BAB III METODE PENELITIAN
4.4 Analisis Kinerja Ruas Jalan Dengan Adanya On Street Parking
4.4.1 Data Hambatan Samping
Data hambatan samping ditentukan berdasarkan beberapa kategori yaitu : 1. Jumlah pejalan kaki yang berjalan maupun menyebrang jalan.
61 2. Jumlah kendaraan berhenti di sisi ruas jalan.
3. Jumlah kendaraan yang masuk dan keluar ke/dari lahan samping jalan.
4. Arus kendaraan tak bermotor seperti sepeda, becak, delman, dan sebagainya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan kemudian dipisahkan menurut jenis kendaraannya per 15 menit. Data ini diperlukan untuk menentukan jumlah perbobot kejadian per 200 meter per jam. Dengan mempergunakan Tabel 2.10 pada Bab II maka akan diperoleh kelas hambatan samping pada ruas Jalan Beliton, Denpasar, selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B.6. Berikut adalah diagram data hambatan samping dapat dilihat pada Gambar 4.3.
Sumber: Hasil Survei (2022)
Gambar 4. 3 Diagram Data Hambatan Samping
Kemudian dengan menggunakan Tabel 2.10 pada Bab II, maka diperoleh kelas hambatan samping pada ruas jalan seperti berikut:
Tabel 4. 12 Kelas Hambatan Samping
Ruas Jalan Kelas
Hambatan Samping
(Sfc)
Kode Jumlah Berbobot Kejadian Per 200m per jam
(dua sisi)
Kondisi Khusus
Jalan Beliton, Denpasar Rendah L 112 100-299
Sumber: Hasil Survei (2022)
62 4.4.2 Volume Lalu Lintas
Volume lalu lintas merupakan jumlah kendaraan yang melewati daerah lokasi penelitian. Hasil dari survei volume lalu lintas yang dilaksanakan selama 12 jam dibatasi setiap interval 15 menit dan dipisahkan berdasarkan jenis kendaraan.
Analisis selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B.5. Dari hasil analisis ruas tersebut di dapatkan untuk jam puncak pagi pada pukul 10:15-11:15 WITA, jam puncak siang pada pukul 13:00-14:00 WITA, dan jam puncak sore pada pukul 15:30-16:30 WITA. Pada Tabel 4.13 berikut ditampilkan komposisi volume lalu lintas pada masing-masing jam puncak.
Tabel 4. 13 Volume lalu lintas pada masing-masing jam puncak
Jam Puncak Waktu Volume
(smp/jam)
Total Kendaraan (kend/jam)
Total Volume (smp/jam)
Pagi 10:15-11:15 569 1679 569
Siang 13:00-14:00 536 1634 536
Sore 15:30-16:30 582 1772 582
Sumber: Hasil Survei (2022)
Untuk lebih jelasnya berikut ditampilkan grafik volume lalu lintas pada ruas Jalan Beliton, Denpasar.
Gambar 4. 4 Diagram Volume Lalu Lintas pada ruas Jalan Beliton, Denpasar
63 4.4.3 Analisis Kapasitas Jalan
Kapasitas merupakan arus maksimum yang melalui satu titik di jalan yang dapat dipertahankan per satuan kondisi tertentu. Seperti yang telah dijelaskan pada Bab II, dalam menganalisis kapasitas digunakan rumus sebagai berikut.
C = Co x FCw x c FCsp x FXsf x FCcs
Untuk menghitung besarnya kapasitas yang terjadi pada jam puncak volume lalu lintas pada ruas Jalan Beliton, Denpasar dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Menentukan Kapasitas Dasar
Jalan Beliton, Denpasar merupakan jalan satu arah, maka Co = 1650 Smp/jam (Tabel 2.7, hal 18)
2. Menentukan Faktor Penyesuaian untuk Kapasitas a. Faktor Penyesuaian Lebar Jalan
Lebar efektif = 4 M maka FCw = 1,08 (Tabel 2.8, hal 26) b. Faktor Penyesuaian Pemisah Arah
Maka FCsp = 1 (Tabel 2.9, hal 19)
c. Faktor Penyesuaian Hambatan Samping dan Bahu Jalan Tipe Jalan dengan Bahu
Lebar bahu < 0,5 m
FCsf untuk Jam Puncak Pagi (106 = Rendah) = 0,92
FCsf untuk Jam Puncak Siang (78 = Sangat Rendah) = 0,94 FCsf untuk Jam Puncak Sore (84 = Sangat Rendah) = 0,94 (Tabel 2.1, hal 9)
d. Faktor Penyesuaian Ukuran Kota
Jumlah Penduduk Kota Denpasar = 962.900 Jiwa, maka FCcs = 0,94 (Tabel 2.13, hal 22)
3. Menghitung Kapasitas Sesungguhnya
C = Co x FCw x FCsp x FCsf x FCcs = 1650 x 0,92 x 1 x 0,92 x 0,94 = 1.312,76 Smp/jam
Tabel 4. 14 Perhitungan Kapasitas Dengan Adanya On Street Parking
Jam Kapasitas Faktor Koreksi Untuk Kapasitas Kapasitas
64
Sumber: Hasil Survei (2022)
4.4.4 Derajat Kejenuhan
Setelah kapasitas sesungguhnya diperoleh. Langkah selanjutnya Derajat Kejenuhan akan bisa diketahui, melalui persamaan DS = Q/C. Untuk perhitungan Derajat Kejenuhan pada masing-masing jam puncak. Dapat dilihat pada Tabel 4.15 berikut.
