• Tidak ada hasil yang ditemukan

Atribut dalam Pembangunan Pabrik Rumput Laut

DAFTAR TABEL

IV. HASIL KEGIATAN

4.5 Penyusunan Panduan Penentuan Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut di 7 Kabupaten

4.5.3 Atribut dalam Pembangunan Pabrik Rumput Laut

Dimensi Bahan Baku

Tabel 12. Atribut dan Kriteria Penentu Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut untuk Dimensi Bahan Baku

No Atribut Kriteria

1 Ketersediaan bahan baku Tidak tersedia

Tersedia tetapi kurang (bergantung musim) Tersedia melimpah (tidak tergantung musim) 2 Kualitas bahan baku Tidak baik/jelek

Cukup baik

Sesuai standar bahan baku rumput laut Di atas standar bahan baku rumput laut 3 Kemudahan memperoleh bahan baku Sangat sulit Sulit Mudah Mudah sekali 4 Fluktuasi kualitas Tinggi

Sedang Rendah 5 Fluktuasi harga Tinggi

Sedang Rendah

6 Supply chain Tidak ada

Jarang Selalu ada 7 Pembelian bahan baku Tidak bersaing

Bersaing Corporate

Dimensi Sosial Budaya

Tabel 13. Atribut dan Kriteria Penentu Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut untuk Dimensi Sosial Budaya

No Atribut Kriteria

1 Pendidikan formal Tidak mengenyam pendidikan SD SMP SMA Perguruan Tinggi 2 Penerimaan masyarakat lokal Tidak baik Cukup baik Baik Sangat baik 3 Ketersediaan SDM lokal Tidak tersedia

Cukup tersedia Banyak tersedia 4 Toleransi masyarakat Tidak ada toleransi

Cukup ada toleransi Ada toleransi

5 Konflik sosial Banyak sekali konflik di masyarakat Cukup ada konflik di masyarakat Tidak ada konflik di masyarakat 6 Pengaruh pemuka

masyarakat

Tidak ada pengaruh pemuka masyarakat Cukup ada pengaruh pemuka masyarakat Banyak pengaruh pemuka masyarakat 7 Politisasi massa Ada

Tergantung situasi Tidak ada

8 UMR Rendah

Sedang Tinggi

Analisis dan Kajian Pembangunan Kelautan dan Perikanan (Refocusing) 50

Dimensi Ekonomi

Tabel 14. Atribut dan Kriteria Penentu Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut untuk Dimensi Ekonomi

No Atribut Kriteria

1 Akses ke pasar luar negeri Tidak tersedia Tersedia 2 Akses ke pasar dalam negeri Tidak tersedia

Tersedia 3 Keberadaan skim kredit Tidak ada

Cukup banyak Tersedia banyak 4 Sistem pembelian bahan baku Tidak langsung

Langsung dari petani 5 Peran pedagang pengumpul Rendah

Sedang Tinggi

6 Sistem penjualan ke Luar Negeri Tidak langsung (sistem kontrak) Langsung (PO/Purchase Order) 7 Diversifikasi produk Tidak ada

Ada

8 Profit Tidak menguntungkan

Cukup menguntungkan Menguntungkan

9 Subsidi Tidak ada

Ada, kecil Ada, besar 10 Fasilitas dan stimulus fiskal Tidak tersedia

Tersedia 11 Tingkat permintaan produk

karagenan SRC luar negeri

Rendah Sedang Tinggi 12 Tingkat permintaan produk

karagenan SRC dalam negeri

Rendah Sedang Tinggi 13 Kontribusi terhadap PAD Rendah

Sedang Tinggi

Dimensi Teknologi

Tabel 15. Atribut dan Kriteria Penentu Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut untuk Dimensi Teknologi

No Atribut Kriteria

1 Transfer teknologi Tidak ada Buruk Sedang Baik 2 Penerapan sertifikasi SKP, HACCP Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan efektif 3 Teknologi pembibitan rumput laut Tidak ada

Ada tapi tidak optimal Ada dan optimal 4 Teknologi budidaya rumput laut Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan efektif 5 Teknologi pemanenan rumput laut Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan efektif 6 Teknologi informasi produk rumput laut Tidak ada

Ada tapi tidak optimal Ada dan optimal 7 Teknologi produk olahan rumput laut Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan efektif 8 Teknologi penanganan limbah rumput

laut

Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan efektif

Analisis dan Kajian Pembangunan Kelautan dan Perikanan (Refocusing) 52

Dimensi Infrastruktur

Tabel 16. Atribut dan Kriteria Penentu Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut untuk Dimensi Infrastruktur

