• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Mengajar: Materi Pelajaran Kelas Bayi September 2005: Aku Bertumbuh Seperti Yesus

Dalam dokumen publikasi e-binaanak (Halaman 165-171)

Bahan Mengajar: Materi Pelajaran Kelas Bayi September

2005: Aku Bertumbuh Seperti Yesus

Tujuan:

1. Anak menyadari bahwa dirinya sedang bertumbuh/bertambah besar.

2. Anak mau membaca Kitab Suci (melalui gambar dengan bantuan orang tua) dan berdoa di rumah.

Lagu Tema:

Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari Aktivitas:

4 September 2005 : Menanam biji kacang hijau (dibawa pulang)

11 September 2005 : Koleksi foto anak-anak mulai bayi hingga sekarang 18 September 2005 : Tuhan Yesus juga bertumbuh mulai bayi hingga dewasa 25 September 2005 : "When I grow up" (cita-citaku)

Dekorasi:

1. Foto/gambar bayi, anak kecil, anak besar, remaja, hingga dewasa. 2. Gambar Tuhan Yesus, sejak bayi hingga dewasa.

3. Gambar keluarga Tuhan Yesus.

4. Gambar Alkitab, anak sedang membaca Alkitab, anak sedang berdoa. 5. Gambar berbagai profesi/pekerjaan.

Permainan dan alat peraga:

1. Perpustakaan -– buku-buku tentang Tuhan Yesus, pertumbuhan anak, dan beragam pekerjaan.

2. Bayi dan perlengkapannya (boneka bayi, botol, dot, mangkuk dan sendoknya, dll.).

3. Alkitab bergambar, Alkitab LAI untuk dewasa.

4. Gambar-gambar untuk diwarna (gambar bayi, anak, dan beragam profesi). 5. Permainan "when I grow up" (dokter-dokteran, pertukangan, "building blocks",

dan perlengkapan kostum untuk bermain peran, cermin).

6. Sudut pertukangan (carpenter) dan gambar Tuhan Yesus sedang membantu ayahnya bekerja.

Penjelasan:

Setiap Minggu, anak akan mengikuti susunan acara yang sama, tapi dengan pusat aktivitas yang berbeda. Tema sama selama satu bulan akan dibagi menjadi 4 -- 5

 

subtema setiap minggunya. Setiap bulan selalu ada satu lagu tema yang dinyanyikan terus.

Rancangan susunan acara kebaktian anak kelas bayi: 08.30 -– 08.45 : Bermain bebas

08.45 -– 09.00 : Pujian pembukaan, Doa pembukaan, Pujian 09.00 –- 09.15 : Lagu Tema, Pusat Aktivitas

09.15 -– 09.45 : Sudut Aktivitas

09.45 –- 10.00 : Membereskan mainan, Persembahan, Lagu Tema, Doa penutup 4 SEPTEMBER 2005

Pusat Aktivitas: Menanam Kacang Hijau

Bahan yang disediakan: gelas es krim plastik, air, kapas, dan kacang hijau secukupnya. Guru mengajak (dan membantu) anak menanam kacang hijau. Guru meminta anak menyiram kacang hijau setiap hari dan melihat pertumbuhannya.

Sudut Aktivitas:

1. Perpustakaan mini.

Sediakan buku-buku tentang tubuh manusia, makanan yang sehat, cerita Tuhan Yesus sewaktu bayi dan anak-anak.

2. Bermain peran (role play).

Sediakan cermin dan berbagai kostum orang dewasa untuk dikenakan oleh anak. 3. Mengukur tinggi dan berat badan anak.

Sediakan "growth chart" dan timbangan, minta anak berdiri untuk diukur tinggi dan ditimbang berat badannya.

Pesan hari ini adalah setiap anak bertumbuh. Untuk mengenalkan konsep tumbuh, anak bereksperimen dengan menanam kacang hijau, dan diberi tugas untuk mengamati pertumbuhannya selama satu minggu dengan merawat dan memeliharanya. 11 SEPTEMBER 2005

Pusat Aktivitas:

Membandingkan foto anak waktu bayi dan saat ini.

