifikansi Individual (Uji t)
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
Collinearity Statistics B Std.Error Beta t Sig. Tolerance VIF
1 (Constant) 2.419 .168 14.378 .000
CAR .018 .006 .313 2.924 .004 .887 1.128
PN .000 .003 .016 .156 .876 .992 1.008
LDR -.003 .003 -.132 -1.271 .207 .941 1.063 PT -3.6E-005 .000 -.175 -1.707 .091 .972 1.029 DER
2.37E-005 .000 .026 .239 .812 .863 1.159
Sumber : Data diolah (2021)
Berdasarkan hasil Uji t maka hasil pengujian signifikansi parsial di interprestasikan sebagai berikut:
Pengaruh kecukupan modal terhadap profitabilitas. Variabel kecukupan modal memiliki nilai t sebesar 2,924 dan signifikan sebesar 0,004 lebih kecil dari 0,05 sehingga H1 diterima. Hal ini menyatakan bahwa kecukupan modal berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Pengaruh pertumbuhan nasabah terhadap profitabilitas. Variabel pertumbuhan nasabah memiliki nilai t sebesar 0,156 dan signifikansi sebesar 0,876 lebih besar dari 0,05 sehingga H2 ditolak. Hal ini menyatakan bahwa pertumbuhan nasabah tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Pengaruh penyaluran kredit terhadap profitabilitas. Variabel penyaluran kredit memiliki nilai t sebesar -1,21 dan signifikansi sebesar 0,207 lebih besar dari 0,05 sehingga H3 ditolak. Hal ini menyatakan bahwa penyaluran kredit tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Pengaruh pertumbuhan tabungan terhadap profitabilitas. Variabel pertumbuhan tabungan memiliki nilai t sebesar -1,707 dan signifikansi sebesar 0,091 lebih besar dari 0,05 sehingga H4 ditolak. Hal ini menyatakan bahwa pertumbuhan tabungan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Pengaruh leverage terhadap profitabilitas.Variabel leverage memiliki nilai t sebesar 0,239 dan signifikan sebesar 0,812 lebih besar dari 0.05 sehingga H5 ditolak. Hal ini menyatakan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap profitabilitas.
SIMPULAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kecukupan Modal,
Pertumbuhan Nasabah, Penyaluran Kredit, Pumbuhan Tabungan dan Leverage terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) se-Kecamatan Abiansemal Periode 2017-2019. Penelitian ini menggunakan 30 sampel LPD dan 90 amatan pada LPD se-Kecamatan Abiansemal. Dimana penelitian ini menggunakan uji analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1) Kecukupan modal berpengaruh positif terhadap profitabilias. 2) Pertumbuhan nasabah tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. 3) Penyaluran kredit tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. 4) Pertumbuhan tabungan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. 5) Leverage tidak berpengaruh terhadap profitabilitas.
Penelitian ini hanya menggunakan lima variabel yaitu Kecukupan Modal, Pertumbuhan Nasabah, Penyaluran Kredit, Pertumbuhan Tabungan dan Leverage. Dilihat dari nilai determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,096 atau sebesar 0,96% variabel profitabilitas (ROA) mampu dijelaskan oleh variabel kecukupan modal (CAR), pertumbuhan nasabah (PN), penyaluran kredit (LDR), pertumbuhan tabungan (PT), dan leverage (DER) sedangkan sisanya sebesar 99,04% dipengaruhi oleh variable lain diluar variable penelitian.
Bagi penelitian selanjutnya diharapkan untuk dapat menambahkan variabel lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas ataupun menggunakan proksi yang berbeda seperti resiko kredit, likuiditas, efisiensi operasional, dana pihak ketiga, deposito.
Penelitian selanjutnya juga diharapkan dapat memperluas lokasi penelitian dengan menggunakan seluruh LPD di Bali sehingga mendapat hasil yang dapat digeneralisasikan dan dapat menambah periode dalam penelitiannya. Diharapkan pada LPD se-Kecamatan Abiansemal untuk lebih memperkuat sistem pengelolaan LPD yang masih perlu disempurnakan, baik aspek manajemen maupun sumber daya yang harus dikelola dengan optimal.
LPD juga disarankan untuk lebih meningkatkan pengelolaan modal dan mencari strategi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat agar penyaluran kredit meningkat dan menghasilkan Profitabilitas.
DAFTAR PUSTAKA
Ariani, M, W., dan Ardiana, P, A.