Tabel 4. 15 Perhitungan Derajat Kejenuhan Jam Puncak Waktu Arus Lalu
Sumber: Hasil Survei (2022)
Dari hasil analisis seperti pada Tabel 4.15 di atas diperoleh nilai derajat kejenuhan untuk setiap jam puncak. Dimana pada jam puncak pagi diproleh derajat kejenuhan sebersar 0,369 pada jam puncak siang sebesar 0,34 dan pada jam puncak sore sebesar 0,369.
4.4.5 Analisis Kecepatan Arus Bebas
Untuk menghitung kecepatan arus bebas digunakan persamaan sebagai berikut:
FV = (Fvo + FVw) x FFV x FFVsf x FFVcs
Untuk menghitung besarnya kecepatan besarnya arus bebas, dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut ini:
65 1. Menentukan Nilai Kecepatan Arus Bebas Dasar (Fvo) untuk kendaraan
ringan. Tipe Jalan Beliton, Denpasar adalah 1 arah, maka nilai kecepatan arus bebas dasarnya adalah 55 km/jam (Tabel 2.14, hal 26)
2. Menentukan Faktor Penyesuaian Lebar Jalur (FVw)
Lebar jalur lokasi studi = 4 M, maka FVw = 4 Km/jam (Tabel 2.15, hal 27)
3. Menentukan Faktor Penyesuaian Hambatan Samping (FFVsf)
Tipe jalan 1 arah dengan bahu dan dengan kelas hambatan samping rendah, maka FFVsf = 1,03 (Tabel 2.16, hal 37)
4. Menentukan Faktor Penyesuaian Ukuran Kota (FFVcs)
Jumlah Penduduk Kota Denpasar = 962.900 Jiwa, maka FFVcs = 0,95 (Tabel 2.18, hal 30)
5. Menghitung Kecepatan Arus Bebas FV = (FVo + FVw) x FFVsf x FFVcs = (55 + 4) x 1,03 x 0,95
= 57,731
Tabel 4. 16 Perhitungan Kecepatan Arus Bebas Kendaraan Ringan Jam
Sumber: Hasil Survei (2022)
66 4.4.6 Kecepatan
Perhitungan kecepatan yang dipakai saat adanya on street parking adalah kecepatan yang diperoleh dari hasil survei spot speed. Berdasarkan data pada Tabel B. 8 diketahui kumulatif waktu 408,25 detik, panjang jalan 50 m, dan jumlah data 50. Maka besar SMS dapat dihitung dengan menggunakan Persamaan (2.11) sebagai berikut. Berikut merupakan kecepatan rata-rata untuk kedaraan ringan yang terjadi saat jam puncak arus lalu lintas pada pagi, siang, dan sore.
=
= 22,05 km/jam
Hasil SMS tersebut menunjukkan bahwa kecepatan rata-rata dari semua kendaraan yang ada sepanjang 50 m pada ruas Jalan Beliton, Denpasar di lokasi survei adalah 22,05 km/jam selama periode survei.
4.4.7 Tingkat Pelayanan 1. Kecepatan Optimum
Untuk menentukan kecepatan optimum satu ruas jalan, digunakan grafik pada Gambar 4.5
Gambar 4. 5 Gambar Kecepatan Optimum Kendaraan Ringan
57,731
32
67 2. Tingkat Pelayanan Pada Jam Puncak
a. Pada Jam Puncak Pagi
Pada jam puncak pagi, diketahui derajat kejenuhannya adalah 0,433 dan kecepatan rata-ratanya adalah 22,05 km/jam, maka tingkat pelayanan dapat dianalisis seperti pada Gambar 4.6 berikut:
Gambar 4. 6 Tingkat pelayanan jalan pada jam puncak pagi
Tingkat pelayanan jalan bertujuan untuk mengetahui ukuran kinerja ruas jalan yang dihitung berdasarkan jalan, kecepatan, kepadatan, dan hambatan yang terjadi. Dari Gambar 4.6 di atas, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari Jalan Beliton, Denpasar dengan adanya parkir pinggir jalan (on street parking) pada jam puncak pagi terletak pada tingkat pelayanan F dan dapat diketahui bahwa adanya parkir di pinggir jalan memberikan dampak yang besar terhadap kinerja ruas jalan tersebut.
