BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Deskripsi Data Hasil Penelitian
1. Deskripsi Data Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas) 57
Data variabel X diperoleh dari 52 siswa yang dijadikan sebagai responden. Dari hasil tersebut, peneliti mengumpulkan dan mengelompokkan data mengenai pengaruh kemampuan guru mengelola kelas. Data dapat dilihat secara rinci pada tabel sebagai berikut.
Tabel 4.2 Data Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
Responden Variabel X Responden Variabel X
R 1 112 R 27 122
b. Hasil Analisis Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas) 1) Rentang Nilai (r)
r = Nilai Tertinggi − Nilai Terendah = 124 − 63
4) Tabel Distribusi Frekuensi Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
X
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021
Berdasarkan data distribusi di atas dapat digambarkan distribusi variabel X sebagai berikut:
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021 Gambar 4.1 Distribusi Frekuensi Variabel X (Kemampuan Guru
Mengelola Kelas) 5) Mean, Median dan Modus
Tabel 4.4 Mean, Median dan Modus Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
Statistics X
N Valid 52
Missing 0
Mean 104,0192
Median 105,5000
Mode 92,00
Std. Deviation 14,38884
Range 61,00
Minimum 63,00
Maximum 124,00
Sum 5409,00
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021 Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa nilai rata-rata dari variabel Y adalah 104,01, nilai tengah yang didapatkan sebesar 105,50, nilai yang sering muncul 92, dan nilai standar deviasi sebesar 14,388.
Untuk mengetahui tinggi rendahnya pemberian kompensasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a) Perhitungan nilai rata-rata (Mi) dan standar deviasi ideal (Sdi) Nilai rata-rata ideal (Mi) = 104,01
Standar Deviasi ideal (Sdi) = 14,388 b) Batasan-batasan kategori kecenderungan
• Rendah = X < Mi – Sdi
= X < 104,01 – 14,388
= X < 89,622
• Sedang = Mi – Sdi < X < Mi + Sdi
= 104,01 – 14,388 < X < 104,01 + 14,388
= 89,622 < X < 118,398
• Tinggi = X > Mi + Sdi
= X > 104,01 + 14,388
= X > 118,398
Tabel 4.5 Kategori Tingkat Kecenderungan Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
kecenderunganX Frequency Percent
Valid Percent
Cumulati ve Percent
Valid Rendah 5 9,6 9,6 9,6
Sedang 38 73,1 73,1 82,7
Tinggi 9 17,3 17,3 100,0
Total 52 100,0 100,0
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021 Berdasarkan data tingkat kecenderungan data di atas dapat digambarkan sebagai berikut:
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver.25, 2021 Gambar 4.2 Tingkat Kecenderungan Variabel X
(Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
Berdasarkan diagram di atas dapat diketahui bahwa perolehan skor variabel X yang termasuk ke dalam kategori rendah sebanyak 5 siswa (9,6%), kategori sedang 38 siswa (73,1%), dan kategori tinggi sebanyak 9 siswa (17,3%). Maka dapat disimpulkan bahwa variabel X berada pada kategori sedang.
2. Deskripsi Data Variabel Y (Efektivitas Belajar) a. Data Variabel Y (Efektivitas Belajar)
Data variabel X diperoleh dari 52 siswa yang dijadikan sebagai responden. Dari hasil tersebut, peneliti mengumpulkan dan mengelompokkan data mengenai pengaruh kemampuan guru mengelola kelas. Data dapat dilihat secara rinci pada tabel sebagai berikut.
