p e n g u s a h a p e l a j a r a n d a n p e r u s a h a a n PELAJARAN.
s - 33-47, Overg. bep fatsal 4; S. 33-49, pernjataan berlaku fatsal 320-322 terhadap kapal2 orang Indonesia).
p ‘ hJQt« memperlakukan fatsal 314-319 terhadap kapal orang? Indonesia, li- (t *v ^3 — 49 )
320. Fatsal 320. Pengusaha pelajaran, ialah orang, jang meng- j gunakan kapal untuk pelajaran dilautan dan untuk didjalankan ' sendiri atau menjuriih mendjalankan oleh seorang naehoda, jang be- ! kerdja padanja. (K. 309 dst., 323, 341, 453, 751; B.W. 806, 813). 321. Fatsal 321. Pengusaha pelajaran terikat oleh perbuatan hu- kum, dari mereka, jang bekerdja tetap atau untuk sementara waktu pada kapal, dilakukan dalam pekerdjaan dalam batas wewenangnja.
Ia bertanggung djawab terhadap kerugian, jang karena per buatan tidak sjah dari mereka, jang bekerdja tetap atau untuk . sementara waktu pada kapal atau bekerdja diatas kapal untuk ke pentingan kapal atau muatan, dalam hubungan kerdjanja atau dalam melaksanakan tugasnja ditimbulkan terhadap pihak ketiga. (B.W. 1233, 1367; K. 318, 322, 326, 331, 342, 344, 358 a 3, 360-363, 365. 373, 397, 474, 525, 539, 541, 751). , 322. Fatsal 322. Mereka jang sebelum penjewaan atau pemin- djaman untuk digunakan suatu kapal jang ditjatat dalam daftar kapal, berdasar apa jang ditentukan dalam ajat pertama dari fatsal duluan, mendapatkan penagihan terhadap penjewa atau pemin- djam dapat djuga menagih pemilik kapal, ketjuali djika mereka pada waktu timbulnja penagihan mengetahui adanja penjewaan atau pemindjaman. (Tbs. 7).
Pemilik jang sudah membajar untuk penagihan tersebut dapat menuntut terhadap penjewa atau pemindjam. (B.W. 1548, 1740: K. 314, 751).
323. Fatsal 323. (Dirob : S. 38-1 jo 2). Djika suatu kapal men- djadi miliknja beberapa orang, jang setjara lain dari pada berdasar- kan suatu persetudjuan perseroan, seperti dimaksud dalam bab tiga dari buku pertama, digunakan untuk pelajaran dilautan atas biaja bersama, terdapat antara mereka suatu perusahaan pelajaran.
(B.W. 514, 1618; K. 324 dst.).
324. Fatsal 32k. Keanggautaan perusahaan pelajaran berpindah seluruh atau sebagiannja dengan adanja pemindahan hak memiliki kapal seluruhnia atau sebagiannja. (B.W. 514, 1641; K. 313, 323. 333).
325.
Fatsal
325. Perusahaan pelajaran tidak petjah dengan mati-nja, pailitnja, ditempatkarmja dalam rumah sakit djiwa karena gib atau dibawah pengampuan, salah seorang anggauta. (B.W. 433 d st ' 1646; K. 333, 335, 340 e; F. 19, 22 dst., 34, 55, 60-62; Krankz. 10 dst. 22 dst., 37).
Keanggautaan perusahaan pelajaran tidak dapat dilepaskan djuga tidak dapat keanggautaan seorang anggauta perusahaan pela jaran dinjatakan hapus.
326. Fatsal 326. Terhadap perikatan2 perusahaan pelajaran par.', anggautanja bertanggung djawab, tiap seimbang dengan bagiannjs dalam kapal (K. 18, 321, 323 dst., 333, 340).
327. Fatsal 327. Dalam tiap perusahaan pelajaran dapat diangkat seorang pemegang buku. Seorang pesero dapat diangkat mendjadi pemegang buku. (B.W. 1792 dst.; K. 15 dst., 36 dst., 323, 329, 331 dst., 333, 334 3; Tbs. 19 3).
328. Fatsal 328. Djika pemegang buku anggauta perusahaan pe lajaran, ia, djika perusahaan pelajaran memberhentikan hubungan- nja kerdja, berhak menagih, agar bagiannja diambil alih oleh perusahaan dengan harga sesuai dengan nilai ditentukan oleh achli, ketjuali perusahaan menghentikan hubungannja kerdja karena alasan jang mendesak.
Pemegang buku mempunjai hak jang sama, djika ia memutus- kan hubungan kerdja berdasarkan alasan penting, dikenakan padanja karëna kesengadjaan atau kesalahan perusahaan pelajaran. (B.W. 1603e dst., 1603°, p; K. 329, 333).
329. Fatsal 329. Pengangkatan dan pemetjatan pemegang buku tidak dapat ditangkiskan pada pihak ketiga, ketjuali ia tahu dalam hal ini, selama pentjatatan tentang hal itu tidak terdjadi dalam daftar kapal. (K. 314, 327 dst., 333; Tbs. 7).
