• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panca Jiwa

DAFTAR PUSTAKA Referensi Buku dan Daring

DAFTAR PUSTAKA Referensi Buku dan Daring

Abdi, T. (2018). Fenomena S3ks Bebas di Kalangan Pelajar SMP dan SMA, Mengejutkan 1 SMP 12 Siswinya Hamil. Tribunnews.com. Diwartakan pada 3 Oktober 2018. Diakses pada 28 Februari 2019.

Adhim, F. (2006). Positive Parenting: Cara-Cara Islami Mengembangkan Karakter Positif Pada Anak Anda. Bandung: Mizan.

Afifi, J. 2014. 1 Menit Mengatasi Rasa Percaya Diri. Yogyakarta: Flash Books. Agustin. 2009. Tesis Manajemen Perawatan Sarana Pendidikan di SMP Negeri 2

dan SMP Negeri 11 Lubuk Linggau. Bengkulu: UNIB.

Ahmad, H. (2003). Percik-percik Keteladanan Kiai Hamid Pasuruan. Malang: Citra Mentari Group.

Alamendah. (2014). Tugas Pokok, Tujuan, dan Fungsi Gerakan Pramuka. www.pramukaria.id. Dipublikasikan pada 14 Agustus 2018. Diakses pada 13 Maret 2019.

Amin, M. 2013. Diktat Kuliah Umum “Khutbatul ‘Arsy Pekan Perkenalan Tarbiyatul Mualimin/Mualimat AL Islamiyah. Pondok Pesantren Darunnajah. Aqib, Z. dan Sujak. (2011). Panduan dan Aplikasi Pendidikan Karakter. Jakarta :

Gaung Persada Press

Arismantoro. (2008). Tinjauan Berbagai Aspek Character Building Bagaimana Mendidik Anak Berkarakter. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Azra, A. (1999). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Millenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Azwar, A. (2012). Mengenal Gerakan Pramuka. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Bakhtiar. (2011). Pendidikan Karakter Melalui Kepramukaan.

Tribunnews.com. Dipublikasikan pada 11 November 2011. Diakses

pada 13 Maret 2019.

Buletin Darunnajah. Media Informasi Tahunan. Edisi: XXIII Tahun 2012.

Fattah, N. (2008). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fitri, A.Z. (2012). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Firmansyah. (2018) KPAI: Tawuran Pelajar 2018 Lebih Tinggi Dibanding Tahun Lalu. tempo.co. diwartakan pada 12 September 2018. Diakses pada 23 Oktober 2018.

100

Fuad, N. (2014). Manajemen Pendidikan Berbasis Masyarakat; Konsep, Strategi dan Implementasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Gunawan, H. (2014). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hamalik, O. (2008). Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Haryati, S. (t.t). Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum 2013. Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan Universitas Trunojoyo Madura.

Hasan, S.H., dkk. (2010). “Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa”, Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas.

Haedari, A. (2005). Masa Depan Pesantren Dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Komplesitas Global. Jakarta: IRD Press.

Hersey dan Blanchard. (2004). Management of Organizational Behavior: Utilizing Human Resources. Prentice Hall. New Jersey.

Kemendikbud. (2015). Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun 2015-2019. Jakarta:Kemdikbud RI.

Kesuma, Dharma dkk. (2011). Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya. Khan, Y. (2010). Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri: Mendongkrak

Kualitas Pendidikan. Yogyakarta: Pelangi Publishing.

Kusdi. 2009. Teori Organisasi dan Administrasi. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Kristiawan, Muhammad, dkk. (2017). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Lickona, Thomas. (2012). Educating for Character; Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Maulidiya. (2016). Hasil Survey 45 % Remaja Indonesia usia 13-19 tahun Sudah Merokok. Tribunnews.com. diwartakan pada 29 Agustus 2016. Diakses pada 17 Oktober 2018.

Maunah, B. (2009). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Teras.

Moleong, L.J. (1992). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya. Musfah, J. (2015). Manajemen Pendidikan: Teori, Kebijakan dan Praktik. Cetakan

ke-1. Jakarta: Prenadamedia Group.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

101

Mertoprawiro, S. (1992). Pembinaan Gerakan Pramuka Dalam Membangun Watak Dan Bangsa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Nata, A. (2008). Manajemen Pendidikan Mengatasi Kelemahan Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Nawawi, H. (1981). Administrasi Pendidikan. Jakarta: PT. Gunung Agung. Purwanto, M.N. (1970). Administrasi Pendididikan. Jakarta: Mutiara.

Probo, V. 2016. Mantan Anak Pramuka Lebih Sehat Kelak Dewasa. Cnnindonesia.com. diwartakan pada 10 November 2016. Diakses pada 12 Maret 2019.

Ramayulis. (2012). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

RHS. (2017). Kenakalan Remaja. Sindonews. Diwartakan pada 20 November 2017. Diakses pada 28 Desember 2018.

Rizky, S. 2012. Buku Wajib Tunas, Mengenal Pramuka Indonesia. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher.

Ronni. (2012). Masih Adakah Pramuka di Kalangan Remaja?. Republika.com. Diwartakan pada 18 Juni 2012. Diakses pada 30 Maret 2019.

