• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Produk Pertanian

Bauran Pemasaran merupakan salah satu strategi pemasaran untuk meningkatkan jumlah penjualan sebuah produk. Seiring dengan perkembangan zaman, kini orientasi berpikir perusahaan tidak saja pada penciptaan produk unggul, namun bagaimana kepuasan konsumen menjadi tujuan utama. Bauran pemasaran dirumuskan menjadi 4P (Product, Price, Promotion dan Place).

1. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Produk Pertanian di PT. Yakult Indonesia Persada Mojokerto

a. Penerapan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Produk Pertanian di PT. Yakult Indonesia Persada

1) Product (produk)

Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, diperoleh dan digunakan atau dikonsumsi untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan yang berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Pada Perusahaan PT Yakult Indonesia Persada produk yang ditawarkan adalah minuman susu fermentasi yang mengandung bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan bakteri merugikan di dalam

pencernaan. Bahan baku yang digunakan adalah bakteri Lactobacillus casei Shirota strain hidup, susu bubuk skim, glukosa dan sukrosa, perisa yakult dan air.

Produk yang dihasilkan oleh PT Yakult Indonesia Persada tidak pernah mengalami perubahan. Komposisi yang digunakan juga tetap. Alasan yang mendasari adalah karena segmentasi pasar produk yakult adalah semua orang. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga konsistensi produk bagi kesehatan pencernaan konsumen. Inovasi yang dilakukan oleh PT Yakult Indonesia Persada dapat dilihat dari kemasan produk. Kemasan produk yakult di Indonesia memang tidak mengalami perubahan, namun inovasi tersebut dilakukan pada pembuatan kemasan produk yakult di negara lain. Yakult memasukkan kreatifitas, budaya, dan sesuai dengan kebutuhan di berbagai negara, sehingga terlihat perbedaan pada kemasan dan volume produk yakult dari berbagai negara. Dapat dibilang produktifitas yakult tinggi namun minim inovasi.

2) Price (harga)

Harga adalah sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk atau mengganti hal milik produk. Harga meliputi last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price. Satu botol yakult berisi 65 ml. Satu banded berisi 5×65 ml dengan harga yang ditawarkan untuk 1 pack yakult adalah Rp. 6000,00-. Produk ini dapat ditemukan dimana saja, harga ini relative murah untuk minuman probiotik terutama untuk kalangan menengah keatas yang peduli akan kesehatan keluarga. Anjuran dari PT Yakult Indonesia Persada adalah jika kita ingin hidup sehat, maka kita harus meminum yakult 2 kali sehari. Hanya dengan sekitar Rp. 2500,- per hari kita dapat merasakan manfaat kesehatan dari minuman yakult. Untuk pedagang tidak perlu khawatir, karena produk

yakult dapat dibeli dari produsen dengan harga sangat murah, sehingga laba yang didapatkan tidak akan berkurang. Sejak awal kemunculan, yakult merupakan minuman kesehatan yang tidak banyak mengalami perubahan, baik dari bentuk, komposisi, takaran, bahkan harga. Harga produk yakult tidak mengalami fuktuasi di tengah gejolak perokonomian dunia. Konsistensi segmentasi pasar yakult bagi seluruh orang membuat PT Yakult Indonesia Persada selalu menjaga kualitas produk yang berbanding lurus dengan harga yang terjangkau, sehingga baik orang tua maupun anak kecil sekalipun dapat membeli produk tersebut dengan mudah dan terjangkau.

3) Place (tempat)

Berada di kawasan industri Ngoro Industri Persada Blok CC-1, Mojokerto, Jawa Timur. Dipilihnya kawasan tersebut adalah karena dapat mempermudah proses distribusi produk minuman ke wilayah Indonesia bagian timur. Proses delivery yang mudah ke daerah Jawa Timur, Sulawesi, dan Kalimantan sebagai perluasan pasar menjadi alasan utama pemilahan lokasi di daerah tersebut. Pabrik di Ngoro berkapasitas produksi sekitar 1,2 juta botol yakult perhari. Jumlah tersebut sudah merupakan pembagian sebanyak sepertiga dari kapasitas produksi di pabrik 1 yang berada di Sukabumi, Jawa Barat. Dengan membuat pabrik baru di Ngoro tersebut, yakult mampu meningkatkan produksi minuman kesehatan tersebut dan mempermudah proses distribusi ke seluruh Indonesia.