Tabel 4.6 Data Variabel Y (Efektivitas Belajar)
Responden Variabel Y Responden Variabel Y
R 1 90 R 27 93
R 2 100 R 28 81
R 3 83 R 29 78
R 4 76 R 30 96
R 5 83 R 31 66
R 6 80 R 32 82
R 7 87 R 33 83
R 8 64 R 34 69
R 9 68 R 35 74
R 10 81 R 36 74
R 11 52 R 37 88
R 12 79 R 38 79
R 13 69 R 39 91
R 14 83 R 40 68
R 15 75 R 41 86
R 16 92 R 42 86
R 17 84 R 43 68
R 18 94 R 44 96
R 19 78 R 45 72
R 20 71 R 46 87
R 21 80 R 47 86
R 22 89 R 48 95
R 23 100 R 49 72
R 24 86 R 50 77
R 25 73 R 51 77
R 26 66 R 52 81
b. Hasil Analisis Variabel Y (Efektivitas Belajar) 1) Rentang Nilai (r)
r = Nilai Tertinggi − Nilai Terendah = 100 − 52
= 48
2) Jumlah Kelas (k) k = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 52 = 1 + 3,3 . 1,716 = 1 + 5,66 = 6,66 ~ 7 3) Panjang Interval (i)
i = Jumlah Rentang (r) / Jumlah Kelas (k) = 48 / 7
= 6,85 ~ 7
4) Tabel Distribusi Frekuensi Variabel Y (Efektivitas Belajar)
Tabel 4.7 Distribusi Data Variabel Y (Efektivitas Belajar)
descriptiveY Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 52-58 1 1,9 1,9 1,9
59-65 1 1,9 1,9 3,8
66-72 10 19,2 19,2 23,1
73-79 11 21,2 21,2 44,2
80-86 15 28,8 28,8 73,1
87-93 8 15,4 15,4 88,5
94-100 6 11,5 11,5 100,0
Total 52 100,0 100,0
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021 Berdasarkan data distribusi di atas dapat digambarkan distribusi variabel Y sebagai berikut:
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021 Berdasarkan data tingkat kecenderungan data di atas dapat digambarkan sebagai berikut:
Gambar 4.3 Distribusi Frekuensi Variabel Y (Efektivitas Belajar)
5) Mean, Median dan Modus
Tabel 4.8 Mean, Median dan Modus Variabel Y (Efektivitas Belajar)
Statistics Y
N Valid 52
Missing 0
Mean 80,5385
Median 81,0000
Mode 83,00a
Std. Deviation 10,10040
Range 48,00
Minimum 52,00
Maximum 100,00
Sum 4188,00
a. Multiple modes exist.
The smallest value is shown
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021
Dari tabel di atas, dapat dikethui bahwa nilai rata-rata dari variabel Y adalah 80,53, nilai tengah yang didapatkan sebesar 81,00, nilai yang sering muncul 83, dan nilai standar deviasi sebesar 10,100.
Dan untuk mengetahui tinggi rendahnya pemberian kompensasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a) Perhitungan nilai rata-rata (Mi) dan standar deviasi ideal (Sdi)
Nilai rata-rata ideal (Mi) = 80,53 Standar Deviasi ideal (Sdi) = 10,100 b) Batasan-batasan kategori kecenderungan
• Rendah = X < Mi – Sdi
= X < 80,53 – 10,100
= X < 70,43
• Sedang = Mi – Sdi < X < Mi + Sdi
= 80,53 – 10,100 < X < 80,53 + 10,100
= 70,43 < X < 90,63
• Tinggi = X > Mi + Sdi
= X > 80,53 + 10,100
= X > 90,63
Tabel 4.9 Kategori Tingkat Kecenderungan Variabel Y (Efektivitas Belajar)
kecenderunganY Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Rendah 9 17,3 17,3 17,3
Sedang 34 65,4 65,4 82,7
Tinggi 9 17,3 17,3 100,0
Total 52 100,0 100,0
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021 Berdasarkan data tingkat kecenderungan data di atas dapat digambarkan sebagai berikut:
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver. 25, 2021
Gambar 4.4 Tingkat Kecenderungan Variabel Y (Efektivitas Belajar)
Berdasarkan diagram di atas dapat diketahui bahwa perolehan skor variabel Y yang termasuk ke dalam kategori rendah sebanyak 9 siswa (17,3%), kategori sedang 34 siswa (65,4), dan kategori tinggi sebanyak 9 siswa (17,3%). Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Y berada pada kategori sedang.
C. Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah model regresi yang diambil berdistribusi normal atau tidak. Suatu regresi dikatakan baik apabila berdistribusi normal. Pengujian uji normalitas menggunkan tabel Tests of Normality dengan uji Kolmogorov-smirnov dan Normal P-P P-Plot of Regression Standardized Residual SP-PSS ver. 25, yakni sebagai berikut:
Tabel 4.10 Hasil Uji Normalitas Kolmogrov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 52
Normal Parametersa,b Mean ,0000000 Std.
Test Statistic ,058
Asymp. Sig. (2-tailed) ,200c,d
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver 25, 2021
Berdasarkan hasil uji normalitas di atas dapat disimpulkan, bahwa data pada variabel X dan variabel Y memiliki nilai signifikansi
kolmogorov-smirnov sebesar 0,200, karena nilai signifikansi kolmogrov-smirnov lebih besar dari 0,05 maka data berdistribusi normal.
2. Uji Linieritas
Uji linearitas digunakan menguji atau mengetahui hubungan antara variabel X dan variabel Y memiliki kecenderungan mengikuti garis lurus (linear) atau tidak. Uji linearitas dilakukan dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05. Berikut ini hasil uji linearitas menggunakan SPSS ver.
25, yaitu:
Tabel 4.11 Hasil Uji Linearitas
sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver 25, 2021
Berdasarkan hasil uji linearitas di atas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi pada Deviation from Linearity sebesar 0,121, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel X (kemampuan guru mengelola kelas) dan variabel Y (Efektivitas Belajar) karena Deviation from Linearity (0,121) > taraf signifikansi (0,05).
D. Pengujian Hipotesis
1. Regresi Linier Sederhana
Berikut ini merupakan hasil uji regresi linear sederhana dengan menggunakan SPSS ver 25, yaitu:
ANOVA Table
Sum of Squares df Mean Square F Sig.
Y * X
Between Groups
(Combined) 4304,506 31 138,855 3,091 ,005 Linearity 2072,042 1 2072,042 46,127 ,000 Deviation
from Linearity
2232,465 30 74,415 1,657 ,121
Within Groups 898,417 20 44,921
Total 5202,923 51
Tabel 4.12 Hasil Uji Analisis Regresi Linear Sederhana
a. Dependent Variable: Y
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver 25, 2021 Rumus regresi linear sederhana :
Y´= a + bX
Pengujian regresi linear sederhana dapat dilihat dari hasil output Coefficients. Nilai-nilai output tersebut dimasukkan ke dalam rumus regresi linear sederhana sebagai berikut:
Y´= 34,460 + 0,443X Dimana:
Y = Efektivitas Belajar Y´= 34,460 + 0,443X
X = Kemampuan Guru Mengelola Kelas
a. a = angka konstan dari unstandardized coefficient. Dari output di atas nilai yang diperoleh sebesar 34,460. Angka ini merupakan angka konstan yang memiliki arti jika tidak ada pengaruh kemampuan guru mengelola kelas (X), maka nilai konsistens Efektivitas Belajar (Y) sebesar 34,460.
b. b = angka koefesien regresi. Nilai yang diperoleh sebesar 0,443.
Angka ini mengandung arti bahwa setiap penambahan 1% skor pada tingkat kemampuan guru mengelola kelas (X), maka efektivitas belajar (Y) akan meningkat 44,3%.
Karena nilai koefesien regresi bersifat positif (+), maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengaruh kemampuan guru mengelola kelas (X) berpengaruh positif terhadap efektivitas belajar (Y), sehingga persamaan regresinya adalah Y´= 34,460+0,433X.
2. Uji Parsial (Uji-T)
Uji-T bertujuan untuk mengetahui apakah variabel bebas berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap variabel terikat. Hasil uji T dapat dilihat dari output Coeffcient (tabel 4.12) dan langkah-langkah pengujiannya sebagai berikut :
a. Membandingkan Thitung dengan Ttabel 1) Penentuan Thitung
Nilai Thitung didapatkan dari hasil output pada (tabel 4.12) sebesar 5,752.