No Atribut Kriteria

1 Aksesibilitas dari dan ke lokasi Buruk Sedang Baik 2 Ketersediaan dan kemudahan bahan

pendukung industri (bahan kimia)

Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 3 Ketersediaan lahan (clean and clear) Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan berperan optimal 4 Ketersediaan air dan kualitasnya (1:10) Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 5 Ketersediaan bahan bakar (solar,

batubara yang tidak perlu di datangkan dari luar daerah)

Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 6 Ketersediaan listrik Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 7 Sarana transportasi perdagangan darat

dan laut

Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 8 Fasilitas sarana pelabuhan Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 9 Fasilitas gudang Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 10 Fasilitas perbankan Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik 11 Fasilitas pasar Tidak tersedia

Tersedia namun tidak memadai Tersedia dengan kualitas baik

Dimensi Kelembagaan dan Hukum

Tabel 17. Atribut dan Kriteria Penentu Kesiapan Pembangunan Pabrik Rumput Laut untuk Dimensi Kelembagaan dan Hukum

No Atribut Kriteria

1 Fasilitas investasi dan perijinan Tidak ada

Ada namun terbatas Ada dan memadai 2 Intervensi pemerintah/

kementerian non KKP di dalam dukungannya thd industri

Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan berperan optimal 3 Keberadaan perangkat peraturan

adat yang mendukung

Tidak ada

Berperan namun terbatas Berperan optimal 4 Kerja sama lintas sektoral/

kementerian/ SKPD

Tidak efektif karena bersifat politis Tidak efektif karena kendala internal dan saling tumpang tindih

Efektif dan tidak saling tumpang tindih 5 Pembinaan dari lembaga

keuangan

Tidak ada Ada 6 Kerja sama pemerintah pusat

dan daerah

Tidak efektif karena bersifat politis Tidak efektif karena kendala internal dan saling tumpang tindih

Efektif dan tidak saling tumpang tindih 7 Kemitraan dengan zone 2 dan

lembaga lain seperti Koperasi (pasca panen – depo

penyimpanan, lantai jemur, dll)

Tidak ada

Ada tapi tidak efektif Ada dan berperan optimal 8 Dampak lingkungan Buruk

Sedang Baik

9 Otonomi daerah Tidak membantu

Membantu namun tidak sepenuhnya Membantu sepenuhnya

10 Calon pengelola Penunjukan Pemilihan Lelang

Analisis dan Kajian Pembangunan Kelautan dan Perikanan (Refocusing) 54 4.5.3 Manfaat Analisis MDS

Analisis yang digunakan dengan menggunakan pendekatan MDS akan menghasilkan indeks kesiapan lokasi yang merupakan suatu status kesiapan suatu lokasi (kabupaten) yang merupakan calon lokasi pabrik rumput laut, yang berupa angka /nilai dilihat dari berbagai dimensi keberlanjutan sebagai referensi yang dapat digunakan untuk penentuan kebijakan pembangunan pabrik rumput laut. Tabel 18. Kategori status keberlanjutan pembangunan pabrik rumput laut

berdasarkan nilai indeks hasil analisis

Indeks Kategori ≤ 24,9 Tidak berkelanjutan 25 – 49,9 Kurang berkelanjutan 50 – 74,9 Cukup berkelanjutan > 75 Berkelanjutan Sumber: Susilo (2003)

Hal ini diharapkan dapat menjawab permasalahan di lapangan dimana selama ini hampir semua hibah pabrik tidak ada yang operasional hal ini disebabkan karena dibangun tanpa adanya studi keberlanjutan. Selain itu ada pabrik hibah yang operasional tetapi terkendala oleh issue pembelian bahan baku. Selain itu dalam analisis ini juga dilakukan analisis sensitivitas yang akan menghasilkan atribut mana yang paling sensitif memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan pabrik rumput laut di calonmlokasi pembangunan. Peran masing-masing atribut terhadap nilai indeks keberlanjutan dianalisis dengan “attribute leveraging”, sehingga terlihat perubahan ordinasi apabila atribut tertentu dihilangkan dari analisis. Selanjutnya dapat diformulasikan rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong pabrik rumput laut berkelanjutan dengan memperhatikan atribut-atribut sensitif terhadap keberlanjutannya.