b. Pada Jam Puncak Siang
Pada jam puncak siang, untuk mendapatkan tingkat pelayanannya telah diketahui derajat kejenuhannya adalah 0,399 Dan kecepatan rata-ratanya adalah 22,05 Km/jam, maka tingkat pelayanan dapat dianalisis seperti pada Gambar 4.7 berikut:
57,731
22,05
0,433
68 Gambar 4. 7 Tingkat pelayanan jalan pada jam puncak siang
Tingkat pelayanan jalan bertujuan untuk mengetahui ukuran kinerja ruas jalan yang dihitung berdasarkan jalan, kecepatan, kepadatan, dan hambatan yang terjadi. Dari Gambar 4.7 di atas, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari Jalan Beliton, Denpasar dengan adanya parkir pinggir jalan (on street parking) pada jam puncak siang terletak pada tingkat pelayanan F dan dapat diketahui bahwa adanya parkir di pinggir jalan memberikan dampak yang besar terhadap kinerja ruas jalan tersebut.
c. Pada Jam Puncak Sore
Pada jam puncak sore, untuk mendapatkan tingkat pelayanannya telah diketahui derajat kejenuhannya adalah 0,433 Dan kecepatan rata-ratanya adalah 22,05 Km/jam, maka tingkat pelayanan dapat dianalisis seperti pada Gambar 4.9 berikut:
57,731
22,05
0,399
69 Gambar 4. 8 Tingkat pelayanan jalan pada jam puncak sore
Tingkat pelayanan jalan bertujuan untuk mengetahui ukuran kinerja ruas jalan yang dihitung berdasarkan jalan, kecepatan, kepadatan, dan hambatan yang terjadi. Dari Gambar 4.8 di atas, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari Jalan Beliton, Denpasar dengan adanya parkir pinggir jalan (on street parking) pada jam puncak sore terletak pada tingkat pelayanan F dan dapat diketahui bahwa adanya parkir di pinggir jalan memberikan dampak yang besar terhadap kinerja ruas jalan tersebut.
4.5 Analisis Kinerja Ruas Jalan Tanpa Adanya On Street Parking
Dalam analisis ini akan ditentukan kinerja ruas jalan tanpa adanya parkir di pinggir jalan (on street parking) pada ruas Jalan Beliton, Denpasar. Hasil dari analisis ini akan dibandingkan dengan kinerja ruas jalan dengan adanya parkir pinggir jalan.
4.5.1 Volume Lalu Lintas
Dalam perhitungan kinerja ruas jalan tanpa adanya parkir di pinggir jalan (on street parking), volume lalu lintas yang didapat dari survei dikurangi dengan jumlah kendaraan yang keluar masuk parkir di pinggir jalan. Dari hasil analisis, diperoleh jam puncak pagi terjadi pada pukul 10.15-11.15 WITA, sedangkan pada jam puncak siang terjadi pada 57,731
22,05
0,433
70 pukul 13.00-14.00 WITA, dan pada jam puncak sore terjadi pada pukul 15.30-16.30 WITA. Volume lalu lintas tanpa adanya parkir di pinggir jalan (on street parking) dapat dilihat pada Tabel 4.17.
Tabel 4. 17 Volume Lalu Lintas tanpa adanya On Street Parking Jam
Sumber: Hasil Survei (2022)
4.5.2 Analisis Kapasitas Jalan
Dalam perhitungan ini, tidak terjadi perubahan nilai pada lebar jalur efektif dikarenakan parkir di pinggir jalan mempergunakan badan jalan sebagai on street parking. Untuk menghitung besarnya kapasitas yang terjadi pada jam puncak volume lalu lintas pada ruas Jalan Beliton, Denpasar dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menentukan Kapasitas Dasar
Jalan Beliton, Denpasar merupakan jalan satu arah, maka Co = 1650 Smp/jam (Tabel 2.7, hal 18)
2. Menentukan Faktor Penyesuaian untuk Kapasitas a. Faktor Penyesuaian Lebar Jalan
Lebar efektif = 3,15 m maka FCw = 0,92 (Tabel 2.8, hal 18) b. Faktor Penyesuaian Pemisah Arah
Maka FCsp = 1 (Tabel 2.9, hal 19)
c. Faktor Penyesuaian Hambatan Samping dan Bahu Jalan Tipe Jalan dengan Bahu
Lebar bahu < 0,5 m
FCsf untuk puncak pagi (106 = Rendah ) = 0,92 FCsf untuk puncak siang (76 = Rendah ) = 0,94 FCsf untuk puncak sore ( 84 = Rendah ) = 0,94
71 (Tabel 2.11, hal 21)
d. Faktor Penyesuaian Ukuran Kota
Jumlah Penduduk Kota Denpasar = 962.900 Jiwa, maka FCcs = 0,94 (Tabel 2.13, hal 22)
3. Menghitung Kapasitas Sesungguhnya C = Co xFCw x FCsp x FCsf x FCcs = 1650 x 0,92 x 1 x 0,92 x 0,94 = 1.312,76
Tabel 4. 18 Perhitungan Kapasitas Tanpa Adanya On Street Parking Jam
Puncak
Kapasitas Dasar
(Co)
Faktor Koreksi Untuk Kapasitas Kapasitas Sesungguhnya
Sumber: Hasil Survei (2022)
4.5.3 Derajat Kejenuhan
Setelah kapasitas sesungguhnya diperoleh, Selanjutnya Derajat Kejenuhan akan dapat diketahui, melalui persamaan DS = Q/C. Untuk perhitungan Derajat Kejenuhan pada masing-masing jam puncak, dapat dilihat pada Tabel 4.19 berikut:
Tabel 4. 19 Derajat Kejenuhan Tanpa Adanya Parkir di pinggir jalan (On Street Parking)
Jam Puncak Waktu Volume Lalu
Lintas (smp/jam)
Sumber: Hasil Survei (2022)
72 Dari hasil analisis seperti pada Tabel 4.19 di atas diperoleh nilai derajat kejenuhan untuk setiap jam puncak. Dimana pada jam puncak pagi diperoleh derajat kejenuhan sebesar 0,41 pada jam puncak siang diperoleh derajat kejenuhan sebesar 0,40 dan pada jam puncak sore diperoleh sebesar 0,42.
