• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen T E S I S. Oleh MASRIZAL SARAAN (Halaman 97-110)

[CIFOR] Center for International Forestry Research. 2003. Warta Kebijakan.

Perhutanan Sosial. Bogor.

[FAO] Food and Agricultural Organization. 1978. Forestry for Local Community Development. (FAO Forestry Paper.7). Rome.

[FWI] Forest Watch Indonesia. 2003. Potret Keadaan Hutan Indonesia Periode 1999 - 2002. Forest Watch Indonesia. Bogor.

[FWI] Forest Watch Indonesia. 2014. Potret Keadaan Hutan Indonesia Periode 2009 - 2013. Forest Watch Indonesia. Bogor.

Anantanyu, S. 2009. Partisipasi Petani Dalam Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Petani (Kasus Di Provinsi Jawa Tengah).

[Disertasi]. Institut Pertanian Bogor, Sekolah Pascasarjana.

Arifandy, M.I. dan Sihaloho, M. 2015. Efektivitas Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat sebagai Resolusi Konflik Sumber Daya Hutan. Sodality:

Jurnal Sosiologi Pedesaan. 147-158.

Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Arnstein S.R. 1969. A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Institute of Planners. 35(4).

Baig, B.M., Ahmad, S., Khan N., Ahmad, I and Straquadine S.G. 2008. The History of Social Forestry in Pakistan; An Overview. International Journal of Social Forestry. 1(1). 167-183.

Bryant, C. and White, L.G. 1982. Managing Development in Thirtd World.

Westview Press, Boulder. Colorado.

Cary, J. L. 1970. Community Development as A Process. Univerity of Missouri Press. Missouri.

Chambers, R. 1983. Pembangunan Desa, Mulai dari Belakang. LP3ES. Jakarta.

Chambers, R. 1985. Rural Development: Putting the Last First. New York.

Longman. London.

Conyers, D. 1991. Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga. UGM Press. Yogyakarta.

Dongre, P. 2011. Role of Social Forestry in Sustainable Development - A Micro Level Study. International Journal of Social Science and Humanity Studies. 3(1): 1309-8063 (Online).

Hakim, I. 2010. Orientasi Makro Kebijakan Social Forestry Di Indonesia. Di dalam: Hakim, I., Irawanti, A., Murniati, Sumarhani, Widiarti, A., Effendi R., Muslich, M., dan Rulliaty S., editor. Jakarta: Penerbit Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan. Jakarta. hlm. 1-29.

Huraerah, A. 2008. Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat: Model dan Strategi Pembangunan Berbasis Kerakyatan. Bandung: Humaniora.

Hyde, W.F. and Kohlin, G. 2000. Social Forestry Reconsidered. Silva Fennica. 34 (3): 285-314.

Inoue, M. 1998. Characteristics of Participatory Forest Management Systems in Southeast Asian Countries. Laboratory of Forest Policy, The University of Tokyo. Japan.

Irawanti, S. 2010. Aspek Ekonomi dan Kelembagaan Dalam Social Forestry. Di dalam: Hakim, I., Irawanti, A., Murniati, Sumarhani, Widiarti, A., Effendi R., Muslich, M., dan Rulliaty S., editor. Jakarta: Penerbit Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan. Jakarta. hlm. 65-107.

Kanel, K.R., and Dahal, G.R. 2008. Community Forestry Policy and Its Economic Implications: An Experience from Nepal. International Journal of Social Forestry. 1(1): 50-60.

Kartasasmita, G. 1995. Pemberdayaan Masyarakat: Sebuah Tinjauan Administrasi. Pidato Pengukuhan Guru Besar Dalam Ilmu Administrasi Pada Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang. Malang.

Kartodihardjo, H. 2006. Ekonomi dan Institusi Pengelolaan Hutan. Telaah Lanjut Analisis Kebijakan Usaha Kehutanan. Institute for Development Economics of Agriculture and Rural Areas (IDEALS). Bogor.

Khadiyanto, P. 2007. Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Unit Sekolah.

Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.