2) Penentuan Ttabel
Ttabel dapat dilihat pada tabel statistic dengan nilai signifikansi 0,05 : 2 = 0,025. Tabel (uji 2 sisi) dengan derajat kebebasan (df) n-2 yaitu 52-2=50, hasil yang dapat diperoleh untuk Ttabel sebesar 2,00859.
3) Kriteria Pengujian
a) Apabila Thitung < Ttabel, maka H0 diterima b) Apabila Thitung > Ttabel, maka H0 ditolak 4) Kesimpulan
Dapat diketahui bahwa Thitung (5,752) > Ttabel (2,00859), maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara kemampuan guru mengelola kelas (X) terhadap efektivitas belajar (Y).
b. Menggunakan angka probabilitas dan signifikansi 1) Nilai Signifikansi
Nilai signifikansi didapat dari hasil output pada tabel 4.12 sebesar 0,000
2) Kriteria Pengujian
a) Jika Sig.> α (0,05) maka H0 diterima dan HI ditolak b) Jika Sig.< α (0,05) maka H0 diterima dan HI diterima
3) Kesimpulan
Dapat diketahui bahwa nilai Sig. (0,000) < α (0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima, jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara kemampuan guru mengelola kelas (X) terhadap efektivitas belajar (Y).
3. Koefesien Determinasi
Koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya pengaruh kemampuan guru mengelola kelas (X) terhadap efektivitas belajar (Y) dalam regresi linear sederhana, dapat dilihat nilai R yang terdapat pada output SPSS ver. 25, yaitu :
Tabel 4.13 Hasil Perhitungan Koefisien Determinasi
Sumber : Hasil olah data penelitian menggunakan SPSS ver 23, 2020
Dari hasil output di atas, dapat diketahui nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,398 (39,8%). Angka tersebut mengandung arti bahwa pengaruh kemampuan guru mengelola kelas terhadap efektivitas belajar sebesar 39,8%, sedangkan sisanya 60,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, ada pengaruh kemampuan guru mengelola kelas terhadap efektivitas belajar siswa di SMP Pembangunan Jaya Bintaro.
E. Pembahasan Hasil Penelitian
Pembahasan hasil penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan sebuah gambaran dan kejelasan serta pemahaman yang diperoleh dari hasil penelitian.
Berdasarkan hasil dari penelitian dan perhitungan data yang diperoleh Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 ,631a ,398 ,386 7,91313 2,118
a. Predictors: (Constant), X b. Dependent Variable: Y
menyebutkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan guru mengelola kelas terhadap efektivitas belajar siswa di SMP Pembangunan Jaya Bintaro.
Untuk mengetahui arah hubungan antara variabel X (kemampuan guru mengelola kelas) dengan variabel Y (efektivitas belajar) apakah positif atau negatif, maka dilakukan uji regresi linear sederhana. Dari hasil penelitian, koefisien regresi memperoleh nilai sebesar 0,443 yang menunjukkan nilai koefesien regresi bernilai positif, maka dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X (kemampuan guru mengelola kelas) dengan variabel Y (efektivitas belajar) adalah positif, sehingga persamaan regresinya adalah Y´=
34,460+0,433X.
Kemudian dapat dilihat pada pengujian statistik (uji t), hasil nilai Thitung sebesar 5,752 dan Ttabel sebesar 2,00859, dengan signifikansi sebesar 0,000. Dengan kriteria pengujian Thitung > Ttabel dan jika signifikansi < α (0,05) maka H0 ditolak. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara pangaruh kemampuan guru mengelola kelas terhadap efektivitas belajar siswa di SMP Pembangunan Jaya Bintaro.
Selanjutnya berdasarkan uji determinasi ditemukan nilai koefesien determinasi (R Square) sebesar 0,398 (39,8%). Angka tersebut mengandung arti bahwa variabel X (kemampuan guru mengelola kelas) memiliki pengaruh terhadap variabel Y (efektivitas belajar) sebesar 39,8% dan 60,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
Meskipun demikian, perlu diketahui bahwa nilai koefesien determinasi sebesar 39,8 % itu berada pada kategori yang rendah dari jumlah keseluruhan 100 %.
