PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN MALARIA
III. Bermain peran dengan Alat Peraga di Masyarakat 35-45 menit 1. Tinjau ulang pesan utama untuk masyarakat di dalam Alat Peraga di Masyarakat
untuk pencegahan dan pengendalian malaria.
• Satu-satunya cara Anda dapat menderita malaria adalah digigit nyamuk yang sudah terinfeksi.
• Malaria sering menyebabkan demam.
• Malaria dapat diobati. Apabila seseorang menderita gejala malaria, rujuklah ke pusat kesehatan untuk pengobatan segera (di dalam waktu satu hari).
• JANGAN hentikan pengobatan walaupun kondisi Anda membaik.
• Semua orang berisiko untuk menderita malaria. Anak-anak di bawah usia lima tahun dan wanita hamil paling berisiko meninggal karena malaria.
• Tidur di bawah kelambu nyamuk berinsektisida yang tahan lama merupakan cara terbaik untuk mencegah malaria. Prioritas harus diberikan untuk anak-anak di bawah usia lima tahun dan wanita hamil.
2. Tanya kepada para relawan apabila ada tambahan pesan utama.
3. Demonstrasikan bagaimana mengajarkan keluarga untuk memasang kelambu nyamuk dengan benar, dengan menggunakan gambar yang ada di Alat Peraga di
170 Keseha tan dan P er tolongan P er tama B er basis M asy ar ak at MODUL 6
4. Minta dua relawan maju ke depan kelas dan mempraktikkan bermain peran dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan dialog di Alat Peraga di Masyarakat dengan anggota keluarga.
5. Setelah bermain peran dorong relawan untuk memberikan umpan balik tentang apa yang telah mereka lakukan dengan baik dan apa yang mereka dapat lakukan secara berbeda.
6. Bagi relawan menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari tiga orang. Minta setiap kelompok untuk mempraktikkan menggunakan Alat Peraga di Masyarakat dan bergiliran bermain peran berikut ini:
• relawan
• anggota rumah tangga • pengamat
7. Setelah permainan peran, minta kepada pengamat untuk memberikan umpan balik tentang kemampuan relawan mengkomunikasikan pesan-pesan kunci.
IV. Tes pemahaman 10-20 menit
1. Minta para relawan meninjau ulang Pokok-pokok utama pembelajaran untuk Topik 10 yang ada dalam Manual Relawan
2. Minta para relawan bekerja berpasangan untuk menyelesaikan Tes pemahaman dari Topik 10 yang ada dalam Manual Relawan.
asilita
tor A
ksi - KKPPBM
MODUL 6
Saran untuk fasilitator:
Apabila sebagian besar relawan TIDAK DAPAT membaca dan menulis, Anda harus mau untuk membacakan pertanyaan-pertanyaan dengan nyaring dan biarkan para relawan berbagi jawaban secara lisan. Apabila hanya beberapa relawan tidak dapat membaca dan menulis, maka bantulah mereka secara perorangan dengan mengarahkan mereka melalui pertanyaan-pertanyaan itu dan perintahkan mereka untuk memberi jawaban kepada Anda.
4. Periksa jawaban pertanyaan-pertanyaan itu dengan meminta para relawan untuk berbagi jawaban mereka.
Kunci jawaban:
1. Bagaimana malaria menyebar? Gigitan nyamuk yang terinfeksi
2. Siapa yang paling berisiko meninggal karena malaria? Anak-anak di bawah usia lima tahun dan wanita hamil 3. Apakah tanda-tanda paling umum dari infeksi malaria? Demam
4. Apakah tiga tanda lain dari infeksi malaria?
Sakit kepala, rasa sakit di persendian, berkeringat, kedinginan, kejang-kejang, muntah
5. Seberapa cepat seseorang dengan tanda-tanda malaria diperiksa dan diobati oleh pekerja perawatan kesehatan?
Segera, dalam waktu 24 jam
6. Apa yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah malaria pada ibu hamil? Mendapatkan perawatan kandungan dan pengobatan pencegahan bertahap
untuk malaria dan tidur di bawah kelambu nyamuk berinsektisida yang tahan lama.
7. Seberapa lama penderita malaria harus minum obat malaria mereka? Proses pengobatan harus diselesaikan sepenuhnya
8. Apakah langkah pencegahan paling berhasil guna terhadap malaria? Tidur di bawah kelambu nyamuk berinsektisida yang tahan lama
172 Keseha tan dan P er tolongan P er tama B er basis M asy ar ak at MODUL 6 gigitan nyamuk?
Kelambu, kawat nyamuk, memakai pakaian berlengan panjang, obat anti insektisida, obat nyamuk bakar
5. Beri selamat kepada para relawan untuk jawaban mereka yang benar.
V. Kegiatan di dalam masyarakat 60-90 menit 1. Tinjau ulang Peta Masyarakat yang diselesaikan di Modul 3. Minta para relawan
untuk mengidentifikasi potensi tempat perkembangbiakan nyamuk di masyarakat. Tambahkan tempat-tempat itu dalam Peta Masyarakat.