4.5.4 Analisis Kecepatan Arus Bebas
Untuk menghitung kecepatan arus bebas digunakan persamaan sebagai berikut:
FV = (FVo + FVw) x FFVsf x FFVcs
Untuk menghitung besarnya kecepatan arus bebas, dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut ini:
1. Menentukan Nilai Kecepatan Arus Bebas Dasar (FVo)
kendaraan ringan dengan tipe Jalan Beliton, Denpasar adalah 1 arah, maka nilai kecepatan arus bebas dasarnya adalah 55 km/jam (Tabel 2.14, hal 26)
2. Menentukan Faktor Penyesuaian Lebar Jalur (FVw)
Lebar jalur lokasi studi = 3,15 m, maka FVw = -4 km/jam (Tabel 2.15, hal 27)
3. Menentukan Faktor Penyesuaian Hambatan Samping (FFVsf) Tipe jalan satu arah dengan bahu dan dengan kelas hambatan samping rendah, maka FFVsf = 1,03 (Tabel 2.16,hal 28)
4. Menentukan Faktor Penyesuaian Ukuran Kota (FFVcs)
Jumlah Penduduk Kota Denpasar = 962.900 jiwa, maka FCcs = 0,94 (Tabel 2.18, hal 30)
5. Menghitung Kecepatan Arus Bebas FV = (FVo +FVw) x FFVsf x FFVcs = (55 + (-4) x 1,03 x 0,94
= 49,378
Tabel 4. 20 Perhitungan Kecepatan Arus Bebas Kendaraan Ringan Jam
73 Dasar
(FVo)
Lalu Lintas (FVw)
Samping (FFVsf)
Kota (FFVcs)
(FV) [4x5x6]
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7]
Pagi 55 -4 51 1,03 0,94 49,378
Siang 55 -4 51 1,03 0,94 49,378
Sore 55 -4 51 1,03 0,94 49,378
Sumber: Hasil Survei (2022)
4.5.5 Kecepatan
Kecepatan tanpa adanya parkir pinggir jalan (On Street Parking) berbeda dengan kecepatan dengan tanpa adanya parkir di pinggir jalan (On Street Parking). Dikarenakan tidak dilakukannya survei di lapangan maka untuk kecepatan tanpa adanya parkir di pinggir jalan dapat dicari melalui grafik dengan cara menghubungkan nilai dari kecepatan arus bebas dengan nilai derajat kejenuhan seperti pada Tabel 4.21 berikut :
Tabel 4. 21 Derajat Kejenuhan & Kecepatan Arus Bebas Kendaraan Ringan
Jam Puncak Waktu Derajat
Kejenuhan
Kecepatan Arus Bebas (km/jam)
Pagi 10.15-11.15 0,41 49,378
Siang 13.00-14.00 0,40 49,378
Sore 15.30-16.30 0,42 49,378
Sumber: Hasil Survei (2022)
1. Jam Puncak Pagi
Dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,41 Dan nilai kecepatan arus bebas sebesar 49,378 km/jam, maka dicari kecepatan dengan grafik kendaraan ringan seperti gambar berikut:
74 Gambar 4. 9 Grafik Kendaraan ringan pada jam puncak pagi
Dari grafik kecepatan kendaraan ringan didapat nilai kecepatan sebesar 42 km/jam untuk jam puncak pagi.
2. Jam Puncak Siang
Dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,4 Dan nilai kecepatan arus bebas sebesar 49,378 km/jam, maka dicari kecepatan dengan grafik kendaraan ringan seperti gambar berikut:
Gambar 4. 10 Grafik Kendaraan Ringan Pada Jam Puncak Siang 49,378
49,378
75 Dari grafik kecepatan kendaraan ringan didapat nilai kecepatan sebesar 42 km/jam untuk jam puncak siang.
3. Jam Puncak Sore
Gambar 4. 11 Grafik Kendaraan Ringan pada jam sore
Dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,42 Dan nilai kecepatan arus bebas sebesar 49,378 km/jam, dari grafik kecepatan kendaraan ringan didapat nilai kecepatan sebesar 41 km/jam untuk jam puncak sore.
