Abdillah, Fitri dan Hani, Maulita Sari. 2004. Studi Hubungan antara Faktor Komunikasi, Kepemimpinan dan Pendidikan terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Ekowisata di Desa Wisata Candirejo, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Pariwisata STP Trisakti, Vol. 9, No. 2, hlm. 172 – 190.
Alwi, Hasan dkk. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Anoegrajekti, Novi. 2011. Gandrung Banyuwangi; Kontestasi dan Representasi Identitas Using. Jurnal Humaniora Vol 23, No. 1. hlm. 26-36.
Aref, Fariborz. 2011. Sense of Community and Participation for Tourism Development. Life Science Journal, Vol. 8, No. 1, hlm. 20-25.
Arifin, Winarsih Partaningrat. 1995. Babad Blambangan. Yogyakarta: Bentang.
Aziz, Nasru Alam. 2011. (Tanah Air) Desa Kemiren yang Kental Osingnya. Harian Kompas, Sabtu 8 Januari 2011.
BS, Haryadi. 1985. Gandrung dan Sejarahnya, Asal Muasalnya yang Membingungkan. Harian Jawa Pos, 25 Mei 1985, hlm. 6.
Demartoto, Argyo, 2009. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Wisata Alam Air Terjun Jumog, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Laporan Penelitian, FISIP UNS, Surakarta.
Dogra, Ravinder dan Anil Gupta. 2012. Barriers to Community Participation in Tourism Development: Empirical Evidence from a Rural Destination. South Asian Journal of Tourism and Heritage, Januari, Vol. 5, No. 1, hlm. 129-142.
Fandeli, Chafid. 2002. Perencanaan Kepariwisataan Alam. Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
Geertz, Clifford. 1989. Abangan, Santri, Priyayi Dalam Masyrakat Jawa. Terj. Aswab Mahasin. Jakarta: Pustaka Jaya.
Hakim, Lukman. 2004. Dasar-Dasar Ekowisata. Malang: Bayu Media. Koentjaraningrat. 1994. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka
129
Kuncoro, E.H. 1995. Partisipasi Masyarakat Sekitar Hutan dalam Pelaksanaan Management Regime. Tesis S-2. Program PascaSarjana UGM. Yogyakarta.
Kurnianto, Imam Rudy. 2008. Pengembangan Ekowisata ( Ecotourism ) di Kawasan Waduk Cacaban Kabupaten Tegal. Tesis Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang.
Kusmayadi dan Taviprawati, Ervina. 1999. Aspek Masyarakat dan Faktor Lingkungan Dalam Pengembangan Daerah Tujuan Wisata Alam dan Ekologi (Tinjauan Atas Rencana Pengembangan Daerah Tujuan Wisata Gunung Salak Endah Kabupaten Bogor), Jurnal Ilmiah Pariwisata STP Trisakti, Vol. 4, No. 1, hlm. 81-97.
Lindsay, 1991. Klasik, Kitsch, Kontemporer: Sebuah Studi tentang Seni Per tunjukan Jawa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Lombard, Denys. 2000. Nusa Jawa: Silang Budaya (Bagian I: Batas-Batas Pembaratan). Jakarta: Gramedia.
Margana, Sri. 2012. Ujung Timur Jawa, 1763-1873: Perebutan Hegemoni Blambangan. Yogyakarta: Pustaka Ifada.
Moeleong, Lexy J. 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya. Nur, Tri Kurnia H.M., dkk. 2010. Pelestarian Pola Pemukiman Masyarakat Using di
Desa Kemiren Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Tata Kota dan Daerah, Vol. 2, No. 1, hlm. 59-73.
Nuryanti, Wiendu. 1993. Concept, Perspective and Challenges, makalah bagian dari Laporan Konferensi Internasional mengenai Pariwisata Budaya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pitana, I Gede. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta. Penerbit ANDI.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Rahayu, Eko Wahyuni dan Totok Hariyanto. 2008. Barong Using Aset Wisata Budaya Banyuwangi. Banyuwangi: Dinas Kenudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.
Sardjono, K. 1981. Pengembangan Seni gandrung Sebagai Atraksi Wisata. Banyuwangi: Badan Pengembangan Pariwisata Daerah Tingkat II Banyuwangi.
130
Sari, Diyas Mustika. 1994. Fungsi Wangsalan dalam Interaksi Sosial: Kajian Sosiolinguistik terhadap Masyarakat Bahasa Using di Dusun Genitri Desa Gendoh Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Skripsi Fakultas Sastra Universitas Jember.