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu tenaga kependidikan di SMP Pembangunan Jaya Bintaro, pengelolaan kelas di SMP Pembangunan Jaya Bintaro utamanya merupakan tanggungjawab setiap guru yang mengajar, karena sistem moving class di SMP Pembangunan Jaya Bintaro jadi setiap guru yang mengajar diberi kebebasan dan tanggungjawab untuk mengelola kelasnya masing-masing. Namun dari pihak sekolah juga tidak melepas begitu saja kepada guru. Pihak sekolah maupun yayasan juga seringkali mengadakan kegiatan supervisi untuk mengontrol apakah guru sudah tepat atau belum
dalam mengelola kelas. Biasanya kegiatan supervisi ini dilakukan kurang lebih sebanyak dua kali dalam satu semester tahun pelajaran. Kegiatan yang dilakukan supervisor adalah menganalisis apa saja yang dibutuhkan oleh guru terutama dalam aspek keterampilan. Hasil dari analisis tersebut kemudian oleh pihak sekolah maupun yayasan dijadikan sebagai acuan untuk mengadakan pelatihan-pelatihan (workshop) agar sesuai dengan yang dibutuhkan guru SMP Pembangunan Jaya Bintaro.
72
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat dikemukakan tiga temuan sebagai berikut:
1. Variabel X berada pada taraf sedang, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru mengelola kelas di SMP pembangunan Jaya Bintaro sudah baik sesuai dengan standar yang telah di tetapkan. Namun demikian, masih terdapat kekurangan terutama pada aspek penataan keindahan dan kebersihan kelas sehingga masih terdapat ruang kelas yang kurang kondusif.
2. Variabel Y berada pada taraf sedang, hal ini menunjukan bahwa efektivitas belajar siswa SMP Pembangunan Jaya Bintaro sudah baik sesuai dengan kriteria ketuntasan yang diharapkan. Akan tetapi, dalam proses pembelajaran siswa masih kurang bisa memahami betul materi yang dibelajarkan sehingga kesulitan ketika guru meminta siswa menjelaskan kembali materi yang telah dipelajari.
3. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan guru mengelola kelas terhadap efektivitas belajar siswa SMP Pembangunan Jaya Bintaro.
Hal ini ditunjukan dengan nilai Thitung lebih besar dibandingkan dengan Ttabel, sehingga dapat dikatakan hipotesis yang diajukan penulis dalam penelitian ini diterima.
Berdasarkan temuan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa salah satu upaya untuk mengefektifkan kegiatan belajar siswa adalah dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola kelas. Semakin tinggi tingkat kemampuan guru dalam mengelola kelas maka semakin tinggi juga efektifitas belajar siswa. Begitu pula sebaliknya, Semakin rendah tingkat kemampuan guru dalam mengelola kelas maka semakin rendah juga tingkat efektifitas belajar siswa.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian, peneliti ingin memberikan beberapa saran sebagai berikut:
1. Kepada guru-guru diharapkan untuk meningkatkan terus kemampuannya dalam mengelola kelas dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat melatih kemampuan guru dan menambah pengetahuan tentang pengelolaan kelas.
2. Sebaiknya siswa juga turut berpartisipasi dalam kegiatan penataan keindahan dan kebersihan ruang kelas agar memberikan rasa nyaman bagi seluruh siswa.
3. Untuk kepala sekolah, baiknya selalu melakukan pengawasan terhadap pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru dengan cara kunjungan kelas baik secara berkala maupun rutin.
4. Guru harus lebih kreatif dalam pemilihan metode dan penggunaan media belajar agar siswa bisa lebih mudah memahami materi yang dibelajarkan.
5. Diharapkan kepada peneliti yang lain agar menggunakan atau menambah variabel yang lain seperti kepemimpinan dan pemanfaatan sarana prasarana, sehingga dapat memberikan informasi ilmiah yang lebih lengkap.