4.5.1 Tingkat Pelayanan Jalan 1. Jam Puncak Pagi
Pada jam puncak pagi, untuk mendapatkan tingkat pelayanannya telah diketahui derajat kejenuhannya adalah 0,41 dan kecepatannya sebesar 42 km/jam, maka tingkat pelayanan dapat dianalisis seperti pada Gambar 4.13 berikut:
49,378
76 Gambar 4. 12 Tingkat Pelayanan Jalan Pada Jam Puncak Pagi saat tidak adanya
Parkir Pinggir Jalan (On Street Parking)
Tingkat pelayanan jalan bertujuan untuk mengetahui ukuran kinerja ruas jalan yang dihitung berdasarkan tingkat penggunaan jalan, kecepatan, kepadatan, dan hambatan yang terjadi. Berdasarkan Gambar 4.12 di atas, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari Jalan Beliton, Denpasar tanpa adanya parkir di pinggir jalan (On Street Parking) pada jam puncak pagi terletak pada tingkat pelayanan B.
Dari hasil yang didapat, pada tingkat pelayanan B, dapat diketahui bahwa tidak adanya parkir pinggir jalan memberikan dampak yang cukup besar terhadap kinerja ruas jalan tersebut.
2. Jam Puncak Siang
Pada jam puncak siang, untuk mendapatkan tingkat pelayanannya telah diketahui derajat kejenuhannya adalah 0,40 dan kecepatannya sebesar 42 km/jam, maka tingkat pelayanan dapat dianalisis seperti pada Gambar 4.13 berikut:
49,378
0,41 42
77 Gambar 4. 13 Tingkat Pelayanan Jalan Pada Jam Puncak Siang saat tidak adanya
Parkir Pinggir Jalan (On Street Parking)
Tingkat pelayanan jalan bertujuan untuk mengetahui ukuran kinerja ruas jalan yang dihitung berdasarkan tingkat penggunaan jalan, kecepatan, kepadatan, dan hambatan yang terjadi. Berdasarkan Gambar 4.13 di atas, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari Jalan Beliton, Denpasar tanpa adanya parkir di pinggir jalan (On Street Parking) pada jam puncak siang terletak pada tingkat pelayanan B
Dari hasil yang didapat, pada tingkat pelayanan B, dapat diketahui bahwa tidak adanya parkir pinggir jalan memberikan dampak yang cukup besar terhadap kinerja ruas jalan tersebut.
3. Jam Puncak Sore
Pada jam puncak sore, untuk mendapatkan tingkat pelayanannya telah diketahui derajat kejenuhannya adalah 0,42 dan kecepatannya sebesar 41 km/jam, maka tingkat pelayanan dapat dianalisis seperti pada Gambar 4.14 berikut:
49,378
0,40 42
78 Gambar 4. 14 Tingkat Pelayanan Jalan Pada Jam Puncak Sore saat tidak adanya
Parkir Pinggir Jalan (On Street Parking)
Tingkat pelayanan jalan bertujuan untuk mengetahui ukuran kinerja ruas jalan yang dihitung berdasarkan tingkat penggunaan jalan, kecepatan, kepadatan, dan hambatan yang terjadi. Berdasarkan Gambar 4.14 di atas, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari Jalan Beliton, Denpasar tanpa adanya parkir di pinggir jalan (On Street Parking) pada jam puncak sore terletak pada tingkat pelayanan B
Dari hasil yang didapat, pada tingkat pelayanan B, dapat diketahui bahwa tidak adanya parkir pinggir jalan memberikan dampak yang cukup besar terhadap kinerja ruas jalan tersebut.
4.6 Perbandingan Kinerja Ruas Jalan Dengan dan Tanpa Adanya Parkir Untuk mengetahui perbandingan kinerja ruas jalan dengan dan tanpa adanya parkir pinggir jalan, maka ditampilkan rekapitulasi kinerja ruas jalan untuk masing-masing jam puncak seperti pada Tabel 4.22 berikut :
Tabel 4. 22 Rekapitulasi Perbandingan Jam
Puncak
Volume Q
(smp/jam) 1 Arah Selisih (%)
Kapasitas C
(smp/jam) Selisih (%)
Derajat Kejenuhan
(DS) Selisih
(%)
Dengan Tanpa Dengan Tanpa Dengan Tanpa
49,378
42
0,42
79
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR DI PINGGIR JALAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus: Jl. Beliton, Denpasar)
TUGAS AKHIR
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2022
80 BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Hasil proses penelitian dan pengumpulan data hingga menganalisis data, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Karakteristik parkir pinggir jalan (On Street Parking) di Jalan Beliton, Denpasar.
a. Akumulasi parkir tertinggi perjam untuk kendaraan ringan 27 kend/jam
b. Rata-rata volume parkir untuk kendaraan ringan 62,33 kend/jam c. Rata-rata lama parkir untuk kendaraan ringan 1,579 jam/kend d. Kapasitas parkir untuk kendaraan ringan 17 SRP/jam
e. Distribusi lama parkir tertinggi untuk kendaraan ringan 46,667 % saat pukul 06:00-07:00.
f. Indeks parkir untuk kendaraan ringan 1,588 Dimana IP> 1 yang artinya kebutuhan parkir melebihi kapasitas daya tampung yang ada dan terjadi permasalahan parkir.
g. Tingkat pergantian parkir untuk kendaraan ringan 2,309 kend/SRP/jam.
h. Penyediaan parkir untuk kendaraan ringan 185 kend.
