• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data dan Gambar Hasil Pengamatan

Dalam dokumen Laporan Praktikum Biologi Dasar (Halaman 47-53)

Sistematika, Anatomi, Fisiologi, dan Morfologi Ikan Nila

2.TINJAUAN PUSTAKA

4.1 Data dan Gambar Hasil Pengamatan

Adapun hasil pengamatan yang diperoleh dalam Praktikum Biologi Dasar dengan metri Sistematika, Anatomi, Fisiologi, dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus).

A. Gambar Ikan Sebelum Dibedah (Morfologi)

Keterangan Gambar :

1. Sirip punggung (dorsal) 2. Sirip bawah (ventral) 3. Sirip dada (pectoral) 4. Sirip dubur (anal) 5. Mulut

6. Mata

7. Tutup insang (opercullum) 8. Sisik

9. Sirip ekor (caudal) 10. Pangkal ekor

B. Gambar Ikan Nila Setelah Dibedah

Keterangan Gambar :

1. Mulut 7. Sirip ekor (ekor)

2. Mata 8. Sisik

3. Tutup insang (opercullum) 9. Anus

4. Sirip bawah (ventral) 10. Ginjal

5. Sirip dubur (anal) 11. Hati

6. Pangkal ekor 12. Kulit dalam ikan

C. Gambar Insang Keterangan Gambar : 1. Gill filament 2. Gill rakers 3. Gill arch D. Gambar Sisik 4.2 Analisa Prosedur

Pada Praktikum Biologi Dasar tentang Sistematika, Anatomi, Fisiologi, dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus), pertama-tama disiapkan alat dan bahan. Alat-alat yang digunakan diantaranya adalah satu set sectio set yang terdiri dari pisau yang berfungsi untuk membedah ikan nila, penusuk yang berfungsi untuk menusuk medula oblongata ikan nila yang merupakan pusat syaraf ikan sehingga ikan dapat cepat mati, dan gunting yang berfungsi untuk mempermudah pembedah. Selain itu juga ada baki yang berfungsi sebagai tempat ikan, lap basah yang digunakan untuk memindahkan ikan dari ember ke baki agar ikan tetap dalam keadaan hidup saat dibawa ke meja pengamatan. Alat terakhir adalah mikroskop binokuler yang berfungsi untuk mengamati bentuk sisik pada ikan nila. Sedangkan bahan-bahan yang digunakan adalah ikan nila sebagai obyek pengamatan, serta tissue yang berfungsi untuk membersihkan alat-alat praktikum.

Setelah alat dan bahan disiapkan, praktikan mengambil ikan dan memindahkannnya ke meja praktikum dengan menggunakan lap basah agar ikan tidak mati, setelah itu diletakkan ke baki plastik.

4.2.1 Pengamatan Alat Pencernaan dan Sekresi

Pada pengamatan Alat Pencernaan dan Sekresi, alat dan bahan yang digunakan adalah sectio set, baki, dan ikan nila. Setelah alat dan bahan disiapkan, diambil alat penusuk dari sectio set untuk ditusukkan di bagian medula oblongata ikan nila. Medula oblongata adalah pusat syaraf pada ikan sehingga ikan dapat cepat mati jika medula oblongatanya rusak. Membedah bagian perut ikan dengan menggunakan pisau atau gunting mulai anus hingga rongga perut secara melintang dengan hati-hati agar tidak merusak organ dalamnya. Mengamati serta mencatat dan menggambar hasilnya.

4.2.2 Pengamatan Sisik

Pada pengamatan sisik, alat dan bahan yang digunakan adalah sectio set, baki, mikroskor binokuler, object glass, cover glass, serta ikan nila. Setelah alat dan bahan disisapkan, praktikan memindahkan mikroskop sevara perlahan hingga posisi lengan mikroskop menghadap ke arah pengamat, mengatur perbesaran, diafragma, dll. Setelah mikroskop binokuler siap, preparat mulai disiapkan. Diambil sisik ikan dengan menggunakan pinset yang ada pada sectio set dan diletakkan pada object glass. Ditutup object glass dengan cover glass kemudian diletakkan diletakkan di meja object mikroskop. Diamati dengan mikroskop dan dicatat serta digambar hasilnya.

