• Tidak ada hasil yang ditemukan

CLINICAL PATHWAY HERNIA INGUINALIS

Dalam dokumen Buku Cp & Ppk Terintegrasi Who - Persi (Halaman 131-141)

Panduan Asuhan Kefarmasian & Clinical Pathway

CLINICAL PATHWAY HERNIA INGUINALIS

Rumah Sakit Kelas B & C

No. RM:

Nama Pasien BB Kg

Jenis Kelamin TB Cm

Tanggal Lahir Tgl.Masuk jam

Diagnosa Masuk RS Tgl.Keluar jam

Kode ICD: hari Penyakit Utama Lama rawat Kode ICD: Penyakit Penyerta Rencana Rawat Kode ICD: / Komplikasi R.Rawat/Kl as Kode ICD: Ya/Tidak Tindakan Rujukan

Dietary Counseling and Surveillance Kode ICD: Z71.3

HARI PENYAKIT

KEGIATAN URAIAN KEGIATAN 1 2 3 4 5 6 7 KETERANGAN

HARI RAWAT 1 2 3 4 5 6 7 1. ASESMEN AWAL

a. ASESMEN AWAL Dokter IGD

Pasien masuk via IGD

MEDIS Dokter Spesialis Pasien masuk via RJ

Perawat Primer:

Kondisi umum, tingkat kesadaran,

b. ASESMEN AWAL tanda-tanda vital, riwayat alergi,skrining gizi, nyeri, status Dilanjutkan dengan

fungsional: asesmen bio-psiko- sosial,

KEPERAWATAN

bartel index, risiko jatuh, risiko spiritual dan budaya decubitus, kebutuhan edukasi dan

budaya. Darah lengkap Masa perdarahan 2. LABORATORIUM Masa pembekuan

Gula darah sewaktu Elektrolit

fungsi ginjal (ureum/creatinin)

3. RADIOLOGI/ THORAX AP

IMAGING

EKG Usia > 40 tahun

Dokter non DPJP/dr. Ruangan Atas Indikasi/ Emergency b. ASESMEN

Perawat Penanggung Jawab Dilakukan dalam 3 Shift

Lihat risiko malnutrisi melalui skrining gizi dan mengkaji data

antropometri, biokimia, c. ASESMEN GIZI Tenaga Gizi (Nutrisionis/Dietisien)

fisik/ klinis, riwayat makan

termasuk alergi makanan serta riwayat personal. Asesmen dilakukan dalam

waktu 48 jam

Telaah Resep Dilanjutkan dengan

d. ASESMEN intervensi farmasi yang

FARMASI Rekonsiliasi Obat sesuai hasil Telaah dan

Rekonsiliasi 6

. DIAGNOSIS a

. DIAGNOSIS Hernia Inguinalis MEDIS

a. Kode (00132): Nyeri Akut

Masalah keperawatan yang

b. Kode (00133): Nyeri Kronis b

. DIAGNOSIS dijumpai setiap hari.

KEPERAWATAN c. Kode (00146): Ansietas Dibuat oleh perawat

penanggung jawab. d. Kode (00044): Kerusakan

Integritas Jaringan

Prediksi suboptimal asupan energi Sesuai dengan dataasesmen, kemungkinan saja

berkaitan rencana tindakan bedah/

c. DIAGNOSIS GIZI operasi ditandai dengan asupan ada diagnosis lain atau

energi diagnosis berubah selama

lebih rendah dari kebutuhan (NI -

1.4) perawatan.

Informasi tentang aktivitas yang dapat

dilakukan sesuai dengan tingkat kondisi pasien

Terapi yang diberikan meliputi kegunaan obat, dosis dan efek

7. DISCHARGE samping Program pendidikan

pasien

PLANNING Menjelaskan gejala kekambuhan dan keluarga

penyakit dan hal yang dilakukan untuk mengatasi gejala yang muncul

Diet yang dapat dikonsumsi selama

pemulihan kondisi yaitu diet lunak yang tidak merangsang dan tinggi energi serta protein

INFORMASI MEDIS Informed Consent berdasarkan Discharge Planning.

Diet pra dan pasca bedah. Diet

cair, Edukasi gizi dilakukan saat

b. EDUKASI &

saring, lunak, biasa bertahap.