2. Kinerja Ruas Jalan pada saat adanya parkir pinggir jalan (On Street Parking) di Jalan Beliton, Denpasar.
a. Volume lalu lintas saat adanya parkir pinggir jalan sebesar 569 smp/jam untuk jam puncak pagi, 536 Smp/jam untuk jam puncak siang, 582 smp/jam untuk jam puncak sore.
b. Kapasitas jalan saat adanya parkir pinggir jalan sebesar 1.541,07 smp/jam untuk jam puncak pagi, serta 1.574,57 smp/jam untuk jam puncak siang dan sore.
c. Derajat Kejenuhan saat adanya parkir pinggir jalan sebesar 0,369 untuk jam puncak pagi dan sore, serta 0,34 untuk jam puncak siang.
d. Kecepatan arus bebas didapatkan sebesar 57,731 km/jam.
81 e. Kecepatan rata-rata diperoleh hasil sebesar 22,05 km/jam.
f. Tingkat Pelayanan Jalan saat adanya parkir pinggir jalan pada jam puncak adalah pada level F.
3. Kinerja Ruas Jalan tanpa adanya parkir pinggir jalan (On Street Parking) di Jalan Beliton, Denpasar.
a. Volume lalu lintas tanpa adanya parkir pinggir jalan sebesar 537 smp/jam untuk jam puncak pagi, 526 smp/jam untuk jam puncak siang, dan 569 smp/jam untuk jam puncak sore.
b. Kapasitas jalan tanpa adanya parkir pinggir jalan sebesar 1312,76 Smp/jam untuk jam puncak pagi, serta 1341,30 smp/jam untuk jam puncak siang dan sore.
c. Derajat kejenuhan tanpa adanya parkir pinggir jalan sebesar 0,41 untuk jam puncak pagi, 0,40 untuk jam puncak siang, dan 0,42 untuk jam puncak sore.
d. Kecepatan arus bebas didapatkan sebesar 49,378 km/jam.
e. Kecepatan rata-rata diperoleh hasil sebesar 42 km/jam untuk jam puncak pagi dan siang, serta 41 km/jam untuk jam puncak sore.
f. Tingkat Pelayanan Jalan saat tanpa adanya parkir pinggir jalan adalah pada level B.
4. Perbandingan kinerja ruas Jalan Beliton, Denpasar dengan adanya dan tanpa adanya parkir pinggir jalan.
a. Volume lalu lintas dengan on sreet parking lebih besar daripada tanpa adanya parkir pinggir jalan dengan selisih sebesar 5,96 %.
b. Kapasitas jalan dengan adanya on street parking lebih besar daripada tanpa adanya parkir pinggir jalan dengan selisih sebesar 17,39 %.
c. Derajat kejenuhan dengan adanya on street parking lebih kecil daripada tanpa adanya parkir pinggir jalan dengan selisih sebesar 17,65
%.
d. Kecepatan arus bebas dengan adanya on street parking lebih besar daripada tanpa adanya parkir pinggir jalan dengan selisih sebesar 16,92
%.
82 e. Kecepatan rata-rata dengan adanya on street parking lebih kecil daripada tanpa adanya parkir pinggir jalan dengan selisih sebesar 90,48
%.
f. Tingkat Pelayanan Jalan dengan adanya on street parking terletak pada level F saat tanpa adanya parkir pinggir jalan terletak pada level B.
5.2 Saran
Berdasarkan simpulan yang didapat dari hasil penelitian, maka penulis memberikan saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan, antara lain:
1. Untuk mengurangi kemacetan pada ruas Jalan Beliton, Denpasar maka perlu dipasang alat Elektronik Parkir yang dipasang di pinggir jalan sebagai upaya pengurangan jumlah kendaraan yang parkir cukup lama.
2. Pihak kantor yang berada di sekitar Jalan Beliton, Denpasar perlu untuk membuat kebutuhan of street parking bagi para pengunjungnya .
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR DI PINGGIR JALAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus: Jl. Beliton, Denpasar)
TUGAS AKHIR
DAFTAR PUSTAKA
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2022
83 DAFTAR PUSTAKA
Andana, I. K. A. P. 2018. Analisa Kinerja Ruas Jalan Terhadap On Street Parking (Studi Kasus: Jalan Raya Ubud).
BPS Provinsi Bali. 2020. Luas Wilayah dan Letak Geografis Pulau Bali dan Kabupaten/Kota. Berita Resmi Statistik.