74
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta. 2013
Efendi, Rinja dan Delita Gustriani. Manajemen kelas disekolah dasar. Pasuran:
Jawa Timur. 2020
Fitriani. Model-Model Pembelajaran Jakarta: Rineka Cipta. 2005
Hasil un pusat penilaian dan pendidikan kementerian pendidikan dan kebudayaan,
diakses dari
https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/#2019!smp!capaian_nasional!9 9&99&999!T&T&T&T&1&!1!& pada kamis, 25 maret 2021
Herijulianti, Eliza, dkk. Pendidikan Kesehatan Gigi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2001
Istihana. Pengelolaan Kelas Di Madrasah Ibtidaiyah, Terampil. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar. Vol. 2. No. 2. Desember. 2015
Johar, Rahmah dan latifah hanum. Strategi Belajar Mengajar. Yogyakarta: CV Budi Utama. 2016
Kamus Besar Bahasa Indonesia. https://kbbi.kemdikbud.go.id/ diakses pada 11 Januari 2021
Lismina. Pengembangan Kurikulum di Sekolah dan Perguruan Tinggi. Ponorogo:
Uwais Inspirasi Indonesia. 2018
Munirah. Prinsip-Prinsip Belajar dan Pembelajaran. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam. Vol. 5 No. 1. Juni 2018
Mursalin,dkk. Peran Guru Dalam Pelaksanaan Manajemen Kelas Di Gugus Bungong Seulanga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP Unsyiah Vol. 2 No.1, 116 Feb 2017
Noor, Juliansyah. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana. 2011
Nurhayati, Ela, dkk. 2018. “Implementasi Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Semarang”. Indonesian Jurnal of History Education. Vol. 6 No. 1
Rihatno, Taufik dan Vicky Satria Gunawan. 2014. Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Media Video dan Media Cermin Terhadap Hasil Belajar Memukul Bola Softball. Jurnal Pendidikan Olahraga. Vol.3. No. 1. Juni Rusyan, A, T, dkk. 2012. Seri Pembaharuan Pendidikan Membangun Kelas Aktif
dan Inspiratif. Yogyakarta: Deepublish
Saifuddin. 2012. Pengelolaan Pembelajaran Teoretis dan Praktis. Yogyakarta: Grup Penerbitan CV BUDI UTAMA
Samrin dan Syahrul. 2021. Pengelolaan Pengajaran. Sleman: Grup Penerbitan CV BUDI UTAMA
Siregar, Sofyan. 2013. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta
Suharti, dkk. 2019. Strategi Belajar Mengajar. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing
Sulistyaningsih. 2011. Metodologi Penelitian Kebidanan Kuantitatif-Kualitatif.
Yogyakarta: Graha Ilmu
Suryanti. 2021. Pengelolaan Pengajaran. Yogyakarta: CV. Bintang Surya Madani Susilo, Farid Agus. 2013. Peningkatan Efektivitas pada Proses Pembelajaran. Jurnal
Pendidikan. Vol. 2. No. 1. Agustus
Sutiah. 2019. Budaya Belajar dan Inovasi Pembelajaran PAI. Sidoarjo: Nizamia Learning Center
Syah, Muhibbin. 2015. Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers
Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen
Uyun, Muhamad dan Idi Warsah. 2021. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta:
Deepublish Publisher
Wadji, Farid. 2021. Buku Ajar Perencanaan Pengajaran Panduan di Perguruan Tinggi. Malang: Ahli media Press
Wahab, Rohmalina. 2016. Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers
Widiasworo, Erwin. 2018. Cerdas Pengelolaan Kelas. Sampangan: Diva Press Yulianti. 2020. Wonderful Studies 2019 Antalogi Esai Karya Mahasiswa PGSD
Universitas Kanjuruhan Malang. (Yogyakarta: CV Bintang Surya Madani)
77
LAMPIRAN-LAMPIRAN
78 Lampiran 1
Data Siswa dalam 5 tahun terakhir
Th. Pelajaran
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9 Jumlah
(Kls.7+8+9) Jml Siswa Jumlah
Rombel Jml Siswa Jumlah
Rombel Jml Siswa Jumlah
Rombel Siswa Rombel
2017-2018 87 4 76 3 105 4 268 11
2018-2019 89 4 88 4 77 4 254 12
2019-2020 104 4 90 4 87 4 281 12
2020-2021 105 4 107 4 88 4 300 12
2021-2022 95 4 105 4 107 4 307 12
79 Lampiran 2
Data Sekolah
Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Pembangunan Jaya Bintaro
No. Guru
Jumlah guru dengan belakang pendidikan sesuai
dengan tugas mengajar
Jumlah guru dengan latar- belakang pendidikan yang TIDAK
sesuai dengan tugas mengajar Jml
D1/D2 D3 S1/D4 S2/S3 D1/D2 D3 S1/D4 S2/S3
1. IPA - - 3 1 - - - - 4
80 Data Sekolah
Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Pembangunan Jaya Bintaro
No. Jenis Pengembangan Kompetensi
Jumlah Guru yang telah mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi/profesionalisme
Laki-laki Jumlah Perempuan Jumlah
1. Penataran KBK/KTSP 16 16 11 11
3. Penataran Metode Pembelajaran (termasuk CTL) 16 16 11 11
4. Penataran PTK 16 16 11 11
5. Penataran Karya Tulis Ilmiah - - - -
6. Sertifikasi Profesi/Kompetensi 5 5 3 3
7. Penataran PTBK - - - -
8. Penataran lainnya: ...
81 Data Sekolah
Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Pembangunan Jaya Bintaro
No Tenaga pendukung
Jumlah tenaga pendukung dan kualifikasi pendidikannya
Jumlah tenaga pendukung Berdasarkan Status
dan Jenis Kelamin Jml
≤
SMP SMA D1 D2 D3 S1 PNS Honorer
L P L P
1. Tata Usaha - - - - - 3 - - - - 3
2. Perpustakaan - - - - - 1 - - - - 1
3. Laboran lab.IPA - - - - - - - - - -
-4. Teknisi lab.Komputer - - - - - 1 - - - - 1
5. Laboran lab.Bahasa - - - - - - - - - -
-6. PTD - - - - - - - - - -
-7. Kantin - - - - - - - - - -
-8. Pramubakti - 2 - - - - - - - - 2
9. Tukang Kebun - - - - - - - - - -
-10 Keamanan - 7 - - - - - - - - 7
11 Lainnya: ... - - - - - - - - - -
-Jumlah - 9 - - - 5 - - - - 14
82 Lampiran 3
Data Sekolah Ruang Belajar
Kondisi
Jumlah dan ukuran Jml. ruang
lainnya
Kondisi Jenis Ruangan Jumlah
(buah)
4. Multimedia 1 8 x 7 Baik 9. Serbaguna/aula 1 21 x 9 Baik
5. Kesenian 1 10 x 6 Baik 10. Keterampilan 1 8 x 6 Baik
83 Lampiran 4
Data Sekolah Ruang Kantor
Jenis Ruangan Jumlah (buah) Ukuran (pxl) Kondisi
1. Kepala Sekolah 1 7 x 3 Baik
2. Wakil Kepala Sekolah 1 4 x 3 Baik
3. Guru 1 13 x 7 Baik
4. Tata Usaha 1 7 x 9 Baik
5. Tamu 1 7 x 3 Baik
Lainnya: ………
Lampiran 5
Kisi-kisi Uji Coba Instrumen Keterangan : (* = valid)
Variabel Dimensi Indikator Item Jml
Variabel X (Kemampuan Guru
Mengelola Kelas)
Fisik a. Pengaturan tempat duduk Non Fisik a. Mengatur siswa di
kelas
c. Aktivitas dalam kegiatan penutup pembelajaran
*23, *24, *25
Ketuntasan belajar
a. Ketuntasan pada aspek sikap
b. Ketuntasan pada aspek pengetahuan c. Ketuntasan pada
aspek keterampilan
*26, *27, *28,
*29, 30, *31, *32, 33
34, 35, *36, 37
38, *39, *40, *41, 42, 43, *44, *45
8
4
8
Jumlah 45
Lampiran 6
Hasil Uji Instrumen Variabel X (Kemampuan Guru Mengelola Kelas)