2. Bagi para relawan menjadi kelompok-kelompok yang terdiri atas empat atau lima orang. Berikan setiap kelompok lembaran kertas lembar balik dan spidol.
3. Minta setiap kelompok untuk membahas dan mendata tindakan yang dapat diambil relawan untuk mencegah dan mengontrol penyebaran malaria di dalam masyarakat mereka.
4. Beri waktu untuk berdiskusi.
5. Di dalam kelompok besar minta para relawan untuk berbagi daftar pencegahan malaria yang mereka telah buat.
6. Mengaculah pada rangkuman topik dan berikan saran tambahan untuk aksi relawan.
asilita tor A ksi - KKPPBM MODUL 6 Kegiatan Masyarakat: • Gunakan Alat Peraga di Masyarakat dengan anggota keluarga masyarakat Anda untuk membahas
a. tidur di bawah kelambu nyamuk, khususnya anak-anak dan wanita hamil b. mempromosikan penggunaan kelambu nyamuk berinsektisida yang tahan
lama
c. pengenalan dini atas demam atau tanda-tanda malaria lainnya d. pengobatan yang cepat
• Pilih satu tindakan relawan yang dibahas dalam ruang kelas yang dapat Anda jadikan model dan pengajaran bagi anggota keluarga Anda. Mulailah mempraktikkan perilaku ini sekarang.
• Pilih satu tindakan relawan yang dibahas di ruang kelas yang Anda dapat gunakan untuk mendorong anggota rumah tangga masyarakat untuk mempraktikkan pencegahan dan pengendalian malaria.
• Pilih satu kampanye masyarakat yang dibahas di ruang kelas yang ingin Anda lakukan bekerjasama dengan relawan lain. Adakan pertemuan dengan para relawan dan rencanakan bagaimana menerapkan kampanye ini di dalam waktu dua minggu berikutnya.
• Cari tahu di mana kelambu nyamuk yang berbeda tersedia di masyarakat dan bagaimana anggota masyarakat dapat memperolehnya. Apabila tidak tersedia kelambu nyamuk itu, cari cara PMI untuk dapat bermitra dengan departemen kesehatan atau organisasi lain untuk menyediakannya bagi masyarakat secara gratis.
• Temui petugas kesehatan di pusat kesehatan masyarakat untuk belajar lebih banyak tentang pengobatan malaria yang ada dan kapan pusat kesehatan itu buka.
• Tanya anggota keluarga masyarakat apakah mereka tidur di bawah kelambu a. berikan penguatan positif bagi mereka yang melakukannya
b. bahas hambatan dengan mereka yang tidak melakukannya
8. Minta para relawan untuk melakukan kegiatan masyarakat yang pertama dan memilih tiga kegiatan lainnya.
174 Keseha tan dan P er tolongan P er tama B er basis M asy ar ak at MODUL 6
9. Rundingkan satu waktu untuk sesi ruang kelas berikutnya. Katakan bahwa ketika kembali mereka akan membahas hasil-hasil kegiatan masyarakat mereka.
10. Bimbing dan awasi para relawan selama kunjungan lapangan.
11. Dorong para relawan untuk berbagi tentang apa yang mereka telah pelajari dengan anggota keluarga mereka.
asilita
tor A
ksi - KKPPBM
MODUL 6
Tujuan belajar
Setelah menyelesaikan topik ini, para relawan akan mampu:
• menyebut tanda-tanda infeksi yang ditularkan melalui hubungan seks (IMS)
• menjelaskan perbedaan antara Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS)
• menjelaskan tentang tiga cara utama HIV ditularkan • menjelaskan bagaimana mencegah infeksi HIV
• mendemonstrasikan penggunaan kondom yang benar • menyatakan di mana dapat mengakses kondom
• menyebut pusat kesehatan yang menguji dan mengobati HIV dan IMS
• mendemonstrasikan bagaimana mempromosikan pesan kesadaran dan pencegahan HIV dan IMS di dalam masyarakat
Pokok-pokok utama pembelajaran
1. Pencegahan adalah cara terbaik untuk menghindari terkena HIV dan IMS 2. IMS dan HIV ditularkan dari satu orang ke orang lain dengan
- berhubungan seks dengan seorang yang terinfeksi penyakit infeksi ini - pertukaran cairan tubuh yang terkontaminasi (darah, sperma, cairan vagina) - HIV dapat ditularkan dari ibu ke bayi melalui kehamilan, persalinan dan menyusui 3. Tanda-tanda IMS termasuk: rasa sakit atau ruam di sekitar area genital
- kotoran dari penis, vagina atau anus - rasa sakit ketika buang air kecil
- pembengkakan atau rasa peka di pangkal paha - tenggorokan sakit
- rasa sakit atau tidak nyaman selama hubungan seks 4. IMS dan HIV dapat dicegah dengan:
- mempraktikkan hubungan seks yang aman - menggunakan kondom secara konsisten dan benar - mempraktikkan seks non-penetratif
- berhenti dari kegiatan seks