BPS Provinsi Bali. 2019. Banyaknya Kendaraan Bermotor Menurut Kabupaten/Kota di Bali, 2010-2019.
Departemen Perhubungan. (1998). Pedoman Perencanaan dan Pengoprasian fasilitas Parkir. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Jakarta.
Departemen Pekerjaan Umum. (1997). Manual Kapasitas Jalan. Dirjen Bina Marga.
Hobbs, F. D. (1995). Perencanaan dan teknik lalu lintas. Gadjah Mada University Press.
Iswara, M. P. 2017. Analisis On Street Parking Terhadap Kinerja Ruas Jalan (Studi Kasus: Jalan Brigen Ngurah Rai Bangli).
Oppenlander, J. C. and B. P. C. (1976). Manual of Traffic Engineering studies, 4th ed. Institute of Transportation Engineering Washington DC.
Pramana, M. Y. 2019. Analisis Kinerja Ruas Jalan Cokroaminoto Akibat Hambatan Samping dan On The Street Parking (Studi Kasus: Jalan Cokroaminoto Depan Pasar Ex Pasar Badung).
Tamin, O. (2008). Perencanaan, Pemodelan, & Rekayasa Transportasi: Teori, Contoh Soal, dan Aplikasi. Penerbit ITB.
Warpani, S. (1990). Merencanakan Sistem Perangkutan. Penerbit ITB.
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR DI PINGGIR JALAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus: Jl. Beliton, Denpasar)
TUGAS AKHIR
LAMPIRAN A PETA LOKASI
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2022
84 LAMPIRAN A
PETA LOKASI
Gambar A. 1 Peta Lokasi Studi
Sumber : Google Maps (2022)
Gambar A. 2 Denah Lokasi Studi
Sumber : Google Maps (2022)
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR DI PINGGIR JALAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus: Jl. Beliton, Denpasar)
TUGAS AKHIR
LAMPIRAN B DATA HASIL ANALISIS
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2022
85 LAMPIRAN B
DATA HASIL ANALISIS
Tabel B. 1 Akumulasi Parkir Kendaraan Ringan (LV) Pada Lokasi Survei
Waktu
86
14:45-15:00 1 3 98 78 20
15:00-15:15 1 1 99 79 20
15:15-15:30 1 6 100 85 15
15:30-15:45 1 3 101 88 13
15:45-16:00 2 1 103 89 14
16:00-16:15 1 2 104 91 13
16:15-16:30 0 1 104 92 12
16:30-16:45 1 1 105 93 12
16:45-17:00 2 2 107 95 12
17:00-17:15 3 3 110 98 12
17:15-17:30 1 3 111 101 10
17:30-17:45 1 5 112 106 6
17:45-18:00 2 1 114 107 7
87 Tabel B. 2 Rata-Rata Lama Parkir Kendaraan Ringan
Jumlah
88
39 0 0.25 0.000
40 0 0.25 0.000
41 0 0.25 0.000
42 0 0.25 0.000
43 0 0.25 0.000
44 0 0.25 0.000
45 0 0.25 0.000
46 0 0.25 0.000
47 0 0.25 0.000
48 0 0.25 0.000
105
1.579
89 Tabel B. 3 Distribusi Waktu Parkir Kendaraan Ringan
Interval
90
615 0 0.000 100.000
630 0 0.000 100.000
645 0 0.000 100.000
660 0 0.000 100.000 0.000
675 0 0.000 100.000
690 0 0.000 100.000
705 0 0.000 100.000
720 0 0.000 100.000 0.000
91 Tabel B. 4 Indeks Parkir Kendaraan Ringan
Interval Waktu Akumulasi Kapasitas Indeks Parkir
06:00-07:00 2 17 0.118
06:15-07:15 4 17 0.235
06:30-07:30 4 17 0.235
06:45-07:45 7 17 0.412
07:00-08:00 13 17 0.765
07:15-08:15 11 17 0.647
07:30-08:30 11 17 0.647
07:45-08:45 15 17 0.882
08:00-09:00 18 17 1.059
08:15-09:15 19 17 1.118
08:30-09:30 23 17 1.353
08:45-09:45 26 17 1.529
09:00-10:00 27 17 1.588
09:15-10:15 26 17 1.529
09:30-10:30 27 17 1.588
09:45-10:45 25 17 1.471
10:00-11:00 23 17 1.353
10:15-11:15 20 17 1.176
10:30-11:30 20 17 1.176
10:45-11:45 19 17 1.118
11:00-12:00 19 17 1.118
11:15-12:15 21 17 1.235
11:30-12:30 22 17 1.294
11:45-12:45 21 17 1.235
12:00-13:00 20 17 1.176