Seminggu sebelumnya, mintalah orang tua untuk membawa foto anak waktu masih bayi dan fotonya yang terbaru. di kelas sekolah minggu, ajak anak untuk melihat dan

 

Ajak juga anak untuk melihat gambar Yesus sewaktu masih bayi dan waktu sudah dewasa.

Sudut Aktivitas: 1. Merawat bayi.

Sediakan berbagai perlengkapan bayi, seperti botol, dot, boneka bayi, tempat mandi, mangkuk, sendok, dan lain-lain. Ajak anak untuk memeragakan

bagaimana merawat bayi. 2. Keterampilan tangan.

Sediakan gambar bayi dan anak yang "sudah besar", minta anak untuk

mewarna/mengecap/menempel stiker di atasnya. Bisa juga dengan mengurutkan gambar mulai bayi hingga dewasa. Minta anak-anak untuk menjiplak tangan mereka sendiri di atas sebuah kertas karton berwarna, lalu gunting. Tempel foto mereka sewaktu bayi dan yang paling baru di atas karton bentuk tangan tersebut. 3. "Growth chart" (kartu pertumbuhan) dan timbangan.

Minta anak untuk membandingkan siapa yang paling tinggi dan paling berat di antara mereka.

4. Perpustakaan mini.

Pesan hari ini adalah Yesus juga pernah bertumbuh dari bayi hingga dewasa. Saya ingin bertumbuh besar seperti Yesus.

18 SEPTEMBER 2005 Pusat Aktivitas:

Pertukangan

Ceritakan pada anak bahwa ayah Yesus bekerja sebagai tukang kayu dan sejak kecil Yesus rajin membantu ayah-Nya. Ajak anak bermain peran sebagai Yesus kecil yang sedang membantu ayahnya membuat perabot dari kayu. Sediakan permainan bongkar-pasang dari kayu (toolbench, "hammer set", dan lain-lain).

Sudut Aktivitas: 1. Di dapur.

Sediakan berbagai peralatan dapur dan ajak anak untuk misalnya,

mempersiapkan sarapan sendiri (dari roti tawar diberi mentega dan gula atau lainnya yang sederhana sehingga anak bisa melakukannya dengan seminim mungkin bantuan dari orang dewasa).

2. Di kamar tidur.

Sediakan berbagai perlengkapan tidur, seperti piyama, selimut, bantal, guling, dan lain-lain. Kemudian, minta anak menata sendiri tempat tidurnya, melipat selimut, dan lain-lain.

 

Pesan hari ini adalah saya "sudah besar" dan saya bisa melakukan banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh para bayi. Saya ingin seperti Yesus yang rajin membantu orang tua.

25 SEPTEMBER 2005 Pusat Aktivitas:

"When I Grow Up" (ketika aku bertumbuh).

Sediakan berbagai gambar orang dengan berbagai profesi. Ceritakan pada anak bahwa orang-orang dewasa tersebut semuanya bekerja untuk menjadi berkat bagi orang lain, dan Tuhan Yesus senang bila kita bisa menolong orang lain yang membutuhkan. Misalnya, pendeta dan misionaris, "song leader" dan pemimpin koor, guru, dokter, arsitek, dan lain-lain.

Sudut Aktivitas:

1. Bermain peran/role play.

Sediakan kostum dan peralatan dari berbagai profesi. 2. Keterampilan tangan.

Sediakan gambar untuk diwarna atau menempel dan pekerjaan tangan lainnya. 3. Perpustakaan mini.

Pesan hari ini adalah saya mau tumbuh menjadi orang dewasa yang menyenangkan hati Tuhan Yesus. Yesus ingin saya membantu orang lain yang membutuhkan.

) Bahan ini merupakan arsip dari Materi Kelas Bayi GKI Beringin Semarang dan GKT Semarang.