Sa’id Aqiel Siradj et.al. (1999). Pesantren Masa Depan. Bandung: Pustaka Hidayah. Sarkonah. (2013). Panduan Pramuka (Penggalang). Bandung: CV. Nuansa Aulia. Shanty, I.N., Suyahmo, dan Sumarto, S. (t.t.). Faktor Penyebab Kenakalan Remaja

Pada Anak Keluarga Buruh Pabrik Rokok Djarum Di Kudusa. Jurusan Politik dan Kewarganegaran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Shulhan, M. dan Shoim. (2013). Manajemen Pendidikan islam: Strategi Dasar

Menuju Peningkatan Mutu Pendidikan Islam.Yogyakarta: Teras.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukarna. (2011). Dasar-Dasar Manajemen. CV. Mandar Maju. Bandung.

Sukmadinata. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Suprayogo, I. dan Tobroni. (2001). Metodologi Penelitian Sosial Agama. Bandung:

PT Remaja Rosda Karya.

Syarkawi. (2011). Pembentukan Kepribadian Anak: Peran Moral, Intelektual, Emosional, dan Sosial Sebagai Wujud Integrasi Jati Diri. Jakarta: Bumi Aksara.

Taufiq, M.T., et all. (t.t). Rekonstruksi Pesantren Masa Depan dari Tradisional, Modern, hingga Post Modern. Kuningan: IAIN Lathifah Mubarokiyan Suryalaya.

Terry, G.R. dan Franklin, S.G. (2003). Principles of Management. Edisi ke-8. India: A.I.T.B.S. Publishers and Distributor.

102

Tim Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam Kemenag RI. (2003). Pola Pembelajaran Pondok Pesantren. Jakarta:DitPeka Pontren.

Umiarso dan Zazin, N. (2011). Pesantren di Tengah Arus Mutu Pendidikan Menjawab Problematika Kontemporer Manajemen Mutu Pesantren. Semarang: Rasail Media Group.

Usman, Husaini. 2014. Manajemen, Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Walgito, B. (2004). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

Yamin, M. (2017). 40% Pengguna Narkoba Pelajar dan Mahasiswa. sindonews.com. Diwartakan 15 November 2017. Diakses pada 08 Maret 2019.

Yasmadi. (2005). Modernisasi Pesantren: Kritik Nurcholish Majid Terhadap Pendidikan Islam Tradisional. Jakarta: Quantum Teaching.

Yaumi, M. (2014). Pendidikan Karakter: Landasan, Pilar, dan Implementasi. Edisi Pertama. Jakarta: Prenadamedia Group.

Zubaedi. (2013). Desain Pendidikan Karakter; Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kharisma Putera Utama.

Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 tentang fungsi pendidikan nasional.

Undang-undang No. 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, Pasal 1 manjelaskan tentang Gerakan Pramuka

Permendikbud RI Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal Pasal 2 tentang nilai utama pendidikan karakter.

Referensi Jurnal

Agustinova, D.E. (2014). Hambatan Pendidikan Karakter Di Sekolah Islam Terpadu (Studi Kasus SDIT Al Hasna Klaten). Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol.1/Maret 2014 ISSN 1858-2621.

Alfiah. (2016). Problematika Penerapan Pendidikan Karakter Di Pondok Pesantren Kota Pekanbaru. Potensia: Jurnal Kependidikan Islam, Vol. 2. No. 1. Juni 2016. Dalmetri. (2014). Pendidikan Untuk Pengembangan Karakter; Telaah Terhadap

Gagasan Thomas Lickona dalam Educating for Character. Jurnal Al-Ulum. Vol.14 No.1. Juni 2014.

Dani, Cahyani, Manalu, dan Angelina. (2018). Hubungan antara Usia dan Pengetahuan Siswa-Siswi SMP "X" dengan Terjadinya Seks Bebas. Journal of Medicine and Health. Vol.2 No.1 February 2018.

Fitriyah, T. (2017). Potret Kenakalan Remaja dan Relevansinya Terhadap Pendidikan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan Islam. No.2 Vol. 2 tahun 2017.

103

Gamahendra, Hamid, dan Riza. 2014. Pengaruh Struktur Organisasi terhadap Efektivitas Organisasi (Studi Pada Persepsi Pegawai Tetap Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). Vol. 7 No. 2 Januari 2014.

Hamdan, Y. 2001. Pernyataan Visi dan Misi Perguruan Tinggi. Jurnal Mimbar. Volume XVII. Nomor 1 Jauari – Maret 2001:90 – 103.

Hanafi. (2015). Manajemen Pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Manajer Pendidikan. Volume 9. Nomor 5. November 2015.

Mutakallim. 2016. Pengawasan, Evaluasi dan Umpan Balik Stratejik. Jurnal UIN Alaudin Makassar. Volume V, Nomor 2, Juli – Desember.

Rusmaini. (2017). Manajemen Pendidikan Karakter di Lembaga Pendidikan Islam. Journal of Islamic Education Management. Vol.3. No.1. Juni 2017. ISSN: 2461-0674.

Sumara, D., Humaedi, S., dan Santoso, M.B. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian & PPM. Vol.4. No.2. Juli 2017. ISSN: 2442-448X.

Sumaryanti. (2016). Manajemen pendidikan Karakter. Jurnal Tarbawiyah. Vol. 13. No.2. Edisi Juli - Desember 2016.