• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN SWEETBERRY AGROWISATA

Bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) merupakan aktivitas komunikasi pemasaran yang termasuk dalam bagian kegiatan promosi. Bauran komunikasi pemasaran merupakan suatu upaya untuk menyebarkan informasi mengenai Sweetberry Agrowisata, baik informasi mengenai jasa maupun produk yang ditawarkan atau lokasi agrowisata tersebut. Aktivitas komunikasi pemasaran melalui bauran komunkasi pemasaran diharapkan dapat mempengaruhi/membujuk, dan mengingat informasi mengenai produk ataupun jasa yang ditawarkan oleh unit usaha yang bersangkutan. Selain itu, informasi mengenai Sweetberry Agrowisata yang disampaikan melalui bauran komunikasi pemasaran diharapkan dapat mendorng minat khalayak luas untuk berkunjung dan menikamti wisata-wisata yang ditawarkan. Menurut Kottler dan Keller (2009) menyatakan bahwa bauran komunikasi pemasaran terdiri dari delapan model komunikasi pemasaran, yaitu iklan, promosi penjualan, acara dan pengalaman, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran langsung, pemasaran interaktif, pemasaran dar mulut ke mulut dan penjualan personal. Pembahasan ini menjelaskan mengenai bentuk-bentuk komunikasi pemasaran yang telah diterapkan oleh Sweetberry Agrowisata. Adapun pelaksanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Sweetberry Agrowisata dari delapan bentuk komunikasi pemasaran tersebut, yaitu berupa periklanan, hubungan masyarakat, dan pemasaran dari mulut ke mulut, dan pemasaran langsung.

Periklanan (Advertising)

Periklanan merupakan aktivitas komunikasi pemasaran nonpersonal mengenai produk atau jasa oleh suatu unit usaha kepada sasaran publik melalui media, seperti televisi, radio, koran, majalah, reklame, dan sebagainya. Periklanan memiliki jangkuan yang cukup luas. Kegiatan periklanan yang dilakukan oleh Sweetberry Agrowisata, yaitu diantaranya menggunakan leaflet, website, dan spanduk. Informasi yang disampaikan melalui leaflet berisi mengenai wisata- wisata yang ditawarkan, paket rombongan wisata edukasi, wahana permainan, harga-harga paket wisata, dan lokasi Sweetberry Agrowisata yang lengkap dengan denah lokasi. Namun penyebaran leaflet belum dilakukan secara rutin dan jangkauan nya belum secara luas. Penyebaran leaflet sebelumnya pernah disebarkan dikawasan Jakarta dan Bogor, tepatnya disebarkan ke sekolah-sekolah TK dan PAUD yang menjadi sasaran utama. Sekolah-sekolah TK dan PAUD menjadi sasaran utama dikarenakan lokasi agrowisata yang terbatas yang belum dapat menampung pengunjung rombongan dengan jumlah banyak. Selain itu, leaflet juga disebarkan dan disediakan di lokasi Sweetberry Agrowisata untuk pengunjung yang langsung datang ke lokasi.

Pemasangan media spanduk dilakukan dari daerah Ciawi sampai lokasi agrowisata. Pemasangan spanduk yang paling dominan ada disekitar kawasan Cipanas. Tujuan dari pemasangan spanduk, yaitu untuk menginformasikan wisata yang ditawarkan oleh Sweetberry Agrowisata serta lokasi keberadaan agrowisata.

Media spanduk berisi informasi mengenai harga tiket masuk dan lokasi keberadaan agrowisata karena Sweetberry Agrowisata memiliki dua lokasi, yaitu di Puncak Ressort dan Puncak Cipanas. Namun, media spanduk sifatnya tidak tahan lama dan cepat rusak. Pemasangan spanduk biasa dipasang kembali pada saat libur-libur tertentu, seperti tahun baru, idul fitri, dan liburan sekolah.

Gambar 5 Website dan leaflet Sweetberry Agrowisata

Selain leaflet, dan spanduk, Sweetberry Agrowisata juga menggunakan media internet sebagai media periklanan untuk mempromosikan Sweetberry Agrowisata yaitu melalui website. Publik dapat mengakses situs www. sweetberry-agrowisata.com untuk memperoleh informasi mengenai lokasi, wisata- wisata yang ditawarkan, fasilitas, wahana permainan, harga peket wisata, dan foto-foto mengenai kondisi Sweetberry Agrowisata. Namun, penggunaan media website ini sudah lama tidak diperbaharui kembali seperti menambahkan informasi mengenai cabang baru Sweetberry Agrowisata di Puncak Ressort. Hal ini dikarenakan pihak pengelola sedang fokus pada kegiatan budidaya stroberi dan sayur-sayuran yang lebih ditingkatkan lagi untuk mempersiapkan jumlah pengunjung yang diperkirakan akan ramai pada bulan-bulan liburan sekolah mendatang dan hari idul fitri.