Khairuddin, H. 1992. Pembangunan Masyarakat: Tinjauan Aspek Sosiologi, Ekonomi, dan Perencanaan. Liberty. Yogyakarta.

Mikkelsen, B. 2001. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-Upaya Pemberdayaan: Panduan Bagi Praktisi Lapangan. Alih Bahasa, Nalle M.

Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Jakarta. Terjemahan dari: Methods for Development Work and Research : a Guide for Practitioners.

Mitchell, B., Setiawan, B. dan Rahmi D.H. 2003. Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Nasrul, W. 2012. Pengembangan Kelembagaan Pertanian Untuk Meningkatkan Kapasitas Petani Terhadap Pembangunan Pertanian. Menara Ilmu. 3(29).

166-174.

Pasaribu, I.L. dan Simanjuntak, B. 1986. Sosiologi dan Pembangunan. Tarsito.

Bandung.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor:

P.83/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2016 tentang Perhutanan Sosial.

Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan, Rencana Pengelolaan Hutan dan Pemanfaatan Hutan.

Pirard, R. Secco, D.L., and Warman R. 2016. Do Timber Plantations Contribute to Forest Conservation?. Environmental Science & Policy. 57: 122 – 130.

Rahmawaty, Khairat, N. dan Rauf, A. 2016 Integrated Approach as an Effort to Climate Change Mitigation in Land Use Change Assessment. Prosiding Seminar Nasional Penguatan Pengajaran dan Penelitian Perubahan Iklim:

Bridging Gap Implementasi Kebijakan Mitigasi dan Adaptasi di Tingkat Nasional dan Subnasional. Jakarta.

Rahmawaty, Villanueva T.R. and Carandang, M.G. 2011. Participatory Land Use Allocation (Case Study in Besitang Watershed, Langkat, North Sumatera, Indonesia). Lambert Academic. Publishing, Germany. 199 pp.

Rahmina. 2012. Pilihan Skema Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Dalam Mitigasi Perubahan Iklim. Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH. Forests and Climate Change Programme (FORCLIME). Jakarta.

Ross, Murray, G., and Lappin, B.W. 1967. Community Organization: Theory, Principles and Practice. Second Edition. Harper & Row Publishers. New York.

Ruslan, R. 2008. Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi: Konsepi dan Aplikasi. PT. RajaGrafindo Persada. Jakarta.

Saaty, T. L. 1993. Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin, Proses Hirarki Analitik untuk Pengambilan Keputusan dalam Situasi yang Kompleks.

Pustaka Binama Pressindo. Jakarta.

Sardjono, M.A., 2004. Mosaik Sosiologis Kehutanan: Masyarakat Lokal, Politik dan Kelestarian Sumber Daya. Debut Press, Jogyakarta.

Sastropoetro, S. 1988. Partisipasi, Komunikasi, Persuasi dan Disiplin Dalam Pembangunan Nasional. Alumni. Bandung.

Slamet, M. 2003. Membentuk Pola Prilaku Manusia Pembangunan. Bogor: IPB Press.

Soetomo. 2006. Strategi-Strategi Pembangunan Masyarakat. Pustaka Pelajar.

Yogyakarta.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. (cetakan ke-14). Alfabeta. Bandung.

Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta. Bandung.

Sugiyono. 2012. Statistik untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung.

Sumarto dan Hetifah S.J. 2003. Inovasi, Partisipasi dan Good Governance.

Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Sunartana, Y.E.P. 2003. Partisipasi Anggota dalam Kelompok Pengelola dan Pelestari Hutan (KPPH). Kasus di Kawasan Hutan Lindung Register 19 Gunung Betung Lampung. [Tesis]. Program Pascasarjana IPB. Bogor.

Suprayitno, A.R. 2008. Pelibatan Masyarakat: Lokal Upaya Memberdayakan Masyarakat Menuju Hutan Lestari. Jurnal Penyuluhan. 4(2): 134-138.

Suprayitno, A.R., 2011. Model Peningktan Partisipasi Petani Sekitar Hutan Dalam Mengelola Hutan Kemiri Rakyat. [Disertasi]. IPB. Bogor.

