Hasil memuaskan ini terutama didukung oleh peningkatan kinerja dari keseluruhan unit bisnis Perseroan, baik di sektor media, jasa keuangan, sumber daya alam, dan investasi portofolio. Sektor media masih menjadi kontributor utama bagi pendapatan bersih Perseroan dengan mencatat pendapatan media berbasis konten dan iklan serta media berbasis pelanggan masing-masing sebesar Rp6,8 triliun dan Rp3,0 triliun. Di satu sisi, sektor jasa keuangan secara konsisten mulai tumbuh signifikan dengan memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp748 miliar atau naik 27,9% dibandingkan posisi tahun 2012 yang sebesar Rp585 miliar.
Di bawah ini adalah tabel kontribusi pendapatan Perseroan:
Pendapatan Bersih
(dalam miliar Rupiah) 2013 2012 ∆
Net Revenues
(in billion Rupiah)
Media Berbasis Konten dan Iklan 6,804.5 6,421.3 6.0% Content and Advertising Based Media
Media Berbasis Pelanggan 3,018.4 2,391.9 26.2% Subscribers Based Media
Pembiayaan, Efek dan Asuransi 748.0 584.8 27.9% Financing, Securities and Insurance
Pertambangan 688.6 7.7 8,789.1% Mining
Media Pendukung dan Infrastruktur 92.5 88.0 5.2% Media Support and Infrastructure
Penjualan Melalui Media 84.5 23.8 256.0% Media Shopping
Transportasi 76.5 269.2 (71.6%) Transportation
Lainnya 18.7 0.5 3,912.7% Others
This satisfactory result was mainly supported by improved performance of the Company’s overall business units, in media, financial services, natural resources and investment portfolio sectors. Media sector remains the primary contributor to the Company’s net revenue by recording revenue from content and advertising-based media and customer- based media respectively Rp6.8 trillion and Rp3.0 trillion. On the one hand, the financial services sector began to grow significantly contributing to revenue of Rp748 billion or increased by 27.9% compared to 2012 which amounted to Rp585 billion.
Below is table of the Company’s revenue contributions:
92
Content and Advertising Based Media Subscribers Based Media Financing, Securities and Insurance Mining
Media Support and Infrastructure Media Shopping Transportation Others 0.8% 0.1% 0.7% 0.7%
2013
59% 26.2% 6.5% 6.0% Sektor MediaMNC Media berhasil membukukan pendapatan bersih yang mencapai Rp10,0 triliun pada tahun 2013, meningkat sebesar 12% dibandingkan dengan Rp8,9 triliun di tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan terutama didorong oleh meningkatnya pendapatan iklan dari PT Media Nusantara Citra Tbk (“MNCN”) dan peningkatan pendapatan dari iuran pelanggan PT MNC Sky Vision Tbk (“MSKY”). Pendapatan bersih media berbasis konten dan iklan pada tahun ini tetap menjadi kontributor utama, yang mencapai Rp6,4 triliun atau naik 6,79% dari Rp6,0 triliun di tahun 2012. Kontributor kedua berasal dari pendapatan sektor media berbasis pelanggan melalui MSky yang mengeluarkan pelayanan dengan tiga brand, yaitu Indovision, OkeVision dan TopTV, mengalami peningkatan sebesar 26,2% menjadi Rp3,0 triliun.
Hasil ini sejalan dengan kenaikan jumlah pelanggan aktif menjadi 2,3 juta pelanggan dari sebelumnya 1,72 juta pelanggan di tahun 2012. Peningkatan pelanggan didukung oleh adanya 85 kantor penjualan di seluruh Indonesia yang menjadi faktor pendorong pertumbuhan. Proses seleksi atas pelanggan baru sangat selektif untuk memastikan bahwa pelanggan baru mempunyai
kemampuan finansial. Dengan demikian churn
rate pelanggan stabil di kisaran 1% dan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) stabil di kisaran Rp123.000 per bulan.
Sepanjang tahun 2013, entitas anak di bawah PT Global Mediacom Tbk yang bergerak di bidang media, telah membukukan laba bersih sebesar Rp620 miliar.
Media Sector
MNC Media successfully booked revenue of Rp10.0 trillion in 2013, increased by 12% compared to Rp8.9 trillion in the previous year. Revenue growth was primarily driven by increased advertising revenues of PT Media Nusantara Citra Tbk (“MNCN”) and increased revenue from fees from customers of PT MNC Sky Vision Ltd (“MSKY”).