Sejati, Irfanda Rizki H. 2012. Biola Dalam Seni Pertunjukan Gandrung. Jurnal Harmonia, Vol 12, No. 2. Hlm. 95-107.
Sastrayudha, Gumelar S. 2010. Concept Resort and Leisure. (Handout Kuliah) Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.
Soedarsono, R. M. 1997. Wayang Wong, Drama Tari Ritual Kenegaraan di Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Soedibyo, Djoko dan Habibie, Fachrul Husain. 2005 Bentuk Partisipasi Masyarakat Pada Pembangunan Daerah Wisata. Jurnal Ilmiah Pariwisata STP Trisakti, Vol. 10, No.3, hlm. 264-275.
Sutarto, Ayu. 2010. Kamus Budaya dan Religi Using. Jember: Lembaga Penelitian Universitas Jember.
Suprapti (penyunting), dkk. 1995. Nilai-Nilai Kemasyarakatan Masyarakat Using di Banyuwangi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Supriyanto, Iwan. 2002. Rumah Tradisional Using: Konsep Ruang dan Bentuk. Jurnal Teknik arsitektur, Vol. 30, No 1 , hlm. 10-20.
Susanti, Kristina Novi. 2011. Kesenian Kuntulan Banyuwangi: Pengamatan Kelompok Musik Kuntulan Mangun Kerto. Perpustakaan digital FMMI, hlm. 1-45
Sutiyono. 2007. Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam pelaksanaan Program Desa Wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta.
Trisakti. 2013. Bentuk dan Fungsi Seni Pertunjukan Jaranan Dalam Budaya Masyarakat Jawa Timur. Prosisiding The 5th International Conference on Indonesian Studies: Ethnicity and Globalization, hlm. 377-386.
Untari, Rini. 2009. Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Zona Wisata Bogor Barat Kabupaten Bogor. Tesis Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.
131
Utami, Ida Ayu Kade Septiani. 2012. Strategi Pengelolaan Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Sebagai Kawasan Daya Tarik Wisata Khusus. Tesis Program Pascasarjana Universitas Udayana Bali.
Wastutiningsih, Sri Peni. 2004. Pemberdayaan Petani dan Kemandirian Desa, Dinamika Pedesaan dan Kawasan, Vol 4, No. 4, hlm. 12-18.
Zoetmulder, P. J. 1994. Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Penerbit Djambatan.
---. 2012. Instrumen Pendataan Profil Desa (IPPD) Kemiren. Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Jawa Timur.
---, 2011. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banyuwangi tahun 2010-2015. Banyuwangi: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. ---, 2012. Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi nomor 08 tahun 2012
Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banyuwangi tahun 2012-2032 . Banyuwangi: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
---, 2012. Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi nomor 13 tahun 2012 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
.---. 2013. Let‟s Go to Banyuwangi: Visitor‟s Guide Book. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.
132
133
PANDUAN WAWANCARA MENDALAM
A. Data informan 1. Nama : 2. Usia : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan : 5. Pekerjaan/ Jabatan : B. Daftar Pertanyaan*
1. Bagaimana kebijakan atau aturan yang ada mengenai pengelolaan DWK?
2. Apakah keunggulan yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke DWK?
3. Bagaimana teknis pemantauan (monitoring) terhadap daya dukung kawasan yang menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan wisata?
4. Adakah kendala atau hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan program DWK? Langkah strategis apa yang diambil dalam menyiasati kendala tersebut?
5. Bagaimana dengan keterlibatan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan DWK?
6. Bagaimana dengan kegiatan promosi yang telah dilakukan terhadap DWK?
7. Apakah rencana strategis yang dilakukan di masa mendatang dalam konteks pengembangan DWK?
8. Apa saja dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari kegiatan DWK yang dilakukan oleh para wisatawan?
9. Bagaimana upaya antisipasi yang dilakukan dari kemungkinan dampak negatif tersebut? 10. Apakah harapan Bapak/Ibu untuk pengembangan DWK?
*Daftar pertanyaan bisa dikembangkan lebih jauh namun tetap dalam batasan 10 anasir pertanyaan di atas. Draft wawancara untuk informan yang lain bisa dikembangkan sendiri oleh para peneliti mengikuti poin-poin yang terdapat dalam butir-butir indikator (B-F).
134