• Tidak ada hasil yang ditemukan

405 : ASURANSI RANGKA KAPAL DAN PENERBANGAN

I. ASURANSI RANGKA KAPAL DAN TANGGUNG GUGAT TERKAIT SASARAN

Untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang terperinci tentang risiko rangka kapal dan risiko tanggung gugat terkait dan asuransinya. Akan bermanfaat bagi mereka yang terlibat dalam jasa pialang asuransi yang lebih luas atau yang memberikan pelayanan asuransi untuk asuransi marine dan mereka yang ingin memperluas pengetahuannya pada bidang ini.

PENGETAHUAN DASAR

Pengetahuan dasar yang dimiliki mungkin tidak ditampilkan secara rinci tetapi merupakan bagian dari silabus mata ujian ini dan dapat diujikan. Kandidat diasumsikan sudah menguasai pengetahuan dalam prinsip-prinsip fundamental asuransi sebagaimana tercakup dalam mata ujian 101 dan 102.

RINGKASAN HASIL BELAJAR

1. Mengetahui unsur-unsur utama dari risiko rangka kapal dan risiko tanggung gugat terkait.

2. Mengetahui hukum lingkungan dari pelayaran dan memahami implikasinya untuk asuransi rangka kapal dan asuransi protection and indemnity (P&I).

3. Memahami ruang lingkup jaminan dari asuransi rangka kapal, asuransi tanggung gugat dan jenis-jenis asuransi terkait untuk kapal, pelabuhan dan terminal dan penerapannya dalam praktek.

4. Mengetahui ruang lingkup dari asuransi protection and indemnity (P & I) dan bagaimana hal itu disediakan.

5. Memahami dan menerapkan pertimbangan penting underwriting dalam asuransi

marine.

6. Memahami investigasi klaim, penanganan dan prosedur penyelesaiannya dalam asuransi marine.

SILABUS

1. Mengetahui unsur-unsur utama dari risiko rangka kapal dan risiko tanggung gugat terkait.

1.1. Dunia pelayaran secara garis besar.

1.2. Berbagai jenis kapal (termasuk kapal kargo, kapal penumpang, kapal lepas pantai, kapal kerja dan khusus, kapal pesiar dan pleasure craft, penyimpanan

produksi terapung dan pembongkaran kapal), karakteristik utama dan

perdagangan/operasionalnya.

1.3. Batas navigasi dan Bidang Persepsi Peningkatan Risiko untuk risiko marine dan risiko perang.

1.4. Keuangan kapal dan persyaratan mortgagees dan lessors.

2. Mengetahui hukum lingkungan dari pelayaran dan memahami implikasinya untuk asuransi rangka kapal dan asuransi protection and indemnity (P & I). 2.1. Hukum lingkungan.

2.1.1. Undang-Undang Asuransi Marine (MIA 1906) – elemen-elemen penting yang relevan dengan risiko rangka kapal dan tanggung gugat terkait.

2.1.2. IMO dan Konvensi Internasional.

2.1.3. Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) - Wilayah perairan dan zona ekonomi eksklusif.

2.1.4. General Average dan York-Antwerp Rules.

2.1.5. Bendera Negara dan Regulasi pelabuhan negara dan pengawasannya; Nota Kesepahaman Paris (MOU).

2.1.6. Hak gadai maritim. 2.2. Hukum - Keamanan:

2.2.1. Konvensi Keselamatan Jiwa di Laut (SOLAS) - termasuk regulasi tentang tabrakan.

2.2.2. Kode Manajemen Keselamatan Internasional (ISM).

2.2.3. Kode Kapal Internasional dan Keamanan Pelabuhan (ISPS). 2.2.4. Klasifikasi societies dan Klasifikasi Kapal.

2.3. Hukum – Polusi:

2.3.1. Marine Pollution Covention (MARPOL).

2.3.2. Civil liability untuk Oil Pollution Damage (limitation convention) dan protocols.

2.3.3. Fund Convention dan protocols. 2.3.4. Bunker Convention.

2.3.5. US Pollution Act 1990. 2.3.6. HNS Covention. 1

2.4. Hukum - Batasan lain untuk Tanggung gugat.

2.4.1. London Convention1976 dan protokol 1996. 2.4.2. Athena Convention 1974 dan protokol 2002.

2.4.3. Hague, Hamburg, Hague-Visby dan Rotterdam rules. 2.4.4. Removal of Wreck Convention dan Recycling Convention. 2.5. Hukum – Charterparties.

2.5.1. Time and Voyages Charterparties. 2.5.2. Slot Charterparties.

2.6. Hukum – Towage.

2.6.1. Standar kondisi towage – standar Inggris,TOWCON dan, TOWHIRE. 2.7. Hukum – Salvage.

2.7.1. Salvage Convention1989. 2.7.2. Lloyd’s Open Form.

2.7.3. Perbedaan antara kontraktual dan salvage murni. 2.7.4. Klausul SCOPIC.

3. Memahami ruang lingkup jaminan dari asuransi rangka kapal, asuransi tanggung gugat dan jenis-jenis asuransi terkait untuk kapal, pelabuhan dan terminal dan penerapannya dalam praktek.

3.1. Jaminan pokok.

3.1.1. Tipikal isi polis.

3.1.2. Jaminan yang disediakan meliputi sebagai berikut :  Institute Time Clauses - hulls 1/10/83.

Internasional Hull Clauses 2003.

International Navigating Conditions (01/11/2003). Institute Warranties (1.7.76).

Institute Time Clauses - Hulls – Port Risks (including limited

navigation).

American Institute Hull Clauses. Norwegian Marine Insurance Plan.

Institute War and Strikes Clauses - Hulls – Time. Institute Clauses for Builders Risks.