12:15-13:15 20 17 1.176
12:30-13:30 19 17 1.118
92
12:45-13:45 20 17 1.176
13:00-14:00 19 17 1.118
13:15-14:15 19 17 1.118
13:30-14:30 20 17 1.176
13:45-14:45 22 17 1.294
14:00-15:00 20 17 1.176
14:15-15:15 20 17 1.176
14:30-15:30 15 17 0.882
14:45-15:45 13 17 0.765
15:00-16:00 14 17 0.824
15:15-16:15 13 17 0.765
15:30-16:30 12 17 0.706
15:45-16:45 12 17 0.706
16:00-17:00 12 17 0.706
16:15-17:15 12 17 0.706
16:30-17:30 10 17 0.588
16:45-17:45 6 17 0.353
17:00-18:00 7 17 0.412
93 Tabel B. 5 Volume Lalu Lintas Saat Adanya On Street Parking
Jam Survei Arah Utara-Selatan
Total kend/jam 0,25 MC
1,0 LV
1,2
HV Total smp/jam
MC LV HV
06:00-06:15 88 7 0 95 22 7 0 29
06:15-06:30 111 13 0 124 27.75 13 0 40.75
06:30-06:45 194 17 0 211 48.5 17 0 65.5
06:45-07:00 262 25 0 287 717 65.5 25 0 90.5 226
07:00-07:15 343 27 0 370 992 85.75 27 0 112.75 310
07:15-07:30 429 24 0 453 1321 107.25 24 0 131.25 400
07:30-07:45 440 29 0 469 1579 110 29 0 139 474
07:45-08:00 438 31 0 469 1761 109.5 31 0 140.5 524
08:00-08:15 398 33 0 431 1822 99.5 33 0 132.5 543
08:15-08:30 378 24 0 402 1771 94.5 24 0 118.5 531
08:30-08:45 369 22 0 391 1693 92.25 22 0 114.25 506
08:45-09:00 388 35 0 423 1647 97 35 0 132 497
09:00-09:15 357 39 396 1612 89.25 39 0 128.25 493
09:15-09:30 365 32 0 397 1607 91.25 32 0 123.25 498
09:30-09:45 370 41 0 411 1627 92.5 41 0 133.5 517
94
09:45-10:00 359 44 0 403 1607 89.75 44 0 133.75 519
10:00-10:15 337 52 0 389 1600 84.25 52 0 136.25 527
10:15-10:30 358 49 0 407 1610 89.5 49 0 138.5 542
10:30-10:45 422 44 1 467 1666 105.5 44 1.2 150.7 559
10:45-11:00 364 52 0 416 1679 91 52 0 143 568
11:00-11:15 349 50 0 399 1689 87.25 50 0 137.25 569
11:15-11:30 330 43 0 373 1655 82.5 43 0 125.5 556
11:30-11:45 369 32 0 401 1589 92.25 32 0 124.25 530
11:45-12:00 390 39 0 429 1602 97.5 39 0 136.5 524
12:00-12:15 385 33 0 418 1621 96.25 33 0 129.25 516
12:15-12:30 371 41 412 1660 92.75 41 0 133.75 524
12:30-12:45 379 38 0 417 1676 94.75 38 0 132.75 532
12:45-13:00 382 35 0 417 1664 95.5 35 0 130.5 526
13:00-13:15 373 36 0 409 1655 93.25 36 0 129.25 526
13:15-13:30 385 45 0 430 1673 96.25 45 0 141.25 534
13:30-13:45 357 41 0 398 1654 89.25 41 0 130.25 531
13:45-14:00 349 48 0 397 1634 87.25 48 0 135.25 536
14:00-14:15 361 34 0 395 1620 90.25 34 0 124.25 531
95
14:15-14:30 352 40 0 392 1582 88 40 0 128 518
14:30-14:45 378 46 0 424 1608 94.5 46 0 140.5 528
14:45-15:00 355 38 0 393 1604 88.75 38 0 126.75 520
15:00-15:15 361 42 0 403 1612 90.25 42 0 132.25 528
15:15-15:30 350 44 0 394 1614 87.5 44 0 131.5 531
15:30-15:45 392 38 0 430 1620 98 38 0 136 527
15:45-16:00 370 51 0 421 1648 92.5 51 0 143.5 543
16:00-16:15 450 46 0 496 1741 112.5 46 0 158.5 570
16:15-16:30 375 50 0 425 1772 93.75 50 0 143.75 582
16:30-16:45 353 27 0 380 1722 88.25 27 0 115.25 561
16:45-17:00 400 48 0 448 1749 100 48 0 148 566
17:00-17:15 395 31 0 426 1679 98.75 31 0 129.75 537
17:15-17:30 387 29 0 416 1670 96.75 29 0 125.75 519
17:30-17:45 379 37 0 416 1706 94.75 37 0 131.75 535
17:45-18:00 380 41 0 421 1679 95 41 0 136 523
96 Tabel B. 6 Hambatan Samping Saat Adanya On Street Parking
`Jam Survei Pejalan Kaki
Bobot 0.4
Kendaraan
Berhenti Bobot 0.4
Kendaraan Masuk dan
Keluar
Bobot 0.4
Kendaraan tak
bermotor Bobot 0.4
Total Bobot/
15 menit
Total Bobot/
Total Bobot/