2015. Pengaruh Kecukupan Modal, Efisiensi, Resiko Kredit dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas LPD Kabupaten Badung. E-journal Akuntansi.
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Udayana.
Candra Dewi. 20l7. Analisis Pengaruh Perturnbuhan Tabungan, Pertumbuhan Deposito, Pertumbuhan Kredit, Dan Loan To Deposit Ration Terhadap Pertumbuhan Laba Lembaga perkreditan Desa (Study Kasus Pada Lembaga Perkreditan Desa Pekraman Ubung Periode 2013-2015). Skripsi. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati. Denpasar.
Dewi, Ayuk Marwati. 2015. Pengaruh Pertumbuhan Tabungan, Deposito, Kecukupan Modal, dan Kredit Terhadap Pertumbuhan Laba Bank Perkreditan Rakyat
Se-Kabupaten Badung. Skripsi.
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati. Denpasar.
Ghozali, Imam. 2016. Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program dengan IMB SPSS 23.
Semarang: BPFE Universitas Diponogoro.
Hendiartha, I, G, N, E., dan Suarjaya, A, A.G. 2015. Pengaruh Kecukupan Modal, Likuiditas, Net Interns Margin, dan Perputaran Kas Terhadap Profitabilitas pada LPD di Kecamatan Abiansemal. E-journal Manajemen Unud. Vol 4. No. 12.
Indrawati, Alien. 2014. Pengaruh Pertumbuhan Kredit, Tabuhgan, dan Deposito terhadap Pertumbuhan Laba PT BPR TAPA. Skripsi. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati. Denpasar.
Kasmir, 2014. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Karlina, Yesia. 2011. Pengaruh Simpanan Dana Pihak Ketiga dan Jumlah Kredit yang Disalurkan terhadap Laba Operasional PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Skripsi. Universitas Sumatera Utara.
Mukarromah, Lailatul., dan Badjra, Ida Bagus. 2015. Pengaruh Pertumbuhan Tabungan, Deposito, dan Kredit Terhadap Pertumbuhan Profitabilitas PT.
BPR Partakencana Tohpati Denpasar. E-jurnal Manajemen
Unud. Vol. 24. No. 8 Pp. 2286-2300. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud).Bali.
Munawir, S. 2012. Analisis Informasi Keuangan. Yogyakarta:
Liberty.
Novianty, Bella Dita, 2016. Pengaruh Resiko Kredit, Perputaran Kas, dan Tingkat Kecukupan Modal Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2014. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung.
Pudja, Ni Made Ayu Dwikayanthi.
2013. Pengaruh Perputaran Kredit, Kecukupan Modal, dan Jumlah Nasabah pada Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung periode 2010-2012. Sripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.
Denpasar.
Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 1988 tentang Lembaga Perkreditan Desa.
Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2002 Tentang Lembaga Perkreditan Desa.
Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2002 Tentang Lembaga Perkreditan Desa
Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Lembaga Perkreditan Desa.
Sulalisemi, K, R, Yuesti, A., dan Sudiartana, I. M. 2017.
Pengaruh pertumbuhan Kredit, Tabungan, dan Deposito Terhadap Profitabilitas pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Sukawati periode 2014-2016. Skripsi.
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati. Denpasar.
Swastini, A, A, Ayu Sri Yuni. 2016.
Pengaruh Tingkat Perputaran Kas, Perputaran Kredit, Tingkat Kecukupan Modal, dan Jumlah Nasabah Terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan Periode 2012-2015. Skripsi. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati. Denpasar.
Trisnayanti, K, U, Sinarwati, N, K., dan Purnamawati, I, G, A. 2015.
Pengaruh Modal, Efisiensi Operasi, dan Pertumbuhan Kredit Terhadap Profitabilitas
LPD di Kabupaten
Karangasem. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi).
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Undiksha. Bali.
Taswan. 2010. Manajemen Perbankan Konsep, Teori, dan Aplikasi.
Edisi II. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Triani. 2016. Pengaruh Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga dan Kredit Terhadap Pertumbuhan Laba PT. BPR Parasari Sibang.
Skripsi. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati.
Denpasar.
Trijayanti. 2010. Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Profitabilitas Bank. Skripsi.
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama. Bandung.
Undang-Undang No. 1 tahun 1998, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan
PENGARUH KECANGGIHAN TEKNOLOGI INFORMASI, KEMAMPUAN