Diambil dari:

Nama situs: Indonesia-educenter.net Penulis: Meilania

Alamat URL:

http://indonesia-educenter.net/index.php?option=com_content&task=view&id=185&Itemid=128

Warnet Pena: Blog Seputar Anak dan Ayah Bunda di

SABDA Space

http://www.sabdaspace.org/kategori/anak

http://www.sabdaspace.org/kategori/ayah_bunda

Ingin mendapatkan opini-opini ringan, segar, namun layak untuk diperhitungkan sebagai bacaan berbobot Anda? Silakan kunjungi blog-blog seputar anak dan ayah bunda

dalam komunitas blogger Kristen, SABDA Space, yang dapat memberikan wawasan baru bagi para pembacanya. Berikut beberapa blog yang dapat disimak.

 

Melatih Anak untuk Peka

http://www.sabdaspace.org/melatihi_anak_untuk_peka Mengasuh Anak adalah Pelayanan Terpenting

http://www.sabdaspace.org/mengasuh_anak_adalah_pelayanan_terpenting Guru Kencing, Murid ....

http://www.sabdaspace.org/guru_kencing_berdiri_murid Dunia Anak:

Sebuah Keajaiban

http://www.sabdaspace.org/dunia_anak_sebuah_keajaiban

Jika Anda tertarik menjadi bagian dari komunitas blogger Kristen, SABDA Space, silakan daftarkan diri Anda dan jadilah bagian dari orang-orang yang selalu rindu menyuarakan aspirasinya demi kemuliaan nama Tuhan.

Oleh: Davida (Redaksi)

Mutiara Guru

menerima kita apa adanya, dan tidak mencari penerimaan dari pihak lain yang Jika kita menerima setiap anak apa adanya mereka, maka mereka pun akan mungkin akan menjerumuskan mereka.

 

e-BinaAnak 377/Maret/2008: Kebutuhan

Anak untuk Dicintai

Salam dari Redaksi

Shalom,

Tidak sedikit para mantan pecandu narkotika yang memberikan kesaksian bahwa awal mula mereka terjerumus menggunakan barang terlarang itu karena tidak adanya

perhatian dan kurangnya cinta dari keluarga mereka. Akhirnya, kebutuhan untuk dicintai yang mereka rindukan tersebut didapatkan dari teman-teman mereka, yang pada

akhirnya justru memberikan pengaruh buruk bagi diri mereka.

Apakah kita ingin hal tersebut terjadi pada anak-anak yang telah Tuhan percayakan untuk kita didik dan asuh? Tentu saja tidak, bukan? Anak benar-benar merupakan pribadi yang unik, yang memerlukan perhatian khusus dari orang tua maupun

pendidiknya. Yesus telah terlebih dahulu memberikan teladan bagaimana seorang anak harus diperlakukan sehingga mereka akan selalu merasa dikasihi. Saat para murid memarahi anak-anak yang ingin datang kepada Yesus, Dia justru menyuruh anak-anak itu mendekat, Dia menyentuh, bahkan memberikan pelukan kasih kepada setiap anak. Saat ini, yang Dia inginkan adalah agar melalui setiap pendidik, baik itu orang tua maupun guru, anak-anak dapat merasakan kasih-Nya. Oleh karena itu, kita semua bertugas memenuhi kebutuhan rasa cinta yang sangat diperlukan oleh setiap anak. Simaklah dua artkel dalam edisi e-BinaAnak minggu ini, yang berisi tentang bagaimana orang dewasa dapat memenuhi kebutuhan anak akan rasa cinta tersebut. Jangan lupa, bagi para guru sekolah minggu, ada aktivitas khusus yang dapat membawa anak melihat bahwa mereka adalah pribadi yang istimewa di mata Tuhan.

Kami mengajak Anda untuk menuliskan opini dalam bentuk artikel, blog, maupun komentar-komentar Anda mengenai kebutuhan anak atau wacana lain seputar dunia anak dalam "Network Anak" di situs In-Chris.Net <

http://www.in-christ.net/komunitas_umum/network_anak>.

Selamat melayani dan kasihilah anak-anak layan Anda dengan kasih Kristus! Pemimpin Redaksi e-BinaAnak,

Davida Welni Dana

Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu." (Amsal 29:17)

 

Dalam dokumen publikasi e-binaanak (Halaman 165-171)