C. Laporan K euangan PSAK
2. Tujuan Laporan K euangan M enurut PSAK No.45
2.2 Contoh Laporan Aktivitas menurut PSAK No.45 Entitas Nirlab a
Laporan Aktivitas
Untuk Tahun Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 20XX
Perubahan Aset Neto Tidak Terikat Pendapatan dan Pengha silan:
Sum bangan xx
Jasa Layanan xx
Penghasilan Investasi Ja ngka Panjang (Catatan E) xx Penghasilan Investasi la in-la in (Catatan E) xx Penghasilan neto investasi jangka panjang be lum
direalisasi xx
Lain-Lain Xx
Jum lah Pendapata n dan Penghasilan T idak Terikat Xx Contoh
Aset Neto yang Berakhir Pembatasan ya (Catatan D):
Pem enuhan program Pem batasan Xx
Berakhirnya pem batasan pem erole han peralatan Xx
Berakhirnya pem batasan waktu Xx
Jum lah aset yang telah berakhir pem batasanya Xx Jumlah pendapatan, Penghasilan, dan Sumbangan lain Xx Beban dan K erugian:
Program B Xx
Program C Xx
M anajem en dan um um Xx
Pencarian dana Xx
jum lah Beban (Catatan F) Xx
K enaikan Jumlah Aset Neto Tidak Terikat Xx
b) Laporan Arus K as
M enurut PSAK 2 No 06 arus kas adala h arus m asuk dan arus keluar kas dan setara kas. Kas terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan rekening giro (dem and deposito). Setara kas (cash equivalent) adalah investasi yang sifatnya sangat liquid, berjangka pende k, yang denga n cepat dapat segera dikonversikan m enjadi kas dalam jum lah yang dapat ditentuka n dan m em iliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan.
Laporan arus kas m enunjukkan arus uang kas m asuk dan keluar untuk suatu periode. Periode yang dim aksud a dalah periode ya ng sam a dengan yang digunakan oleh la poran aktivitas. Secara sederhana, laporan arus kas hendak berusaha m enggam barkan pendapatan ( revenue) lem baga yang direalisasika n dalam bentuk penerim aan uang kas dan biaya (expenses) lem baga yang direalisir da lam bentuk uang kas keluar, sehingga tida k tertutup kem ungkinan bahwa pendapatan lem baga berbeda dengan penerim aan riil uang kas. Sebaliknya, biaya lem baga bisa berbeda jum lahnya dengan
pengeluaran ka s aktua l. Hal ini buka n m erupakan m as alah besar, karena hanya konsuke nsi dari penerapan akrual basis dalam pelaporan. (nainggolan, pahala).
Penyajian laporan arus kas untuk lem baga nirlaba juga m enunjuk pada PSAK N o.2 tentang La poran Arus Kas. Dalam PSAK diatur bahwa arus uang ka s m asuk dan kelu ar harus digolongkan ke dalam 3 (tiga) kategori yaitu:
(1) Aktivitas Operasi
(a) Dalam kelom pok ini adalah penam abahan dan pengurangan arus kas yang terjadi pada perkiraan yang terkait dengan operasiona l lem baga. Beberapa contoh item yang m em pengaruhi arus kas operasi adalah: (b) Surplus atau defisit lem baga (datanya diam bil dari
laporan aktivitas)
(c) Depresiasi atau penyusutan (karena depresia si dianggap sebaga i biaya, nam un tidak terja di uang kas keluar) setiap ta hun.
(d) Perubahan pada account piutang lem baga. Bila saldo piuta ng awal lebih besar dari piuta ng akhir tahun, m aka dianggap telah terjadi pelunasan piutang dan dengan dem ikian m enam bah arus kas m asuk. Dengan dem ikian se lisih saldo ini akan dianggap seba gai arus kas keluar.
(e) Account (perkiaraan buku besar) lain seperti :
persediaan, biaya dibayar dim uka lainnya.
Bila arus ka s m asuk dari ka tegori operasional ini lebih besar dari arus kas keluar, hal ini m enyiratkan bahwa lem baga ini adalah sehat, karena untuk kegiatan operasional sehari-hari tidak m engalam i kesuli tan likuiditas. Sebaliknya bila ternya ta arus kas operasional negatif, dalam kasus ini berarti lem baga tidak dapat m em biayai penge luaran uang kas dengan penerim aan uang kas dari sum ber operasional, sehingga diperlukan sum ber uang kas lain dari sum ber investasi (penjualan aktiva tetap) atau sum ber pendanaan (financing) seperti pem buatan huta ng baru. Kondisi negatif ini m engirim kan sinyal ya ng patut diperhatikan, karena lam a-kelam aan lem baga dapat terseret ke dalam m asalah keuangan.
(2) Aktivitas Investasi
Term asuk dalam kelom pok ini adalah sem ua penerim aan dan pengeluaran uang kas yang terkait dengan investa si lem baga. Investasi dapat berupa pem belian/penjualan aktiva te tap, penem patan/ pencairan da na deposito atau investasi la in. Bila arus kas m asuk lebih besar dari arus kas keluar, m aka lem baga m engisyaratka n seda ng m elakukan
peram pingan (divestasi). Sebaliknya bila arus kas negatif berarti lem baga sedang ekspa nsi de ngan m enam bah aktiva baru, m enginvestasikan dananya di instrum en investa si. (3) Aktivitas Pendanaan
Term asuk dalam kelom pok aktivita s pendanaa n adalah perkiraan yang terkait dengan transaksi berupa penciptaan/pe lunasa n kewajiban hutang lem baga dan kenaikan/penurunan aktiva bersih dari surplus- defisit lem baga. Penam bahan hutang pada perkiraan h utang diartikan sebagai kas m asuk. Sebaliknya pem bayaran hutang yang dila kukan selam a periode tersebut akan m em erlukan kas keluar dan m enurunkan hu tang di Laporan Posisi Keua ngan.
Transaksi lain yang m engakibatkan perubaha n arus kas m asuk dan keluar dalam kelom pok ini adalah:
Penerim aan kas dari penyum bangan yang penggunaa nnya dibata si untuk ja ngka panjang.
(a) Penerim aan kas dari sum bangan da n pengha sila n investasi ya ng penggunaanya dibatasi untuk perolehan, pem banguna n, dan pem eliharaan aktiva tetap ata u peningkatan da na abadi (endowment).
(b) Bunga, dividen yang dibatasi penggunaanya untuk jangka panjang.
a. Tujuan Laporan Arus K as
Tujua n utam a laporan arus kas adala h m enyajikan inform asi m engenai penerim aan dan penge luaran kas dalam sua tu periode.
b. K larifikasi Penerimaan dan Pengeluaran kas
Laporan arus ka s disa jika n sesua i PSAK No.2 te ntang Laporan Arus ka s dengan tam baha n sebagai berikut :
1) Aktivitas Pendanaan
a) Penerim aan kas dari penyum bang yang penggunaanya dibata si untuk ja ngka waktu panjang;
b) Penerim aan kas dari sum bangan dan penghasilan inve stasi yang penggunaannya diba tasi untuk pem erolehan, pem banguna n dan pem eliharaan aset tetap, atau peningkata n dana abadi (endowment); dan
c) Bunga dan deviden yang dibatasi penggunaanya untuk jangka panjang.
2) Pengungkapan inform asi m engenai aktivitas inve stasi dan pendanaan nonkas: sum bangan berupa bangunan atau ase t investasi.
2.3 Contoh Laporan Arus K as menurut PSAK No.45