Ali, H. (2010). Proses pembelajaran. Jakarta: PrestasiPustaka Publisher
Ali, M. (1985). Pengembangan kurikulum di sekolah. Bandung: CV. Sinar Baru. Alwasih, A. C. (2002). Pokoknya kualitatif. Jakarta: Pustaka Jaya.
Amri, S. (2013). Pengembangan & model pembelajaran dalam kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
Asmani, J. M. (2012). Tips menjadi guru inspiratif, kreatif, dan inovatif. Yogyakarta: Diva Pres.
Bukhari, S. (2012).Metode pendidikan anak. Bandung: Pustaka Al-Fikri. Cathlin.(2013). Moral sumber daya manusia. Jakarta: EGC.
Collum, M. (2009).A scientific approach to teaching. New york: Routlege Curzon.
Crombie, W. R. (2005). Curriculum innovation acelebration of classroom practice (pembaharuan kurikulum sebuah perayaan kurikulum ruang kelas). Jakarta: PT. Gramedia Widiasana Indonesia.
Dakir.(2004). Perencanaan dan pengembangan kurikulum. Jakarta: Rineka Cipta. Didik.(2012). Bimbingan dan konseling. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Guntur. (1979). Psikolinguistik. Bandung: Angkasa.
Hakim, T. (2002).Mengatasi rasa tidak percaya diri. Jakarta: Puspa Swara. Hamalik, O. 2003. Pengembangan kurikulum. Bandung: PustakaSetia.
Hidayat, R. (2011). Pengantar sosiologi kurikulum.Jakarta: Raja GrafindoPersada. Istiqomah.(2009). Metode-metode pembelajaran. Jakarta:Pustaka Panjimas. John, D. M. (1997). Curriculum acomprehensive introduction. Canada: Litte Brown & Company (Canada) Limited.
106
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.(2003). Undang-undang republik Indonesia No. 22 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional 2003 beserta penjelasannya. Jakarta: Cemerlang.
Komalasari, K. (2010). Pembelajaran kontekstual; konsep dan aplikasi. Bandung: RefikaAditama.
Kurniasih. (2014). Implementasi kurikulum 2013: konsep dan penerapan. Surabaya: Kata Pena.
Lauster, P. (2012). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Majid, A. (2014). Pembelajaran tematik terpadu. Bandung: PT.Remaja Rosadakarya.
Makmun, A. S. (1995). Psikologi kependidikan. Bandung: PT. Remaja. Rosda Karya
Maksudin.(2013). Pendidikan karakter non-dikotomik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mulyoto, A. (2009). Sistem informasi konsep dan aplikasi pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nurhadi.(2002). Pendekatan kontekstual dan penerapan dalam KBK.Malang: Universitas Negeri Malang.
Naim, N. (2012). Character building: optimalisasi peran pendidikan dalam pengembangandan pembentukan karakter bangsa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Nasution.(1988). Asas-asas kurikulum. Bandung: Jemmars.
Nurhadi. (2004). Kurikulum 2004: pertanyaan dan jawaban. Jakarta: Grasindo. Nurwanti, S. (2011).Pendidikan karakter: pengintegrasian 18 nilai pembentuk
107
Poerwadarminta, W. J. S. (1976). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Poerwadarminta, W. J. S. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Balai Pustaka.
Poerwati, L. E. dan Sofan, A. (2013).Panduan memahami kurikulum 2013. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.
Qodratilah, T. M. (2011). Kamus bahasa indonesia untuk pelajar. Jakarta Timur: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rahmat, J. (2000). Psikologi komunikasi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Raka, J. (1996). Pembelajaran terpadu. Jakarta: DepdikbudRepublik Indonesia. Ridwan, A. (2014). Pembelajaran saintifik untuk kurikulum 2013. Jakarta: Bumi
Aksara.
Rusman.(2009). Manajemen kurikulum. Jakarta: PT. Raja Rafindo Persada.
Salim dan Yenny, S. (1991).Kamus bahasa Indonesia kontemporer. Jakarta: Modern English Press.