330. Fatsal 330. Djika dari daftar kapal tidak ternjata tentang pengangkatan seorang pemegang buku atau menurut daftar orang jang diangkat untuk itu meninggal dunia, dimasukkan dalam rumah sakit djiwa karena gila, ditempatkan dibawah pengampuan, dinjata kan djatuh pailit, atau tidak berumah di Indonesia, perusahaan pelajaran baik dalam maupun diluar hukum, diwakili dan dapat dilakukan usahanja oleh seorang atau lebih dari antara anggauta— nja, asalkan dengan sendirian atau ber-sama2 merupakan pemilik dari lebih dari separoh kapal.
Djika dari daftar kapal tidak ternjata tentang pengangkatan seorang pemegang buku atau djika salah satu keadaan termaksud dalam ajat satu dari fatsal ini terdjadi, perusahaan pelajaran me nurut hukum berkedudukan dikantór penjimpan daftar pokok untuk pendaftaran kapal. (B.W. 17 dst., 433 dst.; K. 314, 323, 327, 333; Krankz. 10 dst., 22 dst., 37; Tbs. 7).
331. Fatsal 331. Pemegang buku wenang mengadakan hubungan usaha dengan pihak ketiga untuk perusahaan pelajaran dan mewa- kilinja baik dalam maupun diluar hukum, dalam semua hal jang berhubungan dengan pemakaian kapal sesuai dengan tudjuannja.
Pembatasan wewenang pemegang buku hanja dapat ditangkis kan pada pihak ketiga, djika pihak ketiga mengetahuinja. (K. 323, 327 dst., 329, 332 dst., 338 dst., 340-d; Tbs. 7).
332. Fatsal 332. Suatu putusan hakim, jang didapat terhadap pe rusahaan pelajaran atau terhadap pemegang buku, dapat dilaksa- nakan terhadap kekajaan bersama dari para anggauta perusahaan pelajaran. (K. 323, 327, 333, 361).
333. Fatsal 333. Terhadap peraturan dari fatsal 324-332 tid a K dapat diadakan penjimpangan dengan persetudjuan. (AB. 23). 334. Fatsal 33If. Semua putusan, mengenai hal ichwal p e r u s a h a a i1
pelajaran, diputuskan dengan suara terbanjak dari para a n g g a u t a -
perusahaan pelajaran.
Bagian jang terketjil memberikan satu suara; tiap bagian j a n » lebih besar memberikan sedjumlah suara seimbang dengan p erb a n - dingan beberapa kali besar dari jang terketjil.
Putusan tentang pengangkatan pemegang buku, jang tida.1^ berumah di Indonesia, bukan anggauta perusahaan pelajaran ataU- jang bukan kaula-negara Nederland atau jang menurut algemene*
maatregel van bestuur termaksud dalam fatsal 311 kitab undang’- ini tidak merupakan perseroan jang dipersamakan dengan kaula- negara Nederland, dan putusan tentang pendjualan kapal jang tida.*< dimuka umum dan tentang pemetjahan perusahaan pelajaran s e lama waktu dimuati atau dalam pelajaran disjaratkan adanja k a t a sepakat. (B.W. 14 dst.; K. 313, 327, 330, 335, 337, 340 d, g, 453 d s t- ; Zeebr. 2).
335. Fatsal 335. Djika karena tidak ada kata sepakat p em a k a ia ii kapal terhalang, hakim dapat, atas permintaan salah seorang a t a u beberapa anggauta perusahaan pelajaran dan sesudah m e n d e n g a r atau memanggil semua anggauta dengan tjara jang semestinja, m e - merintahkan pendjualan kapal setjara umum. (K. 321, 334, 340 e) . 336. Fatsal 336. Tiap anggauta perusahaan pelajaran wadjib, s e imbang dengan bagiannja, membantu dalam biaja pengeluaran p e rusahaan pelajaran. (K. 326, 340).
337. Fatsal 337. Djika diputuskan untuk memperbaiki kapal, k e tjuali selama dalam melakukan pelajaran, atau mengadakan p e l a jaran baru, tiap anggauta dari perusahaan pelajaran, jang tid a l-c turut menjetudjui putusan, dapat menghendaki, agar mereka, j a n g turut menjetudjui putusan, mengambil alih bagiannja, dengan n i l a i .
jang pada saat ia menghendaki pengambilan alih, ditentukan o l e h
seorang achli. -u-i
Ia harus memberitahukan kehendaknja tentang p en gam bilan alih pada pemegang buku atau, djika tidak ada pemegang b u k u . pada mereka, jang menjetudjuinja, dalam satu bulan, s e s u d a h k e - putusan diberitahukan kepadanja. , -i i-. -u •
Tiap hari mereka, jang wadjib mengambil alih, dari b a g i a n jang diambil alih, mendapat sebagian, seimbang dengan b a g ia n n ja . jang ia miliki serta dalam kapal. (K. 323, 327 dst., 334, 338 2, 3 6 2 ) „ 338. Fatsal 338. Terhadap perusahaan pelajaran pemegang b u k n selalu wadjib berbuat sesuai dengan peraturan, jang mendjadi d a s a r Pengangkatannja dan perintah jang diberikan berdasar pengan§-_ katannja.