Suradisastra, K. 2006. Revitalisasi Kelembagaan untuk Percepatan Pembangunan Sektor Pertanian dalam Otonomi Daerah. Analisis Kebijakan Pertanian.

4(4): 281-314.

Suradisastra, K. 2008. Strategi Pemberdayaan Kelembagaan Petani. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 26(2): 134-138.

Surakhmad, W. 1980. Pengantar Penelitian Ilmiah: Dasar Metoda Teknik.

Penerbit Tarsito. Bandung.

Suryono, A. 2010. Dimensi-Dimensi Prima Teori Pembangunan. Universitas Brawijaya Press. Malang.

Syahyuti. 2006. Tiga Puluh (30) Konsep Penting dalam Pembangunan Pedesaan dan Pertanian: Penjelasan tentang “Konsep, Istilah, Teori dan Indikator

Tarigan, U. 1993. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Reboisasi dan Penghijauan di Kabupaten Karo Sumatera Utara [Tesis]. Program Pascasarjana KPK IPB-USU. Bogor.

Theresia C.C. 2008. Efektivitas Pengelolaan Hutan Kolaboratif Antara Masyarakat dengan Perum Perhutani Kasus PHBM di KPH Kuningan dan KPH Majalengka Perum Perhutani Unit III Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Theresia, A. Andini, K.S., Nugraha, P.G.P dan Mardikanto, T. 2014.

Pembangunan Berbasis Masyarakat. Acuan Bagi Praktisi, Akademis, dan Pemerhati Pengembangan Masyarakat. Penerbit Alfabeta. Bandung.

Tilaar, H.A.R. 2009. Kekuasaan dan Pendidikan: Manajemen Pendidikan Nasional dalam Pusaran Kekuasaan. Rineka Cipta. Jakarta.

Tjokroamidjojo, B. 1996. Perencanaan Pembangunan. Gunung Agung. Jakarta.

Trison, S. 2004. Development of Community Participation in the Forest Restoration Project (Case Study at Gunung Walat Educational Forest). Di dalam Proceeding of National Workshop: Forest Rehabilitation through Agroforestry. Laboratory of Forest Socio - Economic and Policy &

Laboratory Silviculture. Bogor. Faculty of Forestry Bogor Agricultural University. 42 -45.

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan.

Uphoff, N.T., Cohen, J.M., and Goldsmith, A.A. 1979. Feasibility and Application of Rural Development Participation: A State of the Art Paper.

Rural Development Committee, Cornell University. New York.

Winarto, H. 2003. Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Agoforestry. [Tesis].

Program Pascasarjana IPB. Bogor.

Wirdianto, E. dan Unbersa, E. 2008. Aplikasi Metode Analytical Hierarchy Process dalam Menentukan Kriteria Penilaian Supplier. TeknikA. 2(29): 6-13. Padang.

Zoysa, D.M. and Inoue, M. 2008. Forest Governance and Community Based Forest Management in Sri Lanka: Past, Present And Future Perspectives.

International Journal of Social Forestry. 1(1): 27-49.

Lampiran 1. Populasi Penelitian

Daftar Nama Anggota Kelompok Tani Hutan Pemuda Tani, Desa Aor Nakan 1

No Nama Posisi Umur

(Tahun)

Jenis Kelamin

Pendidikan Pekerjaan Penghasilan Lama Tinggal 13 Nurhayati Tumangger Anggota 14 Domi Tumangger Anggota 32 Mestidalawati Manik Anggota 33 Dorbiana Padang Anggota

Daftar Nama Anggota Kelompok Tani Hutan Njuah Njerdik, Desa Kuta Tinggi

No Nama Posisi Umur

(Tahun)