London Marine Construction All Risks Wordings. Institute Yacht Clauses.

3.1.3. Jaminan disediakan untuk increase value, disbursements, hull

interest, freight interest and excess liabilities.

3.2. Masalah jaminan lainnya.

3.2.1. Navigating Clauses – Area dari Persepsi Peningkatan Risiko yang diterbitkan oleh Joint War Committee.

3.2.2. Klausul yang umumnya digunakan di pasar – Sewa Peralatan,

Parts Ashore, Small General Average, Full Value.

3.2.3. Kehilangan Sewa dan asuransi pemilik kapal lainnya terhadap kerugian financial.

3.2.4. Charterers’ liability - jaminan disediakan oleh klausul di pasar. 3.2.5. Jaminan tanggung jawab gugat lainnya terkait dengan maritim

secara garis besar (misalnya Shiprepairers ', Towage, Terminal

Operators', Spesialist operations, Charterers, Maritime Employers, Marina Operator liabilities, dll).

4. Mengetahui ruang lingkup dari asuransi protection and indemnity (P & I)

dan bagaimana hal itu disediakan.

4.1. Pasar khusus untuk penutupan asuransi P & I.

4.1.1. Perbedaan antara klub-klub grup Internasional dan penyedia jasa lain untuk asuransi P & I.

4.2. Jaminan yang disediakan oleh klub-klub grup international.

4.2.1. Jaminan yang disediakan untuk kapal kargo dan kapal penumpang. 4.2.2. Jaminan yang disediakan untuk kapal-kapal yang terlibat dalam

"Operasi khusus".

4.2.3. Jaminan yang disediakan untuk charterers.

4.2.4. Discretionary Cover ("Omnibus Clause") - "poolable". 4.2.5. Jaminan “non-poolable” lain yang bisa diperoleh. 4.2.6. Asuransi Freight Defence and Demurrage (“FD&D”). 4.2.7. Batas-batas tanggung gugat yang disediakan oleh Klub. 4.3. Memahami interaksi antara asuransi P & I dan

4.3.1. Asuransi rangka kapal. 4.3.2. Asuransi War.

4.3.3. Compulsory insurance certificates.

5. Memahami dan menerapkan pertimbangan penting underwriting dalam asuransi marine.

5.1. Persepsi risiko dan evaluasi dalam asuransi rangka kapal, charterers liability, dan asuransi P & I.

5.1.1. Variasi profil risiko pada kapal yang berbeda Jenis, bendera, klasifikasi, kepemilikan dan manajemen.

5.1.2. Efek dari berbagai jenis pengaturan pembiayaan kapal.

5.1.3. Karakteristik risiko penting lainnya; efek geografi/lokasi, volume perdagangan, dan pola perdagangan.

5.1.4. Variasi dalam penilaian kapal dan implikasi ratingnya.

5.2. Pencegahan kerugian dan manajemen risiko – metode yang digunakan dan kepentingannya.

6. Memahami investigasi klaim, penanganan dan prosedur penyelesaian klaim pada asuransi marine.

6.1. Peran berbagai pihak dalam investigasi, penanganan dan penyelesaian klaim. 6.2. Penggunaan laporan survei marine dan dokumen pendukung klaim lainnya. 6.3. Penerapan persyaratan Institute Time Clauses dan Institute War and Strikes

Clauses dalam tipikal skenario klaim.

6.3.1. Praktikal adjustment klaim untuk kerugian sebagian, aktual dan Constructive

6.3.3. Penyelesaian klaim general average, salvage charges, dan sue and

labour expenses.

6.3.4. Penyelesaian klaim untuk collision liability. 6.4. Penanganan klaim oleh P & I Clubs.

6.5. Penyelesaian klaim tanggung gugat untuk pelabuhan, terminal,

shiprepairers, pembuat kapal dan charterers.

KEPUSTAKAAN Bacaan Utama :

Study text P98 : Marine Hull And Associated Liabilities - The Chartered Insurance Institute

Bacaan Tambahan:

1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran. 2. Jurnal AAMAI.

3. Buku/diktat yang diterbitkan oleh lembaga-lembaga pendidikan asuransi di Indonesia yang berhubungan dengan asuransi rangka kapal dan dan tanggung gugat terkait.

4. Arnould’s law of marine insurance and average. J Gilman, Robert M Merkin et al.17thed. London: Sweet & Maxwell, 2008.

5. Elemen of shipping. A E Branch, 8th ed. Abington, Oxfordshire: Routledge, 2007. 6. The law of marine insurance, H N Bennett, 2nd ed. Oxford: Oxford University

Press, 2006

7. Marine insurance claims. J Kenneth Goodacre. 3rd ed. London: Witherby, 1996. 8. Marine insurance clauses, N Geoffrey Hudson, T Madge. 4th ed. London: Informa. 9. Professional, 2005.

10. Guidelines to charterparties, towage contracts and their insurances. A S Bashford, London: Witherby, 1997.

11. Dictionary of insurance. C Bennett. London: Pearson Education, 2004. 12. Marine encyclopaedic dictionary. Eric Sullivan. 3rd ed. London: LLP, 1999. 13. P&I clubs: law and practice. S J Hazelwood. 4th ed. London: LLP, 2010.

14. Witherby’s encyclopaedic dictionary of marine insurance. R H Brown. London : Witherby, 2005.

Catatan:

Walaupun ujian akan menguji materi sesuai silabus, kandidat disarankan untuk membaca sumber-sumber pengetahuan tambahan dan 10% dari nilai ujian dialokasikan untuk pengetahuan dari sumber-sumber dan penggunaan contoh yang relevan.

II. ASURANSI PENERBANGAN DAN ANTARIKSA.

KANDIDAT HARUS MAMPU MEMAHAMI: