• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUSINESS PROSPECTS

Dalam dokumen 1399022439 AR MNC Investama 2013 final (Halaman 101-106)

100

Sebagai pendukung, Perseroan juga akan agresif pada penyediaan usaha jasa broadband. Dua kota yang menjadi prioritas pengembangan bisnis pengiriman dan penerimaan data melalui jalur telekomunikasi ini adalah Jakarta dan Surabaya. Lebih khusus lagi, diutamakan bagi wilayah dengan banyak pelanggan Indovision, televisi berbayar di bawah PT MNC Sky Vision.

Selain itu, mengingat kemampuan satelit yang dimiliki Perseroan mampu menampung 160 saluran (channel), Perseroan akan memaksimalkannya untuk menambah dengan saluran khusus untuk bisnis. Saat ini, satelit tersebut baru memancarkan tayangan dari 120 saluran.

EKSPANSI PADA JASA KEUANGAN

Khusus untuk jasa keuangan, Perseroan yang sudah memiliki 25% saham PT Bank ICB Bumiputera Tbk, akan terus berupaya untuk menambah kepemilikan di perusahaan tersebut. Strategi ini dilakukan dalam rangka memperkuat posisi MNC Financial Services sebagai “financial supermarket” yang terintegrasi dan terkemuka di Indonesia.

Ekspansi juga dilakukan pada produk asuransi. Sejak 2013, PT Asuransi Jiwa MNC mengeluarkan produk voucher asuransi jiwa kecelakaan “Hario Siaga”, dengan harga premi Rp55 ribu per tahun. Asuransi mikro ini untuk menjangkau lapisan masyarakat kelas menengah ke bawah.

PENGEMBANGAN DI SEKTOR ENERGI

Untuk tahun 2014 ini, Perseroan akan fokus pada pengembangan produksi. Perseroan menargetkan dalam 2-3 tahun mendatang baru masuk dengan target pendapatan karena sumber yang dimiliki cukup banyak. Di Palembang, Sumatera Selatan misalnya, Perseroan memiliki 8 Izin Usaha Pertambangan dengan kandungan batu bara mencapai 3 miliar ton.

Seperti halnya pada unit bisnis Perseroan lain, di sektor energi dan sumber daya alam ini Perseroan akan masuk ke bisnis terintegrasi. Ke depan, di sekitar lokasi tambang yang memiliki cadangan besar seperti di Sumatera Selatan, akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap.

To support this expansion, the Company will also be aggressive in providing broadband services. The two cities becoming the priority of data transmission and receiving business development through telecommunication lines are Jakarta and Surabaya. More specifically, it is prioritized for areas with many customers of Indovision, pay TV under PT MNC Sky Vision.

In addition, given the Company’s satellite capability being able to accommodate 160 channels, the Company will maximize it by adding a special channel for business. Currently, the new satellite broadcasts 120 channels.

EXPANSION IN FINANCIAL SERVICES

Particularly for financial services, the Company with 25% shares of PT Bank ICB Bumiputera Tbk, will continue to increase its ownership in the company. This strategy is done in order to strengthen the position of MNC Financial Services as an integrated and leading “financial supermarket” in Indonesia.

Expansion is also performed in insurance products. Since 2013, PT Asuransi Jiwa MNC has issued “Hario Siaga” accident insurance vouchers, with a premium of Rp55 thousand per year. This microinsurance is to reach out to middle-low class society.

DEVELOPMENT IN ENERGY SECTOR

For 2014, the Company will focus on production development. The Company expects in the next 2-3 years revenue targets will be achieved because of quite sufficient reserves. In Palembang, South Sumatra, for example, the Company has 8 coal Mining Permits with 3 billion tons of coal reserves.

Similar to the Company’s other business units, in this energy and natural resources sector the Company will enter into an integrated business. Looking ahead, surrounding the mining areas with large reserves such as in South Sumatra, Steam Power Plant will be built.

Dari sisi kelengkapan infrastruktur, Perseroan juga menyiapkan pelabuhan khusus yang dibangun oleh unit bisnis lain di bawah Perseroan. Pada tahap awal, pelabuhan ini hanya akan melayani kebutuhan unit bisnis di bawah Perseroan agar bisa memaksimalkan keuntungan dari hasil produksi.

PENGEMBANGAN INVESTASI PORTOFOLIO

Pada investasi portofolio, Perseroan masih terkonsentrasi pada sektor televisi berbayar, infrastruktur, dan properti. Untuk tahun 2014, Perseroan juga sudah menyiapkan rencana bagi bisnis-bisnis tersebut. Pada bisnis televisi berbayar yang berada di bawah PT MNC SKY Vision, Perseroan akan terus mengembangkan kanal- kanal baru dengan cara memanfaatkan konten yang sudah dimiliki.

Untuk sektor properti, strategi Perseroan adalah membangun “Integrated Resort & Theme Park”. Rencana ini akan diwujudkan pada tiga lokasi. Pertama, Lido Resort di Jawa Barat, Bali Nirwana Resort di Bali, dan Mandalika Resort di Lombok. Perseroan juga memiliki rencana untuk masuk ke bisnis infrastruktur. Di antaranya, proyek jalan tol Ciawi-Sukabumi yang memberikan akses ke aset properti terpadu Perseroan di Lido. Saat ini proyek jalan bebas hambatan tersebut masih dalam proses pembebasan lahan. Selain jalan tol, bisnis infrastruktur juga akan masuk ke sektor lain. Di antaranya, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan pelabuhan.

In terms of infrastructure completeness, the Company also prepares special port built by other business unit under the Company. In the early stages, this port will only serve the needs of business units under the Company in order to maximize profit from production.

INVESTMENT PORTFOLIO DEVELOPMENT

In portfolio investment, the Company still concentrates on pay-TV, infrastructure and property sectors. For 2014, the Company has also set up plans for these businesses. In pay TV business under PT MNC SKY Vision, the Company will continue developing new channels by utilizing the existing contents.

For property sector, the Company’s strategy is to build “Integrated Resort & Theme Park”. This plan will be realized in three locations. First, Lido Resort in West Java, Bali Nirwana Resort in Bali and Mandalika Resort in Lombok.

To support this development, the Company plans to enter into infrastructure business. Among others, Ciawi-Sukabumi toll road project that provides access to the Company’s integrated property assets in Lido. Currently the freeway project is still in the process of land acquisition. Besides toll roads, infrastructure business will also enter into other sectors. Among others, development of Steam Power Plant and port.

102

SUMBER

DAYA

MANUSIA

HUMAN RESOURCES

102

104

SUMBER DAYA

Dalam dokumen 1399022439 AR MNC Investama 2013 final (Halaman 101-106)