No Pernyataan Keterangan
1 Meja dan kursi tertata dengan rapi Valid
2 Jarak antar tempat duduk memudahkan siswa untuk berpindah tempat dalam proses pembelajaran.
Tidak Valid
3 Siswa yang mengalami gangguan penglihatan di tempatkan di tempat duduk paling depan
Tidak Valid
4 Penataan tempat duduk memudahkan siswa untuk mengikuti pembelajaran
Valid
5 Posisi tempat duduk diatur sehingga siswa tidak merasa terhalangi penglihatannya
Tidak Valid
6 Meja kursi diubah posisinya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran
Tidak Valid
7 Posisi tempat duduk siswa disesuaikan dengan metode pembelajaran
Tidak Valid
8 alat tulis pembelajaran tersedia di dalam kelas Tidak Valid 9 Proyektor di kelas berfungsi dengan baik Tidak Valid 10 Setiap proses pembelajaran menggunakan alat / media
belajar
Valid
11 Alat-alat peraga mudah dijangkau oleh setiap siswa Valid 12 alat-alat peraga / media belajar berfungsi dengan baik Valid 13 Alat-alat peraga atau media belajar digunakan sesuai
dengan fungsinya
Valid
14 Setiap guru menggunakan lebih dari satu media Valid 15 Saya merasa terbantu dengan media yang digunakan
guru
Valid
16 Setiap guru terampil menggunakan media pembelajaran Valid 17 Dalam hal tertentu siswa diminta mengirim tugas
melalui email
Tidak Valid
18 Guru memberikan tugas melalui google classroom Valid 19 Kelas bersih dan nyaman selama proses pembelajaran Tidak Valid 20 ruang kelas saat proses pembelajaran menyenangkan
dan kondusif
Valid
21 Selesai pembelajaran papan tulis selalu dalam keadaan bersih
Valid
22 Hiasan/pajangan kelas tertata dengan rapi Valid 23 Setelah pembelajaran selesai semua alat / media
dikembalikan ke tempatnya
Valid
24 Guru melibatkan siswa dalam menata keindahan kelas Valid
25 Udara di dalam kelas bersih Valid
26 Suhu ruangan sesuai dengan kenyamanan di dalam kelas Valid 27 Pengaturan cahaya ruangan sesuai dengan kebutuhan
proses pembelajaran
Valid
28 Saya merasa nyaman berada di dalam kelas Valid 29 Guru membentuk organisasi siswa dikelas Valid 30 Setiap siswa memperoleh tanggung jawab sesuai dengan
yang sudah disepakati
Valid
31 Guru memberikan bimbingan siswa dalam melaksanakan tugasnya masing-masing
Valid
32 Guru mengawasi siswa dalam melaksanakan tugasnya masing-masing
Valid
33 Guru menanyai siswa yang berkaitan dengan keadaan kelas tempat belajar
Valid
34 Guru meminta siswa membentuk kelompok untuk melakukan diskusi
Valid
35 Guru melakukan pengawasan ketika siswa sedang berdiskusi
Valid
36 Pembentukan kelompok siswa dalam pelajaran disesuaikan dengan kemampuan dan minat siswa
Valid
37 Pembelajaran dimulai setelah seluruh siswa berada di dalam kelas
Tidak Valid
38 Setiap siswa mengetahui peraturan di dalam kelas Valid 39 Setiap siswa mengetahui konsekuensi jika melanggar
peraturan
Valid
40 teguran atau hukuman diberikan kepada siswa yang tidak mengerjakan tugas
Tidak Valid
41 Guru berada dalam kelas tepat waktu Valid 42 Siswa berada dalam kelas sebelum pembelajaran
41 Guru berada dalam kelas tepat waktu Valid 42 Siswa berada dalam kelas sebelum pembelajaran