Hubungan Masyarakat (Public Relations)

Menurut Kotler dan Keller (2009) menyatakan bahwa hubungan masyarakat merupakan kegiatan komunikasi pemasaran yang meliputi berbagai program untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau produk perusahaan. Hubungan masyarakat yang dilakukan oleh Sweetberry Agrowisata adalah dengan mengadakan lomba-lomba mewarnai antar siswa TK dan PAUD yang dilaksanakan dilokasi agrowisata. Pihak Sweetberry Agrowisata langsung menginformasikan mengenai lomba-lomba mewarnai tersebut ke sekolah-sekolah yang menjadi sasaran mereka, yaitu sekolah TK dan PAUD. Tujuan diadakannya lomba-lomba mewarnai, yaitu yang secara tidak langsung mempromosikan keberadaan agrowisata dan menarik perhatian sasaran pengunjung. Alasan memilih sekolah TK dan PAUD karena jumlah siswa-siswa yang tidak terlalu banyak sehingga dapat mencukupi dengan kapasitas agrowisata yang terbatas.

Pengadaan lomba-lomba mewarnai dan lomba-lomba lainnya biasa dilakukan setiap tahunnya. Sweetberry Agrowisata belum pernah melakukan kegiatan komunikasi pemasaran publikasi seperti pada sebuah majalah, koran, atau media publikasi lainnya.

Pemasaran Langsung (Direct Marketing)

Pemasaran langsung (direct marketing) merupakan aktivitas komunikasi pemasaran yang bersifat interaktif, yang memanfaatkan satu atau beberapa media untuk menjangkau konsumen sehingga dapat menimbulkan respon yang terukur atau transaksi di sembarang lokasi (Tjiptono 2008). Kegiatan pemasaran langsung yang dilakukan oleh Sweetberry Agrowisata yaitu melalui media jejaring sosial yaitu facebook. Pada media sosial facebook ini terdapat informasi mengenai Sweetberry Agrowisata.

Gambar 6 Facebook Sweetberry Agrowisata

Pemanfaatan media sosial ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin berinteraksi secara langsung dengan pihak pengelola, seperti konsumen yang ingin bertanya-tanya mengenai Sweetberry Agrowisata. Namun, penggunaan jejaring sosial Sweetberry Agrowisata belum terlalu aktif dalam mempromosikan wisata-wisata maupun produk-produk agrowisata tersebut. Menurut pengelola Sweetberry Agrowisata mengatakan bahwa informasi pada media yang digunakan memang tidak diperbaharui secara rutin dan sudah lama tidak diperbaharui kembali. Hal ini dikarenakan pengelola sedang tidak memfokukan pada kegiatan promosi, lebih memfokuskan pada kegiatan budidaya seperti budidaya stroberi dan sayur-sayuran. Pihak pengelola tidak ingin mengecewakan pengunjung yang datang apabila buah stroberi atau sayur-sayuran yang ada di kebun sedikit jumlahnya. Pihak pengelola baru akan mempromosikan kembali jika buah-buah stroberi dan sayur-sayuran sekiranya sudah cukup baik agar tidak mengecewakan pengunjung nantinya.

Pemasaran dari Mulut ke Mulut (Word of Mouth)

Pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) dapat dikatakan efektif untuk suatu usaha kecil, dimana didalamnya terdapat hubungan yang lebih pribadi yang dapat dirasakan langsung oleh konsumen (Kottler dan Koller 2009). Kegiatan promosi melalui pemasaran mulut ke mulut ini bukan merupakan proses komunikasi pemasaran yang dilakukan langsung oleh pihak Sweetberry Agrowisata, melainkan dilakukan oleh konsumen melalui perbincangan. Berikut penuturan dari responden yang berkunjung ke agrowisata ini.

Saya tahu lokasi kebun stroberi ini dari guru-guru di sekolah TK yang pernah kesini sebelumnya untuk rombongan wisata edukasi. Awalnya nanya-nanya ke guru-guru dari sekolah TK lain soal tempat wisata yang bagus untuk acara perpisahan TK, trus ada yang kasih tau saya tentang kebun stroberi ini. Baru setelah itu saya cari tahu lebih lanjut di internet. Kemudian baru dari pihak sekolah setuju untuk mengadakan acara perpisahan TK di kebun stroberi ini..” (L, 47 tahun).

Bentuk komunikasi pemasaran ini dapat terjadi karena ada nya kesan mendalam yang diperoleh konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan sehingga konsumen tersebut menyampaikan informasi mengenai produk atau jasa yang dia ketahui kepada kerabat dekatnya yang dapat membuat ketertarikan atau malah sebaliknya. Selain itu, bentuk komunikasi pemasaran ini tidak memerlukan biaya yang besar, namun dapat memberikan dampak yang besar untuk unit usaha. Menurut pihak pengelola Sweetberry Agrowisata pemasaran dari mulut ke mulut lebih efektif dilakukan, sebagian besar pengunjung mengetahui informasi keberadaan Sweetberry Agrowisata dari kerabat dekat, baik keluarga maupun teman dekat.

KARAKTERISTIK PENGUNJUNG SWEETBERRY