4.2.3 Pengamatan Insang

Pada pengamatan insang, alat dan bahan yang digunakan adalah sectio set, baki, dan ikan nila. Setelah alat dan bahan disiapkan, praktikan mengambil insang pada ikan nila dengan cara mengguntingnya dengan gunting yang ada di dalam sectio set kemudian diambil dengan menggunakan pinset yang ada di dalam sectio set pula. Mengamati dan mencatat hasilnya.

4.3 Analisa Hasil

Dari Praktikum Biologi Dasar mengenai Sistematika, Anatomi, Fisiologi, dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan mengamati ikan nila yang telah dibedah, maka dapat diperoleh hasil bagian-bagian ikan nila secara mendetail.

5. PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dalam Praktikum Biologi Dasar tentang sistematika, Anatomi, Fisiologi dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah :

1. Ikan nila (Oreochromis niloticus) yang mempunyai nama internasional “Nile tilapia” adalah ikan budidaya air tawar.

2. Ikan nila awalnya diintroduksi dari Afrika, tepatnya Afrika bagian timur. 3. Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh ikan nila yaitu, mudah berkembang

biak, cepat pertumbuhannya, anakannya banyak, tahan terhadap penyakit, dan mudah beradaptasi.

4. Sistem pernapasan pada ikan nila menggunakan insang.

5. Sistem pencernaan ada dua bagian, yaitu saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

6. Saluran pencernaan dimulai dari mulut, rongga mulut, faring, esophagus, lambung, pylorus, usus, rectum dan berakhir pada anus.

5.2 Saran

Pada kegiatan Praktikum Biologi Dasar mengenai Sistematika, Anatomi, Fisiologi dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) terdapat proses awal pre test. Saran kami, waktu menjawab soal-soalnya janganlah terlalu cepat. Sebenarnya soal-soal dapat dijawab, namun waktu yang terlalu cepat membuat jawaban tidak dapat ditulis dengan tuntas.

DAFTAR PUSTAKA

Amri, Koirudin Kairuman, 2008.Agromedia pustaka. Jakarta

Ensiklopedia, 2005. Ekor pada ikan. Ttp: // ensiklofauna.net 46.net/?q=note/17. Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 08.00 WIB.

Fowcett. 2010. The Fish Tail’s Function. New York : Mc Grawhill, inc

Google image. 2011. http://google.co.id/image

Diakses tanggal 06 Oktober 2011, pukul 15.00 WIB.

Ika Sgiarto, 1988. Morfologi ikan nila. http ://wordpress.com/index.cfm? Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 08.30 WIB.

Lufti, 2009. Sistem ekresi pada ikan. http: // Luufti.com/sistem-ekresi-pada-ikan/. Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 08.45 WIB.

Mahendra, 2005. Sisik pada ikan. http://mahendra.wordpress.com/ Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 09.00 WIB.

Meitanisyah, 2009. Anatomi dan Fisiologi Ikan.

http://www.allgaul/com/meitanisyah/gaul/99696/anatomi-n.fisiologi ikan. Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 13.00 WIB.

Mulyani, 2008. Sistem pencernaan pada ikan. http://mulyani.com/sistem-pencernaan-pada ikn/. Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 13.15 WIB.

Pratama, 2009. Sistem ekresi pada ikan. http://pratama.com/sistem-ekresi-pada-ikan/. Diakses pada tanggal 9 oktober 2011 pukul 13.20 WIB.

Suriyana.2010. Fungsi Sisik. http:// id.Answer yahoo.com/question/ index?qid=2080414232 707 agkirn

Praktikum 4 :

JARINGAN TUMBUHAN DAN

Dalam dokumen Laporan Praktikum Biologi Dasar (Halaman 47-53)

Dokumen terkait