Ketjuali diika tentang hal itu ada persetudjuan lain, ia minta putusan dari perusahaan pelajaran, sebelum mulai mengadakan pe lajaran baru m e n g a d a k a n perbaikan luar biasa atau mempertang gungkan kapal, mengangkat atau m em etjatnachoda.
Selandiutnia w e n a n g n j a , djuga dalam hubungannja dengan pe rusahaan nelaiaran dinilai sesuai dengan ketentuan dalam a j a t satu fatsal 331 (B W 1792 dst.; K. 323, 327 dst., 337, 339, 341e, 362, 364, 395 dst., 408, 411, 592 dst.).
339. Fatsal 339 P e m e g a n g buku harus memperhatikan kepen tingan perusahaan pelajaran, seperti seorang pengusaha pelajaran, memperhatikan kepentinganja sendiri. Ia harus memenuhi semua kewadjiban, jan g ditentukan oleh undang2 terhadap seorang pengu
saha pelajaran. , . ,
Ia bertano-o-uno- djawab terhadap para anggauta perusahaan pe lajaran t e n t a n o - k e r u g i a n , jang diderita k a r e n a kesengadjaannja atau kesalahannja (B W. 1800 dts.; K. 327, 331, 338).
340. Fatsal 31tü Para anggauta perusahaan pelajaran membagi keuntungan dan kerueian seimbang dengan bagiannja jang ia m iliki serta pada kapal. (B.W . 1633; K. 323, 326, 336).
340a. Fatsal 3h0a Pemegang buku memberikan pada tiap ang gauta perusahaan pelajaran atas permmtaannja keterangan dan pendjelasan tentang semua hal jang berhubungan dengan perusahaan pelajaran dan memperlihatkan semua buku, surata dan nasltah2, ja n g berhubungan dengan pengurusannja. (B.W. 1802; K. 6, 12).
340b. Fatsal SJfOb Pemegang buku wadjib, memberikan perhi tungan dan pertanggungan djawab tentang pengurusannja pada pa ra anggauta perusahaan pelajaran, sebanjak dikehendaki menurut kebiasaan, tapi sedikitnja sesudah achir satu tahun, dengan mem- pertundjukkan semua tailda2 bukti jang bersangkutan dengan pe ngurusannja, dan memberikan keuntungan pada mereka menurut haknja.
Penagihan hak terhadap pertundjukan perhitungan dan tang- gung djawab kedaluwarsa sesudah lampau sepuluh tahun dari djangka waktu iang- berhubungan dengan perhitungan dan pertang gungan djawab. (B.W. 1802, 1805, 1967; K. 323, 340c dst., 364; Rv. 764 dst.).
340c. Fatsal Slfic. Tiap anggauta perusahaan pelajaran w adjib memeriksa dan menutup perhitungan dan pertanggungan djawab pemegang buku dan m embajar pada pêmegang buku bagian ja n g terdapat didalamnja jan g mendjadi haknja. (B.W. 1807. dst.; K. 323, 340b, d ; Rv. 775).
340d. Fatsal 3Jf0d. Persetudjuan perhitungan dan pertanggungan djawab oleh suara terbanjak dari para anggauta perusahaan pela jaran hanja mengikat mereka jan g menjetudjuinja, ketjuali bahwa
itu djuga mengikat seorang anggauta lain jang tidak menjetudjui j perhitungan dan pertanggungan djawab, djika ia tidak nienentang ■ perhitungan dan pertanggungan djawab, dimuka hakim dalam djang ka waktu tiga tahun, sesudah ia dapat mengetahui dan sesudah per setudjuan oleh suara terbanjak diberi tahukan padanja dengan, tertulis. (K. 323, 334, 337, 340b dst.).
340e.
Fatsal SlfOe.
Djika diputuskan untuk memetjahkan perusa-! haan pelajaran, kapal harus didjual. Suatu putusan atau perintah menurut fatsal 335, untuk mendjual kapal sama dengan putusan pemetjahan perusahaan pelajaran. (B.W. 1457 dst.; K. 323, 325, 334, 362).340f.
Fatsal
340f.
Sesudah putusan pemetjahan perusahaan pela-| jaran tetap ada sepandjang dibutuhkan untuk pemberesan.• Pemegang buku, djika ia ada, ditugaskan untuk pemberesan. (K 32, 56, 323, 327).
31
f
0g. Fatsal Slfig.
Dihapus : S. 38-1 jo 2.(Karena S. 34-214 jis 38-1 dan 2, mulai berlaku 1 April 1938 bab 3 dan 4 dari Buku II diganti dengan bab2 baru jang tertera dibawah. untuk sedapat mungkin menjesuaikan peraturan dengan undang: 14 Djuni 1938, N.S.-30-240. Sebelumnja bab ke 3 seluruhnja, bat ke-4 sebagian dirobah dengan S. 33-47, perobahan mana sebeluir. berlaku, ditjabut dengan S. 38-1. Bab ketiga berlaku terhadap orang; Indonesia menurut S. 33-49 jis 34-214, 38-2 hal. 752 Engelbrecht 1954).