Content and advertising-based revenue from MNCN this year continued to be the main contributor, which reached Rp6.4 trillion or increased by 6.79% from Rp6.0 trillion in 2012. The second revenue contributor was derived from customer-based media sector from MSky which provides services with three brands, namely Indovision, OkeVision and TopTV, experienced an increase of 26.2% to Rp3.0 trillion.
These results were in line with the increase in number of active subscribers to 2.3 million subscribers from 1.72 million subscribers in 2012. Increased number of customers was supported by 85 sales offices throughout Indonesia as the growth driving factor. The selection process of new customers is rigorous to ensure that new customers have financial capability. Therefore customer churn rate was stable at around 1% and average revenue per user (ARPU) was also stable at Rp123,000 per month.
Throughout 2013, subsidiary under PT Global Mediacom Tbk which engaged in media business has recorded a net profit of Rp620 billion.
Below is table of revenue from subsidiary engaged in the media business:
Financial Services Sector
PT MNC Kapital Indonesia Tbk, the Company’s subsidiary which is in charge of financial services, recorded an increase in consolidated net revenue of 8.6% to Rp717.6 billion in 2012 from Rp660.8 billion in the same period last year. The improved performance was contributed by all business segments of the respective subsidiaries, consisting of MNC Securities, MNC Asset Management, MNC Finance, MNC Life and MNC Asuransi.
Most of MNC Kapital’s revenue was contributed by net premium revenue of Rp256.2 billion, consumer financing of Rp240.1 billion, and investment manager services of Rp74.5 billion. Others were contributed from the brokerage commission, al- ijarah leases, finance and operations leases.
On consolidated basis, the subsidiary’s revenue in financial sector over the course of 2013 increased by 8.6% to Rp717.6 billion compared to the previous year:
Di bawah ini adalah tabel pendapatan Entitas Anak yang bergerak di bidang media:
Pendapatan Bersih MNC Media
(dalam miliar Rupiah) 2013 2012 ∆
Net Revenues MNC Media
(in billion Rupiah)
Media berbasis konten dan iklan 6,364 5,959 6.8% Content and advertising based media
Media berbasis pelanggan 3,018 2,392 26.2% Subscribers based media
Media pendukung dan infrastruktur 92 88 4.6% Media support and infrastructure
Penjualan melalui media 85 24 254.2% Media shopping
Lainnya 460 462 (0.4%) Others
Jumlah 10,019 8,925 12.3% Total
Sektor Jasa Keuangan
PT MNC Kapital Indonesia Tbk, yang merupakan entitas anak Perseroan yang membawahi bidang jasa keuangan, mencatat kenaikan pendapatan bersih konsolidasi sebesar 8,6% menjadi Rp717,6miliar pada tahun 2012 dari Rp660,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan kinerja tersebut dihasilkan di seluruh segmen usaha dari masing-masing entitas anak, yang terdiri dari MNC Securities, MNC Asset Management, MNC Finance, MNC Life dan MNC Asuransi.
Sebagian besar pendapatan MNC Kapital
dikontribusikan oleh pendapatan premi bersih sebesar Rp256,2 miliar, pembiayaan konsumen sebesar Rp240,1 miliar, serta pendapatan jasa manajer investasi yang sebesar Rp74,5 miliar. Sisanya antara lain disumbang oleh komisi perantara perdagangan efek, pendapatan sewa al- ijarah, sewa pembiayaan dan operasi.
Secara konsolidasi, pendapatan Entitas Anak di bidang keuangan pada 2013 ini meningkat 8,6% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi Rp717,6 miliar. Daftarnya dapat dilihat di bawah ini:
Pendapatan MNC Financial Services
(dalam miliar Rupiah)
2013 2012 ∆
Revenues MNC Financial Services
(in billion Rupiah)
Pendapatan Premi Bersih 256,2 142,4 79.9% Net Premium Income
Pembiayaan Konsumen 240,1 174,8 37.3% Consumer Financing
Jasa Manajer Investasi 74,5 32,2 131.9% Management Investment Fees
Komisi Perantara Pedagang Efek 58,1 47,8 21.5% Brokerage Commissions
Pendapatan Sewa Al-Ijarah 10,1 - - Al-Ijarah lease income
Sewa Pembiayaan dan Operasi 28,9 18,4 57.1% Financing and operating Lease
Bunga dan Dividen 44,4 23,6 87.6% Interest and Dividend
Pendapatan Murabahah 44,1 11,9 270.2% Murabahah Income