Sani, A. (2013). Inovasi pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Sanjaya, W.(2009). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan pembelajaran: teori dan praktik pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta : Kencana Media Group.
Setyawan, D. (2013). Tematik integratif.Jakarta: DepdikbudRepublikIndonesia. Sikumbang, Ed. (2014). Model dan metode pembelajaran kreatif dan berkarakter.
108
Sudarwan, D. (2013). Pendekatan-pendekatan ilmiah dalam pembelajaran. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Suderadja, H. (2004). Implementasi kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Bandung: CV. Cekas Grafika.
Sugiyono.(2011). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan research and development (R&D). Bandung: Alfabeta.
Suharsaputra, U. (2013). Menjadi guru berkarakter. Bandung:RefikaAditama. Suhartono. (2005). Pengembangan keterampilan berbicara anak usia dini.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Suherman, E. (2003).Etika profesi keguruan. Bandung: JICA.
Sujanto, B. (2007). Guru indonesia dan perubahan kurikulum. Jakarta: CV. Sagung Seto.
Sukardjo.(2008). Tekhnik penganalisis. Yogyakarta: Rineka Cipta.
Sukmadinata, N. (2002). Pengembangan kurikulum teori dan praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sumarsono, M. S. (2007). Kamus besar bahasa indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Sundayana, R. (2014). Statistik penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Supandi, P. Z. (1992). Administrasi pendidikan.Bandung: Ganesa Exact
Suparno, P. (2001). Teori perkembangan kognitif jean piaget. Yogyakarta: PenerbitKanisius.
Suryosubroto, B. (2005). Tatalaksana kurikulum. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto.(2010). Mengembangkan model pembelajaran tematik. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya.
Trianto. (2011). Model pembelajaran terpadu: konsep, stategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara
Zainal, A. (2011). Pendidikan karakter membangun perilaku positif anak bangsa. Bandung: CV. Yrama Widya
109
110
Daftar Pertanyaan Survei Kebutuhan
No Daftar Pertanyaan Jawaban
1 Apakah bapak dan Ibu memahami bahwa kekhasan kurikulum 2013 tercakup dalam 4 Kompetensi Inti? 2 Apakah Bapak atau Ibu memahami
pentingnya merumuskan tujuan pembelajaran yang mengandung 5M?
3 Kesulitan apakah yang Bapak dan Ibu hadapi dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang mencakup 5M?
4 Apakah yang Bapak dan Ibu ketahui tentang Pendekatan Saintifik untuk mencapai tujuan pembelajaran Kurikulum 2013? 5 Jelaskan satu model pembelajaran
yang dapat Bapak atau Ibu gunakan
untuk mencapai tujuan
pembelajaran tematik integratif LAMPIRAN 1
111 berdasarkan Kurikulum 2013? 6 Kesulitan apa yang Bapak atau Ibu
hadapi dalam menyediakan media pembelajaran?
7 Apakah bapak dan Ibu megalami kesulitan untuk mengevaluasi kompetensi pengetahuan (KI-3)? Bagaimana harapan Bapak atau Ibu berkaitan dengan kesulitan tersebut?
8 Apakah bapak dan Ibu memerlukan acuan untuk menilai kompetensi spiritual (KI-1)?
9 Apakah bapak dan Ibu memerlukan acuan untuk menilai kompetensi sosial (KI-2)?
10 Apakah bapak dan Ibu memerlukan acuan untuk menilai kompetensi keterampilan (KI-4)?
112
Angket Analisis Kebutuhan Guru LAMPIRAN 2
114
117
118
120
122
124
125
127
129
130
132
134
135
137
139
140
141
142
143
145
147
149
151
153 Validasi Guru
Validasi Guru Pertemuan Pertemuan 1 LAMPIRAN 3
156
159
162
165
168
Validasi Guru Pertemuan 6
Validasi Dosen LAMPIRAN 4
171 Validasi Dosen LAMPIRAN 4
174
Validasi Kepala Sekolah LAMPIRAN 5
177
Angket Pasca Penelitian LAMPIRAN 6