Tinggi awal masuk pada hari 1

KONSELING GIZI Energi dan Tinggi Protein selama

atau ke 2 pemulihan

c. EDUKASI Tanda-tanda infeksi Pengisian formulir informasi dan edukasi

KEPERAWATAN Diet selama perawatan terintegrasi oleh pasien

dan

379 Edukasi persiapan operasi atau keluarga

Informasi Obat Meningkatkan kepatuhan

d. EDUKASI FARMASI pasien meminum/

Konseling Obat menggunakan obat

PENGISIAN FORMULIR

INFORMASI DAN Lembar Edukasi Terintegrasi DTT Keluarga/Pasien

EDUKASI TERINTEGRASI

9. TERAPIMEDIKA MENTOSA

Cefriaxone 1 gr IV/24 jam a. INJEKSI Ketorolak tid

Ondancetron bid b. CAIRAN INFUS RL, Nacl, Dextrose 5 %

Varian

Cefadroksil 500 mg 3 x 1 tab = 12 Obat Pulang

c. OBAT ORAL Roboransia 1 x 1 tab = 6 Obat Pulang

Ranitidine 2 x 1 tab = 6 Obat Pulang

Paracetamol 500 mg 3 x 1 tab = 10 Obat pulang

Midazolam, IV : 0,1 - 0,4 mg/kg

Tergantung pilihan GA/

d. OBAT ANESTESI Gas Anestesi (N2O, Sevo, Iso Flu) RA

Bupivacain 0,5 % hiperbarik 12,5 mg

10.TATALAKSANA/INTERVENSI (TLI) a

. TLI MEDIS Herniotomi

a. Kode NIC (1400): Manajemen Nyeri

b. Kode NIC (6040): Terapi Relaksasi

c. Kode NIC (5820): Reduksi Ansity d. Kode NIC (3660): Perawatan Luka

e. Kode NIC (6540): Control Infeksi b

. TLI

f. Kode NIC (4190): Pemasangan

Infus Mengacu pada NIC

KEPERAWATAN

g. Kode NIC (2314): Kolaborasi Obat

IV

h. Kode NIC (309): Persiapan Operasi:

edukasi, persiapan fisik: mandi, penyiapan organ, enema, ganti

Diet cair/saring/lunak/biasa secara Bentuk makanan,kebutuhan zat gizi bertahap pasca bedah. Diet TETP

c. TLI GIZI (Tinggi Energi Tinggi Protein) disesuaikan dengan usia

selama

dan kondisi klinis secara

pemulihan bertahap

Menyusun Software interaksi

d. TLI FARMASI Rekomendasi kepada DPJP

Dilanjutkan dengan intervensi farmasi sesuai hasil monitoring

11. MONITORING & EVALUASI (Monitor Perkembangan Pasien)

a. DOKTER DPJP Asesmen Ulang & Review VerifikasiRencana Asuhan a. Monitoring penurunan skala nyeri

pasien

b. Monitoring implementasi mandiri teknik relaksasi untuk

menurunkan nyeri

c. Monitoring tanda-tanda kecemasan

yang dialami oleh pasien d. Evaluasi pemahaman pasien

tentang prosedur tindakan yang akan dilakukan

b. KEPERAWATAN e. Monitoring ekspresi non verbal Mengacu pada NOC

pasien (pasien menunjukkan ekspresi lebih tenang dan pasien mengungkapkan lebih aman/ nyaman

f. Monitoring implementasi mandiri terapi relaksasi untuk

menurunkan kecemasan g. Monitoring luka

h. Monitoring tanda tanda infeksi Monitoring asupan makan

Sesuai dengan masalah gizi

dan tanda gejala yang akan

Monitoring Antropometri dilihat kemajuannya

c. GIZI Monitoring Biokimia

Mengacu pada IDNT Monitoring Fisik/klinis terkait gizi (International Dietetics &

Nutrition Terminology)

Monitoring Interaksi Obat Menyusun Software

interaksi

d. FARMASI Monitoring Efek Samping Obat

Dilanjutkan dengan

Pemantauan Terapi Obat intervensi farmasi yang

sesuai 12. MOBILISASI/ REHABILITASI

13. OUTCOME/HASIL

a. MEDIS

Nyeri daerah operasi (-)

Luka operasi kering dan bersih a. Kode NOC (1605): Control Nyeri b. Kode NOC (2101): Effect

Destructive

c. Kode NOC (2102): Level Nyeri

Mengacu pada NOC b. KEPERAWATAN d. Kode NOC (1211): level ansietas

Dilakukan dalam 3 shift e. Kode NOC (1402): Ansity Self

Control

f. Kode NOC (1102): penyembuhan Luka

g. Kode NOC (0703): Severity Infeksi

Asupan makanan >

80% Status Gizi berdasarkan

c. GIZI antropometri, biokimia,

Optimalisasi Status

Gizi fisik/ klinis

d. FARMASI

Terapi obat sesuai

indikasi Meningkatkan kualitas

Obat rasional hidup pasien

14. KRITERIA Status pasien/tanda vital

PULANG sesuai dengan PPK

15. RENCANA Resume Medis dan Keperawatan Pasien membawa

Resume PULANG/

Penjelasan diberikan sesuai

dengan Perawatan/Surat Rujukan/

EDUKASI keadaan umum pasien Surat Kontrol/Homecare

PELAYANAN Surat pengantar kontrol saat pulang. LANJUTAN VARIAN ____________, _____________, ______ Dokter Penanggung Jawab Pelayanan

Perawat Penanggung

Jawab Pelaksana Verivikasi

(____________________) (__________________) (______________) Keterangan :

LOGO PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK) RS

Dalam dokumen Buku Cp & Ppk Terintegrasi Who - Persi (Halaman 131-141)