4) Promotion (promosi)

Promosi adalah berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi antara lain sales promotion, advertising,

sales force, public relation, and direct marketing. Promosi yang dilakukan oleh PT Yakult Indonesia Persada antara lain:

a) Periklanan (Advertising)

Yakult Mengiklankan produknya menggunakan media elektronik seperti TV dan radio, Media cetak seperti majalah dan koran, serta internet dengan situs resminya yaitu www.yakult.co.id, serta melalui berbagai media sosial seperti facebook, twitter, dan kaskus. Namun, tentu saja masyarakat paling mengingat produk yakult berkat iklannya di TV. Yakult mempunyai tagline, “Cintai Ususmu Minum Yakut Tiap Hari”. Ketika masyarakat mendengar tagline ini di TV, tagline tersebut langsung memberikan masyarakat pesan dan kesan jika meminum yakult setiap hari akan membuat usus kita sehat dan membuat yakult menjadi produk yang wajib dikonsumsi oleh masyarakat setiap hari. Yakult memilih tagline ini tentu saja sangat berarti. Cintai usus adalah cara baru untuk peduli terhadap diri sendiri. Usus adalah organ tubuh yang penting agar tubuh menjadi bugar, kuat, dan segar. Jika usus kita baik maka kitapun bisa hidup dengan baik pula.

b) Promosi Penjualan (Sales Promotion)

Yakult juga pernah memberikan promo harga di warung dan supermarket dengan ‘beli 5 gratis 1 “. Yakult Lady pun akan memberikan kita harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di warung ketika mereka berkunjung ke rumah-rumah warga. Biasanya mereka akan menawarkan produk Yakult yang dijual dengan setengah harga dibandingkan dengan di warung dan di supermarket.

c) Hubungan Masyarakat (Public Relation)

PT Yakult Indonesia Persada membangun hubungan masyarakat yang baik melalui sistem distribusi Yakult Lady. Sistem distribusi Yakult Lady yaitu sistem pendistribusian Yakult oleh ibu-ibu rumah tangga kepada masyarakat di lingkungan

tempat tinggal mereka. Ketika melayani masyarakat, Yakult Lady memberikan informasi kesehatan kepada pelanggan, sehingga Yakult Lady disebut pula sebagai “Pusat Informasi Berjalan”. Para sales Yakult ini memiliki wilayah pemasaran yang tetap sehingga bisa mendorong keakraban yang berlanjut antara sales dengan para konsumen. Beberapa sales yang komunikatif dan luwes bahkan merasa memiliki banyak teman dan kerabat baru yang didapatkan selama mereka bertugas. Keterampilan berkomunikasi akan menjadi modal utama bagi para sales ini dalam meningkatkan target penjualannya. Yakult Lady yang secara tidak langsung juga bertugas mengampanyekan program kunjungan pabrik. Program kunjungan ke pabrik yakult membuat pengunjung dapat melihat secara langsung proses produksi Yakult.

d) Penjualan Pribadi (Personal Selling)

Tenaga sales yang rata-rata ibu rumah tangga mungkin lebih menarik simpati dan membuat para calon konsumen tak tega untuk menolaknya. Berbeda dengan sales produk produk otomotif yang lebih menonjolkan penampilan fisik , para sales yakult adalah ibu-ibu yang rata-rata berusia 30 - 50 tahun, namun penampilan fisiknya sangat bersahaja dan menawarkan keramahan dan kehangatan yang mungkin tidak bisa kita dapatkan saat berbelanja di pasar swalayan. Strategi pendekatan sisi kemanusiaan yang tengah ditawarkan produsen Yakult ini tampaknya cocok dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang masih sangat erat memegang teguh nilai- nilai kekeluargaan.

b. Hambatan dan Cara Mengatasi Hambatan Bauran Pemasaran (Marketing mix) di PT. Yakult Indonesia Persada.

Produk minuman kesehatan yakult sangat sensitive terhadap temperature. Perubahan temperature sangat berpengaruh terhadap bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang terdapat dalam minuman yakult. Bakteri

yakult harus dipertahankan hidup, karenanya harus di usahakan agar setelah dibotolkan, bakteri-bakteri tersebut tidak lagi melakukan proses fermentasinya. Untuk itu yakult harus selalu disimpan di dalam pendingin (dibawah 10ºC) karena penyimpanan didalam pendingin akan menjaga bakteri yakult tetap non aktif. Berkenan dengan itu untuk menjaga mutunya, distribusi yakult ditangani langsung oleh staf perusahaan. Dan apabila bilamana minuman Yakult disimpan di atas 10ºC maka bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang terdapat dalam minuman yakult Tidak baik untuk dimnum lagi dan rasanya menjadi lebih asam karena bertambahnya bakteri yang tidak dibutuhkan begitu banyak.

2. Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan

a. Penerapan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Produk Pertanian di Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan. 1) Product (Produk).

Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, diperoleh dan digunakan atau dikonsumsi untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan yang berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Pada Perusahaan Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan, produk yang ditawarkan kepada konsumen sangat beragam. Sebagian besar diantaranya adalah produk dengan bahan baku ubi jalar. Perusahaan ini mengolah ubi jalar menjadi berbagai macam olahan seperti bakpia, French fries, es krim telo, nugget, mie telo, keripik brownies, dan produk unggulan mereka yaitu bakpao telo, serta masih banyak lagi hingga tahung 2008 tercatat perusahaan ini sudah membuat inovasi produk sampai dengan 40 jenis. Selain mengolah ubi jalar, perusahaan ini juga mengolah hasil pertanian lain berupa buah-buahan yang diekstrak menjadi sari buah dan dijadikan keripik dimana produksi olahan buah tersebut

disesuaikan dengan permintaan konsumen serta musim panen masing- masing buah.

2) Price (Harga)

Bauran harga berkenaan dengan kebijakan strategis dan taktis Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus dikeluarkan seorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen. Pada perusahaan Sentra Pengembangan Agirbisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan, harga yang ditawarkan bermacam-macam tergantung beberapa faktor, diantaranya jenis olahan, jenis bahan baku yang diolah, serta berat produk di setiap kemasan. Misalnya untuk kue telo dijual dengan harga mulai dari Rp 1000,00 sampai Rp 10.000,00, harga hot dog telo Rp 5000,00 serta telo oven Cilembu seharga Rp 10.000,00

3) Promotion (Promosi)

Bauran promosi meliputi berbagai metode, yaitu Iklan, Promosi Penjualan, Penjualan Tatap Muka dan Hubungan Masyarakat. Pada Perusahaan Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan, kegiatan promosi yang dilakukan cukup beragam. Diantaranya adalah dengan memasang baliho di sepanjang jalan utama Pasuruan, serta memasang papan penanda baik di depan pusat oleh-oleh maupun di wilayah produksi telo. Selain itu, perusahaan ini juga membagikan brosur/leaflet bagi para pengunjung. Brosur tersebut berisi informasi mengenai profil perusahaan dan macam-macam produk yang ditawarkan beserta keunggulannya dibandingkan dengan produk lain. Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan juga membuat website berisi profil perusahaan dan informasi produk yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Merupakan keputusan distribusi menyangkut kemudahan akses terhadap jasa bagi para pelanggan. Tempat dimana produk tersedia dalam sejumlah saluran distribusi dan outlet yang memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh suatu produk. Produk yang dihasilkan oleh Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan tergolong mudah didapatkan oleh para konsumen. Selain dapat diperoleh di outlet Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan di Pasuruan, produk- produk perusahaan ini juga mudah ditemukan di berbagai macam pedagang, toko, atau pusat oleh-oleh di seluruh Jawa Timur dengan harga terjangkau.

b. Hambatan dan Cara Mengatasi Hambatan Bauran Pemasaran (Marketing mix) di Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan.

Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan dalam melakukan bauran pemasaran mengalami hambatan dan kendala. Hambatan dan kendalanya adalah dalam pemasaran produk berbahan dasar telo memiliki waktu kadaluwarsa yang relatif singkat karena produk di Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan tidak menggunakan bahan pengawet sehingga produk tertentu tidak dapat dijual di luar daerah seperti bakpao telo. Selain itu, Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan belum dapat melakukan ekspansi perusahaan terkait dengan belum adanya wilayah yang sesuai yang mudah dalam memperoleh bahan baku. Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan memproduksi dengan bahan utama ubi jalar sehingga harus ada wilayah yang sesuai dimana mudah dalam menemukan bahan baku ubi jalar yang mendukung proses produksi. Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu Repoeblik Telo Pasuruan hanya menjual produk-produknya yang bertahan lama seperti bakpia telo dan cookies keluar daerah sehingga tetap menjaga kualitas. Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu

Repoeblik Telo Pasuruan tidak melakukan ekspansi hingga sekarang agar tetap dapat berproduksi sesuai bahan baku yang telah tersedia.