Jenis Kelamin

Pendidikan Pekerjaan Penghasilan Lama Tinggal 7 Sehat Tumangger Anggota 8 Martua Tumangger Anggota 9 Maman Manik Anggota 10 Surung Bancin Anggota 11 Togar Manik Anggota 12 Jermi manik Anggota 13 Hormat Bancin Anggota 14 Rela Tumangger Anggota 15 Diun Bancin Anggota 16 Uller Manik Anggota 17 Karmila Munte Anggota 18 Aser Pinayungan Anggota 19 Prinky Tumangger Anggota 20 Rasta Tinambun Anggota 21 Panus Manik Anggota 22 Lamriah Manik Anggota 23 Sahmo Bancin Anggota 24 Marion Bancin Anggota 25 Sardimon Bancin Anggota 26 Appen Bancin Anggota 27 Juanda Bancin Anggota

Daftar Nama Anggota Kelompok Tani Hutan Dos Ukur Mersada, Desa

Pendidikan Pekerjaan Penghasilan Lama Tinggal 6 Salimat Padang Anggota 7 Lesna Manik Anggota 8 Rindo Berutu Anggota 9 Darmin Berutu Anggota 10 Afrijon Sikettang Anggota 11 Jamanto Meka Anggota 12 Poda Berutu Anggota 13 Leman Tumangger Anggota 14 Obertin Tumangger Anggota 15 Resianus Berutu Anggota 16 Jalimper Berutu Anggota 17 Laster Berutu Anggota 18 Saor Tinambun Anggota 19 Mangsi Tumangger Anggota 20 Jalesmen Berutu Anggota 21 Manahan Tinambun Anggota 22 Timbul H

Tinambunan

Anggota 23 Darmianto Berutu Anggota 24 Gunawan

Tumangger

Anggota 25 Kasmiran Berutu Anggota

Lampiran 2. Matriks Perbandingan Berpasangan Antar Kriteria (Pairwise Comparison) Responden

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 1 (Henri Tumangger)

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 2 (Ujang Wisnu B)

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 3 (Rangga Bayu Basuki)

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 4 (Sondang)

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 5 (Daniel Manik)

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 6 (Hormat Bancin)

Hasil Pairwise Comparison Antar Kriteria Responden 7 (Paian Berutu)

Lampiran 3. Prioritas Alternatif Berdasarkan Pengolahan Expert Choice 11

Penilaian Responden 1 (Henri Tumanggor)

Penilaian Responden 2 (Ujang Wisnu B)

Penilaian Responden 3 (Rangga Bayu Basuki)

Penilaian Responden 4 (Sondang)

Penilaian Responden 5 (Daniel Manik)

Penilaian Responden 6 (Hormat Bancin)

Penilaian Responden 7 (Paian)

Lampiran 4. Prioritas Kriteria Setiap Responden (Hasil Expert Choice 11)

Tabel Prioritas kriteria dari setiap responden dengan menggunakan expert choice

Kriteria Responden

1 2 3 4 5 6 7

Buah pikiran 0,137 0,370 0,365 0,171 0,067 0,189 0,218 tenaga 0,083 0,130 0,052 0,267 0,067 0,144 0,072 Harta benda 0,041 0,101 0,092 0,046 0,492 0,120 0,345 Keterampilan

dan kemahiran

0,362 0,139 0,419 0,097 0,276 0,189 0,345 sosial 0,377 0,260 0,073 0,418 0,098 0,359 0,310

Total 1 1 1 1 1 1 1

Overall

Inconsistency 0,09 0,09 0,03 0,09 0,07 0,07 0,05

Keterangan:

1. Hendri Tumangger 2. Ujang Wisnu B 3. Sondang

4. Rangga Bayu Basuki 5. Hormat Bancin 6. Daniel Manik 7. Paian Berutu

Lampiran 5. Prioritas Alternatif Setiap Responden (Hasil Expert Choice 11)

Tabel 1. Prioritas alternatif dari setiap responden dengan menggunakan expert choice 11

pertanian/perkebunan/peternakan 0,144 0,082 0,174 0,062 0,142 0,214 0,097 Peningkatan keterampilan

Dalam dokumen T E S I S. Oleh MASRIZAL SARAAN (Halaman 97-110)

Dokumen terkait